
5 Fakta Grup A Piala Dunia 2022
- Belanda Runner Up Terbanyak

Timnas Belanda saat ini mendulang status sebagai spesialis runner up. Mereka selalu kalah kala mentas di partai final. Percobaan pertama dimulai pada 1974. Kala itu, mereka diunggulkan sebagai juara. Namun di laga pamungkas, langkah mereka dihentikan oleh Jerman.
Empat tahun berselang, kala turnamen dihelat di Argentina. Muncul rumor jika Johan Cruyff dan keluarga diteror oleh junta militer sehingga tak bisa main di turnamen tersebut. Argentina menang atas Belanda dengan skor 3-1. Mario Kempes menjadi bintang pada laga tersebut.
Pada percobaan terakhir, Belanda sempat masuk final di Piala Dunia 2010. Kala itu, mereka bersua dengan Spanyol. Siapapun yang bakal menjadi juara akan menjadi penguasa baru dunia. Gol semata wayang Andres Iniesta membuyarkan mimpi negeri tulip untuk kali ketiga.
- Penampilan Perdana Qatar di Piala Dunia

Qatar bukanlah negara yang memiliki kultur sepakbola. Secara reputasi, sepakbola di Qatar tak lebih dari jalur transit pensiun dari para bintang top yang berusia tua untuk mentas di sana dan mendapatkan bayaran tinggi. Mario Mandzukic, Xavi Hernandez hingga Santi Cazorla dan Javi Garcia pernah dan sedang mentas di sana.
Turnamen ini merupakan keikutsertaan mereka di Piala Dunia untuk kali pertama. Banyak isu miring yang menerpa Qatar sebagai penyelenggara mulai dari pengaturan waktu bermain agar dihelat di musim dingin hingga pelanggaran hak asasi manusia kala proses pembangunan stadion dibuat.
- Senegal yang Tengah on Fire

Senegal belakangan memang tengah menjadi bahan perbincangan. Komposisi skuat yang terbilang lumayan hingga penampilan mereka yang tengah prima pasca menjuarai Piala Afrika 2022 dan mengalahkan Mesir dan mendulang gelar untuk kali pertama di turnamen tersebut.
#SENIRAN | la team Senegal 🇸🇳
.
.
.#senegal pic.twitter.com/dw9bAMwhK0— Football Senegal (@FootballSenegal) September 27, 2022
Selain itu, mereka juga sempat mengalahkan lawan yang sama pada perebutan tiket ke Piala Dunia 2022 kemarin. Jika menilik dari komposisi pemain, Senegal banyak dihuni sosok-sosok yang malang melintang di Eropa macam Sadio Mane (Bayern), Kalidou Koulibally & Edouard Mendy (Chelsea) hingga Ismailla Sarr (Watford).
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Per Mertesacker, Pekerja Keras yang Membumi
- Obrolan Vigo: Suka atau Tidak, Semua Pemain dan Pelatih Terbaik Akan ada di Premier League!
- Obrolan Vigo: Serie A Bakal Begitu-Begitu Saja
- Obrolan Vigo: Chelsea, Tim Kaya dengan Mentalitas Medioker
- Ekuador yang Mengejutkan

Cile, Paraguay dan Kolombia memiliki reputasi mentas di Piala Dunia. Namun langkah mereka harus terjegal oleh Peru dan Ekuador. Nama yang disebut terakhir mampu menyingkirkan tiga rivalnya dari zona Conmebol dengan duduk di peringkat keempat klasemen akhir.
🙌 ¡Como en casa, una vez más!
🔥 #LaTri cerró con un empate a cero su gira europea en Düsseldorf, en medio del conmovedor apoyo de nuestros compatriotas.
— La Tri 🇪🇨 (@LaTri) September 27, 2022
Jika menilik beberapa pertandingna ke belakang, Ekuador boleh dibilang sebagai lucky bastard. Mereka hanya mampu menang dalam skor-skor tipis dalam pertandingan yang dimainkan. Menarik untuk dinantikan sejauh mana langkah mereka di Piala Dunia 2022 ini.
- Van Gaal Pelatih Paling Pengalaman

Di antara tiga pemain lain yang menukangi timnasnya masing-masing, Louis Van Gaal boleh dibilang menjadi sosok yang lumayan berpengalaman. Tak hanya sekali, ia sudah tiga kali membesut De Oranje dalam dua periode berbeda.
Soal rekam jejak, Van Gaal terbilang lumayan berprestasi. Ia pernah membantu beberapa tim besar manjadi juara sekaligus membuat Golden Generation Ajax Amsterdam pada 1995 menjadi juara Liga Champions.
Prestasi tertingginya bersama Timnas hadir kala hantarkan Belanda menjadi juara ketiga di Piala Dunia 2014 lalu.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















