Home Tags Pep
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
2019-20 Cup
Club GP W D L GD Pts
FIXTURES

Tag: Pep

Pelatih Ini Jawab Ungkapan Guardiola Terkait Juara Liga Premier

Vivagoal Liga Inggris Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool mengungkapkan bila pernyataan dari pelatih Manchester City, Pep Guardiola terkait Liverpool telah meraih gelar Liga Premier Inggris hanya gurauan saja.

The Reds -julukan Liverpool- telah memenangkan lima pertandingan terakhir di Liga Premier Inggris sampai saat ini. Hasil tersebut membuat Liverpool menempati posisi pertama di klasemen sementara musim 2019-2020.

Sedangkan, Manchester City telah dikalahkan oleh Norwich City pada pekan ke 5 Liga Primer Inggris pada pekan lalu. Lantas, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa Liverpool telah memenangkan Liga Primer Inggris musim ini setelah kekalahan tersebut.

Baca Juga: Xhaka Sebut Arsenal Terlalu Takut Saat Lawan Watford, Benarkah?

Atas ungkapan dari Pep Guardiola, klub langsung menanggapi komentar tersebut dan mengungkapkan bahwa Liverpool belum memenangkan juara Liga Premier Inggris.

“Musim ini tidak akan seperti musim lalu. Kami sudah melihatnya, dengan setiap tim membuat langkah besar.

“Tidak, ada tim utama di liga Inggris yang saya pikir akan turun dengan hampir tidak ada poin. Anda mengetahui Watford yang berada di bawah dengan dua poin tetapi, dari segi kinerja, mereka sudah bisa memiliki lima, enam atau tujuh poin.

“Saya pikir itu sebabnya Pep merespons seperti yang dia lakukan dengan lelucon karena tidak ada yang terjadi sejauh ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pep Sudah Temukan Suksesornya di City, Siapa Dia?

Vivagoal Liga InggrisJosep Guardiola melihat jika Mikel Arteta adalah suksesor terbaik saat dirinya suatu saat nanti meninggalkan Manchester City.

Tentu tak satupun fans Manchester City yang bersedia ditinggalkan oleh Pep Guardiola. Selama disana, pelatih asal Spanyol itu berhasil menyulap City menjadi salah satu tim menakutkan di Inggris dan juga Eropa. Sederet trofi bergengsi juga sudah ia hadirkan ke Etihad Stadium.

Namun kebersamaan tersebut bisa jadi akan segera berakhir. Pasalnya, catatan membuktikan jika Pep tak pernah menukangi sebuah klub lebih dari empat musim yang mana ini merupakan tahun keempat dirinya berada di Manchester City.

Pep kemudian mengisyaratkan jika suatu saat ia pindah, maka sudah ada calon terbaik untuk menggantikannya yakni Mikel Arteta.

Baca Juga: Jika Jadi Pelatih, Eto’o Ingin Bermain Seperti Pep Guardiola

“Saya cukup yakin [Arteta akan menjadi suksesor saya]. Dia akan meraih kesuksesan. Cepat atau lambat itu akan terjadi [Arteta menjadi pelatih],” ujar Guardiola seperti dikutip dari Goal International.

“Dia seorang pelatih yang masih muda. Dia memiliki pengalaman, mengatasi pemain-pemain besar serta tim besar. Dia memiliki etos kerja yang luar biasa. Juga memiliki talenta spesial dalam menganalisis apa yang sedang terjadi dan menemukan solusinya,” lanjutnya.

Keyakinan Pep itu sendiri dilandasi dari pengalaman Arteta sebagai mantan gelandang. Menurutnya, nyawa permainan tim adalah gelandang dan Arteta sudah sangat paham bagaimana mengambil keputusan dalam situasi sulit.

“Kami sering berbicara soal apa yang ia yakini dan apa yang ia rasakan. Dia juga seorang gelandang bertahan, dan saya rasa ia bisa membaca situasi dari pinggir lapangan,” tambahnya.

“[Gelandang] terbaik bermain dengan memikirkan apa yang tim butuhkan di setiap momen. Dia ahli soal itu. Saat dia bisa melihat apa yang dibutuhkan di lapangan, kemudian anda di luar lapangan itu akan terasa lebih mudah,” tandasnya.

Arteta sendiri baru menggeluti dunia kepelatihan setelah memutuskan pensiun pada 2016. Ia kemudian langsung masuk dalam staf kepelatihan Guardiola di tahun yang sama.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Kerap Dirugikan VAR, Pep: Saya Menyukai Teknologi Tersebut

VivagoalLiga Inggris – Manajer Manchester City, Josep Guardiola menegaskan jika dirinya tetap mendukung penggunaan VAR dalam dunia sepak bola kendati timnya kerap dirugikan dengan teknologi satu ini.

Dua kali sudah Manchester City harus merasakan kerugian lantaran keputusan VAR dengan lawan yang sama yakni Tottenham Hotspur. Akhir pekan kemarin City harus puas bermain imbang lawan Spurs setelah gol terakhir Gabriel Jesus dianulir VAR. Sebelumnya, City juga merasakan hal yang sama saat berjumpa Spurs di babak perempat final Liga Champions musim lalu.

Kendati kerap dirugikan oleh VAR, namun Pep tetap mendukung penuh penggunaan teknologi yang mengandalkan siaran ulang tersebut. Menurutnya kehadiran VAR membantu wasit untuk mengambil keputusan dengan tepat.

Baca Juga: Dikabarkan Ribut dengan Aguero, Pep Guardiola Buka Suara

“Saya tentu menyukai VAR karena memberikan keadilan. Ini musim pertama [Premier League menggunakan VAR]. Wasit terbantu agar lebih fair. Saya rasa pada akhirnya ini akan tepat,” ujar Guardiola seperti dikutip Manchester Evening News.

“Saya memiliki pendapat yang sama sejak awal. Saya mendukung teknologi tersebut. Namun dalam prosesnya, butuh waktu untuk menyesuaikan,” lanjutnya.

Lebih lanjut Pep juga mengenang dianulirnya gol Gabriel Jesus. Pelatih asal Spanyol tersebut mengatakan jika situasi berjalan cukup membingungkan namun timnya bisa menerima keputusan dan akan tetap menatap ke depan.

“Rasanya sangat emosional ketika Anda mencetak gol seperti itu. Reaksinya [Jesus] normal. Dia tak kecewa. Reaksi dari para pemain Tottenham menunjukkan bahwa mereka tak mengerti mengapa gol itu dianulir. Mereka menerima bahwa itu adalah gol,” tambah Guardiola.

“Reaksi dari para pemain kami normal. Kami harus terus melangkah ke depan. Semua sudah terjadi. Kami harus beranjak ke depan,” tukasnya.

Manchester City sendiri selanjutnya akan melakoni laga pekan ketiga dengan melawat ke markas tim kuda hitam, Bournemouth pada Minggu (25/8/2019) mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Inilah Kriteria Jadi Anggota Tim Guardiola!

VivagoalLiga Inggris – Pep Guardiola selaku manajer Manchester City menegaskan tentang kriteria pemain yang diterapkan pada musim panas ini.

Pelatih asal Spanyol tersebut mengungkapkan bahwa dirinya ingin mendaratkan pemain dengan kelakuan yang baik bukan sekedar pesepakbola yang memiliki kualitas yang tinggi.

Manchester City telah membuat tiga penandatanganan selama bursa transfer musim panas ini yang baru ditutup pada hari Kamis (8/8) lalu.

Baca Juga: Bukan Klopp dan Guardiola, 3 Nama Ini Calon Kuat Pelatih Terbaik Dunia FIFA

Juara Liga Premier Inggris tersebut telah mendatangkan Rodrigo dari Atletico Madrid. Sedangkan angelino juga telah bergabung kembali dengan Klub dari PSV Eindhoven dan Scott Carson ikut gabung bersama Manchester City dengan status pinjaman satu tahun.

Pep Guardiola telah bekerjasama dengan direktur sepakbola Manchester City, Txiki Begiristain agar memastikan pihak klub mempunyai strategi transfer yang efektif. Mantan pelatih Barcelona tersebut meyakini bahwa pemain impiannya merupakan pemain yang memiliki karakter dan kualitas pribadi yang baik selain dari kemampuan teknis.

“Itu merupakan mimpi saya. Untuk melihat keterampilan atau kemampuan di TV itu sangat mudah. Namun saat anda tidak bersamanya, Anda tak akan mengetahuinya,” tegas Pep.

“Tentu saja kami akan bekerja dengan keras terutama pada pesepakbola yang memiliki karakter yang baik. Tujuannya hanya satu saat Anda berlatih setiap hari itu akan membuat anda selalu menikmati arti kebersamaan dengan mereka,” ucapnya.

“Saat Anda pergi ke Stadion Manchester City maka klub seperti ini kualitasnya ada disana. Mereka memang memiliki bakat dan talenta yang baik. Tak ada keraguan sedikitpun tentang hal tersebut,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Sanjung Rodri, Pep: Seharusnya Seperti Itulah Gelandang Bertahan

VivagoalLiga Inggris – Pep Guardiola nyatanya memiliki kriteria nyeleneh untuk pos holding midfielder. Tak hanya cara bermain, ia melihat pemain harus memiliki ciri khas dari penampilannya dari gaya rambut hingga tanpa tato.

Bisa dikatakan jika Rodri menjadi pembelian terbaik Manchester City musim panas ini. Di Spanyol, namanya bahkan disebut sebagai The Next Sergio Busquets meski dirinya bermain untuk Atletico Madrid.

Tentu saja Pep langsung jatuh hati. City bahkan sampai rela menjadikan Rodri sebagai transfer termahal dalam sejarah klub.

Baca Juga: Jika Terus Egois, Pep Guardiola Tak Akan Lagi Menangi Liga Champions

Menariknya, Pep tak hanya melihat kemampuan bermain Rodri. Ia melihat jika sang pemain memiliki karakter sebagai gelandang bertahan kelas dunia dari penampilannya.

“Rodri akan menjadi pemain luar biasa untuk kami,” buka Guardiola dikutip dari BT Sport.

“Dia tidak memiliki tato atau anting. Rambutnya, dia terlihat seperti holding midfielder! Holding midfielder memang seharusnya seperti itu, dia memikirkan setiap rekan setimnya.”

Pep kemudian menjelaskan target tim musim ini. Ia tak ingin memikirkan target terlalu jauh seperti kembali juara Premier League. Pelatih asal Spanyol itu lebih memilih untuk menjalani setiap laga musim ini.

“Kami akan mencoba [untuk juara kembali]. Kami harus sedikit lebih baik dari musim lalu. Saya kira, kami bakal membutuhkan sekitar 90 poin untuk bisa jadi juara,” imbuh Pep.

“Saya tidak berbicara pada para pemain tentang perlunya menjuarai Premier League. Kami memikirkan apa yang ada berikutnya. Fokus kami ada di jarak dekat,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Eks Pelatih MU: Guardiola Hanya Ditakuti di Inggris, Bukan Eropa

VivagoalLiga Inggris – Mantan pelatih Manchester United, Louis Van Gaal mengkritik Pep Guardiola yang hanya superior di Premier League namun tidak di Liga Champions.

Tak bisa dipungkiri jika dalam dua musim terakhir, Manchester City berhasil mendominasi trofi di Inggris. Pada musim 2017/18, mereka berhasil mengunci juara Premier League dengan torehan 100 poin dan juga Piala Liga. Kemudian mereka berhasil meraih treble domestik pada musim kemarin.

Namun sayangnya dominasi yang mereka lakukan di kancah domestik tak sejalan dengan perjalanan mereka di kompetisi Eropa. Hal itulah yang membuat Van Gaal melayangkan kritik pedasnya kepada pelatih asal Spanyol tersebut.

Baca Juga: Pep Guardiola Siap Pecahkan Rekor Jose Mourinho, Apa Itu?

“Level tertinggi adalah tetap Liga Champions, dan dia [Pep Guardiola] belum pernah berhasil memenangkannya bersama Manchester City atau Bayern Munchen,” tutur Van Gaal kepada France Football.

“Memenangkan Liga Champions untuk kedua kalinya itu fantastis, Guardila telah menjuarai semua yang bisa dimenangkan di Inggris. Namun, ini adalah konsekuensi dari kekhawatiran soal bagaimana timnya bermain dan bukan kepada lawan.”

“Anda harus menghormati lawan anda. Guardiola punya kualitas besar jika dibandingkan dengan rival mereka di kompetisi domestik, tapi ini tak berlaku di ajang seperti Liga Champions,” tandasnya.

Apa yang diucapkan Van Gaal sejatinya juga tak berhasil ia lakukan saat masih melatih Manchester United. Kala itu ia bahkan hanya mampu menyumbang trofi Piala FA. Ia juga baru sekali meraih Liga Champions sebagai pelatih Ajax Amsterdam sedang Pep sudah dua kali meraihnya bersama Barcelona.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Guardiola Kecam Klopp Terkait Masalah Transfer

VivagoalLiga Inggris – Pep Guardiola selaku pelatih Manchester City meyakini bahwa dirinya tidak senang dengan kalimat yang diucapkan oleh pelatih Liverpool, Jurgen Klopp.

Pada beberapa waktu silam, Jurgen klopp memberikan jawaban dari pertanyaan wartawan atau media tentang masalah transfer Liverpool yang dianggap sunyi.

Lantas, Jurgen Klopp menyatakan bahwa pihak klub Liverpool tidak ingin seperti Manchester City Barcelona Real Madrid maupun Juventus yang menghabiskan banyak uang di setiap bursa transfer.

Baca Juga: Selangkah Lagi Pep Langkahi Rekor Mourinho

Masih menanggapi hal tersebut, Pep Guardiola menyangkal atas pernyataan dari Jurgen Klopp terkait soal bursa transfer musim panas ini.

“Apakah itu mengganggu pribadi saya? Saya rasa tidak karena pernyataan itu tidak benar bahwa kami telah menghabiskan ratusan juta poundsterling setiap bursa transfer,” tegasnya.

“Untuk Liverpool, Anda tidak akan pernah bisa menjalani kehidupan sendiri karena ini bukan tim kecil. Tentu saja, saya tidak menyukai pernyataan tersebut. Bahkan pada musim lalu kami hanya menghabiskan 17 juta poundsterling untuk satu pemain saja,” imbuhnya.

“Namun, kami tidak menghabiskan ratusan juta poundsterling tiap musim seperti halnya Liverpool telah menghabiskan 200 juta poundsterling pada musim lalu dan walaupun tidak melakukannya pada musim ini. Sebenarnya itu sama saja,” pungkas Pep.

“Jadi untuk hari ini klub tidak bisa menghabiskan banyak uang setiap musim. Adapun untuk tim lainnya seperti Barcelona, Juventus, Real Madrid dan klub-klub yang lain. Jujur, saya tidak mengetahui karena saya tidak berada di sana. Terkait masalah uang tentu apakah mereka bisa menghabiskan,” lanjutnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp dan Pep Keluhkan Jadwal Padat!

Vivagoal Liga InggrisDua pelatih gaek, Jurgen Klopp dan Pep Guardiola kompak mengeluhkan jadwal padat yang berimbas pada anak asuhnya. Keduanya menyebut situasi tersebut menyulitkan pemain dan tim besutannya untuk berkembang.

Bagi beberapa pemain, jeda kompetisi musim panas saat ini bukanlah momen untuk beristirahat. Banyak dari mereka masih harus bermain saat beberapa pemain lain tengah berlibur. 

Hal itu diakui Klopp yang merasakan jadwal padat yang dihadapi para pemainnya. Beberapa pemainnya seperti Mohamed Salah dan Sadio Mane masih berlibur karena baru saja melewati AFCON. Sementara itu Roberto Firmino baru menyelesaikan tugas negaranya di  Copa America. 

Alhasil persiapan tim pun berjalan tidak maksimal karena ketiadaan tiga pemain pilarnya. Karenanya ia berharap tak ada lagi jadwal padat di musim-musim mendatang yang akan menimpa para pemainnya. 

Baca Juga : Ribut-Ribut Ngobrolin Liga Inggris

 Kita harus mengubah itu [jadwal padat]. Harus ada waktu istirahat bagi mereka. Ayolah, biarkan mereka beristirahat. Beranilah. Jangan perlakukan setiap laga seperti yang terakhir dalam satu dekade mereka,” kata Klopp dikutip dari Express.

Senada, juru taktik Manchester City, Pep Guardiola merasakan hal yang sama. Menurutnya, bukan kali ini saja ia mengeluhkan padatnya jadwal di Inggris yang membuat anak asuhnya tak maksimal dalam mempersiapkan musim baru.

“Ini jadwal yang gila dan ini bisa membunuh pemain-pemain kami! Mereka harus beristirahat. Saya tidak ingin mereka kembali dalam tim dengan kondisi kelelahan, atau mental mereka belum pulih setelah musim yang sangat sulit.

“Kami bahkan akan memulai musim baru ketika Riyad Mahrez belum menyelesaikan musim lalu!” tegas Guardiola.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pep: ‘Bahagia Dulu’ adalah Kunci Kesuksesan Sane

VivagoalLiga Inggris – Leroy Sane merupakan pemain andalan yang dimiliki oleh Manchester City. Pep Guardiola akan membantu asalkan memegang kunci ‘bahagia’ terlebih dahulu.

Bahkan, The Citizen akan membantu penuh pemain tersebut untuk membuka potensinya di klub raksasa Inggris ini. Manchester City siap membantu dengan cara mengembangkan permainannya asalkan Sane bahagia terlebih dahulu.

Perlu diketahui, Sane telah lama diincar oleh klub raksasa Bundesliga, Bayern Munchen. Pemain Timnas Jerman tersebut telah ditawarkan perpanjangan kontrak namun dia menolak.

Baca Juga: Transfer Digantung, Legenda Bayern Ultimatum Leroy Sane

“Klub Manchester City telag memberikan dirinya tawaran tahun lalu. Dan saya telah mengatakan hal ini berkali-kali, kami ingin orang-orang senang berada di sini,” ungkap Guardiola melalui konferensi pers usai Manchester City mengalahkan West Ham United 4-1 dalam bentrokan Liga Premier League Asia di Nanjing.

Pemain Jerman yang berusia 23 tahun  yang kontraknya berakhir tahun 2021 mendatang, telah memberikan assist dalam pertandingan.

Sane juga mendapatkan pujian dari Guardiola yang mengatakan bahwa City masih bisa meningkatkan kemampuan pemain peraih 2017-18 PFA Young Player of the Year tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pep Sukses Reformasi Permainan Bayern Munchen

Vivagoal BundesligaBek kanan Bayern Munchen, Rafinha sudah merasakan menjadi abak asuh banyak pelatih top selama membela Munchen. Tapi baginya Pep Guardiola akan selalu diingatnya karena berhasil membuat klub yang berkandang di Allianz Arena itu tampil atraktif.

“Pep memberi Bayern sepakbola indah, atraktif dan terbaik yang pernah saya lihat di Bayern.” ungkap Rafina saat ditanya soal siapa pelatih idolanya selama berkostum Bayern.

Rafinha sendiri hanya bisa meraih  tujuh trofi minus trofi Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub bersama Pep Guardiola, kalah dengan pencapaiannya bersama Jupp Heynckes. Dimana bersama Heynckes Rafinha menyabet sembilan trofi  termasuk Si Kuping Besar.

Namun, bukan sekadar trofi yang membuat Rafinha terkesan dengan seorang pelatih. Ia mengaku takjub dengan pengetahuan taktik Guardiola dan kemampuannya dalam membangun tim. Ia pun tak ragu menyebut Pep sebagai pelatih yang sukses membawa perubahan bagi Munchen.

Baca Juga : Tak Terpakai, Mario Mandzukik Siap Kembali ke Bayern Munchen

“Saya tidak menilai pelatih dari apa yang dicapainya di Bayern, tapi dari warisannya. Pep mewarisi banyak hal yang menakjubkan.

“Ia membawa lebih banyak fleksibilitas dan kecepatan. Dia memanfaatkan fondasi yang sudah diletakkan oleh para pendahulunya kemudian menyempurnakannya,” sambung Rafinha kepada Sport Bild.

Selain Jupp Heynckes dan Pep Guardiola, Rafinha pun pernah merasakan dilatih banyak pelatih top lain. Sebut saja, Louis Van Gaal, Carlo Ancelotti, Ottmar Hitzfeld, hingga terakhir Niko Kovac.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS