Obrolan Vigo: Zinedine Zidane yang Menjadi Mitos di Real Madrid

Obrolan Vigo: Zinedine Zidane yang Menjadi Mitos di Real Madrid

Heri Susanto - Juni 23, 2022
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Pergi untuk Kembali

Florentino Perez: Saya Berusaha Agar Zidane Bertahan
Zidane & Perez, Okezone

Kepergian Zidane seakan menjadi hal termanis yang dilakukan oleh pelatih pesepakbola. Pergi setelah memberikan hasil terbaik bagi klub adalah sebuah pencapaian yang mungkin akan menyebalkan bagi fans namun tidak bagi dirinya.

Madrid pun langsung menunjuk Julen Lopetegui. Namun performa pelatih asal Spanyol bersama klub kurang memuaskan. Ia membuat klub terperosok. Kalah dari ajang Liga Champions dari Ajax dengan skor 1-4 di kandang dan terpelanting dari Copa del Rey di tangan Barcelona. Santiago Solari, pelatih Real Madrid Castilla untuk menggantikan posisi Zidane. Seperti halnya Benitez, Solari gagal berbicara banyak di klub. karirnya hanya rampung dalam hitungan bulan.

11 Maret 2019, Zidane resmi menukangi Real Madrid untuk kali kedua. Ia dikontrak hingga 2022. Dalam periode kedua, Zidane seakan menunjukan siapa bos di sana. Ia mulai tak memainkan Gareth Bale yang dianggap tak memberikan performa baik bersama klub. Selain itu, dana 350 juta Euro dikucurkan guna membawa beberapa nama macam Eden Hazard, Luka Jovic, Eder Militao, Ferland Mendy hingga Reiner Jesus.

Tuah pelatih berkepala plontos langsung terlihat tatkala ia membawa klub memenangi gelar Piala Super Spanyol pasca kalahkan Atletico Madrid. Ia juga sempat membawa klub menjuarai LaLiga. Gelar tersebut merupakan gelar ke-34 Madrid sekaligus piala kedua yang direngkuhnya bersama klub.


Baca Juga:


Zidane menutup paruh keduanya sebagai pelatih Real Madrid dengan catatan yang kosong. Musim 2020/21, Madrid gagal total di berbagai ajang yang mereka mainkan seperti LaLiga, Liga Champions dan Copa del Rey. Ia memutuskan hengkang untuk kali kedua dan posisinya digantikan Carlo Ancelotti yang juga menjabat sebagai juru taktik klub untuk kedua kalinya.

Sejak kembali menganggur, Zidane mulai dikaitkan dengan berbagai klub. belakangan, musim depan PSG disebut tertarik untuk menjadikannya juru taktik klub. Namun melalui presidennya, Nasser Al-Khelaifi, ia menegaskan jika timnya belum melakukan kontak apapun.

“Saya akan memberi tahu kalian satu hal: kami tidak pernah berbicara dengannya (Zidane), baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujar Al-Khelaiifi dilansir Goal.

“Banyak klub tertarik padanya, tim nasional juga. Tetapi kami tidak pernah berdiskusi dengannya. PSG telah memilih pelatih yang akan menjadi yang terbaik untuk apa yang ingin kami tempatkan.”

Meski begitu, Zidane enggan mentuup pintu untuk menukangi PSG. Ia merasa segala kemungkinan bisa terjadi di dunia sepakbola. Belakangan, muncul kabar jika nama Zidane dikaitkan bakal melatih Timnas Prancis pasca PIala Dunia 2022 untuk menggantikan mantan rekan setimnya dulu, Didier Deschamps.

Suka tak suka, mau tak mau, nama Zidane sudah menyandang status sebagai legenda di Real Madrid baik sebagai pemain maupun pelatih. Membayangkannya melatih klub di luar Los Blancos adalah kenyataan yang enggan disaksikan para pecinta sepakbola. Namun pengecualian bisa dilakukan jika ia melatih Timnas Prancis, bukan?

Jeux Anniversaire, Zizou