
Obrolan Vigo Youssofa Moukoko: Wonderkid Jerman yang Mencari Kesunyian di Denmark
Vivagoal – Berita Bola – Youssoufa Moukoko saat ini tengah mentas di Dannish Superliga bersama FC Copenhagen. Pemain asal Jerman tengah mencari jalan sunyinya sendiri pasca hengkang dari kompetisi Eropa. Berbagai masalah sempat hadir dalam karirnya.
Moukoko merupakan jebolan akademi Borussia Dortmund yang datang dari St Pauli pada 2016 lalu kala usianya 12 tahun. Sang pemain hanya butuh waktu empat tahun untuk bisa mentas di tim utama. Ya, pemain berdarah Kamerun memulai debut di tim utama kala usianya baru 16 tahun.
Jauh sebelum debutnya dimulai, ia memiliki kontribusi yang lumayan tatkala membela tim junior. Moukoko merupakan predator yang berbahaya kalamentas untuk tim U17 dan U19. Dari kesemaptan tersebut. Lebih dari 130 gol dan puluhan assist mampu ia sumbangkan. Hal tersebut yang pada akhirnya membuat Die Borussen lebih cepat mempromosikannya untuk naik ke tim utama.

Harapan untuk memberikan perbedaan di lini depan pun merekah kepadanya. Moukoko sempat mentas melawan Hertha Berlin pada November 2020 lalu dan mentas sebagai Cameo. Namun sayang di musim debutnya, masalah cedera panjang membuat karirnya tak berjalan mulus. Ia hanya mampu mendulang tiga gol dari 14 kesemapatan yang didapatkan di tim utama.
Baca Juga:
- 5 Fakta Pelatih Top yang Pernah Menukangi Marseille
- 5 Fakta Tim Tersukses di Piala Afrika
- 5 Fakta Pemain Telupakan yang Pernah Main untuk Bayern Munich
- 5 Fakta Klub Tersukses di Copa Libertadores
Musim setelahnya, performa sang pemain juga tak bisa dibilang baik-baik saja. Serangkaian cedera membuat karirnya terasa stagnan. Jika di musim pertama masalah lutut yang menerpa, pada musim keduanyanya, otot sang pemain mengalami masalah yang berulang.
Dortmund pun harus mencari cara lain lantaran tak bisa menunggu sang pemain untuk menunjukan tajinya. Berbagai penyerang baru diamankan ke klub pada periode tersebut guna menemani Marco Reus di lini depan. Tercatat, sosok-sosok macam Donyell Malen. Sebastien Haller, Anthiny Modeste hingga Karim Adeyemi hadir dalam tim.
Seiring dengan datangnya pemain-pemain tersebut, Moukoko juga tak bisa berbuat banyak. Musim terbaiknya mungkin hadir di 2023/24 kemarin kala ia mendulang 6 gol dari 27 laga yang dimainkan. Ia kalah saing dengan berbagai sosok tersebut dan harus memulai catatannya dari bangku cadangan. Wonderkid potensial itu seakan gagal menunjukan tajinya di tim utama. Bahkan di musim 2024/25 kemarin, ia sempat dipinjamkan ke OGC Nice.
Mentas di Prancis, kompetisi yang ramah akan pemain muda, layaknya Jerman, Moukoko juga tak bisa berbuat banyak. Ia hanya mengepak dua gol dan tiga assist dari 22 laga. Le Gym yang awalnya bisa mempermanenkan pasca masa peminjaman berakhir tak mengambil opsi tersebut lantaran performa stagnan sang pemain.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Mempertanyakan Jalur Karir Kalvin Phillips di Manchester City
- Obrolan Vigo: Mario Jardel, Penyerang Buas Brasil yang Karirnya Redup Karena Negara
- Obrolan Vigo: Lennart Karl, Mesut Ozil Baru Milik Bayern Munich
- Obrolan Vigo: Loyalitas yang Bernama Rohit Chand
Di tengah ketidakjelasan nasib, Copenhagen memberikan tangannya. Dana tak kurang dari 5 juta Euro keluar sebagai mahar transfer permanen. Angka tersebut hanya sekian persen dari klausul rilis yang tersemat dalam kontraknya senilai 30/40 juta Euro pada 2023 kemarin. Ia meneken kontrak hingga 2030 bersama raksasa Denmark itu.
Dalam wawancara bersama Kicker, Moukoko mengklaim jika ada tawaran dari tim Bundesliga kepada dirinya. Namun ia memilih jalan lain yakni pergi ke Denmark untuk merasakan pengalaman baru di Negeri Nordik itu.

“Saya ingin pergi. Di Dortmund, pelatih selalu disalahkan saat saya tak bermain. Di Nice, saya belajar menilai diri saya dulu sebelum menyalahkan orang lain. Selama dua tahun terakhir, saya belum pernah bermain selama 90 menit. Saya tahu saya harus membantu tim,” urainya.
Sejauh ini, Moukoko tengah terbebas dari cedera. perlahan namun pasti ia kerap dipercaya sebagai starter kala timnya mentas di kompetisi domestik maupun Eropa. Ia sudah mendulang 8 gol dan dua assist dari 29 laga yang dimainkan. Ia masih memiliki waktu panjang untuk kembali berkembang dalam sunyinya di Denmark.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















