Obrolan Vigo: Sadio Mane, Dewa Sepakbola Senegal

Obrolan Vigo: Sadio Mane, Dewa Sepakbola Senegal

Heri Susanto - Januari 23, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalBerita BolaSenegal sempat memiliki berbagai nama besar dalam rekam jejak sepakbolanya. Namun Sadio Mane adalah pengecualian. Ia adalah sosok yang berdiri sendiri di atas penyohor lapangan hijau untuk the Terenga Lions, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan.

Mereka memiliki reputasi cukup besar di Afrika sejak era milenium. Hal tersebut dapat dilihat dari statistic tim yang kerap konsisten di Piala Afrika hingga lolos tiga kali ke putaran final Piala Dunia pada 2002, 2018 dan 2022. Terbaru, satu spot di musim panas 2026 juga sukses mereka kunci.

Dalam periode tersebut, berbagai nama sempat menghiasi seperti Henri Camara, Tony Sylva, Papa Bouba Diop, El Hadji Diouf, Pappis Cisse dan berbagai nama lain. Mereka lumayan malang melintang di Eropa bersama berbagai klub. Empat nama yang disebut di depan juga mampu catatkan rekor ketika hantarkan negaranya melaju hingga babak perempat final Korea-Jepang.

Obrolan Vigo: Sadio Mane, Dewa Sepakbola Senegal
Sumber: Goal

Mane sendiri baru beredar di Timnas pada 2012 ketika dirinya masih mentas untuk tim Ligue 1, FC Metz. Namun seiring berjalannya waktu, performa Mane kian melesat. Puncaknya hadir ketika ia mentas untuk Liverpool dan hantarkan negaranya menangi Liga Champions serta Premier League. Selain sukses di level klub, ia juga menjadi pemenang di luar lapangan.


Baca Juga:


Sebagian besar dari pendapatan fantastisnya bersama the Reds kerap ia sumbangkan ke kampung halamannya, Bambali. Iakrap mendonasikan uang untuk membangun kampung halamannya dalam beberapa kesempatan untuk membangun fasilitas Pendidikan, Kesehatan dan lain sebagainya. Total, ia sudah menyimbangkan 700 ribu paun secara keseluruhan.

Tak hanya itu, sosok yang dikenal relijus juga tak hanya membenahi fasilitas kampung halamannya. Menukil laman tribuna, ia juga memberikan tunjangan sebesar 70 paun per pekan untuk 2.000 orang di kampung halamannya. Angka tersebut merupakan upah minimum yang diterima orang Senegal untuk satu bulan gaji.

Obrolan Vigo: Sadio Mane, Dewa Sepakbola Senegal
Sumber: Goal

Pasca menjadi pahlawan di kampung halamannya, Senegal juga menuai tuah. Mereka sempat memenangi Piala Afrika pertamanya pada 2021 lalu ketika situasi tengah dalam masa pandemi. Mereka menundukan Mesir di partai final melalui drama adu penalti dengan skor akhir, 4-2 di Kamerun.

Sosoknya kemudian menjadi pemain terbaik turnamen dengan bukukan tiga gol dan dua assist. Tak berhenti sampai di sana, ia juga sempat mendapatkan penghargaan tertinggi dari Presiden Senegal, Macky Sall ketika mendapatkan National Order the Lion atas aksi heroiknya di turnamen tersebut.


Baca Juga:


Mane saat ini sudah meninggalkan hingar bingar Eropa lantaran merapat ke Al-Nassr sejak 2023 kemarin. Namun di Timnas, ia masih dipakai untuk turnamen besar. Namanya diandalkan di Piala Afrika 2023 kemarin. Negaranya hanya mencapai babak 16 besar. Namun pasca Pape Thiaw menukangi tim pada 2024, segalanya berubah.

Senegal tampil menakutkan. Mereka mampu mengunci satu spot di Piala Dunia 2026. Tak hanya itu, baru-baru ini, the Terenga Lions jga sukses menangkan Piala Afrika keduanya pasca menundukan Tuan Rumah Maroko dengan skor akhir 1-0 melalui babak perpanjangan waktu lewat gol Pape Gueye.

Pelatih Timnas Arab Saudi, Harve Renard yang juga pernah menukangi beberapa negara Afrika memuji performa Mane. Ia merasa mantan pemain Southampton itu memiliki jiwa kepemimpinan yang patut diteladani dengantak mudah menyerah terkait situasi di lapangan. Di partai final, ada drama yang membuat emosi pelatih dan rekan setimnya yang merasa dirugikan lantaran insiden kontroversial.

“Dia tidak hanya hebat di lapangan, tetapi juga di luar lapangan,” jelas Renard. “Dia tahu bagaimana membuat dirinya didengar oleh setiap rekannya. Dia sangat dihormati,” urainya pada laman Le Parisiens. Bahkan lebih jauh, sosok asal Prancis pun membuat pernyataan yang lumayan kuat terkait peranan sang pemain untuk negaranya.

“Di Senegal, dia adalah Tuhan,” kata Renard terus terang. “Tidak ada pemain lain yang mendekatinya.” Mane saat ini memang menjadi salah satu penampil terbanyak Senegal. Ia sudah mendulang 126 caps dan mengepak 53 gol. Catatan terakhirnya bahkan membuat namanya menjadi top skor sepanjang masa the Terenga Lions.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com