Obrolan Vigo: 2012, Era Kegelapan AC Milan Dimulai

Obrolan Vigo: 2012, Era Kegelapan AC Milan Dimulai

Heri Susanto - Desember 2, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Berita BolaAC Milan sempat mendulang gelar juara pada 2010/11 lalu dan gelar tersebut merupakan yang pertama sejak 7 tahun terakhir. Namun masalah dimulai dua tahun setelah mereka juara lantaran fondasi tim hampir dilepas total lantaran berbagai faktor yang mendera.

Pasca menjadi juara, Milan sejatinya tetap stabil di papan atas. Di musim 2011/12, mereka masih nangkring di posisi kedua, menembus semifinal Coppa Italia dan mencapai babak perempat final  Liga Champions. Namun di musim setelahnya, segala sesuatu berubah. Layaknya film Kiamat 2012 yang digambarkan suku Maya, situasi serupa terjadi pada sisi merah Kota Mode.

Di musim 2012/13 Milan bebenah. Rossoneri harus melepas beberapa nama veteran yang sudah macam Alessandro Nesta, Filippo Inzaghi, Flavio Roma, Gianluca Zambrotta, Clerance Seeforf,  Gennaro Gattuso hingga Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva hengkang dari klub. Milan memang tengah menghemat anggaran dan melepas pemain tua yang mereka anggap hampir habis.

Gaji mereka memang terbilang lumayan tinggi dan klub perlu menstabilkan neraca keuangan agar terhindar dari jerat Financial Fair Play. Strategi re-branding pun diterapkan. Namun dari nama-nama yang dilepas, Milan tak mampu mengamankan nama besar dalam skuatnya meski belakangan, Alexander Pato dan Mario Balotelli datang ke klub.


Baca Juga: 


Di musim 2012/13, Milan masih mampu berada di papan atas. Namun yang terjadi setelahnya lumayan pedih. Mereka harus duduk di posisi 8 klasemen akhir pada 2013/14. Catatan tersebut menjadi yang terburuk sejak 16 tahun terakhir. Massimiliano Allegri dipecat dan penggantinya lebih random, Clerance Seedorf yang saat itu lebih banyak memberikan masukan spiritual dibanding pendekatan taktikal.

Rossoneri juga banyak mendatangkan beberapa pemain yang tak bisa membantu  tim macam Valter Birsa, Christian Zaccardo, Alessandro Matri, Michael Essien hingga Fernando Torres. Milan seakan hancur lebur dalam periode re-branding yang dijanjikan. Mereka banyak mengangkut pemain tanpa solusi jangka panjang. Mereka bahkan harus absen tiga tahun dari kompetisi Eropa manapun lantaran hasil akhir di kancah domestik terbilang buruk.

Obrolan Vigo: 2012, Era Kegelapan AC Milan Dimulai
Sumber: ac milan

Tak berhenti sampai di sana, pemilik klub, Silvio Berlusconi sebagai orang nomor satu di klub masih ingin berkuasa. Namun dirinya enggan menggelontorkan banyak uang. Adanya friksi internal petinggi juga memperparah kondisi di belakang layar Hasilnya bisa ditebak. Milan lebur di lapangan dan berantakan dalam urusan manajemen.

Pasca kesemrawutan berbagia hal, investor asal Tiongkok, Yonghong Li masuk pada 2016. Ia seakan memberikan angin segar dengan investasi yang dibawa di angka 740 juta Euro yang 220 juta di antarannya berasal dari hutang. Rossoneri banyak mengamankan sejumlah nama baru guna mendongkrak performa tim.


Baca Juga:


Sosok potensial yang digadang punya prospek cerah seperti Andre Silva, Franck Kessie, Hakan Calhanoglu hingga Ricardo Rodriguez merapat ke tim. Mereka sempat mengembalikan posisi ke zone Eropa meski hanya mentas di Europa League. Tanda-tanda kebangkita nampak masih jauh namun tim sudah sedikit menemukan pola meski harus bongkar pasang pelatih.

Yonghong Li kemudian tak mampu membayar hutang yang dibebankan ke Milan sehingga klub harus dipegang oleh Perusahaan Investasi, Elliott Management. Tim masih sulit untuk menembus ke papan atas. Pelatih yang datang pun tak sesuai harapan.

Pasca Seedorf, ada nama-nama lain yang kurang mentereng macam Sinisa Mihajlovic, Christian Brocci, Vicenzo Montella hingga Stefano Pioli. Catatan tim hanya ada di posisi 6-10 dan kerap menghabiskan banyak uang untuk pemain yang nampak hanya akan menjadi scam, Silva tentu masuk dalam bagian tersebut.

Namun rekonstruksi tim padaakhirnya dibangun di musim 2019/20 lalu ketika Pioli menuknagi tim. Paolo Maldini datang sebagai orang di belakang layar dan strategi mengamankan pemain yang bijak mulai dikedepankan. Hasilnya berbuah manis, era gelap Milan, yang gagal mendulang tiket ke Liga Champions 7 tahun beruntun sirna. Mereka memenangkan Scudetto pada 2021 lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com