
Obrolan Vigo: Marcos Llorente, Keping Terpenting dalam Ambisi Timnas Spanyol
Vivagoal–Berita Bola– Bicara soal gelandang, Spanyol mungkin tak pernah kekurangan stok mumpuni setiap waktunya. Selalu ada bakat besar yang bisa diandalkan La Roja untuk mengisi spot tersebut. Namun Marcos Llorente bisa menjadi anomali tersendiri bagi tim. Mengapa?
Kala menangkan Euro 2024 di bawah komando Luis de la Fuente, Spanyol memiliki berbagai gelandang premium macam Rodri, Pedri, Mikel Merino, Fabian Ruiz hingga Martin Zubimendi. Dengan komposisi demikian, tim bisa mengunci spot untuk mendulang gelar juara. Nama Llorente tak ada dalam daftar lantaran tak masuk dalam hitungan.
Namun peruntungan pemain 31 tahun bisa saja berubah di musim panas ini. Spanyol yang tengah dalam ambisi besar menyongsong Piala Dunia 2026 jelas membutuhkan jasanya untuk hadir dalam skuat. Sejauh ini, ia memiliki modal yang bagus lantaran sempat tiga kali tampil di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Potensinya untuk dibawa lumayan terebuka lebar.
Llorente memang bukan gelandang biasa. Pasca kalah bersaing dari Real Madrid dan dilego ke Atletico opada 2019, Diego Simeone memberikannya tugas khusus. Ia tak hanya diminta bisa bermain prima di lapangan tengah, ia juga bisa beradaptasi dengan baik ketika diminta bermain sebeagai fullback.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Kennet Eichhorn, Toni Kroos versi Lite Milik Jerman
- Obrolan Vigo: Antoine Griezmann, Legenda yang Pernah Menjadi Musuh Atletico Madrid
- Obrolan Vigo: Simbiosis Mutualisme antara Oasis dan Manchester City
- Obrolan Vigo: Ernesto Valverde, Pelatih Bilbao Terbaik di Era Modern
Bahkan di musim pertamanya, catatan gol Llorente, 12 gol dan 11 assist, hanya kalah dari Luis Suarez dengan 21 gol. Ia juga sempat hantarkan Atleti memenangi gelar LaLiga terakhir saat era pandemi. Sejak saat itu sampai hari ini, nama Llorente kerap diandalkan. Bareng Atleti, sang pemain sudah mentas hampir 300 laga!
Kini di poros pertahanan kanan Spanyol, hanya tersisa Pedro Porro guna mengisi pos tersebut lantaran Dani Carvajal sudah tak bisa lagi diandalkan guna mengisi pos itu lantaran kerap bermasalah dengan kebugaran. Llorente, dengan kamampuan daya jelajah yang baik dan bisa dimainkan sebagai fullback kanan maupun wing back jelas bisa diandalakn guna memecah kebuntuan.

Ia bisa bergerak bebas ketika tim melakukan transisi ke lini depan dan bisa turun ke belakang denegan cepat. De La Fuente jelas harus melihat bagaimana cara Simeone memanfaatkan sang pemain ketika ia berseragam Atletico. Ia juga bisa memastikan Spanyol main dengan dua gaya. Operan bola pendek atau direct ball mematikan yang sempat mereka peragakan di Euro 2024 kemarin.
Diego Simeone pun mengakui pentingnya peranan sang pemain dalam skemanya lantaran bisa diandalkan di berbagai faktor. “Marcos bisa bermain di berbagai posisi pada pos tengah karena ia sangat penting. Ia tinggi, cepat dan memiliki naluri pencetak gol. Ia bisa memecah kebuntuan dan ia adalah pekerja keras,” urai Simeone seperti diwartakan Football Espana.
Baca Juga:
- 5 Fakta Alumni Liga Champions yang Tengah Bermain di Kompetisi Asia Tenggara
- 5 Fakta Nasib Manajer Manchester City Sebelum Kedatangan Pep Guardiola
- 5 Fakta Bintang Jebolan Piala Dunia yang Sempat Main di Indonesia
- 5 Fakta Pelatih Portugal Tersukses Sepanjang Sejarah
Spanyol sudah lebih dari cukup memiliki pemain bintang dan pekerja keras sepertinya jelas memilki ruang tersendiri bagi tim untuk mengulang momen manis di Afrika Selatan ke Amerika Tengah dalam waktu dekat dan Llorente jelas harus ada dalam hitungan sendiri.
Spot lapangan tengah mungkin sudah dikunci berbagai pemain berkelas seperti yang pernah hadir di Euro 2024. Namun untuk poros fullback kanan, bisa dipastikan namanya bisa hadir ke permukaan guna mengisi ruang kosong yang ditinggalkan Carvajal.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com















