
5 Fakta Pemain yang Menangkan Liga Champions dan Copa Libertadores
- Marcelo

Nama Marcelo diangkut Real Madrid guna menjadi suskesor Roberto Carlos yang menua. Ia diangkut dari Fluminense pada 2007 dengan 6,5 juta Euro. Di awal, performanya sempat turun naik hingga akhirnya menemukan spot tak tergantikan di sisi kiri pertahanan.
Dalam kiprahnya di Santiago Bernabeu, fullback asal Brasil mampu menghantarkan tim mendulang rangkaian kesuksesan. Dalam 15 tahun kiprahnya di Spanyol, ia hantarkan tim menangi 5 Liga Champions dan berbagai gelar lain yang tersedia. Pasca Madrid, ia melipir sejenak ke Olympiacos sebelum pulang ke Fluminense.
Bersama tim masa kecilnya, Marcelo sempat mentas selama semusim pada 2023/24 lalu dan hantarkan tim menangi Copa Libertadores, Recopa Sudamericana dan Campeao Carioca. Ia memang pemain yang ditakdirkan hadir untuk final turnamen. Pasalnya, dari 21 laga yang dimainkan, 18 di antaranya suskes ia bukukan sebagai pemenang.
- Julian Alvarez

Julian Alvarez merupakan sosok yang seakan sudah menamatkan sepakbola di usia yang belum terbilang senja. Ia sempat menang Copa Libertadores bersama River Plate, Liga Champions bareng Manchester City dan Piala Dunia bareng TImnas Argentina.
Spesialnya, tatkala berseragam Manchester City, ia juga membantun tim besutan Pep Guardiola itu mendulang treble winners di musim 2022/23 kemarin. Catatan itu membuat the Sky Blues berdiri sejajar dengan Manchester United yang sempat mendulang gelar serupa pada 1999/00 lalu.
Saat ini, Alvarez tengah bermain di Atletico Madrid pasca pergi dari City. Bersama Los Colchoneros, peranananya tetap krusial di lini depan. Namun di bawah komando Diego Simeone, belum ada gelar mayor yang sempat digenggamnya.
- David Luiz

David Luiz boleh dibilang journeyman sejat. Ia sempat mentas di Brasil, Portugal, Inggris, Prancis dan saat ini mentas di Siprus bersama Pafos FC yang tengah mentas di Liga Champions di usianya yang sudah menginjak 38 tahun.
Luiz sempat memenangkan Liga Champions ketika ia berseragam Chelsea pada 2011/12 lalu. Setelahnya, ia berkelana ke PSG, kembali ke Chelsea dan memperkuat Arsenal. Selalu ada hal prestis yang dibawa dalam karirnya di Prancis ataupun Inggris.
Pada 2021, ia memutuskan pulang kampung ke Brasil dan memperkuat Flamengo. Bersama Rubro-Negro, ia memabntu tim menangi Copa Libertadores 2021/22 kemarin dan Campeao Carioca. Pada musim panas 2005 kemarin, ia memutuskan kembali ke Eropa lantaran siap menjejeal tantangan baru bersama Pafos yang baru saja menjalani debut di kompetisi Eropa pada musim ini.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Jordon Ibe, Mantan Wonderkid Liverpool yang Harus Terasing ke Bulgaria
- Obrolan Vigo: Dell, Haaland Brasil yang Bakal Dipanen Manchester City
- Obrolan Vigo: Menilik Manuver Ugal-Ugalan Manchester City Saat Membidik Messi
- Obrolan Vigo: Karl Etta Eyong, Permata Levante yang Mencuri Perhatian Tim Elit Eropa
- Ramires

Seperti halnya Luiz, Ramires merupajkan penjelajah sejati. Ia sempat bermian di Brasil, Portugal, Inggris China hingga putuskan pensiun di Palmeiras pada 2020 lalu. Dalam karirnya, berbagai gelar prestis pernah dimenangkan dan finansial stabil pun sempat dikeruk kala ia mentas di Inggris dan Negeri Tirai Bambu.
Ramires, bersama Luiz pernah membantu Chelsea menangkan Liga Champions di musim 2011/12 lalu. Pasca petualangan di China rampung bersama Jiangsu, ia pulang ke Brasl dan hantarkan Palmeiras menangi Copa Libertadores pada musim 2019/20 kemarin.
- Neymar Jr

Neymar merupakan sosok yang digadang mampu menjadi bayangan antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di era spakbola modern. Namun masalah cedera dan terkadang inkonsistensi performa membuatnya tak pernah ada di level tersebut.
Pasca membantu Santos menangi hal prestis di awal karir, termasuk gelar Copa Libertadores yang direngkuh pada 2010/11 serta Recopa Sudamricana semusim berselang, ia putuskan merapat ke Barcelona dan membentuk trio MSN bersama Messi dan Luis Suarez. Trio tersebut mampu hantarkan tim Catalan menangi treble winners di bawah komando Luis Enrique.
Neymar kemudian pergi ke PSG pada 2017 dengan pecahkan rekor transfer di angka 222 juta Euro dan angka tersebut belum tersentuh pemain manapun. Ia mampu hantarkan Les Parisiens menangkan berbagai gelar domestik. Namanya juga sempat menjadi pemecah rekor kala dibeli Al-Hilal pada 2023 kemarin seharga 90 juta Euro. Namun karirnya gagal bersinar karena cedera. Saat ini, ia kembali memperkuat tim masa kecilnya, Santos.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















