Tag: Evan Dimas Darmono

Catatkan Start Impresif Bersama Persija, Galaticos Baru Buka Suara

Vivagoal – Liga Indonesia –  Evan Dimas mencatatkan start impresif kala melakoni laga debutnya bersama Persija Jakarta di partai pembuka Liga 1 2020 kala mencetak satu gol ke gawang Borneo FC, Minggu (1/3) kemarin.

“Kalau saya pribadi gol ini, saya pikir berkat bantuan semua pelatih, manajemen, dan pemain, tanpa mereka saya tidak bisa untuk mencetak gol,” kata Evan, dinukil Goal Indonesia.

Kehadiran Evan pun membuat variasi serangan Macan Kemayoran menjadi lebih hidup. Ia pun bersyukur dengan satu gol yang dilesatkannya pada laga tersebut mengingat pada ajang pra-musim, eks Persebaya masih belum mendulang satu gol pun untuk Persija.

Baca Juga: Dihukum Persija, Begini Jawaban Sandi Sute

Namun, pemain asli Surabaya mengaku tak ingi terlalu memfokuskan diri untuk mencetak gol. Ia malah berambisi membawa Marco Motta dan kolega bisa memenangkan setiap laga yang dihelat guna membuat Persija kembali juara di musim ini

“Saya setiap pertandingan tidak ada target cetak gol dan tampil baik sendiri, tapi bagaimana tim meraih kemenangan,” ujarnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Evan Dimas Beberkan Target Besar Tim Barunya

Vivagoal – Liga Indonesia –  Pemain baru Persija Jakarta, Evan Dimas mengaku senang bisa bergabung dengan Macan Kemayoran. Menurutnya, tim asal Ibu Kota memiliki ambisi besar dan ia merasa tertantang untuk mewujudkan hal tersebut.  

Sebelum merampungkan transfer Evan, Persija sebelumnya sudah merekrut beberapa nama lain macam Alfath Faathier, Otavio Dutra, Rafli Mursalim, dan pelatih Sérgio Farias. Evan pun antusias bisa bermain di Ibu Kota.

“Komunikasi dari Persija targetnya besar. Yang pasti mereka ingin kehadiran saya di sini, dan itu yang paling membuat saya tertarik. Target saya rasa di manapun ingin juara, dan itu wajar untuk Persija,” ucap Evan, dinukil dari Goal Indonesia.

Baca Juga:  Profil Singkat Sergio Farias, Pelatih Anyar Persija

Eks Persebaya ini memang dikontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan tiga tahun. Namun ia tak mempermasalahkan kontrak tersebut karena Persija menjadi tim yang serius meminatinya.

“Kita juga harus melihat, kadang sebagai pemain ada rasa ingin juara, ganti suasana baru, kontrak panjang ada kemungkinan jenuh. Lebih baik setahun, dan ada opsi. Jika jenuh, tidak 100 persen atau bagaimana,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Evan Dimas Butuh Waktu Empat Minggu Tuk Pulih dari Cedera

VivagoalLiga IndonesiaPasca mengalami cedera di partai pamungkas Sea Games 2019, Evan Dimas Darmono diklaim harus menepi hingga sebulan lamanya karena masalah pada kakinya.

Cedera tersebut didapatkan Evan kala ia mengalami benturan dari pemain Vietnam, Doan Van Hau. Di menit ke-19, pemain Barito Putera itu pun harus ditarik keluar. Bedasarkan laporan dokter tim Timnas Indonesia Syarief Alwi, Evan harus menepi hingga sebulan untuk memulihkan cederanya

“Untuk Evan Dimas telah dilakukan pemeriksaan X-Ray ankle kiri dan MRI pada ankle kiri. Hasilnya, tidak ditemukan kelainan pada tulang pergelangan,” ujar Syarief Alwi, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

“Ada oedem [penimbunan cairan interstitial yang abnormal atau berlebihan] pada jaringan sekitar ankle kiri dan sedikit sprain ligamen [terkilir] tingkat dua,” tuturnya.

Bahkan, Syarief menyarankan Evan menjalani terapi kompres es batu tiap dua jam sekali selama satu minggu. Bahkan ia menganjurkan Evan untuk mengonsumsesi obat penghilang rasa nyeri secara stimultan hingga keadaannya membaik

“Selama dua sampai tiga minggu Evan Dimas juga harus menjalani fisioterapi. Di minggu keempat dia baru bisa menjalani persiapan penguatan otot dan pergelangan kaki,” kata Syarief.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pernah Jadi Pesakitan di GBK, Penyerang Salzburg Pecundangi Van Dijk

Vivagoal – Liga Indonesia – Pekan kedua Liga Champions 2019/20 menyuguhkan duel seru antara Liverpool dan Red Bull Salzburg. Meski The Reds mampu mengunci kemenangan Salzburg memberi perlawanan sengit. 

Dalam pertandingan yang digelar di Anfield pada Kamis (3/10) dini hari, Liverpool mengunci tiga poin setelah membungkam Salzburg lewat drama tujuh gol. Menang dengan skor akhir 4-3, Salzburg sempat merepotkan Liverpool dengan menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Penyerang Salzburg Hwang Hee-Chan mampu mencuri perhatian dalam laga tersebut. Pemain internasional Korea Selatan itu tampil menjadi pembeda dengan menorehkan satu gol dan satu assist.

Baca Juga: Liverpool Menang Tipis Dalam Drama 7 Gol

Uniknya gol dan assist Chan tidak didapat dengan mudah. Bomber 23 tahun itu sukses melewati dan mengecoh bek terbaik dunia, Virgil van Dijk sebelum merobek jala Adrian, kiper Liverpool.

Sepanjang pertandingan, Chan memang tak henti-henti merepotkan pertahanan The Reds yang dikawal ribuan pendukungnya. Sang pemain seolah bermain lepas tanpa tekanan dengan membuat Van Dijk jatuh bangun.

Pada 2014 silam, Chan sejatinya pernah menjadi pesakitan bersama Tim Nasional Korsel dalam Kualifikikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kala itu, Korsel dibungkam Garuda Muda dengan skor 3-2.

Andik Minta Maaf Soal Insiden di Banjarmasin

VivagoalLiga IndonesiaPemain Madura United, Andik Vermansah buka suara terkait insiden dirinya dengan gelandang Barito Putera, Evan Dimas. Mengingat keduanya sempat terlibat keributan di laga pekan kedua Shopee Liga 1 2019 yang digelar di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Jumat (24/5/2019) malam.

“Saya minta maaf kepada Barito Putera dan masyarakat Banjarmasin, saya tidak bisa mengontrol emosi. Saya tidak tahu ternyata ada Evan di depan saya,” kata Andik.

Di laga yang dimenangkan Madura United dengan skor tipis 1-0 itu, Andik terlibat insiden dengan gelandang timnas Indonesia, Evan Dimas di menit ke-27. Insiden itu pun memicu keributan antar pemain di lapangan.

Andik menambahkan dirinya dengan Evan sama sekali tidak memiliki masalah dan secara pribadi berteman dekat. Sehingga, insiden keributan yang terjadi membuatnya menyesal.

“Saya dan Evan berteman dekat, jadi saya pribadi sangat menyesal dengan insiden tersebut,” tegasnya.

Saat itu, Andik bermaksud merebut bola dari kaki Evan, namun terjangannya kelewat keras dan wasit menilainya sebagai pelanggaran. Sang pengadil pun harus mengeluarkan kartu kuning untuk pemain 27 tahun itu.

“Mungkin tensi pertandingan tadi agak panas, makanya saya agak terbawa suasana dan sedikit emosi. Mohon maaf, saya sama sekali tidak mengkritik wasit, yah hanya karena emosi saja. Saya ndak masalah diberi kartu kuning,” jelasnya.

Adapun dengan hasil ini, Madura United masih kokoh di puncak klasemen dengan enam poin. Sebelumnya, mereka memetik kemenangan besar 5-1 di laga perdana kontra Persela Lamongan. Sementara untuk Barito, kekalahan ini membuat mereka harus terlempar ke urutan 12 dengan koleksi satu poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pemain Ini Senang dengan Racikan McMenemy

VivagoalLiga Indonesia – Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono menyatakan tak kesulitan beradaptasi dengan gaya melatih Simon McMenemy yang belum lama ini ditunjuk sebagai pelatih kepala skuat Garuda.

Pemain milik Barito Putera itu tetap enjoy dengan dua formasi baru yang diterapkan Simon McMenemy dan berusaha melakukan yang terbaik jika di percaya tampil saat laga uji coba kontra Myanmar pada 25 Maret 2019 nanti.

Simon sebelumnya menjelaskan akan mencoba dua formasi yakni 3-4-3 dan 4-4-2 diamond. Hal itu menyesuaikan dengan kondisi dan kelebihan para pemain sepak bola  yang dipanggil untuk uji coba tiga hari mendatang.

“Setiap pelatih sepak bola punya filosofi masing-masing, jadi pemain harus respek kepada pelatih. Formasinya saya nikmati dan tidak ada masalah untuk saya,” kata Evan Dimas pada awak media berita sport.

Lebih lanjut, Evan juga mempercayakan sepenuhnya kepada tim pelatih terkait komposisi pemain untuk laga sepak bola melawan Myanmar nanti.

Baginya, siapapun yang diturunkan nanti harus memberikan kemampuan terbaik dan bahu membahu membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan.

“Saya tim pelatih yang lebih tahu tentang ini. Saya sebagai pemain cuma bisa mengikuti saja yang dibawa (pemain lawan Myanmar),” ujarnya.

Sekadar informasi, sebelum melawan Myanmar sendiri, para pemain Timnas Indonesia sudah lebih dulu melakukan pemusatan latihan di Australia dan Bali.

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS