Obrolan Vigo: Mimpi Basah Aston Villa Bersama Unai Emery

Obrolan Vigo: Mimpi Basah Aston Villa Bersama Unai Emery

Heri Susanto - Januari 21, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Berita Bola – Unai Emery hanya perlu ruang untuk membuktikan dirinya adalah pelatih top. Arsenal tak mampu menyediakan hal tersebut dan Aston Villa menuai tuah dari merekrut sosok yang terkenal dengan trade-mark “Good Ebening” itu.  Tim asal Birmingham sejatinya tengah menjalani mimpi basah bersama sosok asal Basque.

Emery sejatinya bukan pelatih dengan reputasi kecil. Ia sudah membuktikan kapastiasnya di dunia manajerial bersama berbagai tim. Sevilla dan PSG sempat merasakan tuah dari sang pelatih dalam beberapa musim belakangan. Sevilla sempat dihantarkan tiga kali beruntun mendulang gelar Europa League dalam masa baktinya di Andalusia.

Bahkan, catatan sebagai pelatih tersukses kelas dua Eropa membuat Europa League kerap dipelesetkan menjadi Emery League. Raihan tersebut hadir sebelum Zinedine Zidane memecahkan mitos sebagai pelatih tersukses di Liga Champions yang mendulang tiga gelar beruntun bersama Real Madrid. PSG juga sempat menuai tuah kesuksesan domestik bersama Emery dalam dua tahun masa baktinya.

Obrolan Vigo: Mimpi Basah Aston Villa Bersama Unai Emery
Sumber: x Todo Alicante

Bahkan, dalam periode tersebut, catatan kemenangannya terbilang fantastis. Dari 114 laga yang dimainkan di lintas kompetisi, Emery sukses bukukan 87 kemenangan. Hal itu membuatnya menjadi pelatih Les Parisiens tersukses dengan catatan kemenangan di angka 76,32 persen bersama tim asal Kota Mode Prancis itu.


Baca Juga:


Raihan spesial itu membuat Arsenal yang mencari suksesor Arsene Wenger membidik namanya. Emery hadir ke London Utara dan mendapatkan kontrak dua tahun. Awalnya Gunners dibawa melaju dalam 22 laga tak terkalahkan sejak kedatangannya. Ia sempat hantarkan tim melaju ke final Europa League 2018/19. Namun saying perlawanan tim harus kandas di tangan Chelsea.

Semusim berselang, ia masih menukangi Gunners. Di akhir masa kontraknya, ia mengalami turbulensi hebat. Gunners tak menang dalam 7 laga dan hasil tersebut membuat posisinya harus terdepak dari pinggir lapangan Emirates pada November 2019 meski di musim panas berbagai nama sudah diamankan termasuk rekor klub ketika membeli Nicolas Pepe dari Lille.

Ia sempat rehat sejenak dari sepakbola sebelum menerima pinangan Villarreal. Bersama Yellow Submarine, tim dengan finansial seadanya, ia justru mampu membuat tim berbuat banyak. Balas dendam manis sempat diberikan kepada Arsenal ketika timnya mampu mengalahkan Gunners di ajang Europa League untuk kemudian hantarkan Kapal Selam Kuning menjadi juara di musim 2020/21 lalu. Gelar tersebut merupakan capaian besar yang mampu direngkuh sepanjang sejarah berdirinya klub.

Obrolan Vigo: Mimpi Basah Aston Villa Bersama Unai Emery
Sumber: Detik Sport

Semusim berselang, ia sukses samai catatan Manuel Pellegrini pada 2005 lalu ketika hantarkan tim melaju ke semifinal Liga Champions 2021/22 kemarin. Namun sayang, langkah mereka harus terhenti di tangan Liverpool. Berbagai catatan gemilang Emery membuatnya masuk dalam bidikan Newcastle United yang baru diakuisisi Public Investment Fund.

Pada Oktober 2022, seiring dipecatnya Steven Gerrard yang gagal mengangkat performa tim, Aston Villa tertarik membawa Emery ke Inggris. Kompensasi sebesar 6 juta Euro harus dikeluarkan. Ia datang ketika tim terpuruk di posisi 16 dan hampir terdegradasi. Pasca mengkritisi mentalitas para pemainnya, perlahan namun pasti tim asal Birmingham itu bangkit.


Baca Juga:


Di akhir musim 2022/23, Villa sukses finish di urutan 7 klasemen akhir. Capaian tersebut merupakan yang terbaik sejak musim 2010/11 lalu. Tak berhenti sampai di sana, klub juga sukses melaju ke Europa Conference League. Pep Guardiola bahkan menyebut capaian Emery sangat luar biasa ketika dirinya menerima Premier League Manager of the Season.

Setelahnya, Villa membuat gebrakan besar dengan mengamankan Mochi sebagai transfer guru mereka. Berbagai pemain penting macam Pau Torres dan Moussa Diaby. Dengan komposisi skuat yang terbilang lengkap, mereka kembali berjaya di Eropa. Villa melaju hingga babak semifinal Europa League dan kembali masuk ke Liga Champions untuk kali pertama sejak 1982/83 lalu. Hal ini jelas menjadi prestasi tersendiri.

Musim 2024/25 juga dimulai Villa dengan prima. Mereka sudah duduk di peringkat 5 klasemen sementara Liga Champions dengan torehan 13 poin dari enam laga. Asa melaju otomatis ke fase gugur lumayan terbuka. Mereka juga masih belum keluar dari Big Six Premier League hingga pekan ke. Bahkan momen spesial diulangi ketika tim mampu menundukan Manchester City dan menahan imbang United. Meski begitu, catatan Jhon Duram dan kolega terbilang buruk ketika bersua tim besar lain macam Liverpool, Arsenal hingga Chelsea.

Namun apapun yang terjadi, Emery sekali lagi mampu membuat Villa tak henti-hetinya bermimpi, dimanapun mereka bermain. Ia seakan menemukan ruang bebasnya bersama tim lantaran hampir tak ada ekspektasi besar yang hadir di pundaknya.

Selain itu, investasi besar yang mereka keluarkan ketika tim memiliki Monchi mampu dimaksimalkan dengan baik. Bukan tak mungkin seiring berjalannya waktu, Emery bisa membuat Villa bergerak menjadi Sevilla 2.0 dengan standar yang mungkin lebih tinggi lagi.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com