
Obrolan Vigo: Fabian Ruiz, Gelandang Underrated yang Kerap Terlupakan
Vivagoal – Berita Bola – Fabian Ruiz hampir tak pernah masuk dalam list gelandang terbaik dalam berbagai versi meski secara kualitas ia masuk dalam kategori itu. Namanya juga tak pernah menjadi komoditi panas ketika bursa transfer dibuka. Namun, ia mampu berbuat banyak dalam situasi tersebut.
Sosok kelahiran Sevilla, 29 tahun silam belum pernah mentas di tim tier atas Spanyol macam Barcelona, Real Madrid atau Atletico. Ia hanya sempat bermain untuk Real Betis dan Elche dalam petualangannya di LaLiga. Meski hanya memperkuat tim-tim tier kedua, visi bermainnya di negeri matador lumayan jelas.
Ruiz merupakan gelandang yang adaptif dalam menguasai bola dan mampu kirimkan umpan kunci ke sepertiga akhir dengan baik. Bahkan tak jarang, gol juga kerap ia berikan di masa genting. Laga PSG melawan Arsenal di leg kedua semifinal Liga Champions musim ini bisa menjadi bukti krusialnya peran sang pemain di lini tengah.

Fabian Ruiz terpantau jarang menghebohkan dunia. Ia seakan tenggelam diantara nama-nama gelandang lainnya. Bahkan, tim-tim besar Eropa juga tak pernah menaruh minat serius kepada sang pemain. Tercatat, di sepanjang karirnya, Ia baru membela dua tim raksasa Eropa, Napoli dan Paris Saint-Germain. Kepindahan tersebut seakan menjadi milestone tersendiri baginya.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Rodrigo Mora: Next Luka Modric dari FC Porto
- Obrolan Vigo: Menakar Destinasi Jay Idzes Selanjutnya
- Obrolan Vigo: Paris FC yang Siap Mengancam PSG dan Ligue 1
- Obrolan Vigo: Dar Der Dor Ousmane Dembele
Empat tahun berada di Italia, Ia memiliki kontribusi yang lumayan prima. 22 gol dan 15 assist dalam 166 pertandingan menjadi bukti sahih krusialnya peran sang pemain sebagai dirijen lini tengah. Ia seakan menjadi keping yang dicari sepeninggal Jorginho ke Chelsea. Sang pemain juga turut serta membantu timnya merengkuh trofi Coppa Italia musim 2019/20.
Pada bursa transfer musim panas 2022, Fabian resmi menerima tawaran dari Paris Saint-Germain. Les Parisiens dikabarkan harus merogoh kocek sebesar 21,5 juta euro untuk mendapatkan tanda tangannya. Ia dikontrak dengan durasi 5 tahun dan sosoknya diproyeksi menjadi prospek jangka panjang tim.

Namanya kerap disertakan oleh beberapa pelatih mulai dari Mauricio Pochettino, Christophe Galtier dan Luis Enrique. Ia selalu nyaman berduet dengan siapapun baik di level klub maupun Timnas. Bahkan tak jarang, sang pemain juga mendapatkan kredit dengan hadir di Timnas Spanyol guna menjadi dimensi lain yang punya daya jelajah mumpuni di lini tengah di luar Pedri dan Gavi yang memang tak tergantikan.
Performa itu jelas menuai pujian dari sang pelatih, “Fabian adalah yang terbaik di dunia pada posisinya. Dia brilian, dia memiliki semangat solidaritas dan mau berkorban untuk tim. Sangat sedikit atau mungkin tidak ada yang seperti dirinya.” ujar Luis de la Fuente. Dengan performa apiknya, ia mampu membawa Timnas Spanyol ke partai final dan menggondol trofi EURO 2024 ke Negeri Matador.
Baca juga:
- 5 Fakta Pemain yang Pernah Perkuat Inter Milan dan Lazio
- 5 Pemain Muda Manchester United yang Bisa Dimaksimalkan Ruben Amorim
- 5 Fakta Tim Medioker yang Mampu Kalahkan Raksasa di Piala FA
- 5 Fakta Kiper dengan Assist Terbanyak di Premier League
Final di Euro seakan menjadi gerbang pembuka baginya untuk final lain yang siap diusung. Musim 2024/25, Ruiz, bersama dengan Vitinha dan Joao Neves membuat sempurna lini tengah PSG. Les Parisiens sukses dihantarkan menjadi juara Ligue 1. Akhir Mei nanti, ada dua final yang akan dimainkannya yakni Coupe de France melawan Stade Reims dan final Liga Champions kedua melawan Inter Milan di Munich.
Potensi membantu PSG mendulang treble winners musim ini lumayan terbuka lebar andai dua final itu mampu dilaluinya dengan baik. Secara nama, Ruiz memang kalah mentereng dibanding berbagai gelandang Spanyol lain macam Pedri, Gavi, Mikel Merino, Martin Zubimendi hingga Rodri. Ia ada di level lain yang off the radar dan kehadirannya baru akan terasa tanpa pemberitaan melalui hingar bingar media. Ruiz seakan mencari jalan sunyi bernama performa di lapangan untuk buktikan kualitas primanya.
Penulis: Aldo Nugraha
Editor: Heri Susanto
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















