MPL Fantasy
Home Tags Mitra Kukar
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
2019-19 Liga 2
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Mitra Kukar

Persija Resmi Lepas Leguin Asingnya ke Kontestan Liga 2

VivagoalLiga IndonesiaLeguin asing Persija Jakarta, Silvio Escobar resmi dilepas Macan kemayoran ke tim yang bermain di Liga 2, Mitra Kukar. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh CEO Persija, Ferry Paulus pada Rabu (18/9).

“Kami melepas Escobar ke Mitra Kukar secara permanen bukan dengan status pinjaman. Escobar kabarnya masih terkendala verifikasinya di Mitra Kukar oleh PT LIB [Liga Indonesia Baru] karena statusnya masih pemain asing,” kata Ferry, seperti dilansir Goal.

“Sampai hari ini, yang dimintakan Mitra Kukar ke Escobar masih belum selesai. Masih menunggu surat naturalisasinya. Jadi, Escobar masih menggantung di Mitra Kukar,” tambahnya.

Namun meski sudah bergabung ke Mitra Kukar, Escobar masih belum bisa bermain hingga proses naturalisasinya rampung. Sekedar catatan, Liga 2 sendiri tak membolehkan pemain asing bermain di kasta kedua Sepakbola Indonesia.

Baca Juga: Persija Beberkan Alasan Rekrut Syaffrizal Mursalin Agri

Pada musim ini, Escobar sejatinya sempat dipinjamkan ke PSIS Semarang di putaran pertama Liga 1 2019. Namun performanya yang angin-anginan membuat tim berjuluk Mahesa Jenar enggan memperpanjang masa peminjamannya dan mengembalikan pemain berdarah Paraguay itu ke Persija Jakarta.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Vujovic Aneh Harus Bertandang ke Markas Mitra Kukar

VivagoalLiga IndonesiaPSIM Yogyakarta akan menjalani laga kedua wilayah timur Liga 2 2019 menghadapi Mitra Kukar di Stadion Madya Aji Imbut, Rabu (26/6/2019) malam nanti. Jelang laga Pelatih PSIM Yogyakarta, Vladimir Vujovic mengaku sedikit aneh harus melawan tim Naga Mekes di Liga 2. 

Pasalnya, pada Liga 1 2018 kemarin, tim besutan Rafael Berges Marin tersebut merupakan salah satu tim yang cukup disegani. Namun secara mengejutkan harus terdegradasi ke Liga 2 setelah dikalahkan Persija Jakarta di partai pamungkas.

“Kami datang ke Tenggarong untuk melawan Mitra Kukar, dan saya pribadi merasa aneh jika melihat Mitra Kukar bermain di Liga 2,” kata Vlado sapaan akrab Vladimir.

Baca Juga : Bow Terancam Absen di Laga Kontra Bhayangkara FC

Menurutnya, kala masih berkompetisi di Liga 1 lalu, Naga Mekes merupakan salah satu tim yang disegani lawan. Meski demikian, Vujovic enggan terbuai dan tetap menargetkan kemenangan meskipun ia menilai Mitra Kukar masih didominasi pemain profesional yang notabene berasal dari Liga 1. 

“Pertama kali saya melawan Mitra Kukar tahun 2014 lalu, saat itu mereka salah satu tim di Liga 1 yang cukup disegani. Saat itu kami respek kepada mereka, termasuk hari ini, dimana materi pemain mereka mayoritas masih didominasi pemain Liga 1,” tutupnya.

Selalu update Jadwal Pertandingan Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Mitra Kukar vs PSIM Yogyakarta: Duel Liga 2 Rasa Liga 1


VivagoalLiga Indonesia
Laga pekan kedua wilayah Timur Liga 2 2019 bakal mempertemukan dua tim besar yakni Mitra Kukar dan PSIM Yogyakarta. Keduanya bakal bertarung  di Stadion Aji Imbut, Rabu (26/6) sore. 

Pertandingan kedua tim layak dinantikan karena laga diprediksi bakal berlangsung seru dan panas. Demikian yang dikatakan oleh bek kiri PSIM, Aditya. Menurutnya, baik Mitra Kukar dan PSIM meski bermain di Liga 2 tapi sama-sama punya kualitas kelas kompetisi Liga 1.

“Mitra Kukar bisa dibilang salah satu pesaing utama PSIM di wilayah timur untuk memperebutkan posisi delapan besar. Mereka tim eks Liga 1, kami juga mantan peserta Liga 1.” kata Aditya yang sebelumnya bermain untuk PSS Sleman.

Lebih lanjut, Aditnya mengatakan bahwa di skuat Mitra Kukar ada Atep hingga gelandang timnas Indonesia U-23, Luthfi Kamal. Sementara PSIM dijuluki Los Galacticos-nya Liga 2 setelah merekrut Vladimir Vujovic di sektor pelatih, kemudian merekrut Christian Gonzales, Tedi Berlian, Aditya Putra, Achmad Hisyam Tolle dan Ichsan Pratama.

Baca Juga: PSIM Jogja Resmi Tunjuk Penyerang Gaek Sebagai Kapten

“Laga ini patut ditunggu, saya yakin ini bakal jadi pertandingan yang menarik dan penuh gengsi karena kedua tim sama-sama diperkuat eks pemain Liga 1.” sambung Aditya lagi.

Sebagai informasi, PSIM saat ini menduduki peringkat ke delapan wilayah timur dengan poin nol karena dikalahkan Persiba Balikpapan di laga perdana. Sementara Mitra Kukar yang bermain imbang 0-0 kontra Persis duduk di urutan lima klasemen sementara.

Selalu update Jadwal Pertandingan Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Tak Mau Jadi Juru Kunci, Semen Padang Bakal Hancurkan Mitra Kukar

Vivagoal Piala Presiden – Semen Padang memang sudah dipastikan tersingkir dari ajang Piala Presiden 2019. Meski begitu, klub berjuluk Kabau Sirah itu bertekad habis-habisan di laga pamungkas agar tidak menjadi juru kunci grup.

Saat ini, Semen Padang berada di urutan ketiga papan klasemen Grup B karena telah menelan dua kekalahan. Dikandaskan Bhayangkara FC dengan skor 2-4, Semen Padang lalu ditumbangkan Bali United 1-2.

Di laga terakhir grup B, Semen Padang akan menjalani duel dengan sesama tim yang sudah tersingkir, Mitra Kukar. Laga ini sendiri akan dilangsungkan di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Kamis (14/3/2019) sore.

Agar tidak mendapat malu tuk kedua kalinya, Semen Padang bertekad meraih kemenangan perdana di laga kontra Mitra Kukar. Mereka bertekad mati-matian di pertandingan hiburan nanti.

“Target kami jelas, ingin raih kemenangan perdana. Karena itu akan berguna buat mengangkat moral tim dan motivasi pemain jelang Liga 1 mendatang.” ujar Syaiful Indra Cahya, bek Semen Padang.

“Kalau bicara Liga 1, kami justru optimis bisa bersaing. Ini hanya turnamen pra musim, dan kami sedang berproses, tidak ada yang instan. Insya Allah hasilnya akan berbeda di kompetisi sesungguhnya.” tegasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Lawan Mitra Kukar, Bali United Turunkan Skuat Terbaik

VivagoalPiala Presiden – Bali United akan melakoni laga perdana Grup B Piala Presiden 2019 melawan Mitra Kukar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (3/3/2019) sore ini. Jelang laga Bali United membawa semua pemain terbaiknya. Pasukan Stefano Cugurra Teco bertekad meraih kemenangan di laga pertama mereka di turnamen pra musim ini.

“Kami memiliki waktu yang cukup bagus untuk mempersiapkan tim setelah menjalani laga dua leg babak 16 besar Piala Indonesia. Konsentrasi kami sekarang benar-benar untuk persiapan Liga 1, semoga kami bisa meraih kemenangan atas Mitra Kukar dengan permainan bagus,” ujar Teco.

Bermain di stadion Patriot juga menjadi hal yang spesial buat Teco. Ia merasa stadion tersebut kerap membantunya meraih hasil-hasil bagus semasa masih membesut Persija Jakarta di Liga 1 2018 kemarin.

“Stadion Patriot sangat bagus, disana saya selalu bisa mencatatkan hasil yang baik jika bermain disana. Semoga kali ini kami bisa mendapatkan hasil yang sama, tetapi tentu dengan kerja keras dan respek terhadap lawan.” ungkap pelatih asal Brasil itu.

Di sisi lain, Mitra Kukar yang musim 2019 ini akan bermain di Liga 2 merasa sangat senang bisa ikut berpartisipasi di Piala Presiden 2019. Meski berstatus tim kasta kedua, Mitra Kukar bertekad memberi perlawanan yang sengit atas Bali United.

Asisten pelatih Mitra Kukar, Sukardi mengungkap timnya telah melakukan persiapan sebaik mungkin. Meski berbeda kualitas dengan sang lawang namun Sukardi optimis Mitra Kukar akan memberi perlawanan dalam laga nanti.

“Kami cukup realistis dengan target, tapi tidak ada untungnya buat kami ikut dalam turnamen pra musim ini sebelum benar-benar terjun ke Liga 2. Kami tetap optimis bisa memberikan yang terbaik, apalagi 70 persen dari skuat kami masih sama dengan tim di Liga 1 kemarin,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Presiden hanya di Vivagoal.com

Dibantai Perseru Serui, Ini Alasan Mitra Kukar

VivagoalPiala Indonesia – Tim kepelatihan Mitra Kukar menilai masalah kebugaran menjadi penyebab timnya atas Perseru Serui. Mitra Kukar harus menyerah dengan skor 1-4 di leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia yang dihelat di Stadion Aji Imbut, Tenggarong kemarin sore.

Pelatih interim, Sukardi Kardok mengutarakan persiapan timnya jelang pertandingan kontra Perseru tergolong minim. Selain itu Perseru selalu tampil apik di kandang lawan.

“Saya terima kekalahan dari Perseru. Kami sebenarnya sudah menyampaikan sebelumnya, Perseru selalu bermain bagus jika bermain laga tandang ketimbang menjadi tuan rumah, dan terbukti di leg pertama mereka hanya bisa bermain imbang,” ujar Sukardi.

Selain itu, faktor stamina yang dibawah rata-rata membuat skema yang diterapkan Mitra Kukar tak berjalan lancar. Diakui Sukardi hal itulah yang membuat timnya kalah dari Cendrawasih Jingga.

“Kami juga menerapkan permainan terbuka, namun kendalanya di stamina pemain yang hanya 60 persen. Kami kedodoran karena persiapan yang minim. Ya, kalah menang sudah biasa, toh manajemen juga tidak memberikan target di turnamen ini,” imbuh Sukardi.

Di sisi lain, pelatih Perseru, Choirul Huda mengapresiasi tinggi atas capaian anak asuhannya di kandang Mitra Kukar. Terlebih, kemenangan itu terjadi jelang berakhirnya kontra sebagian besar pemain utama mereka.

“Belajar dari leg pertama, sebenarnya kunci keberhasilan kami yakni bermain tanpa beban, tapi tetap dengan motivasi tinggi untuk bisa menang. Pemain bermain sangat efektif, dan mereka memberikan yang terbaik buat tim. Ini jadi kado terakhir dari pemain,” sahut Choirul Huda.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di Vivagoal.com

Hattrick Escobar Bawa Perseru ke 16 Besar Piala Indonesia

Vivagoal Piala Indonesia – Perseru Serui akhirnya berhasil memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia 2018/19 usai menaklukkan Mitra Kukar dengan skor telak 4-1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Senin (4/2/2019) sore.

Sebelumnya, Perseru hanya bisa bermain imbang tanpa gol saat melakoni leg pertama di kandang sendiri. Namun, bertandang ke markas Mitra Kukar, Perseru tampil mengejutkan dihadapan ribuan suporter tim Naga Mekes.

Mitra Kukar sendiri sebenarnya tampil cukup baik di pertandingan ini. Namun, tekanan demi tekanan yang mereka lancarkan tak kunjung bisa menembus lini pertahanan Perseru. Termasuk tendangan bebas Anindito Wahyu, namun sayang masih melenceng di sisi kiri gawang Perseru.

Terus tampil menyerang, Perseru berhasil memanfaatkan kelengahan Mitra Kukar dengan mencetak gol pembuka di menit ke-36. Silvio Escobar berhasil merobek jala Gerri Mandagi melalui tendangan bebas.

Tertinggal satu gol, Mitra Kukar berusaha tampil lebih agresif di babak kedua. Namun, mereka malah kembali harus melihat gawangnya kebobolan tuk kedua kalinya pada menit ke-56.

Kali ini giliran Marten Merowi Raweyai yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakan kerasnya dari dalam kotak pinalti tidak mampu ditepis kiper Mitra Kukar.

Tiga menit berselang, Escobar kembali membuat pendukung Mitra Kukar terdiam. Lewat tandukannya Escobar merubah skor jadi 3-0 untuk keunggulan tim tamu.

Upaya Mitra Kukar untuk memperkecil ketertinggalan akhirnya berhasil di menit ke-79 usai umpan Hendra Bayauw berhasil dikonversi jadi gol oleh Aldino Herdianto. Laga pun berjalan kian sengit, namun di tengah perjuangannya untuk mengejar ketertinggalan, Mitra Kukar kembali harus kebobolan pada menit ke-85 melalui Escobar.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Indonesia hanya di Vivagoal.com

Barito Putera Perkenalkan Bayu Pradana Sebagai Rekrutan Anyar

VivagoalLiga Indonesia – Setelah memutuskan untuk hengkang dari Mitra Kukar di akhir musim Liga 1 2018 kemarin, kini masa depan Bayu Pradana sudah terjawab. Gelandang 27 tahun tersebut resmi bergabung dengan Barito Putera.

Manager tim Laskar Antasari, Hasnuryadi Sulaiman membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan sudah lama mengamati Bayu, keberhasilan memboyong sang pemain jadi hal spesial buat timnya.

“Barito sudah resmi mengontrak Bayu Pradana untuk dua musim kedepan. Sebenarnya kami sudah lama memantau permainannya. Tapi, karena Bayu bermain di klub tetangga, makanya baru musim ini kami menyodorkan tawaran buat merekrutnya,” ungkap Hasnur.

Lebih lanjut, Hasnur menganggap gelandang timnas Indonesia itu karena memiliki kualitas mumpuni. Sebagai jenderal lapangan tengah Bayu diharap bisa jadi contoh buat para pemain muda Barito.

“Visi bermain dan kualitas permainannya bagus, Bayu juga punya jiwa petarung. Selain itu, Bayu sosok pemain yang bisa menjadi pemimpin dalam tim, dan itu penting buat semua pemain junior Barito,” Hasnur menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

PSIS Segel Tanda Tangan Septian David Maulana

Vivagoal Liga Indonesia – PSIS Semarang akhirnya memastikan kedatangan gelandang timnas Indonesia, Septian David Maulana untuk musim kompetisi 2019 mendatang. Pemain 22 tahun itu akan berkostum PSIS untuk satu musim kedepan.

Spekulasi soal masa depan Septian sempat ramai diperbincangkan usai Mitra Kukar dipastikan terdepak ke Liga 2 di musim depan. Gelandang asal Semarang itu kemudian banyak dikaitkan dengan beberapa klub top Liga 1.

Tapi, PSIS akhirnya berhasil memastikan kepulangan putra daerah itu. Proses penandatanganan kontrak pun selesai dilakukan, Senin (21/1) pagi ini.

“Alhamdulillah, PSIS sudah menyelesaikan proses transfer Septian. Kami mengikatnya dengan kontrak untuk satu tahun kedepan. Dan ini pastinya jadi kebanggaan buat PSIS karena Septian pemuda asli Semarang.” kata Yoyok.

Lebih lanjut, Yoyok juga mengatakan bahwa PSIS masih akan mencari pemain anyar untuk memperkuat skuat di Liga 1 2019 mendatang, termasuk memburu pemain impor untuk menutupi kuota.

“Selain pemain lokal, saat ini manajemen juga fokus memburu pemain asing. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, manajemen sudah bisa mendapat pemain yang sesuai kriteria yang diinginkan tim.” Yoyok menjelaskan.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Coach RD Tawarkan Diri Jadi Pelatih Persib Bandung

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan mengaku tertarik membesut Persib Bandung musim 2019 mendatang. Meski demikian, manajemen Persib hingga saat ini belum mengambil keputusan terkait pengajuan diri pelatih yang akrab disapa coach RD itu.

Rahmad Darmawan sebenarnya pernah hampir membesut Maung Bandung musim 2018 kemarin. Sayang, karena tak kunjung mencapai kesepakatan, manajemen Pangeran Biru akhirnya memilih untuk menunjuk Mario Gomez.

Kini kans untuk melatih Maung Bandung kembali terbuka usai Mario Gomez didepak karena dianggap membuat gaduh tim.

“Kontrak dengan Mitra Kukar akan habis akhir Desember 2018 ini. Sejauh ini belum ada pembahasan kontrak baru dari manajemen.” ungkap coach RD

Pelatih 52 tahun itu pun mengaku sangat welcome jika manajemen Persib berminat menunjukknya jadi pelatih.

“Saya masih menunggu, tapi kan tergantung dari Persib, mau apa tidak, kalau saya pasti senang kalo ditawari.” pungkas coach RD.

Sebagai informasi, selain coach RD yang sudah mengajukan diri untuk melatih Persib Bandung, ada sejumlah nama yang terus dikaitkan dengan Maung Bandung, salah satunya adalah Luis Milla mantan pelatih timnas Indonesia, juga ada eks pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS