MPL Fantasy

Tag: Berita Serie A Italia

Ada Kemiripan Antara De Ligt dan Ronaldo di Mata Van Der Sar, Apa Itu?

Vivagoal Serie ALegenda Belanda, Edwin van der Sar melihat jika Matthijs De Ligt memiliki ambisi sebagai pemain terbaik di dunia layaknya Cristiano Ronaldo.

De Ligt sendiri diboyong Juventus dari Ajax Amsterdam pada musim panas kemarin. Dengan biaya 80 juta euro, tentu ekspektasi tinggi harus diterima olehnya.

Namun performanya kerap membuat orang mengerutkan dahi. Dari beberapa laga yang dijalani, De Ligt tampil di bawah standar dan kerap membuat blunder yang merugikan tim.

Hanya saja setiap kesalahan yang dilakukan De Ligt terbilang cukup wajar. Ia terlalu awal menjadi starter mengingat usianya yang masih 20 tahun dan baru saja didatangkan beberapa bulan kemarin. Kebutuhan tim setelah cedera yang dialami Chiellini memaksanya turun sejak pekan kedua.

Baca Juga: Van Der Sar Tertarik Bekerja di Manchester United

Namun Van der Sar mengaku tak ada keraguan terhadap kualitas De Ligt. Menurutnya sang bek memiliki hasrat untuk menjadi pemain terbaik di dunia seperti yang dilakukan oleh CR7.

“Mentalitasnya, mentalitas seseorang yang selalu mencoba untuk terus berkembang, membuatnya selalu ingin menjadi pemain terbaik di dunia,” ujar Van der Sar kepada ESPN.

“Saya telah melihat banyak orang seperti dirinya. Salah satunya yang saat ini bermain dengannya dan orang itu adalah Cristiano Ronaldo. Saya pernah bermain bersamanya saat di Manchester United dan melihat hasrat untuk bekerja keras yang sama,” lanjutnya.

Van der Sar yang juga pernah berseragam Juventus selama kariernya itu juga menyebut jika bahasa kerap menjadi kendala bagi para pemain luar Italia. Selain itu bermain untuk klub sebesar Juventus tentu menambah tekanan tuk De Ligt.

“Di Italia, dia harus mempelajari bahasa baru, dia harus mengenal rekan-rekan satu timnya. Cederanya Chiellini telah membantunya masuk ke dalam tim dengan cepat, namun mungkin memberikan tekanan yang lebih ke pundaknya,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Klinsmann Optimis Inter Bisa Juara Serie A Musim Ini

Vivagoal Serie AEks pelatih timnas Jerman, Jurgen Klinsmann menilai Inter Milan memiliki kapabilitas untuk juara Serie A musim ini.

Serie A selama ini begitu identik dengan dominasi Juventus. Betapa tidak, delapan musim terakhir gelar scudetto selalu berhasil dibawa pulang ke Turin.

Namun musim ini sepertinya Juventus akan mendapat pesaing lebih ketat ketimbang musim-musim sebelumnya. Pesaing tersebut adalah Inter Milan yang datang dengan kekuatan besar untuk bisa menghentikan dominasi Si Nyonya Tua.

Klinsmann pun optimis hal tersebut bisa terjadi musim ini. Ia melihat skuad yang ada begitu mumpuni. Kendati baru saja menelan kekalahan dari Juve, namun Inter masih menjadi anti-Juve terkuat saat ini.

Baca Juga: Serge Gnabry Kalahkan Miroslav Klose Soal Urusan Cetak Gol di Timnas Jerman

“Saya pikir Inter memiliki skuad yang cukup kuat, mereka bisa memenangkan gelar meskipun Juventus ada di sana. Mari kita berharap ini adalah tahunnya Nerazzurri,” buka Klinsmann kepada Sport Mediaset.

“Saya benar-benar berpikir bahwa Inter bisa menjadi anti Juve sepanjang jalan. Bianconeri memiliki skuad yang lebih dalam, tetapi Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi,” lanjutnya.

“Saya tidak berpikir akan ada dampak psikologis setelah kekalahan San Siro karena musim baru saja dimulai.”

Salah satu pemain yang mendapat sorotan Klinsmann adalah Lautaro Martinez. Menurutnya pemain asal Argentina itu berhasil tampil maksimal setelah mendapat kepercayaan dan ruang lebih besar setelah kepergian Mauro Icardi.

“Dia adalah striker yang sangat kuat, dia memiliki masa depan yang bagus untuk depannya,” ujar Klinsmann.

“Sekarang dia memiliki lebih banyak ruang setelah kepergian Mauro Icardi dari klub Inter Milan,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Demi Milan, Ibra Rela Kembali ke Italia

Vivagoal Serie A – Meski pemilik AC Milan sudah berganti, klub yang berkandang di San Siro itu tak kunjung menunjukan permainan terbaiknya. Mantan penyerang mereka, Zlatan Ibrahimovic pun buka suara soal prestasi Milan. 

Beberapa pemain baru sudah mereka datangkan. Misi untuk menembus Liga Champions tak kunjung mereka dapatkan. Apesnya mereka bahkan dicoret dari Liga Eropa setelah terbukti melanggar aturan Financial Fair Play dengan beberapa pelatih menjadi korban. 

Bongkar pasang pelatih sudah dilakukan untuk mengatrol posisi mereka. Terbaru, Marco Giampaolo terpaksa didepak setelah gagal membawa I Rossoneri bangkit.

Situasi pelik yang terjadi di Milan tersebut membuat mantan pemain mereka,  Ibrahimovic bersedih. Ia pun menyarankan Milan tak ragu berinvestasi untuk para pemainnya. 

“Saya sangat sedih melihat Milan seperti saat ini, karena seharusnya mereka menjadi klub di puncak ketika menyangkut hasil dan investasi. Pemain terbaik di dunia seharusnya ada di sana, tetapi saat ini, bukan itu masalahnya.

“Mereka perlu melakukan investasi besar, jika tidak mereka tidak akan berhasil. Anda tidak mendapatkan kualitas secara gratis,” ucap Ibra pada Sky Sport Italia.

Lebih lanjut, Ibra mengaku siap andai kembali diminta merumput kembali bersama Milan. Meski sudah menua, dia tak ragu memberikan seluruh kemampuannya bagi Milan. 

“Oh [tentu saja] 100 persen, saya tahu saya masih bisa membuat perbedaan, baik di Italia maupun di negara lain. Saya lebih baik dari para pemain yang ada di sana untuk saat ini.

“Kontrak saya berakhir pada bulan Desember dan saya tidak tahu apa yang akan terjadi setelah itu,” tutup Ibra.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Wanda Nara: Inter Perlu Mauro Icardi

Vivagoal Serie ALama tidak terdengar, Wanda Nara, istri sekaligus agen Mauro Icardi kembali berkoar. Kali ini Wanda menyerang mantan klub suaminya, Inter Milan yang baru saja dikalahkan Juventus di Derby D’Italia 2-1.

Wanda menyebut Inter sejatinya membutuhkan suaminya saat melawan Juventus. Pasalnya Icardi terhitung rajin membobol gawang Si Nyonya Tua. 

“Kami menyaksikan Inter-Juventus, tentu saja. Dia tidak merindukan permainannya di Inter, tapi Anda merindukannya.

Baca Juga: Juventus Kuasai Puncak Klasemen, Ronaldo Girang

“Anda merindukannya di liga dan juga Liga Champions. Mauro mencetak delapan gol dari 11 laga melawan Juventus ,” ujar Wanda Nara.

Inter sejatinya tampil apik meski tanpa Icardi, I Nerrazuri bahkan sempat tak terkalahkan di dalam enam laga pertama mereka di Serie A musim ini. Dimana kekalahan Juventus ini jadi hasil minor pertama skuat besutan Antonio Conte tersebut. 

Saat ini Inter masih bercokol di posisi dua klasemen sementara Serie A dengan 18 poin. Mereka hanya berselisih satu poin dari pemuncak klasemen sementara, Juventus.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Antonio Conte Adalah CR7 Versi Pelatih

Vivagoal Serie AMantan bomber Genoa, Thomas Skuhravy menyebut jika Juventus mungkin masih jadi unggulan di Serie A musim ini. Namun ia meminta semua pihak untuk mulai mempertimbangkan ancaman Inter Milan.

Dominasi Juventus delapan musim terakhir di Serie A menjadikan mereka bak raja di kompetisi tertinggi di Italia tersebut. Betapa tidak, para rival tampak kesulitan bahkan hanya untuk bisa berada di level mereka dalam periode tersebut.

Namun demikian, setiap musim para rival juga terus berbenah. Dua musim terakhir Napoli berhasil menjadi pesaing terkuat kendati pada akhirnya Juve tetap yang angkat trofi Scudetto.

Menariknya kini Inter pun terlihat mulai mapan untuk bisa bersaing di papan atas. Kedatangan Antonio Conte berikut dengan skuad yang mumpuni disebut Skuhravy akan menjadi ancaman nyata untuk Juve. Terlebih Conte tak ubahnya seperti Cristiano Ronaldo versi pelatih.

Baca Juga: Ronaldo Enggan Pikirkan Penghargaan Individu Termasuk Ballon d’Or

“Juventus di atas segalanya, tetapi orang-orang harus waspada terhadap pergerakan Inter Milan,” kata Skhuravy kepada Tuttosport.

“Antonio Conte adalah Cristiano Ronaldo di dunia kepelatihan dan Giuseppe Marotta adalah manajer yang tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Mereka melakukan pekerjaan luar biasa. Saya pikir mereka akan bertarung sampai akhir bersama dengan Bianconeri dan juga Napoli.”

Skhuravy optimis persaingan di Serie A musim ini akan sangat menarik. Hanya saja ia belum yakin wakil-wakil Italia akan mampu berbicara banyak di Liga Champions terutama saat beradu dengan wakil-wakil asal Inggris.

“Tim Premier League mampu mendominasi kompetisi Eropa karena mereka berlari dari awal hingga akhir musim, mereka melakukan persiapan fisik yang lebih fokus sementara kami hanya mengurus taktik,” lanjutnya.

“Jika Anda tidak terus berlari, Anda tidak pergi ke mana pun dan hasilnya bisa dilihat. Mentalitas di Italia harus berubah jika mereka ingin mencapai hasil terbaik.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ancelotti Keluhkan Lambatnya Renovasi San Paolo

Vivagoal Serie APelatih Napoli, Carlo Ancelotti melayangkan kritik pedas terkait renovasi markas tim, Stadion San Paolo. Ia menyebut jika proses perbaikan tak sesuai dengan janji awal.

Stadion San Paolo sendiri mengalami renovasi sepanjang musim panas kemarin. Perbaikan itu sendiri dicanangkan oleh Dewan Kota Napoli guna menyambut gelaran Olimpiade antar mahasiswa yang diadakan di stadion tersebut pada Juli lalu.

Selain untuk gelaran tersebut, renovasi dilakukan guna bagian dari kesepakatan dengan klub untuk mengembangkan arena pertandingan yang ada di sana. Alhasil Napoli harus menjalani laga tandang di dua laga pertama Liga Italia 2019/2020 ke markas Fiorentina dan juga Juventus.

Baca Juga: Kalah dari Juventus, Ancelotti Semprot Permainan Timnya

Namun Ancelotti dibuat kecewa berat setelah melihat kondisi San Paolo, khususnya ruang ganti setelah renovasi yang berlangsung. Mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid itu heran karena perbaikan ruang ganti belum selesai bahkan setelah dua bulan proses pengerjaan.

“Saat saya melihat kondisi ruang ganti di San Paolo, saya tidak bisa berkata apa-apa. Saya menyetujui permintaan klub untuk bermain tandang di dua pertandingan awal Serie A musim ini sehingga perbaikan dapat diselesaikan sesuai janjinya,” ujar Ancelotti dikutip dari laman resmi Napoli.

“Anda bisa membangun rumah dalam dua bulan, tetapi mereka bahkan tidak mampu memperbaiki ruang ganti! Di mana nanti tim kami mempersiapkan diri di laga melawan Sampdoria dan Liverpool?” keluh Ancelotti.

“Saya sangat marah dengan ketidakmampuan dan ketidakprofesionalan dari mereka yang menggarap pekerjaan ini. Bagaimana bisa Dewan Kota mengabaikan komitmen yang sudah mereka buat untuk kami?”

“Saya melihat penghinaan dan kurangnya kepedulian terhadap tim, klub, dan kota. Saya sangat kecewa dengan mereka,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

 

Wanda Nara Putuskan Jadi Agen Icardi Karena Rasa Cinta

Vivagoal Serie AWanda Nara memutuskan untuk menjadi agen Icardi karena rasa cinta yang ia miliki. Ia bahkan mengaku sempat menolak tawaran untuk pemain lain demi bisa menjadi agen sang suami.

Sudah menjadi hal yang wajar jika seorang agen menaungi beberapa pemain. Sebut saja Mino Raiola yang memiliki klien seperti Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, hingga Matthijs De Ligt. Atau Jorge Mendes, yang saat ini berstatus sebagai agen dari Cristiano Ronaldo namun juga memiliki klien top lainnya sekelas Joao Cancelo, Bernardo Silva, dan pelatih kawakan, Jose Mourinho.

Namun berbeda dengan Wanda Nara. Meski dikenal sebagai agen pemain, namun ia hanya menaungi Mauro Icardi saja. Meski sebelumnya ia juga sempat ingin menjadi agen dari mantan suaminya, Maxi Lopez.

Baca Juga: Wanda Nara Sebut Kepindahan Icardi ke PSG adalah Hal Buruk, Kenapa?

Keputusan tersebut bukan karena ia tak laku di pasaran pemain sepak bola. Namun keputusannya hanya untuk menjadi agen Icardi lebih karena rasa cintanya kepada sang suami kendati ada banyak penawaran yang datang padanya.

“Saya telah ditawari kesempatan untuk mewakili pemain lainnya, suami dari rekan saya, tapi saya tak bisa karena mengurus ketertarikan Icardi saja sudah sangat intens. Saya melakukannya karena rasa cinta kepada Mauro,” tutur Wanda Nara, dikutip dari Football Italia.

Wanita berusia 32 tahun itu sendiri akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran dari PSG untuk Icardi. Meski banyak yang menyebut jika itu adalah sebuah kegagalan, namun Wanda Nara mengatakan masih punya ‘senjata rahasia’.

“Jika saya menunggu hingga momen terakhir, itu karena saya masih memiliki senjata rahasia,” lanjutnya.

Namun demikian ia tak menampik jika kepindahan Icardi ke PSG adalah pilihan terburuk dari kemungkinan yang ada. Menurutnya ada beberapa ketertarikan dari klub Italia yang seharusnya bisa berjalan lebih mudah.

“Dari ketiga opsi yang kami miliki, PSG adalah yang terburuk bagi saya, karena saya harus kembali ke Milan bersama anak-anak,” tambah Wanda.

“Namun saya memikirkan apa yang terbaik untuk Icardi. Ada banyak klub Italia yang menginginkan dirinya, dan semuanya bisa saja berjalan dengan lebih mudah,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Juventus Telah Putuskan Nasib Dybala!

VivagoalSerie A – Direktur Juventus, Fabio Paratici buka suara terkait masa depan Paulo Dybala. Dengan tegas ia mengatakan jika Dybala tidak akan berganti klub musim panas ini.

Paratici mengatakan jika saat ini fokus manajemen adalah untuk memperkuat tim. Dengan keputusan tersebut ia menegaskan jika kabar kepergian Dybala bisa dikesampingkan untuk saat ini.

“Kami benar-benar dapat mengesampingkan kabar Dybala meninggalkan musim panas ini. Kita bisa mengecualikan itu sebagai kemungkinan,” tegasnya pada Sky Sport Italia.

Baca Juga: Nedved Bicara Soal Dybala dan Absennya Sarri

Lebih lanjut Paratici mengatakan jika keputusan untuk tidak menjual Dybala merupakan antisipasi sang pemain nantinya ingin kembali ke Juve. Hal tersebut seperti yang terjadi pada beberapa pemain yang sebelumnya sudah melakukannya.

“Ini adalah klub yang ingin meninggalkan kesan baik, karena seringkali pemain ingin kembali ketika mereka telah pergi. Yang paling baru adalah Gigi Buffon dan juga Leonardo Bonucci,” serunya.

“Ada orang yang memberi banyak hal ke klub, tidak hanya ke tim atau apa yang terjadi di lapangan. Jangan lupa, Juventus telah berada di puncak tabel Serie A selama 3.000 hari dan para pemain ini selalu yang pertama tiba untuk latihan dan yang terakhir pergi,” klaimnya.

“Juventus telah memainkan musim yang hebat di Liga Champions di bawah pelatih yang berbeda dan kami berharap Maurizio Sarri akan melanjutkan hal itu,” tegas Paratici.

Baca Juga: Gagalnya Transfer Dybala ke MU Bukan Karena Gaji

Kabar kepergian Dybala sendiri muncul setelah namanya disebut tak masuk dalam rencana Sarri. Situasi kian diperparah dengan keputusan sang pelatih untuk lebih memilih Gonzalo Higuain yang notabene sebelumnya disebut akan segera dilepas.

Dybala sebelumnya juga telah dikaitkan dengan kepindahannya ke Premier League. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, sang pemain tak kunjung berlabuh ke Manchester United atau Tottenham Hotspur.

Kabar kepindahannya ke PSG juga mulai luntur setelah kemungkinan kepergian Neymar ke Barcelona hampir pasti berakhir.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Jelang Lawan Juventus, Napoli Wajib Minimalisir Kesalahan

Vivagoal Serie A – Laga melawan Juventus tentu perlu konsentrasi penuh. Oleh karena itu Napoli sadar mereka harus menekan kesalahan sendiri yang nantinya bisa mereka lakukan.

Pertandingan panas sudah akan tersaji di pekan kedua Serie A Minggu (1/9/2019) dini hari WIB nanti. Adalah bentrok Juventus kontra Napoli di Allianz Arena yang nantinya akan menjadi laga yang pastinya pantang untuk dilewatkan.

Jelang laga nanti, Napoli tentu harus memperbaiki penampilan minor mereka di pekan perdana. Kendati Napoli menang 4-3 di markas Fiorentina, namun mereka tak bisa menutup Mata jika jumlah kemasukan 3 gol adalah hal yang harus diminimalisir terutama ketika mereka nantinya akan berjumpa tim sekelas Juventus.

Baca Juga: Legenda Roma Pesimis Inter Mampu Hentikan Dominasi Juventus

Terlepas dari 4 gol yang mereka cetak, Tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut melakukan beberapa kesalahan yang merugikan tim. Sebut saja gol pertama Fiorentina tercipta dari penalti usai handball Piotr Zielinski, sementara yang kedua karena penjagaan sepak pojok yang kurang rapi.

Karena itulah penyerang Napoli, Lorenzo Insigne menyebut jika tim harus mengatasi detail-detail tersebut.

“Kami menjalani pekan ini [melawan Juventus] sama seperti pekan-pekan lainnya. Kami tenang, sekalipun kami tahu bahwa ini adalah pertandingan yang sangat berarti untuk musim ini,” ungkap Insigne kepada Radio Kiss Kiss seperti dilansir Football Italia.

“Kami mencoba mempersiapkan diri dengan cara terbaik kami, sehingga kami bisa mendapatkan hasil yang luar biasa. Kami membuat sejumlah kesalahan di Florence pada Sabtu lalu, jadi kami akan mencoba untuk lebih baik lagi pada pertandingan ini.”

“Setiap pertandingan punya cerita masing-masing, jadi kami mesti menekan jumlah kesalahan yang kami buat,” imbuhnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Balotelli Resmi Berseragam Brescia Musim Depan

VivagoalSerie A – Teka-teki perihal masa depan Mario Balotelli akhirnya terjawab sudah. Sang pemain resmi bergabung dengan tim promosi Serie A, Brescia.

Kepastian bergabungnya Balotelli ke Brescia itu sendiri seperti rilis resmi yang dilakukan oleh klub. Klub sendiri tak perlu merogoh kocek untuk mendatangkannya mengingat sang pemain tengah berstatus bebas transfer usai kontraknya bersama Marseille berakhir.

Meski tak disebutkan berapa lama sang pemain akan dikontrak, namun beberapa media setempat menyebut sang pemain akan mendapat kontrak tiga tahun. Balotelli disebut juga akan menerima gaji senilai 1,5 juta euro di tahun pertama disertai bonus.

Baca Juga: Selangkah Lagi, Balotelli Bakal Perkuat Tim Kampung Halaman

“Kembali ke Italia setelah tiga tahun pergi bisa terjadi karena determinasi dan antusiasme Balotelli untuk kembali ke Brescia, kota tempat di mana ia tumbuh besar dan tempat di mana ia sejak kecil membentuk fisik dan skill tekniknya,” tulis Brescia di laman resmi mereka.

“Besok, 19 Agustus (Senin hari ini), sang pemain akan resmi diperkenalkan di markas Brescia, Via Solferino 32, pada pukul 4.45 sore.”

Brescia memang bukan tempat baru bagi Balotelli. Ia sudah berada di kota tersebut sejak berusia dua tahun sebelum akhirnya mengembangkan bakatnya sampai seperti sekarang ini.

“Akhirnya, saya pulang ke KOTA SAYA. Brescia, saya akhirnya di sini,” tulis Balotelli di akun Insagram pribadinya.

Balotelli sendiri mengawali karier sepak bola di akademi Lumezzane sebelum bergabung dengan Inter Milan di usia 16 tahun. Bersama Nerazzurri, namanya mulai dikenal.

Balotelli kemudian melanjutkan karirnya bersama Manchester City sebelum kemudian kembali ke Italia untuk memperkuat AC Milan. Petualangan Balotelli kembali berlanjut di Inggris saat ia bergabung dengan Liverpool untuk kemudian dipinjamkan kembali Milan.

Usai kontraknya bersama Marseille habis, Balotelli sempat diisukan akan bergabung dengan klub Brasil, Flamengo. Namun ia akhirnya memilih berlabuh di Brescia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS