
Obrolan Vigo: Vinicius Jr yang Membuka Tirai Opera Sabun Real Madrid
Vivagoal – Berita Bola – Rumor terkait kepergian Vinicius Jr dari Real Madrid santer terdengar pasca friksinya dengan Xabi Alonso. Posisinya lumayan terjepit di klub. Ia kalah produktif dengan Kylian Mbappe dan Alonso memegang kendali terkait siapa yang bisa diturunkan dalam proyek yang diusung bersama klub.
26 Oktober menjadi kausa mengapa rumor tersebut bermuara. Madrid sempat unggul 2-1 atas Barcelona dalam El Clasico. 19 menit jelang bubaran, Alonso menarik keluar Vinicius Jr dengan Rodrygo Goes guna mentas sebagai pengganti. Nama yang disebut pertama tak puas dengan keputusan tersebut dan nampak marah ketika meninggalkan Santiago Bernabeu.
Pelatih asal Spanyol coba menenangkan Vinicius yang mempertanyakan dirinya ditarik keluar. “Selalu saya! Saya akan keluar dari tim. Saya akan pergi.” Hal tersebut seakan menjadi tanda potensinya keluar dari Real Madrid terbuka lebar lantaran Los Blancos masih memiliki banyak stok di lini depannya.

Saat ini, Kylian Mbappe menjadi pemain yang lumayan produktif di lini depan. Di bawah komando Alonso, pemenang Piala Dunia 2018 sudah mengepak 19 laga dan tiga assist dari 20 laga yang dimainkan bersama Madrid. Sementara Vini sudah mendulang 6 gol dan 5 asssit dari 23 laga yang dikoreksi di berbagai ajang.
Baca Juga:
- 5 Fakta Wonderkid Terbaru di Football Manager 2026
- 5 Fakta Pesepakbola dengan Bayaran Termahal di Tahun 2025
- 5 Fakta Mantan Bintang Serie A yang Tengah Menjadi Pelatih
- 5 Fakta Pemain One Man Club yang Masih Aktif di Liga Indonesia
Andai Vini pergi pun, lini depan Real Madrid nampak tak kehilangan arah. Mereka masih memiliki tiga antrian lain yang bisa diandalkan seperti Rodrygo Goes, Endrick Felipe hingga Goncalo Garcia yang bisa menjadi pembeda di lini depan. Pertanyaannya, akankah sang pemain hengkang lantaran kontraknya akan rampung pada 2027 mendatang?
Sempat muncul kabar dari Football Espana yang mengklaim jika Vini tak akan bertahan di klub jika Alonso masih berada di klub. Tak berhenti sampai di sana, friksi Vini seakan menjadi pematik bagi pemain lain yang mulai resah dengan kebijakan taktik Xabi Alonso. Cadena SER mengklaim jika Fede Valverde dan Jude Bellingham juga tak puas dengan skema pelatih asal Spanyol.
Sosok asal Uruguay belakangan memang dimainkan sebagai fullback kanan imbas dari banyaknya pemain yang cedera. Sementara Bellingham yang banyak mentas sebagai nomor 10 harus ditarik agak ke belakang lantaran spot tersebut disematkan pada Arda Guler yang juga tengah tampil apik bersama klub.

Untuk Vini, Alonso seakan tak memiliki penanganan khusus atau win-win solution. Sebagai juru taktik, ia memiliki hak untuk meneentukan komposisi pemainnya. Pasca ditarik melawan Barcelona. Ia sempat main penuh ketika timnya kalah dari Liverpool dan imbang melawan Rayo Vallecano. Namun di laga lain ketika bersua dengan Valencia dan Elche, ia diganti jelang akhir laga dan mentas sebagai pengganti melawan tim yang disebut terakhir.
Soal ego, hal tersebut sempat ditunjukan dirinya kala tak menghadiri seremonial Ballon d’Or 2024 yang dimenangkan oleh Rodri. Setali tiga uang, Madrid seakan mendukung sang pemain. Tak ada satu pun kontingen Los Blancos yang berangkat ke Paris guna memberikan dukungan pada pemain asal Brasil itu di Paris.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo Hidetoshi Nakata, Real Captain Tsubasa yang Tak Lagi Mencintai Sepakbola
- Obrolan Vigo: 1998/99, Musim Terburuk yang Pernah Dilalui Manchester City
- Obrolan Vigo: Dele Alli yang Karirnya Merosot Karena Dirinya Sendiri
- Obrolan Vigo: Marinakis yang Menjadikan Nottingham Forest Seperti gim Football Manager
Namun saat ini situasi berbeda. Alonso, yang sudah menjadi representasi klub di lapangan, seakan sudah tak peduli dengan Vinicius dan fokus terhadap timnya. Apa yang dilakukannya pun mendapatkan dukungan baik dari mantan pemain maupun analis sepakbola secara keseluruhan. Dalam beberapa kesemapatan, ia kerap menarik keluar sang pemain. Ia adalah bos sesungguhnya yang menentukan kemana arah klub, meski dalam tiga laga terakhir Madrid urung memberikan kemenangan.
Di tengah kontrak yang masih tersisa hingga 2027 mendatang, klub memang ingin memperpanjang kontrak. Namun jika situasi tak berubah ada kemungkinan lain ia akan dipaketkan ke Arab Saudi atau tim lain yang siap membayar 150 juta Euro untuk membawanya keluar dari Santiago Bernabeu di akhir musim ini atau musim depan kala kontraknya rampung.
Tak hanya itu, elegi terkait masalah ruang ganti Los Blancos yang sempat terjadi di masa lampau antara team Pavon vs Team Zidane mulai terasa namun kini berganti sub menjadi team Alonso yang berisi orang-orang yang kerap diandalkan sang pelatih serta tim Vinicius yang berisikan orang yang disebut memiliki ketidaksenangan dengan Alonso. Opera Sabun Madrid akan berjalan dan penentuan siapa yang menang atau kalah masih belum bisa ditentukan.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















