Tag: UCL

Laga Copenhagen Dengan Red Star Belgrade Diwarnai 22 Penalti

0

Vivagoal Berita BolaLaga FC Copenhagen melawan Red Star Belgrade berlangsung seru. Bermain di Stadion Parken, Denmark, Rabu (14/8/2019) dini hari laga itu diwarnai dengan 22 tendangan penalti sebelum akhirnya Red Star dipastikan keluar sebagai pemenang.

Dalam pertandingan tersebut, UEFA mencatat Copenhagen melakukan 102 serangan, sementara Red Star 58 kali. Copenhagen juga membukukan 32 attempts sepanjang pertandingan dengan 11 diantaranya tepat sasaran. Sementara Red Star hanya melepaskan 14 tembakan dengan 8 yang on target.

Baca Juga: Klopp Harapkan Magis Istanbul di Final UEFA Super Cup

Keseruan sepanjang 120 menit belum selesai sampai disitu saja. Drama panjang terjadi saat laga harus memasuki adu tos-tosan. Red Star punya empat momen dari titik 12 pas untuk memastikan kemenangan, tapi semua terbuang percuma setelah tendangan Veljko Simic ditepis kiper Copenhagen, Sten Grytebust.

Radovan Pankov dkk memang akhirnya bisa memenangi adu penalti dengan skor 6-7 setelah kedua tim sama-sama melakukan 11 tendangan, melahirkan total 22 tendangan, dengan 9 diantaranya gagal.

Menurut catatan UEFA, ini menjadi adu penalti terlama sejak kompetisi tertinggi di Eropa tersebut berubah nama dari European Champions Club Cup menjadi UEFA Champions League pada tahun 1992.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Porto dan Celtic Tersingkir dari UCL

 Vivagoal Liga ChampionsKualifikasi ketiga Liga Champions tuntas digelar tengah pekan ini. FC Porto dan dan Celtic Park sejara mengejutkan harus tersingkir dari Liga Champions musim ini.

Dimulai dari FC Porto yang punya bekal kemenangan 1-0 di leg pertama yang digelar di markas Krasnodar, Rabu (7/8/2019), The Dragon malah diberi kejutan saat bertanding di Estadio Do Dragao, Rabu (14/8/2019) dini hari tadi.

Krasnodar mampu membungkam tuan rumah dengan unggul 3-0 di babak pertama berkat gol Tonny Trindade de Vilhena pada menit ke-3 dan dua gol Magomed Suleymanov masing-masing pada menit ke-12 dan 34. Sementara itu, Porto hanya bisa membalas dua gol pada babak kedua pertandingan.

Dengan hasil ini, Porto dipastikan tersingkir dari Liga Champions. Meski agregat berakhir dengan 3-3 namun Porto kalah agresivitas gol tandang.

Baca Juga: Dusan Tadic Cetak Brace, Ajax ke Playoff Liga Champions

Sementara itu, CFR Cluj mampu comeback atas Celtic FC. Hanya mampu bermain imbang 1-1 di Stadionul Dr Constantin Radulescu tengah pekan kemarin, CFR Cluj berhasil menang 5-4 saat gantian bertandang ke Celtic Park. 

Berikut hasil lengkap Liga Champions Babak Kualifikasi Ketiga:

Qarabag 0 vs 2 APOEL (agregat 2-3)

Rosenborg 3 vs Maribor 1 (agregat 6-2)

Dynamo Kyiv 3 vs 3 Club Brugge (agregat 3-4)

Copenhagen 1 (6) vs 1 (7) Red Star (agregat 2-2)

Ferencvaros 0 vs 4 Dinamo Zagreb (agregat 1-5)

Ajax 3 vs 2 PAOK (agregat 5-4)

Olympiakos 2 vs 0 Istanbul BB (agregat 3-0)

LASK Linz 3 vs 1 Basel (agregat 5-2)

Celtic 3 vs 4 CFR Cluj (agregat 4-5)

Porto 2 vs 3 Krasnodar (agregat 3-3)

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Dusan Tadic Cetak Brace, Ajax ke Playoff Liga Champions

Vivagoal Liga ChampionsAjax Amsterdam berhasil melaju ke babak playoff Liga Champions setelah mengandaskan Paok Thessaloniki FC. Berbekal dua gol tandang, Ajax lantas membungkam Paok 3-2 di leg kedua yang digelar di Johan Cruyff Arena, Rabu (14/8/2019) dini hari WIB.

Meski bertindak sebagai tim tamu, Paok masih mampu unggul lebih dulu pada menit ke-23 melalui gol yang dicetak Diego Biseswar. Dua menit sebelum jeda babak pertama, Ajax berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1 berkat gol yang dicetak Dusan Tadic melalui titik putih.

Memasuki paruh kedua pertandingan, Ajax berhasil membalikkan keadaan jadi 2-1 setelah Nicolas Tagliafico menanduk bola masuk ke gawang memanfaatkan umpan tendangan sudut Hakim Ziyech.

Baca Juga: Milan Buka Kemungkinan Rekrut Bruno Fernandes

Ajax akhirnya bisa menjauh dari kejaran wakil Yunani setelah Dusan Tadic mencetak brace,  lagi-lagi melalui titik putih dan merubah skor jadi 3-1.

PAOK sejatinya sempat membuat pendukung Ajax  tak menentu ketika Biseswar mencatat brace di menit ketiga injury time.

Namun hingga pertandingan usai, tidak ada lagi gol tercipta. Dengan hasil ini Ajax berhak lolos ke babak selanjutnya dengan agregat 5-4.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Ancelotti: Barca Tetap Jadi Kandidat Juara

Vivagoal Liga ChampionsBarcelona masih jadi favorit untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Punya beberapa pilar baru dan tak banyak merombak tim jadi alasan El Barca akan merajai Eropa di musim 2019/20 nanti.

Hal tersebut dikatakan oleh pelatih Napoli, Carlo Ancelotti dalam sesi jumpa pers jelang laga persahabatan antara Napoli dan Barcelona di Stadion Sun Life, Miami, Florida, Amerika Serikat. Ancelotti tanpa ragu menyebut Blaugrana sebagai kandidat juara Liga Champions musm mendatang. 

“Saya percaya Barcelona selalu jadi kandidat memenangi Liga Champions.” ujar Ancelotti dilansir dari Omnisport.

Kedatangan beberapa pemain top seperti Frenkie De Jong dan Antoine Griezmann diakui eks pelatih Milan itu akan jadi kunci keberhasilan Los Cules di ranah Eropa. Selain itu, tak banyak merubah kompisisi tim menjadi alasan lain Blaugrana akan bersinar. 

Baca Juga : Ajax Ditahan Imbang PAOK

“Skuat mereka mayoritas masih sama, ada pemain seperti Messi dan lainnya. Jadi saya pikir, mereka selalu bisa bersaing untuk memenangi yang maksimal, dan yang maksimal adalah Liga Champions.

“Saya pikir, dengan pemain-pemain yang mayoritas masih sama, ditambah pemain baru yang mereka datangkan, tahun ini Barca akan sangat kompetitif,” simpul Don Carlo, julukan Ancelotti.

Musim lalu dengan skuat yang tak jauh berbeda, Barca mampu mencapai babak semifinal sebelum disingkirkan Liverpool dengan agregat 3-4. Musim ini bukan tidak mungkin mereka akan menembus final dan mendapatkan targetnya. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Hasil Kualifikasi Liga Champions: Ajax Ditahan Imbang PAOK

Vivagoal Liga ChampionsAjax Amsterdam hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menghadapi Paok Thessaloniki FC di kualifikasi babak ketiga Liga Champions musim 2019/20. Meski tampil dominan, De Amsterdammers gagal meraih hasil positif di laga tersebut. 

Bertanding di Stadion Toumbas, Yunani, Rabu (7/8/2019) dini hari, sejak awal laga Ajax sudah menebar ancaman dari tembakan spekulasi Hakim Ziyech. Melihat kiper berdiri cukup jauh dari garis gawang, ia melepaskan tembakan jarak jauh yang hanya berakhir di atas sasaran.

Hakim Ziyech akhirnya tidak menyia-nyiakan kesempatan keduanya untuk mencetak gol. Berawal dari tendangan bebas yang di eksekusi oleh Ziyech, bola berhasil merobek gawang Paok Thessaloniki FC yang dikawal Alexandros Paschalakis.

Tertinggal satu gol, Paok  merespons lewat eks pemain Arsenal, Chuba Akpom. Memanfaatkan umpan Anderson Esiti, sepakannya masih menyamping di samping gawang.

Baca Juga : Jika Terus Egois, Pep Guardiola Tak Akan Lagi Menangi Liga Champions

Chuba Akpom akhirnya benar-benar bisa menggetarkan jala gawang Ajax di menit ke-31. Berawal dari serangan balik cepat, Leo Jaba yang mengirim umpan dari sisi kanan pertahanan Ajax berhasil disontek Chuba ke arah sudut kiri atas gawang Ajax dan merubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-31.

Paok berbalik unggul pada menit ke-36 usai Leo Matos menyundul bola memanfaatkan umpan tendangan bebas yang dilakukan Alexandro Esiti. Skor 2-1 pun bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua pertandingan, Ajax memasukkan penyerang veteran, Klass-Jan Huntelaar menggantikan Kasper Dolberg yang mengalami cedera. Ajax akhirnya bisa menyamakan kedudukan jadi sama kuat 2-2 setelah bek PAOK melakukan blunder. 

Hingga laga usai, tidak ada gol tambahan dari kedua tim. Hasil ini cukup menguntungkan bagi Ajax, pasalnya mereka punya keunggulan dua gol tandang jelang leg kedua yang bakal digelar di kandang mereka pada pertengahan Agustus nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Wanita Ini Digoda Dua Pemain Liverpool

Vivagoal Liga Champions –  Penyusup seksi di final Liga Champions, Kinsey Wolanski mengakui ada dua pemain Liverpool yang menggodanya. Hal itu terjadi setelah ia menginvasi lapangan pada Final Liga Champions yang mempertemukan Liverpool lawan Tottenham Hotspur.

Model asal Rusia itu sempat masuk ke dalam lapangan dengan pakaian yang super seksi. Wolanski berlari diantara para pemain yang tengah berebut bola. Laga pun dihentikan demi mengamankan Wilanski.

Usut punya usut, aksi nekat yang dilakukan Wolanski ternyata mengikuti jejak kekasihnya, Vitaly Zdorovetskiy, yang sempat menyusup di final Piala Dunia 2014. Alhasil namanya pun langsung jadi buruan banyak orang di akun sosial media. Akun Instagram yang dulunya hanya diikuti kurang lebih 300 ribuan, sekarang sudah nyaris menyentuh tiga juta pengikut.

Kabar terkini mengatakan Wolanski  digoda oleh banyak orang, dua diantaranya adalah pemain Liverpool.  Ia mengaku tak mengenal siapa dua orang tersebut sebelum akhirnya melihat profil keduanya. Hanya saja Wolanski enggan membeberkan siapa saja dua pemain Liverpool yang menggodanya.

“Saya tidak mau menyebutkan nama, tapi ada dua pemain Liverpool yang mengirimkan pesan menggoda setelah saya menyusup pada laga tersebut. Satu dari mereka mengirimkan emoji hati kepada saya, sementara satunya lagi menuliskan pesan: ‘Aku melihatmu di dalam pertandingan,” ujar Wolanski dilansir Mirror.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Mengherankan! Mo Salah Tak Masuk UCL Best XI

Vivagoal Liga ChampionsBerhasil membawa Liverpool juara Liga Champions ternyata belum menjamin Mohamed Salah masuk dalam skuat terbaik Liga Champions musim 2018/2019. Pemain asal Mesir itu ternyata tidak terpilih dalam skuat pilihan UEFA musim ini.

Dilansir dari situs resminya, Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) baru saja mengumumkan skuat terbaik Liga Champions 2018/2019 yang berisikan 20 nama pemain dari enam klub yang berbeda. Mereka dipilih oleh Technical Observers UEFA yang berisikan enam mantan pemain dan pelatih ternama, yaitu David Moyes, Roberto Martinez, Gareth Southgate, Christian Chivu, Mixu Paatelainen, dan Jerzy Angel.

Liverpool mendominasi skuat terbaik Liga Champions musim ini dengan menyumbangkan enam pemain. Ajax Amsterdam berada di posisi kedua dengan memasukkan lima nama pemainnya, yakni Frenkie De Jong, Matthijs De Ligt, Hakim Ziyech, David Neres dan Dusan Tadic.

Kemudian ada Barcelona dan Manchester City yang sama-sama menyumbang dua pemain. Sementara Lyon serta Juventus hanya mampu menyumbangkan satu pemain.

Menariknya tidak ada nama Mohamed Salah dalam skuat Liga Champions terbaik musim ini.  Salah yang tampil dalam 12 pertandingan dengan menorehkan lima gol plus dua assist lebih memilih memasukan  Sadio Mane dengan 13 kali penampilan dengan torehan empat gol dan tiga assist.

Berikut skuat Liga Champions Terbaik pilihan UEFA Musim ini:

Kiper: Allison Becker (Liverpool), Marc-Andre Ter Stegen (Barcelona)

Bek: Virgil Van Dijk (Liverpool), Matthihs De Ligt (Ajax), Jan Vertonghen (Tottenham), Trent Alexander-Arnold (Liverpool), Andrew Robertson (Liverpool).

Gelandang: Moussa Sissoko (Tottenham), Hakim Ziyech (Ajax), Kevin De Bruyne (Man City), Frenkie De Jong (Ajax), Tanguy Ndombele (Lyon), Georginio Wijnaldum (Liverpool), David Neres (Ajax), Raheem Sterling (Man City).

Penyerang: Lionel Messi (Barcelona), Dusan Tadic (Ajax), Sadio Mane (Liverpool), Cristiano Ronaldo (Juventus), Lucas Moura (Tottenham)

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Pemain Ini Selalu Ada Saat Liverpool Butuh Keajaiban

Vivagoal Liga InggrisDivock Origi tak selalu mendapat kesempatan main di tim utama Liverpool musim ini. Tapi sekalinya diturunkan, Origi langsung selalu bisa membantu The Reds dimasa krusial.

Dibeli dari klub asal Ligue 1 Prancis dengan harga 10 juta poundsterling pada 2014 silam, Origi sadar dirinya takkan jadi pilihan utama di lini depan Liverpool. Tercatat, selama 5 musim berkostum The Reds, pemain 24 tahun itu baru bermain sebanyak 98 kali di semua kompetisi dengan torehan 28 gol dan 8 assist.

Tapi, Origi tidak pernah mengeluh dan selalu ada ketika Liverpool membutuhkan dirinya. Hasilnya ia mencetak dua gol untuk membantu Liverpool lolos ke partai puncak dengan mengalahkan Barcelona 4-0 di leg kedua Liga Champions. Juga di laga final kontra Tottenham Hotspurs, Minggu dini hari kemarin, Origi menjadi penentu kemenangan.

“Saya selalu tenang seperti saat pertama datang, saya punya teman yang menyemangati saya, saya punya keluarga, agen yang berjuang untuk saya dan juga rekan-rekan setim. Saya banyak mendapat dukungan,” ujar Origi dikutip dari Fourfourtwo.

Dimasukkan pada menit ke-58 untuk menggantikan Roberto Firmino, Origi membuat satu gol pada menit ke-88 sekaligus memastikan The Reds mengunci gelar juara Liga Champions keenamnya. Whoscored melansir Origi hanya menyentuh bola sebanyak 14 kali dengan akurasi umpan mencapai 50 persen dan satu tembakan berbuah gol.

“Pada akhirnya gol saya membantu tim memenangi pertandingan final, tapi kami memang datang ke Wanda Metropolitano dengan percaya diri,” tutup Origi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Alasan Kinsey Menyusup di Laga Final Liga Champions

Vivagoal Liga ChampionsModel berusia 22 tahun, Kinsey Wolanski mengejutkan publik Wanda Metropolitano di partai puncak final Liga Champions yang mempertemukan Liverpool dan Tottenham Hotspurs Minggu (2/6/2019) dini hari kemarin. Kinsey tiba-tiba masuk ke dalam lapangan dan membuat laga harus dihentikan sementara waktu.

Aksi nekat Wolanski itu dilakukan seorang diri dengan mengenakan pakaian renang hitam. Pacar dari Youtuber Vitaly Zdorovetskiy itu memulainya dari tribun penonton Liverpool lalu berlari hingga ke tengah lapangan. Dengan sigap dua petugas keamanan langsung menangkap Kinsey dan menggiringnya keluar lapangan.

Kinsey sendiri sempat ditahan oleh kepolisian setempat. Namun kemudian ia dibebaskan setelah pertandingan berakhir dengan kedudukan 2-0 untuk kemenangan Liverpool.

Dikutip dari Mirror, Kinsey mengakui aksinya bertujuannya agar dirinya bisa dengan cepat meraih popularitas. Ia pun merasa keinginannya itu sudah terwujud usai berlari di final Liga Champions dengan mengenakan bikini.

“Hidup harus dinikmati, lakukan hal-hal gila yang akan membuat anda selalu diingat selamanya. Saya melakukan aksi ini seorang diri, sebelumnya saya sempat meminta tolong kepada seorang pria disamping saya untuk bantu merekam aksi saya melalui handphone yang saya berikan kepadanya, kemudian saya berlari,” ungkapnya.

Namun Daily Mail mail menyebut aksi Kinsey itu dilakukan untuk mempromosikan channel youtube milik pacarnya. Pasalnya, ia memakai bikini bertuliskan akun VitalyzdTV sebuah akun ‘prank’ dewasa. Dengan aksi nekatnya itu, berhasil membuat subscriber di channel tersebut bertambah drastis.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di

Wenger Komentari Kemenangan Liverpool

Vivagoal Liga Champions – Liverpool baru saja berhasil membawa pulang trofi Liga Champions keenam mereka setelah mengkandaskan Tottenham Hotspurs. Mohammed Salah dan Divock Origi menjadi penentuan kemenangan The Reds di Wanda Metropolitano.

Atas prestasi itu, pelatih kawakan yang kini beralih profesi menjadi pandit, Arsene Wenger memuji penampilan anak asuh Jugen Klopp. Menurut mereka, Liverpool selalu dinaungi keberuntungan dan selalu bisa membuat keajaiban.

“Malam ini adala contoh ketika semua hal berjalan dengan baik bersama-sama.  Untuk semua orang yang telah berhasil di Inggris, kami tahu Liverpool adalah tempat khusus untuk sepak bola dan itulah sebabnya mereka selalu dapat membuat keajaiban,” kata Wenger kepada beIN Sports.

Meski memuji semangat juang yang dimiliki Liverpool, namun Wenger menilai ada beberapa hal yang perlu diperbaiki oleh Salah dkk. Menurutnya Liverpool perlu meningkatkan teknis permainan mereka dengan  terus mendominasi Eropa.

“Mereka mungkin perlu mendominasi sepak bola Eropa, untuk meningkatkan level teknis, Tetapi juga mereka mungkin kehilangan apa kekuatan mereka saat ini; solidaritas dan semangat juang .

“Dalam pekerjaan kami, kami tahu kami perlu meningkatkan tim, tetapi kemudian, dengan memperbaiki satu aspek, Anda menghancurkan apa yang membuat Anda menang,” tutup Wenger.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS