Obrolan Vigo: Timnas Belanda yang Diam-Diam Menghanyutkan

Obrolan Vigo: Timnas Belanda yang Diam-Diam Menghanyutkan

Heri Susanto - Desember 6, 2022
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Belanda yang [Harus] Patuh atas Taktik Van Gaal

Dicari! Siapa Bisa Kalahkan Belanda Besutan Louis Van Gaal
Timnas Belanda, Foto: dok sport detik

Asa Belanda untuk menjadi juara di Piala Dunia sejatinya adalah hasrat yang lumayan dinantikan oleh pencinta sepakbola Belanda maupun dunia. Bagaimana tidak. Mereka sudah tiga kali mentas di laga final pada 1974, 1978 dan 2010. Dalam tiga kesempatan tersebut, mereka selalu gagal.

Van Gaal, yang hadir sebagai suksesor Ronald Koeman lantaran kompatriotnya membesut Barcelona sejatinya suskes membuat De Oranje tak terkalahkan. Sejak menjabat pada Agustus 2021, ia belum pernah menuai satu pun kekalahan bersama Belanda di lintas kompetisi. Jika ditotal sampai hari ini, 19 laga sudah negeri tulip tak terkalahkan bersama Van Gaal.

Masalah taktik yang dianggap usang dan bertentangan dengan filosofi permainan De Oranje yang kerap dikritik oleh media sudah dipersetankan Van Gaal. Taktik boring yang sejauh ini dikumandangkan pada akhirnya sukses membuat mereka tak terbendung dan kerap mencetak banyak gol dalam pertandingannya. “Jika anda bosan, pulanglah,” ucapnya pada pengkritik beberapa waktu lalu.

Secara permainan, Belanda memang terbilang lebih efisien dalam menyerang. Mereka memang kalah jauh soal urusan penguasaan bola. Namun kala memegang bola dan lancarkan serangan, runner up tiga kali Piala Dunia terlihat lumayan beringas. Dalam laga melawan Amerika Serikat misal. Bisa dilihat betampa berbahayanya sisi wing back kiri dan kanan yang diperagakan Denzel Dumfries hingga Daley Blind.

Selain itu, lini pertahanan yang kokoh dengan Virgil Van Dijk sebagai jendral di belakang juga membuat banyak tim tak bisa berbuat banyak. Berbagai crossing yang kerap diperagakan banyak tim dengan mudahnya mampu dilahap oleh barisan pertahanan De Oranje.


Baca Juga:


Kini, pemain Belanda hanya perlu menuruti apa yang Van Gaal lakukan. Perjudian untuk bermain dengan pola yang tak nikmat dipandang pada akhirnya memang berbuah kemenangan dan hasil positif. Lagipula, siapa peduli permainan bagus namun hasil tak sesuai selera? Piala Dunia hanya dimainkan empat tahun sekali dan Van Gaal paham cara yang tepat untuk memainkan turnamen.

Ia adalah bos dalam tim. Ia bisa berbuat sesuai dengan selera. Reputasi sebagai juru taktik kawakan sudah barang tentu membuat pemain mayoritas berusia muda dengan mudah bisa tunduk kepada segenap arahannya. Bahkan, pelatih legendaris Arsenal, Aesene Wenger pun enggan mengkritisi pendekatan yang dilakukan LVG kepada tim besutannya.

@vivagoalindonesia

Siapa saja tuan rumah yang menorehkan prestasi terbaik? #vivagoal #SerunyaBola #FIFAWorldCup #DareToBeGreat

♬ original sound – vivagoal – vivagoal

“Saya percaya dia telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam hidupnya dan sangat menghormati apa yang telah dia berikan. Dia sedikit lebih berhati-hati sampai sekarang dalam permainan. Di kompetisi ini, jumlah penguasaan bola [mereka] sedikit berkurang. Itu saja,” kata pria yang mendapat julukan Profesor karena spesialisasi keahliannya mengorbitkan pemain muda ini.

“Saya tidak tahu apakah dia sengaja bermain konservatif atau apakah dia melakukan itu agar lebih efisien. Tapi saat ini, itu bekerja untuknya, dan saya tidak akan menilai potensi Belanda sampai sekarang. Saya pikir dia tahu. Van Gaal memiliki banyak pengalaman,” kata Wenger.

Belanda akan melewati ujian melawan Argentina pada babak perempat final pada 10 Desember mendatang. Pemenang dari laga ini bakal bersua dengan pemenang dari Brasil melawan Kroasia di pertandingan lain. Andai mampu menuntaskan Argentina, bukan tak mungkin asa untuk bergerak dalam senyap Belanda mudah saja terlaksana.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com