
Tengah Merekah di Eropa, Inilah 5 Fakta Pemain Krusial yang Pernah Memperkuat Bodo/Glimt
- Albert Gronbaek

Gronbaek merupakan jebolan tim Denmark, Aarhus yang dibeli Bodo dengan mahar 4,8 juta Euro apda 2022 lalu. Ia merupakan bagian krusial tim kala menangi Liga pada 2023 dan 2024 kemarin. Dalam periodenya di tim, ia sempat mentas dalam 88 laga dan mengepak 30 gol serta 16 asssist.
Sang pemain digadang bakal menjadi perpanjangan tangan Cristian Eriksen di Timnas. Stade Rennes kemudian mengangkutnya pada musim panas 2025/26 kemarin seharga 15 juta Euro. Mahar itu menjadi rekor penjualan tim yang belum bisa dipecahkan pemain lain.
Former #SaintsFC midfielder Albert Gronbaek, who spent the second half of last season on loan from Rennes:
“This summer, I was very careful, thorough and very sure that the next step should be a place where I could get stability.
“My time at Southampton taught me the hard way… pic.twitter.com/QsHSRaLFup
— SaintsExtra (@SaintsExtra) September 5, 2025
Namun lantaran tak cocok dengan skema pelatih, ia lebih sering dipinjamkan ke tim lain. Tercatat, ia berturut-turut dipinjamkan ke Southampton dan Genoa. Namun sampai saat ini, performa terbaiknya seperti yang ia tunjukan di Bodo masih belum terlihaat.
- Victor Boniface

Jauh sebelum namanya mentereng di Bundesliga, Boniface merupakan penyerang Bodo yang diangkut langsung dari tim Nigeria, Real Sapphire. Di Norwegia, catatan golnya lumayan apik dengan 23 gol serta 7 assist dari 66 laga. Performa tersebut membuatnya berlabuh ke Union St-Gilloise pada 2022 dengan mahar 6,1 juta Euro.
Catatan golnya tetap impresif di Belgia membuatnya berlabuh ke Leverkusen pada 2023, Die Werskself harus menggelontorkan 22 juta Euro, tiga kali lipat dari harga belinya. Di BayArena, catatanya lumayan gemilang. Namanya menjadi andalan Xabi Alonso untuk mengarsir lini depan. Ia juga menjadi bagian tim kala menangkan Double Winners di musim 2024/25 kemarin.
- Jens Petter-Hauge

Hauge merupakan jebolan akademi klub yang harus kembali prematur lantaran petualangannya di Eropa tak berjalan sesuai rencana. Sang pemain sempat menembus tim utama pada 2018 lalu dan menjadi pilihan utama klub guna mengarsir sisi kiri penyerangan.
Ia pun digadang bakal menjadi superstar yang siap merekah. AC Milan yang dalam beberapa waktu belakangan memfokuskan pencarian pada pemain potensial pun mengankut dirinya dengan mahar 4,8 juta Euro. Di Italia, ia gagal bersaing dan sempat dipinjamkan ke Frankfurt.
Mikkel Bro Hansen (’09 🇩🇰) is now Bodø/Glimt’s youngest ever goalscorer in Eliteserien and the second-youngest across all competitions.
Jens Petter Hauge held the record before him.#Glimt pic.twitter.com/t56zDdnbUY
— Danish Scout (@DanishScout_) September 12, 2025
Sempat bersinar di awal, karirnya kurang mentereng bersama Die Alder. Ia sempat dipinjamkan ke Gent dan Bodo sebelum tim pertamanya itu mempermanenkan kembali sang anak hilang di musim dingin 2025 kemarin dengan mahar 3,5 juta Euro.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Robinho, Scam Terbesar yang Pernah Menghinggapi Manchester City
- Obrolan Vigo: Ethan Mbappe yang Lepas dari Bayang-Bayang Kakaknya
- Obrolan Vigo, Frank Lampard, Sang Juru Selamat Coventry City
- Obrolan Vigo: Sergio Busquets yang Akan Pensiun di Waktu Terbaik
- Faris Moumbagna

Faris sempat mentas di beberapa tim Skandinavia sebelum dipermanenkan Bodo di angka 1,5 juta Euro dari tim Norwegia lain, Kristiansund. Ia diproyeksi menggantikan peran Boniface yang lebih dulu hengkang ke Belgia.
Bersama Bodo, pemain asal Kamerun mampu tampil baik di musim perdana dan terakhirnya. 24 gol dan 7 assist dari 50 laga menjadi sumbangannya. Marseille pun datang mengontaknya dengan mahar 8 juta Euro. Namun, karirnya di Selatan Prancis tak berjalan baik. Ia sempat mengalami ACL dan absen hampir semusim. Saat ini, sang pemain tengah dipinjamkan ke Cremonese guna mengembalikan performanya.
- Hugo Vetlesen

Bodo mendapatkan jackpot besar lantaran Vetlesen hanya diangkut dengan mahar 500 ribu Euro pada 2020 dari Stabaek. Namun ia langsung menjadi metronome serangan tim tiga tahun pasca merapat. 123 laga di lintas kompetisi mampu dilahapnya. Ia juga sempat mengepak 32 gol serta 37 assist dalam periode tersebut.
Dua gelar Liga sempat menjadi persembahannya. Pada 2023, sang pemain dibeli Club Brugge dengan mahar 7,5 juta Euro. Mentas di Belgia, peranannya lumayan sama. Ia masih memegang kendali di tim dan mampu hantarkan timnya mendulang beberapa gelar domestik. Hanya tinggal tunggu waktu bagi gelandang 25 tahun untuk menarik minat dari tim Eropa yang memiliki skala lebih besar.















