Tag: Djadjang Nurdjaman

Tampil Buruk, Akankah Barito Pecat Djanur?

Vivagoal – Liga Indonesia – Barito Putera tak kunjung menemukan permainan terbaiknya bersama Djadjang Nurjaman. Namun demikian CEO Barito, Hasnuryadi Sulaiman memastikan posisi Djanur bakal tetap aman bersama Laskar Antasari.

Dari empat pertandingan yang sudah dijalani Djanur bersama Barito, pelatih asal Majalengka tersebut baru bisa mencatatkan dua kali kalah serta sekali imbang dan menang. Tragisnya, dua kekalahan itu didapat secara beruntun dan membuat mereka tertahan di zona degradasi dengan koleksi 16 poin dari 20 laga.

Melihat kondisi tersebut Hasnur tak ingin gegabah dengan memecat Djanur. Baru bergabung di putaran kedua Hasnur mengaku sang pelatih butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi. 

“Coach Djanur baru datang di putaran kedua, tepatnya satu pertandingan sebelum putaran pertama berakhir, Jadi menurut saya dia harus dikasih kesempatan karena masih baru, dan pemain baru juga ada.

Baca Juga: Butuh 100 Poin Tuk Juarai Premier League Musim Ini

“Dia masih butuh adaptasi, mudah-mudahan pengalaman bertandingnya bisa membawa perbaikan tuk Barito. Toh dari awal, target yang kami berikan hanya harus bertahan di liga 1,” jelas Djanur. 

Karenanya Hasnur memastikan posisi Djanur bakal tetap aman setidaknya hingga Shopee 2019 berakhir. 

“Sampai akhir musim pun tidak akan saya ganti, apapun hasilnya. Saya yakin ini adalah sebuah proses panjang, kami harus kasih dia kesempatan karena dia juga tidak memulai dari awal, hanya melanjutkan dari pelatih sebelumnya,” tegas  Hasnur.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Karena Amido Balde, Gaya Bermain Irfan Jaya Hilang

Vivagoal Liga Indonesia – Penyerang sayap Persebaya Surabaya, Irfan Jaya mengaku sempat mendapat teguran dari pelatih Djadjang Nurjaman. Menurutnya, Coach Djanur menegur dirinya karena kurang memberikan umpan silang kepada penyerang Amido Balde.

Kini teguran yang dialamatkan kepada Irfan Jaya terbukti jitu. Sebab, Amido yang memang punya keunggulan dalam postur badan membuat Persebaya kini jadi tim terproduktif dengan melesakkan 25 gol dari enam laga baik di pertandingan uji coba maupun di turnamen Piala Presiden 2019.

Namun, karena strategi itu, Irfan mengatakan sampai harus mengorbankan gaya bermainnya yang dikenal kerap melakukan tusukan dari sisi kanan pertahanan lawan.

“Jujur, karakter saya hilang. Dulu boleh menerobos masuk ke kotak pinalti. Tapi coach Djanur maunya saya crossing saja ke Amido Balde. Beberapa kali diminta fokus ke Balde, karena dia punya keunggulan dalam hal sundulan.” ungkap Irfan.

Kendati demikian, Irfan berjanji akan tetap menghormati putusan pelatih dan siap memberikan penampilan terbaiknya, meski bukan lagi sebagai mesin gol utama, tapi penyuplai bola.

Djadjang sendiri saat dikonfirmasi soal tegurannya ke Irfan Jaya enggan memberikan komentar lebih lanjut. Dia hanya menegaskan kalau dirinya tak pernah berusaha mengekang semua pemainnya, termasuk Irfan. Dia hanya memberikan saran demi memenangkan pertandingan.

“Saya tidak mau mengomentari satu persatu soal pemain. Lebih baik saya membahas soal tim. Yang jelas tidak ada penekanan baik kepada Irfan maupun lainnya. Semuanya diberi kebebasan.” Djanur menegaskan.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Persebaya Siapkan Dua Full-Back Untuk Kawal Osas Saha

Vivagoal Piala Presiden – Persebaya Surabaya menganggap penyerang Tira-Persikabo, Osas Saha bisa memberikan ancaman serius saat kedua tim saling berhadapan dalam laga dua leg di delapan besar Piala Presiden 2019, Jumat (29/3/2019).

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurjaman mengungkapkan bahwa meski posisi Osas Saha digeser sebagai penyerang sayap dengan Loris Arnaud di tengah, tak lantas mengurangi ketajaman pemain naturalisasi itu. Osas saat ini bahkan jadi top skorer klub di turnamen pramusim itu dengan tiga gol.

Selain punya naluri mencetak gol yang tinggi, Osas juga punya kualitas dalam mengkreasikan peluang untuk memanjakan striker Tira-Persikabo, Loris Arnaud. Merujuk pada pertemuan pertama Persebaya di fase grup Piala Presiden, Djadjang mengaku sudah menyiapkan dua bek untuk mengawal pergerakan Osas Saha.

“Tanpa memandang remeh peran pemain Tira-Persikabo lainnya, saya pikir kami harus mengawal ketat pergerakan Osas Saha. Dua full-back Persebaya, Novan Setya Sasongko dan Ruben Karel Sanadi bertugas untuk menempel ketat dia. Pun demikian dengan pemain lainnya. Pokoknya jangan ada yang bergerak bebas di lini pertahanan.” tegas Djanur sapaan akrab Djadjang.

“Kami sudah beberapa kali bertemu Osas Saha, dan bisa dibilang dengan cara ini kami bisa menghentikan dia. Mudah-mudahan bisa berlanjut, meski situasinya kini berbeda karena dia sekarang bermain agak melebar ke sisi sayap.” Djanur menambahkan.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Jelang Perempat Final Piala Presiden, Ini Harapan Persebaya

VivagoalPiala Presiden – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman senang Bajul Ijo bisa melaju hingga perempat final Piala Presiden 2019. Meski demikian Djanur memiliki banyak catatan terkait performa Persebaya.

Menurutnya ia belum bisa menguji coba semua pemain yang tergabung dalam skuatnya musim ini. Beberapa pemain masih harus absen karena dipanggil untuk membela Timnas Indonesia.

Tercatat, Otavio Dutra dan Ruben Sanadi harus absen karena tengah menjalani pemusatan latihan timnas senior. Sementara, Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto masih menjalani latihan bersama timnas U-23 besutan Indra Sjafri.

“Saya pribadi ingin pemain bisa cepat berkumpul, baik yang bergabung di timnas senior, maupun timnas U-23. Saya maunya mereka bisa main di laga perempat final nanti. Akan lebih baik jika kami bisa mengevaluasi secara keseluruhan kelebihan dan kelemahan tim ini jika semua pemain lengkap,” jelas Djanur.

Persebaya sendiri sejatinya sudah mengontrak 24 pemain untuk Liga 1 2019. Namun, dari seluruh punggawa Bajul Ijo itu Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto sama sekali belum pernah ikut dalam pemusatan latihan Persebaya musim ini  karena menjadi bagian penting dari skuat timnas U-22 saat menjuarai AFF Cup U-22 2019 di Kamboja.

“Kalau melihat jadwal, semua pemain yang sekarang gabung di timnas, seharusnya sudah bebas agenda saat kami akan melakoni laga perempat final Piala Presiden nanti,” Djanur menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Presiden hanya di Vivagoal.com

Djanur Inginkan Pemain Asing, Ini Kriterianya!

VivagoalLiga Indonesia – Seperti diketahui satu punggawa Persebaya Surabaya yakni Otavio Dutra saat ini sudah resmi menjadi WNI.

Pemain jangkung yang baru saja di naturalisasi itu langsung membela Timnas Indonesia Senior dan sekarang tengah TC bersama dengan Ruben Sanadi pemain Persebaya yang lain.

Dengan berpindah status Dutra menjadi WNI secara otomatis slot satu pemain asing di dalam tubuh Persebaya kembali berkurang. Maka dari itulah pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman membuka wacana untuk kembali mendatangkan satu pemain asing lagi.

Lantas posisi mana yang akan diisi oleh pemain asing tersebut, Djanur masing belum mau menyebutkan secara spesifik namun dia membeberkan ada dua posisi yang bisa diisi oleh satu pemain asing.

“Rencananya posisi gelandang bertahan sama posisi belakang yang bisa diisi,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur, Minggu (17/3/19).

Sayangnya keinginan Djanur untuk menambah satu slot pemain asing hingga saat ini belum ada titik terang. Hal ini dikarenakan Djanur belum bertemu dengan manajemen Bajul Ijo untuk mengutarakan keinginannya itu.

“Dalam hal ini manajer, saya belum bertemu dengannya. Ketika bertemu akan dibahas apakah nanti kita akan menambah slot pemain asing atau sudah cukup dengan materi pemain yang sekarang,” sambung mantan pelatih Persib Bandung itu.

Lantas disinggung soal puas tidaknya dengan materi pemain yang sudah dimiliki Persebaya saat ini. Djanur mengatakan sudah cukup puas dengan permainan anak didiknya, namun rasa puasnya itu belum 100 persen.

Pasalnya Djanur sendiri sampai saat ini masih terus memantau perkembangan permainan anak didiknya. Setidaknya sampai babak 8 besar Piala Presiden 2019 bergulir nanti pada 29-31 Maret 2019 nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Preview Tira-Persikabo vs Persebaya: Penentuan Juara Grup

Vivagoal Piala Presiden – Tira-Persikabo mengaku tidak gentar untuk menghadapi tim peringkat pertama Grup A Piala Presiden 2019, Persebaya Surabaya saat bentrok di laga pamungkas, Selasa (12/3/2019) sore di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Saat ini, Tira-Persikabo berada di peringkat kedua klasemen dengan koleksi enam poin, sama dengan Persebaya namun The Warriors kalah selisih gol. Pelatih Tira-Persikabo, Rahmad Darmawan sudah menegaskan bahwa timnya menargetkan kemenangan di laga kali ini untuk memastikan diri keluar sebagai juara grup.

“Persebaya tim besar dan punya kualitas bagus. Mereka diperkuat gelandang dan penyerang yang berkualitas. Jadi absennya beberapa pemain karena dipanggil timnas tidak akan memberikan pengaruh buat mereka. Tapi kami akan coba mengimbangi permainan mereka dan meraih kemenangan.” ujar RD sapaan akrab Rahmat.

Lebih lanjut, coach RD juga menyayangkan karena timnya tidak bisa turun dengan kekuatan penuh akibat absennya Osas Saha.

“Kehilangan Osas memang merugikan buat kami, tapi itu tidak bisa dijadikan alasan. Kami akan tetap bekerja keras untuk meraih kemenangan, karena hanya itu satu-satunya cara jika ingin menjadi juara grup ini.” tegas RD.

Sementara itu, kemenangan juga ditargetkan Persebaya. Namun, pelatih Djajang Nurjaman tidak ingin pemain merasa terbebani dengan target tersebut. Djanur sapaan Djajang hanya meminta Misbakus Solikin dkk tampil lepas.

“Saya tidak pernah bilang ke pemain untuk mengincar hasil imbang. Di setiap pertandingan, kami harus bisa menang. Tapi, saya juga meminta ke semua pemain agar menikmati laga, jangan terbebani dengan target.” ujar Djanur.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Berikut Kunci Sukses Djanur Hancurkan Persib

VivagoalPiala Presiden – Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Persib Bandung pada lanjutan Grup A Piala Presiden 2019. Pelatih Persebaya, Djadjang Nurjaman mengaku sangat puas dengan kemenangan 3-2 di Stadion Si Jalak Harupat Kamis (7/3/2019).

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa menang, apalagi bisa bermain di hadapan para bobotoh Persib. Kami berhasil meraih kemenangan di laga yang cukup berat. Bisa menang atas Persib adalah sesuatu yang bagus, kami syukuri kemenangan ini,” Djanur.

Djanur menambahkan salah satu kunci kemenangan timnya adalah semangat juang dari para pemain. Selain itu, dia mengaku sudah mengenal karakter permainan beberapa pemain Persib yang sempat dilatihnya.

“Sebagian pemain kunci Persib saya tahu. Erwin, Hariono, Supardi dan Frets adalah bekas anak asuh saya. Itu jadi salah satu faktor kemenangan Persebaya atas Persib.” tandasnya lagi.

Dengan kemenangan tersebut Persebaya dipastikan mendapatkan satu tiket ke babak selanjutnya. Di pertandingan terakhir, Bajul Ijo akan menghadapi Tira-Kabo yang sama-sama memiliki poin enam.

“Kami tinggal berjuang di laga terakhir untuk benar-benar memastikan diri lolos ke delapan besar,” tutup Djanur.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Presiden hanya di Vivagoal.com

Empat Pilar Persebaya Absen, Ini Rencana Djanur

Vivagoal Piala Presiden –  Persebaya Surabaya harus menghadapai tuan rumah Persib Bandung dengan kondisi pincang. Pada lanjutan babak penyisihan Grup A Piala Presiden itu, Bajul Ijo dipastikan tanpa empat pilar utamanya. 

Tercatat, Ruben Sanadi, Otavio Dutra, Rahmat Irianto dan Osvaldo Haay harus absen dalam laga yang akan di gelar di Stadion Si Jalak Harupat sore nanti. Dimana keempatnya kini tengah menjalani pemusatan latihan bersama Tim Nasional Indonesia.

Menanggapi hal itu, Pelatih Persebaya, Djajang Nurdjaman mengaku kewalahan ditinggal empat pilarnya sekaligus. Meski demikian Ia enggan ambil pusing dengan situasi tersebut.

“Jujur, stok pemain kami tidak terlalu banyak apalagi ini ada empat orang yang dipanggil Timnas. Tapi tak apa, manajemen juga tidak memasang target terlalu tinggi di Piala Presiden ini,” jelas Djanur.

Meski demikian Djanur enggan main-main dalam laga nanti. Pihaknya tetap menarget mampu mencuri tiga poin dari Maung Bandung demi memastikan satu tempat di babak selanjutnya.

Tak hanya itu, Djanur juga mewaspadai kebangkitan kubu tuan rumah di laga nanti terutama lini depan mereka. Terlebih Persib dipastikan akan bermain all out karena saat ini Pangeran Biru masih terjerembab di dasar klasemen.

“Saya selalu ingin menang dengan tim saya. Tapi kami mewaspadai lini depan mereka terutama Esteban Viscara dan Ezechiel Ndouasel,” tutup Djanur.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Presiden hanya di Vivagoal.com

Coach Djanur Antusias Bisa Reuni Dengan Persib

Vivagoal Piala Presiden – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman mengaku antusias menyambut duel melawan Persib Bandung. Kedua tim dijadwalkan akan berduel di matchday kedua grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Jalak Harupat, Kamis (7/3/2019) sore.

“Ini menjadi laga perdana Persebaya melawan Persib dengan saya sebagai pelatih kepala. Saya pikir, rasanya pasti berbeda. Sebelumnya, di Persib saya berstatus sebagai asisten pelatih, dan saya sudah lupa kapan terakhir kali Persib melawan Persebaya saat saya masih disana.” ujar Djanur, sapaan akrab Djadjang.

Untuk diketahui, Djanur menjabat sebagai asisten pelatih di Persib pada tahun 2007 hingga 2008 silam. Dia mulai naik jabatan sebagai pelatih kepala saat kompetisi bernama Liga Super Indonesia (LSI) digelar tahun 2013. Namun, saat itu Persebaya tidak berpartisipasi di LSI karena diterpa persoalan dualisme.

Pada LSI tahun 2014, Djanur yang masih membesut Persib berjumpa dengan Persebaya, namun Persebaya yang berlaga saat itu bukan klub yang sekarang. Dan klub yang waktu itu ditangani oleh pelatih Danurwindo kini telah berganti nama menjadi Bhayangkara FC.

Di sisi lain, jelang laga melawan Persib, coach Djanur lumayan dibuat pusing dengan absennya lima pemain yang dipanggil bergabung ke timnas Indonesia senior dan timnas U-22. Sementara dari kubu lawan, hanya Febri Haryadi yang absen.

“Persib masih bisa memainkan komposisi skuat dari tengah, depan dan belakang. Sementara Persebaya, dari lima pemain yang dipanggil timnas, empat diantaranya adalah pemain belakang, jadi agak sulit mencari penggantinya.” Djanur menambahkan.

“Tapi tidak apa-apa, toh manajemen juga tidak memasang target tinggi di turnamen ini, jadi saya mungkin akan coba utak-atik komposisi pemain yang tersedia saja.” tandasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Cetak Empat Gol, Amido Balde Panen Pujian

Vivagoal Piala Indonesia – Persebaya Surabaya melaju ke babak 16 besar Liga Champions dengan performa mengesankan. Tim Bajul Ijo menghancurkan Persinga Ngawi delapan gol tanpa balas di single match babak 32 besar Piala Indonesia.

Pada laga tersebut Amido Balde berhasil menarik perhatian. Total empat gol ia lesakkan dalam debutnya bersama Persebaya. Pelatih Persebaya, Djadjang Nurjaman bahkan tak ragu memuji sang striker.

“Insting mencetak gol Balde sangat luar biasa. Tidak hanya kepala, kedua kakinya juga sangat tajam. Untuk ukuran fisik, dia selalu rutin menjalani menu latihan ekstra, saya percaya dia akan jadi penyerang hebat di Liga 1 nanti,” puji Djanur.

Djanur menambahkan empat gol di laga debutnya merupakan capaian tidak biasa. Terlebih, Amido Balde kerap mencetak gol dalam setiap laga uji coba. Termasuk hat-tricknya di internal game pada awal Februari lalu.

“Dia sangat cerdas dan sangat bagus ketika masuk ke kotak penalti. Saya yakin, kualitas Balde akan sangat membantu Persebaya,” Djanur menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS