Home Tags Bale
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
2019-19 Premier League
Club GP W D L GD Pts
DPMM FC 24 15 5 4 26 50
Tampines Rovers 24 12 8 4 23 44
Hougang United 24 13 4 7 13 43
Albirex Niigata S 24 12 5 7 11 41
Geylang International 24 10 3 11 -7 33
FIXTURES

Tag: Bale

Ini Kata Agen Bale Terkait Masa Depan Kliennya di Madrid

Vivagoal La Liga – Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett menegaskan kliennya sama sekali tidak berniat untuk meninggalkan Real Madrid musim mendatang. Barnett juga mengkritik sikap  pendukung  Los Blancos dan media Spanyol terhadap Bale.

“Bale sangat ingin bermain sepanjang kariernya untuk Real Madrid, tapi jika itu tidak berhasil, kami akan bicara lagi. Bale juga akan segera bicara dengan Zidane dan  akan kita lihat di akhir musim,” ujar Barnet dikutip dari BBC.

Spekulasi terkait kepergian Bale dari Santiago Bernabeu tidak pernah berhenti diberitakan. Padahal, bintang asal Wales itu masih terikat kontrak sampai tiga tahun mendatang alias 2022.

Sebagian fans Madrid memang kerap mencemooh Bale yang selalu diganggu cidera sehingga tidak mampu memberikan kontribusi maksimal. Ditambah lagi, kedatangan Zinedine Zidane membuat kepergian Bale dari Madrid hampir setiap hari diperbincangkan.

Barnett juga menyebut yang terjadi antara Zidane dan Bale hanyalah kesalahpahaman. Menurut sang agen, Bale punya cara tersendiri dalam mengolah si kulit bundar dimana caranya kadang tak sejalan dengan keinginan Zidane.

“Bale ingin bermain dengan satu cara, sementara Zidane ingin main dengan cara lain, itu yang menyebabkan masalah dan seiring waktu makin memburuk. Tapi seandainya Zidane membiarkannya main dengan cara yang ia mau, saya yakin Bale akan sejajar dengan Cristiano Ronaldo, karena ia punya bakat bagus.” tambahnya.

Lebih lanjut, Barnett buka suara terkait kritik fans Madrid pada Bale. Meski banyak yang kecewa dengan penampilan pemain asal Wales itu, diakuinya Bale tidak peduli dengan segala kritik dari fans.

“Bale seorang pria dengan keinginan kuat, dan dia tidak terlalu peduli dengan apa yang media katakan. Tentu saja dia tersakiti ketika banyak orang tidak mendukungnya tapi malah mendukung pemain lain yang bahkan tidak terlalu bagus. Ini gila, ini hanya terjadi di Spanyol, harusnya mereka tahu betapa bagusnya Bale,” tegas Barnett.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kembalinya Zidane Berdampak pada Marcelo dan Bale

VivagoalLa Liga – Zinedine Zidane kini sudah resmi kembali melatih Real Madrid hingga 2022 mendatang. Meski begitu, kembalinya Zidane dikabarkan memiliki satu syarat, yakni ia meminta manajemen Madrid untuk mempertahankan Marcelo di skuat El Real.

Marcelo sendiri merupakan pemain paling senior di kubu Los Blancos saat ini bersama Sergio Ramos. Status wakil kapten yang disandangnya jadi bukti betapa pentingnya sosok Marcelo untuk Madrid khususnya di pos bek kiri.

Namun, sejak ditangani Santiago Solari pada akhir Oktober 2018 lalu, segalanya jadi berubah. Marcelo seperti kehilangan peran di tim utama. Terlebih, bek asal Brasil itu kalah bersaing dengan bek muda yang dipromosikan dari Madrid B, Sergio Reguilon.

Kondisi itu lantas membuat masa depan Marcelo mulai dispekulasikan. Juventus disebut-sebut tertarik menampung bek berambut kriwil itu. Namun, Zidane tak mau eks pemain Fluminense itu hengkang di masa jabatannya sebagai pelatih.

Kabarnya, Zidane sudah meminta langsung ke Presiden Madrid, Florentino Perez agar tidak melego Marcelo ke Juve. Kembalinya Zidane memang bisa jadi faktor bertahannya Marcelo di Santiago Bernabeu. Terlebih keduanya dikenal memiliki hubungan baik.

Hal yang berbeda justru akan dialami Gareth Bale. Pasalnya, salah satu alasan pengunduran diri Zidane di periode pertama adalah karena Perez tidak mau melepas pemain asal Wales itu. Oleh karena itu, kembalinya Zidane bisa saja Bale berada di garis terdepan untuk hengkang di akhir musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Transfernya Capai 2,7 Trilliun Rupiah, Dua Tim Ini Urung Datangkan Bale

VivagoalLiga Inggris – Impian Manchester United dan Chelsea untuk mendatangkan Gareth Bale sulit terealisasikan. Pasalnya Real Madrid dan sang pemain mengajukan tuntutan ekstra tinggi untuk transfer Bale.

The Sun melansir banderol transfer winger asal Wales itu mencapai 150 juta pounds atau setara dengan Rp.2,7 Triliun. Dimana Bale pun masih memiliki kontrak bersam Los Blancos hingga 2020 mendatang.

Alasan lain yang membuat MU dan Chelsea mundur adalah tingginya gaji yang diminta oleh sang pemain. Disebutkan jika pemain berusia 28 tahun itu meminta gaji tidak kurang dari 600 ribu pounds per pekan. Dimana, gaji tertinggi di Liga Primer Inggris saat ini hanya sebesar 350 pounds yang dipegang oleh Alexis Sanchez.

Besarnya uang yang harus dikeluarkan tentu menjadi pertimbangan bagi kedua tim tersebut.  Terlebih, performa Bale kini jauh dari kata maksimal, dimana musim ini ia baru mengemas 13 gol dan 5 assist untuk Madrid. Terbaru ia pun gagal membawa Madrid lolos ke babak delapan besar Liga Champions setelah disingkirkan oleh Ajax Amsterdam.

Perjalanan Bale di Real Madrid sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur pada 2013 kemarin terbilang tidak mulus. Sempat menyandang gelar pemain termahal di dunia, Bale justru lebih sering absen karena cidera.

Musim ini situasi sang pemain tak kunjung membaik. Masalah dengan internal pemain Madrid serta para pendukung klub membuat namanya dikabarkan akan segera dilepas pada musim panas mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Madrid Rugi, Ini Harga Bale Jika Dijual ke Klub Lain

Vivagoal La Liga – Nilai harga Gareth Bale di bursa transfer pemain mengalami penurunan signifikan, hal yang bisa membuat Real Madrid mengalami kerugian cukup besar.

Real Madrid masih terpincang-pincang menjalani musim 2018/19 ini. Deretan permasalahan klub telah menghadang tim besutan Santiago Solari.

Usai dipermalukan oleh Barcelona di dua laga El Clasico yakni saat leg kedua semifinal Copa del Rey (0-3) dan laga lanjutan La Liga Spanyol (0-1) di kandang sendiri, Real Madrid harus kembali meratapi nasib bahwa mereka akan mendapatkan kerugian jika berencana menjual Bale.

Pemain sayap itu memang tampil kurang menjanjikan musim ini. Bale hanya hanya mencetak 13 gol dalam 33 pertandingan di semua kompetisi musim ini, membuat kariernya terancam.

Musimnya yang paling produktif bersama Real Madrid adalah saat tahun pertama Bale baru datang dari Tottenham Hotspur. Tetapi, setelah itu, ia harus berurusan dengan berbagai cedera dan penurunan performa.

Menurut situs riset pemain sepak bola Transfermarkt, nilai Bale telah menurun. Ia tiba di Santiago Bernabeu dengan nilai 90 juta pound (Rp 1,62 triliun) pada 2013.

Namun, kini nilai Bale hanya menjadi 63 juta pound (Rp1,13 triliun). Artinya, Madrid mengalami total kerugian hampir 30 juta pound dari biaya yang dikeluarkan enam tahun lalu.

Dicemooh Fans, Posisi Bale Semakin Tidak Jelas Madrid

VivagoalLa Liga – Laga sarat gengsi bertajuk El Clasico melawan Barcelona di pekan ke-26 La Liga Spanyol, Minggu (3/3/19) menjadi memori kelam bagi seluruh skuat Real Madrid.

Untuk pertama kalinya Los Blancos alias Si Putih (julukan Madrid) memperoleh catatan terburuk sepanjang sejarah El Clasico, yakni dipermalukan dua kali dalam sepekan oleh sang rival abadi di kandang sendiri.

Namun, yang paling nelangsa dari seluruh skuat Madrid mungkin adalah pemain sayap Gareth Bale. Dia mendapat cemoohan dari publik sendiri dalam pertandingan tersebut.

Eks pemain Tottenham Hotspur itu ditarik keluar oleh Santiago Solari pada menit ke-61 dengan diiringi sorakan negatif dari para Madridista.

Bale memang tampil kurang menjanjikan musim ini. Pemain asal Wales amat minim kontribusi karena hanya mampu mengemas tujuh gol dari 21 laga yang dilakoninya bareng Madrid.

Statistik jeblok itu pun mengundang kritik dari eks penyerang Madrid, Predrag Mijatovic, yang mengaku bingung dengan peran Bale di Madrid.

Mijatovic menilai Bale tak kunjung mampu menemukan posisi idealnya kendati telah lebih dari lima tahun memperkuat Madrid sejak 2013.

”Saya hendak bertanya, adakah yang bisa menjelaskan posisi ideal bagi Bale setelah lima tahun?” ujar Mijatovic, dikutip dari Sportskeeda.

”Ketika Anda menaruhnya di kiri, ia nampak tidak produktif. Begitu pula di kanan atau sebagai penyerang lubang sekali pun,” lanjutnya.

”Saya tidak dapat menjelaskannya. Seharusnya dia ditempatkan di posisi mana agar ia bisa menjalankan tugas dengan baik,” tandas Mijatovic.

Bale diboyong Madrid dengan transfer senilai 100 juta Euro (sekitar 1,6 miliar rupiah) setelah menjalani musim gemilang bersama Tottenham pada musim panas 2013.

Madrid Patok Harga Bale di Angka 150 Juta Euro

0

VivagoalLa Liga – Manajemen Real Madrid santer dikabarkan akan segera melego pemain asal Wales, Gareth Bale di bursa transfer musim panas mendatang. Kabarnya, Los Blancos akan menjual Bale di angka 150 juta euro.

Didatangkan dengan harga 86 juta pounds dari Tottenham Hotspurs di tahun 2013, performa Bale bersama Madrid sebenarnya cukup baik. Winger 30 tahun itu sudah membantu tim asal Ibukota Spanyol tersebut merebut semua trofi.

Bale sukses mempersembahkan empat trofi Liga Champions, satu piala La Liga, satu Copa Del Rey, satu Piala Super Spanyol, tiga Trofi Piala Super Eropa dan tiga trofi Piala Dunia antar klub. Dimana tiga musim perdananya bersama El Real menjadi sangat spesial.

Total ada 58 gol ia lesakkan di periode 2013 hingga 2016. Sayangnya, performa Bale mulai menurun sejak musim 2017/18. Saat itu, Bale hanya bisa melesakkan 9 gol dari 23 penampilan sepanjang satu musim kalender.

Meredupnya Bale tak lain disebabkan cidera yang dideritanya. Sejak musim lalu, Bale mengalami masalah panggul, engkel, otot betis hingga hamstring. Tapi, masalah otot betis jadi problem utama Bale karena terus-terusan dialaminya hingga musim ini.

Tak ayal, petinggi Madrid pun kabarnya sudah memutuskan akan menjual Bale pada bursa transfer awal Juni 2019 mendatang. Dikutip dari Telemadrid, Presiden Florentino Perez sudah menetapkan harga jual Bale di angka 150 juta euro.

Bale sendiri kabarnya tidak kurang peminat. Tercatat ada Manchester United dan Juventus yang bersedia menampungnya. Meski begitu, dua raksasa Eropa itu belum dipastikan bersedia menggelontorkan dana sebesar itu untuk pemain seumuran Bale.

Buat Madrid sendiri, dana hasil penjualan Bale ingin mereka gunakan untuk membiayai transfer pemain incaran mereka, yakni Eden Hazard dan Christian Eriksen.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tottenham dan Chelsea Berebut Dapatkan Gareth Bale

VivagoalLiga Inggris – Chelsea dan Tottenham Hotspurs dikabarkan saling berebut untuk mendapatkan tanda tangan pemain sayap Real Madrid, Gareth Bale.

Keduanya akan bersaing untuk mendapatkan Bale. Dikarenakan bintang mereka, Eden Hazard dan Christian Eriksen juga sedang dipantau Real Madrid.

Setan Merah juga ikut dalam perburuan ini, namun Chelsea dan Tottenham menjadi pesaing yang paling unggul. Guna menggaet Bale dari Santiago Bernabeu.Dikarenakan mereka bisa mengajukan opsi pertukaran pemain. Chelsea dengan Hazard, sementara Tottenham dengan Eriksen.

Sementara itu, pemain asal Wales itu ternyata lebih memilih untuk hijrah ke Manchester United jika dia cabut dari Real Madrid.

Sekarang ini Gareth Bale sedang mengalami masa sulit bersama El Real. Seringnya cedera membuat penampilannya tak kunjung menemukan konsistensi. Pada musim ini, ia baru mencetak 6 gol dari 19 performance di La Liga Spanyol 2018/19.

Banyak yang mengungkapkan bahwa Bale harus kembali ke Liga Inggris. Supaya ia kembali ke level permainan tertingginya.

Seperti kabar dari Transfermarkt, pemain sepak bola yang kontraknya bersama Real Madrid berakhir pada 2022 itu. Ia memiliki nilai pasar senilai 80 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Bale Terancam Larangan Bermain Hingga 12 Laga

VivagoalLa Liga – Perayaan Gareth Bale saat Real Madrid melakoni laga El Derby Madrileno kontra Atletico akhir pekan lalu menjadi sorotan banyak pihak.

Dan kini penyerang internasional Wales itu terancam sanksi larangan bertanding hingga 12 laga.

Bale jadi salah satu pencetak gol saat Real Madrid meraih kemenangan 3-1 atas Atletico di Wanda Metropolitano, Sabtu (9/2/2019). Saat merayakan golnya, Bale membuat selebrasi yang dinilai provokatif terhadap para pendukung Los Colchoneros.

Bale berlari ke sudut lapangan dan membuat gesture dengan menekuk tangan kanannya ke atas dan menempatkan tangan kiri di atasnya. Di Spanyol, gesture seperti itu bermakna offensive.

Dikutip dari BBC, operator La Liga disebut sudah meminta kepada RFEF selaku federasi sepakbola Spanyol. Untuk memberi Bale sanksi atas tindakannya tersebut. Winger 29 tahun itu kini terancam sanksi larangan bertanding.

Diketahui, jika terbukti perayaan gol Bale dengan niat untuk menghasut penggemar Atletico. Maka ancaman hukuman yang menantinya adalah larangan bertanding dari 4 hingga 12 pertandingan.

Tapi jika tidak terbukti, maka sanksi yang akan dikenakan kepada Bale hanya sampai tiga pertandingan saja.

Dalam videoyang beredar, terlihat fans tuan rumah merespon marah. Dengan mengacungkan jari tengah kepada Bale atas perayaan gol itu.

La Liga dituliskan sudah menyerahkan hasil investigasi itu kepada Komite Pertandingan RFEF. Dan tingga menunggu sanksi yang akan diberikan Bale akhir pekan ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Bale Ungkap Hubungan Tak Harmonis dengan Zidane

VivagoalLa Liga – Pernyataan yang sangat mengejutkan keluar dari mulut Gareth Bale. Dirinya mengungkapkan hubungannya dengan mantan pelatihnya di Real Madrid, Zinedine Zidane, tidak harmonis.

Gareth Bale menyebut terakhir kali berkomunikasi dengan Zidane adalah saat Real Madrid memenangi Liga Champions 2017/18. Sejak saat itu juga, mereka belum melakukan kontak lagi.

“Dirinya tidak pernah membicarakan (gol indah saya ke gawang Liverpool) kepada saya. Dan saya sendiri tidak pernah berbicara lagi dengannya,” ungkap Bale kepada FourFourTwo.

“Saya sendiri tidak mau bilang kami berkawan baik, hubungan kami semata-mata profesional saja,” imbuh eks pemain Tottenham Hotspur tersebut.

Pemain sayap asal Wales itu mencetak gol cantik ke gawang Loris Karius pada final Liga Champions musim lalu. Padahal dirinya bermain sebagai pemain pengganti.

Dirinya tidak bermain sejak awal pada laga tersebut. Dan tampaknya masih membekas di hati Bale. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat marah saat memasuki lapangan.

“Sebenarnya, saya sangat frustasi tidak masuk susunan pemain inti, padahal saya ingin sekali bermain. Saat itu, saya berlari masuk ke lapangan saya sedikit marah,” tambah Gareth Bale.

“Saya tidak memiliki maksud untuk menunjukkannya kepada Zidane. Saya hanya mau membantu diri saya sendiri dan tim,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Bale Jadi Pemain Spesialis Setengah Babak

VivagoalLa Liga – Bertanding selama 90 menit di musim 2018/19 ini menjadi sesuatu yang sulit bagi pemain sayap Real Madrid, Gareth Bale. Ia cukup sering ditarik keluar sebelum pertandingan usai.

Total sudah 23 pertandingan yang dilakoni Bale bersama Los Blancos di semua ajang kompetisi musim ini. Tapi 15 kali diantaranya pemain internasional Wales itu harus dipapah keluar lapangan saat pertandingan baru berjalan separuh babak.

Berdasarkan catatan Marca, Bale menjadi pemain tersering ditarik keluar saat pertandingan baru berjalan separuh babak dari seluruh pemain yang berlaga di kompetisi La Liga Spanyol.

Kasus terbaru Bale ditarik keluar terjadi saat Madrid harus pulang dengan satu poin setelah ditahan imbang 2-2 di markas Villarreal lanjutan jornada ke-17 Liga Spanyol, Jumat (4/1/2019) dini hari tadi.

Bale terpaksa digantikan oleh Isco setelah sempat bermain semenit di babak kedua. Eks pemain Tottenham Hotspurs itu ditengarai mengalami cidera setelah dihantaman bek Villareal.

“Bale terpaksa ditarik keluar karena merasa ada masalah pada kaki kirinya setelah dihantam bek lawan,” jelas Solari dilansir dari Football Espana.

Cidera Bale ini menjadi kabar buruk buat Madrid. Pasalnya, ketiadaan pemain 29 tahun secara otomatis mengurangi ketajaman lini serang El Real pasca ditinggal pergi Cristiano Ronaldo.

Menurut laporan Marca, ini menjadi cidera ke-14 yang diderita Bale selama 5 setengah musim berseragam Madrid. Kondisi ini pula yang menghambat dirinya mencapai penampilan terbaiknya di klub asal Ibu kota Spanyol itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS