5 Fakta Pemain Termahal Argentina Sepanjang Masa

5 Fakta Pemain Termahal Argentina Sepanjang Masa

Heri Susanto - September 2, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  • Julian Alvarez
5 Fakta Pemain Termahal Argentina Sepanjang Masa
Sumbeer: Goal

Julian Alvarez nampak gerah hanya menjadi pelapis Erling Haaland. Keputusan besar dibuat ketika ia hengkang ke Atletico Madrid pada musim panas 2024/25 kemarin senilai dengan mahar 95 juta Euro. Kepindahannya memberikan dampak besar bagi dirinya dan Los Colchoneros. Ia menjadi mesin gol tim dan Atleti memiliki juru gedor yang bisa diandalkan.

Bersama Atleti, sang pemain sejauh ini sudah mendulang 49 gol dan 17 assist dari 107 laga bersama klub. Di musim panas kemarin, sempat ada drama yang melibatkan dirinya yang ingin pindah ke Barcelona. Namun sayang hal itu urung terealisasi.

  • Gonzalo Higuain
5 Fakta Pemain Termahal Argentina Sepanjang Masa
Sumbeer: Goal

Higuain memiliki naluri mencetak gol yang lumayan tinggi bersama Napoli. Penyerang Argentina bahkan sempat menjadi top skor Serie A bareng I Partenopei dengan koleksi 36 gol di musim 2015/16. Momentum tersebut membuat Juventus kepincut untuk mengangkutnya. Mahar 90 juta Euro dikucurkan untuk mengangkut pemain yang lahir di Brest itu ke Turin guna menggantikan Alvaro Morata di musim 2016/17.

Performanya masih terbilang stabil. Gol demi gol mampu dilesatkan untuk membantu dominasi si Nyonya Tua di Italia. Ia juga sempat menjadi bagian ketika tim melaju ke final Liga Champions 2017 lalu. Namun setelah kedatangan Cristiano Ronaldo ke klub, karirnya tak jelas. Ia dianggap sebagai surplus dan harus rela dipinjamkan kesana kemari.

Pasca Juve, ia melanjutkan karir di AC Milan dan Chelsea sebagai pemain pinjaman. Karirnya kemudian tak lagi sama. Setelahnya, Higuain mentas di MLS bareng Inter Miami dan tim asal Florida itu menjadi tim terakhirnya sebelum putuskan gantung sepatu pada 2023 lalu.

  • Angel Di Maria
5 Fakta Pemain Termahal Argentina Sepanjang Masa
Sumbeer: Goal

Di Maria merupakan winger eksplosif yang siap memberikan perbedaan bersama berbagai tim yang dibelanya. Benfica dan Real Madrid pernah merasakan tuahnya. Manchester United sempat mengangkutnya dengan rekor transfer 75 juta Euro di musim panas 2015/16 lalu. Namun sayang, performa sang pemain melempem.

Ia tak cocok dengan skema Louis Van Gaal dan kerap mengalami cedera. Di musim perdana serta terakhirnya bersama Setan Merah, Di Maria hanya mampu mendulang empat gol dan 11 assist dari 32 laga yang dimainkan. Setelahnya, ia dilepas ke PSG dengan mahar 63 juta Euro.

Untungnya, ia mampu kembali stabil bareng Les Parisiens. Berbagai gelar domestik sempat diraih, termasuk hantarkan tim mentas ke final Liga Champions. Karirnya sempat berlanjut ke Juventus, reuni sejenak dengan Benfica dan saat ini masih aktif bermain di usia 38 tahun bersama tim masa kecilnya, Rosario Central.


Baca Juga:


  • Lisandro Martinez
5 Fakta Pemain Termahal Argentina Sepanjang Masa
Sumbeer: Goal

Lini belakang Manchester United kerap menjadi bahan olok-olok pasca kedatangan Harry Maguire di tahun 2019 lalu. Guna merapihkan pertahanan, Lisandro Martinez yang dikenal sebagai salah satu bek agresif diamankan. Mahar senilai 57 juta Euro dirogoh United guna menebusnya dari Ajax Amsterdam pada 2022 lalu.

Setelahnya, ia menjadi andalan United di berbagai ajang. Di tengah turbulensi tim dan seringnya klub bergonta ganti pelatih. Namun masalah cedera kerap menghambat performanya. Ia sempat mengalami acl dan absen lama di tim. Namun saat kebugarannya pulih, ia langsung menjadi andalan di lini pertahanan Setan Merah.

Sejauh ini, sang pemain sudah mendulang 111 laga di berbagai ajang. Tiga gol dan tiga assist jadi sumbangannya. Ia juga hadir ketika tim menangi Piala Liga dan Piala FA di bawah komando Erik ten Hag beberapa musim lalu.

  • Hernan Crespo
5 Fakta Pemain Termahal Argentina Sepanjang Masa
Sumber: Read Sports

Parma menjadi batu loncatan pertama Crespo di Eropa pasca dirinya tinggalkan Argentina. Bersama I Ducali, ia menjadi predator yang mematikan di lini depan. Predikat sebagai penyerang haus gol langsung tersemat padanya. 12 gol di musim perdana jadi bukti. Selain itu, dalam empat musimnya di klub, 80 gol disarangkan. Ia juga sukses hantarkan tim menangi Piala UEFA.

Lazio yang saat itu tengah menjadi kekuatan di Serie A tak ragu untuk mengangkutnya ke Roma. Paket transfer 56 juta Euro dikucurkan guna memboyongnya ke Olimpico pada musim panas 2000. Bersama Elang Roma, produktivitasnya lumayan terjaga via sodoran 48 gol dan 8 assist dari 73 laga di dua musimnya.

Karirnya hanya bertahan dua tahun di Ibu Kota. Masalah finansial membuat I Biancocelesti melepeasnya ke Inter Milan. ia masih lumayan tajam di Kota Milan. Dalam karirnya, berbagai gelar Serie A diangkut di Inter. Crespo kemudian hengkang ke Chelsea dan berkelana ke berbagai tim sebelum akhirnya putuskan pensiun di Parma pada 2012 lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com