5 Fakta Gelandang Bertahan Andalan Jose Mourinho

5 Fakta Gelandang Bertahan Andalan Jose Mourinho

Heri Susanto - Agustus 3, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  • Nemanja Matic
5 Fakta Gelandang Bertahan Andalan Jose Mourinho
Sumber: Goal

Tak hanya sekali, Mou pernah tiga kali bekerjasama dengan gelandang asal Serbia. Matic dan Mou pernah bersama di Chelsea, Manchester United hingga AS Roma. Dalam tiga periode berbeda tersebut, sudah menjadi bukti bagaimana kedua belah pihak sudah mengenal kebutuhan satu sama lain.

Dalam prosesnya, keduanya sempat menjalani 6 musim berbeda di tiga tim tersebut. Matic sempat mengoreksi 209 laga di bawah komando Mou dan ia mampu mendulang 8 gol serta 14 assist ketika diarsiteki pelatih asal Portugal itu. Catatan itu lebih banyak dari siapapun yang hadir dalam daftar.

Saat ini, di usia yang sudah mencapai 37 tahun, Matic masih bermain. Ia kembali lagi ke Serie A sejak musim panas 2025/26 kemarin dan bergabung dengan Sassuolo. Sang pemain masih menjadi andalan I Neroverdi untuk menjadi penjegal di lini tengah.

  • Xabi Alonso
5 Fakta Gelandang Bertahan Andalan Jose Mourinho
Sumber: x Marca

Alonso hanya pernah ditukangi Jose Mourinho pada periode pertama sang pelatih di Real Madrid. Sosok asal Spanyol menjadi pemain yang lumayan sering diandalkan ketika asa mencari La Decima masih terasa abu-abu. Di bawah komandonya, Alonso mampu mengorksi 151 laga dan mendulang tiga gol serta 23 assist.

Saat Alonso berada di Madrid sebagai pemain, penantian Madrid akan gelandang bertahan pasca Claude Makelele seakan berakhir. Ia mampu membuat lini tengah menjadi lebih stabil dan kedua pihak tersebut juga sempat menghentikan dominasi Barcelona bersama Pep Guardiola yang lumayan tak terbendung.

Saat ini, Alonso tengah menjadi pelatih. Uniknya, pemenang Piala Dunia 2010 juga tengah melatih Chelsea. Jejak karir kedua sosok ini memang terbilang lumayan mirip. Mou juga sempat kembali ke London Barat ketika tak lagi menukangi Real Madrid.

  • Michael Essien
5 Fakta Gelandang Bertahan Andalan Jose Mourinho
Sumber: Sky Sports

Jauh sebelum kemesraan Mourinho bersama Nemanja Matic hadir. Ia sempat memiliki gelandang bertahan favoritnya dalam wujud Michael Essien. Dalam sebuah wawancara, Mou bahkan mengklaim sosok asal Ghana bukanlah pemain melainkan seperti anaknya sendiri lantaran memiliki profesionalisme, loyalitas hingga komitmen yang luar biasa di lapangan.

Kebersamaan mereka terjalin ketika masih menukangi Chelsea. Ia seakan dipersiapkan untuk  menjadi perpanjangan tangan Claude Makelele. Tak hanya di London Barat, Essien juga hadir dalam proyek Mou ketika ia membesut Real Madrid. Di bawah arahannya, mantan punggawa Lyon sempat mendulang 148 laga di berbagai ajang dan mengepak 11 gol serta 7 assist.


Baca Juga:


  • Claude Makelele
5 Fakta Gelandang Bertahan Andalan Jose Mourinho
Sumber: x Football Espana

Chelsea saat dibeli Roman Abramovic memang menjadi tim yang lumayan superior. Berbagai pemain top dari lintas negara diamankan untuk hadir di Stamford Bridge di musim 2003/04. Sosok macam Juan Veron, Damien Duff, Hernan Crespo sukses diamankan. Namun di antara nama-nama yang datang, tersemat sosok Makelele di dalamnya.

Sosok yang disebut terakhir dirasa kurang penting dalam proyek Galatico Real Madrid oleh Florentino Perez dan hal tersebut menjadi kekeliruan. Makelele menjadi sosok yang lumayan diandalkan Chelsea bareng Ranieri atau Mourinho setelahnya. Pemain asal Prancis seakan menjadi mesin yang tak tergantikan di lini tengah.

Bersama Mou, Makelele sempat mengoreksi 139 laga di Chelsea dan mampu mendulang dua gol serta 6 assist. Mou merasa sang pemain memang ditakdirkan untuk mengisi poros nomor 6 dalam tim. Di sisi lain, sosok berdarah Republik Kongo meenyebut jika mentalitas pemenang dalam timnya hadir ketika pelatih asal Portugal itu datang.

  • Bryan Cristante
5 Fakta Gelandang Bertahan Andalan Jose Mourinho
Sumber: Goal

Pemain berdarah Kanada menjadi favorit Mou dalam kiprahnya di AS Roma. Cristante mampu mendulang 131 laga di berbagai ajang dan mengepak 6 gol serta 8 assist dalam kerjasama keduanya di Serigala Ibu Kota. Bahkan sampai saat ini, sang pemain masih menunjukan loyalitasnya membela I Lupi.

Cristante menjadi sosok penting ketika Roma menangi Conference League Mei 2022 lalu. Gelar tersebut juga terasa spesial bagi Mou lantaran ia menjadi pelatih Eropa pertama yang pernah menangi Liga Champions, Europa League dan Conference dalam karir manajerialnya. Kesuksesan tersebut juga diabadikannya melalui rajah di bagian lengannya.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com