5 Fakta Pelatih yang Dicap Gagal Ketika Tangani Barcelona

5 Fakta Pelatih yang Dicap Gagal Ketika Tangani Barcelona

Heri Susanto - Februari 24, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Ronald Koeman
5 Fakta Pelatih yang Dicap Gagal Ketika Tangani Barcelona
Sumber: Sportstars.id

Ronald Koeman sejatinya merupakan salah satu punggawa andalan Barca ketika tim masih dilatih Johan Cruyff di medio 90an. Namun ketika mentas sebagai pelatih, tajinya terkesan biasa saja. Ia memang lumayan berpestasi namun raihan tersebut hamya dibukukan di Belanda bersama beberapa tim.

Di luar Eredivisie, karirnya tak terlalu banyak disorot lantaran hanya menukangi Benfica, Valencia dan Timnas Belanda. Prestasi gemilang Belanda di bawah komandonya, Belanda sempat melaju hingga final Nations Lague 2019. Namun sayang langkah mereka harus terhenti di partai final kala ditumbangkan Portugal.

Setelanya, Koeman menukangi Barcelona pada 2020/21 lalu. Di musim perdananya, gelar Copa del Rey sempat direngkuh. Namun gaya bermainnya yang kerap mengandalkan crossing kurang disukai Joan Laporta plus rangkaian hasil buruk yang ditorehkan bersama tim. Ia kemudian dipecat pada 2021 dan digantikan oleh Xavi Hernandez.

  1. Tata Martino
5 Fakta Pelatih yang Dicap Gagal Ketika Tangani Barcelona
Sumber: Goal

Tata Martino dan Pep Guardiola sama-sama memiliki garis karir yang serupa. Mereka merupakan murid langsung dari Marcelo Bielsa yang filsuf sepakbola dari Argentina. Bedanya, Pep suskes mentransfer ilmu dengan baik dan Tata tak mampu merepresentasikan hal yang sama ketika berada di pinggir lapangan Azulgrana.

Martino gagal merepresentasikan sepakbola Barcelona secara utuh dalam masa baktinya di rentang 2013/14. Awalnya, ia tampil meyakinkan dngan mmbawa Barca melaju kencang di lintas kompetisi. Namun bensin klub mulai surut. Barca mulai rontok di lintas kompetisi dan ia hanya menghantarkan tim menagi satu Piala Super Spanyol dalam karir singkatnya di klub.

  1. Louis Van Gaal
5 Fakta Pelatih yang Dicap Gagal Ketika Tangani Barcelona
Sumber: Goal

Dalam periode pertamanya di Barcelona pada pertengahan 90an, Van Gaal sempat hantarkan tim mendulang berbagai gelar prestis macam dua LaLiga, satu Copa del Rey dan Piala Super Eropa dalam rentang 1997-2000an.

Ia kemudian mendapatkan kesempatan kedua di klub guna mengembalikan marwah Barca yang dua musim tanpa gelar. Namun dalam masa baktinya, ada ssal besar. Ia melepas Rivaldo ke AC Milan dan mengamankan Joan Roman Riquelme guna mentas di sayap. Hasilnya pun tak maksimal lantaran Romi merupakan playmaker ulung ketika masih memprkuat Barca.

Di ajang LaLiga, langkah klub lumayan berantakan, mereka kerap tampil inkonsisten dalam 11 laga awal. Van Gaal hanya bertahan enam bulan di tim dan ketika ia pergi, Barca duduk di posisi 12 klasemen dan hanya berkarak tiga poin dari zona degradasi.


Baca Juga:


  1. Quique Setien
Sumber: Eurosport

Setien datang dengan mengambil alih tongkat estafet kepelatihan dari tangan rnesto Valveerde. Ia diharapkan bisa mengemban filosofi menyerang tim ala Johan Cruyff dan tak mengandalkan serangan balik layaknya sosok asal Basque itu. Peragaan mentas menyerang sempat ia pertontonkan ketika masih membesut Real Betis.

Namun karirnya di klub terbilang singkat. Ia hanya bertahan 7 bulan dan mendulang 25 laga dengan catatan 16 keemenangan empat seri dan 5 kali kalah. Namun kekalahan telak 8-2 atas Bayern Munich besutan Hansi Flick di tahun 2020 menyudahi karir manajerialnya di Catalan. Ia bahkan tak mampu hantarkan tim menangi satu pun gelar.

  1. Laszlo Kubala
5 Fakta Pelatih yang Dicap Gagal Ketika Tangani Barcelona
Sumber: x Sporting News

Reputasi Kubala sebagai pemain Barcelona lumayan impresif. Ia sempat hantarkan tim menangi berbagai gelar mulai dari domestik dan konteinental. Sosok berdarah Hungaria-Spanyol memiliki tempat tersendiri di masa lalu.

Pada medio 80an, ketika masih menukangi Timnas Spanyol. Ketika itu, La Roja melaju ke Euro 1980. Di kejuaran Eropa merka tumbang. Kubala kemudian menukangi Barcelona. Namun di sana, ia hanya bertahan 13 laga dan catatkan enam kekalahan dan 7 kemenangan. Karirnya rampung ketika Blaugrana digasak FC Koln dengan skor 4-0.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com