Tag: Ballon d’Or 2018

Sejak Awal Messi Sadar Tak Akan Menangkan Ballon d’Or

0

VivagoalBerita Bola – Sedari awal, Lionel Messi sudah tahu dirinya tidak akan mendapat Ballon d’Or 2018. Meski demikian, mega bintang Barcelona itu mengaku puas dengan lima Bola emas yang sudah diraihnya.

“Saya sudah tahu siapa pemenang Ballon d’Or 2018, dan sedari awal saya juga sudah tahu saya tidak masuk dalam tiga finalis terakhir,” ungkap Messi dilansir dari Marca.

Messi mengaku dirinya sudah cukup puas dengan capaiannya selama ini. Sehingga ia tidak terlalu merasa penting lagi untuk memenangkan Bola emas tuk ke-6 kalinya.

“Saya pribadi tidak terlalu memikirkan soal Ballon d’Or, selama ini saya hanya menikmati persaingan dengan Cristiano. Dia pemain hebat dan kami bersaing secara sangat sehat,” lanjut Messi.

Luka Modric berhasil menjadi perusak dominasi Messi-Ronaldo dalam 10 edisi terakhir Ballon d’Or. Pemain Real Madrid itu berhasil keluar sebagai juara pertama dengan Ronaldo ada di urutan kedua.

Sementara Messi sendiri harus puas berada di posisi lima Ballon d’Or 2018. Meski demikian kini Messi berhasil memuncaki daftar pencetak gol terbanyak di lima liga top Eropa dengan torehan 21 gol dan 10 assist hanya dari 19 pertandingan bersama Barcelona di semua kompetisi.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Nani Tidak Terima Modric Pemenang Ballon d’Or 2018

0

Vivagoal – Bagi Nani, Ballon d’Or 2018 tidak layak dimenangkan oleh Luka Modric. Menurutnya, Cristiano Ronaldo yang menjadi rekan setimnya di timnas Portugal lebih pantas memenangkan bola emas itu.

Sebagaimana yang sudah diketahui, Modric berhasil menjuarai Ballon d’Or 2018 setelah menyisihkan nama-nama besar seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Keberhasilan Modric sendiri dinilai wajar, setelah melihat prestasinya di level klub mau tim nasional Kroasia. Bersama Madrid, Modric berhasil mengangkat trofi Liga Champions tuk ketiga kalinya secara beruntun.

Dan di Piala Dunia 2018 kemarin, Modric membantu timnas Kroasia melaju hingga partai final meski akhirnya dikalahkan oleh Prancis dengan skor 2-4.  

Meski begitu, tidak sedikit juga pihak yang menganggap Ballon d’Or edisi tahun ini salah sasaran, seperti setim Ronaldo di timnas Portugal, Nani.

“Menurut saya, Ballon d’Or harusnya diberikan ke pemain yang bisa membuat laga jadi tidak seimbang karena keberadaan dirinya dalam tim. Selain itu, ia mampu menciptakan perbedaan di lapangan.” tegas Nani.

“Dan bagi saya, Ronaldo lebih layak untuk memenangkan penghargaan itu. Karena di posisinya yang sekarang, dia yang terbaik.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Valverde Belum Bisa Terima Messi Finis Ke-5 Ballon d’Or 2018

0

Vivagoal La Liga – Penampilan impresif Lionel Messi yang mencetak brace melalui eksekusi tendangan bebas saat Barcelona menghancurkan Espanyol 4-1 membuat Ernesto Valverde makin heran dengan Ballon d’Or 2018 yang tidak memasukkan nama Messi dalam tiga finalis terakhir.

Menurutnya, jika penghargaan bola emas itu dipersembahkan untuk pemain sepakbola terbaik dunia, harusnya nama La Pulga tetap ada di sana.

“Saya sungguh bingung kenapa Ballon d’Or 2018 bisa begitu.” ujar Valverde dilansir dari Fourfourtwo.

“Selama kariernya, Messi sudah menerima banyak penghargaan, dan sangat mengherankan bahwa mereka yang punya hak suara tidak memberi vote buat Messi,” sambung Valverde.

Seperti yang sudah diketahui, tuk pertama kalinya sejak 11 tahun terakhir nama Messi tidak masuk tiga besar Ballon d’Or edisi tahun 2018 ini. Kondisi lantas menuai banyak pro dan kontra.

Terlebih saat mengetahui nama pemain asal Argentina itu hanya menempati posisi kelima dibawah Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric sebagai pemenang.

Padahal, bicara soal ketajaman La Pulga bersama Blaugrana tidak terbantahkan sepanjang tahun 2018. Berdasarkan statistik yang dikutip dari Opta, Messi berhasil mencetak 41 gol di semua ajang kompetisi. Terbanyak di antara semua pemain yang bermain di 5 liga top Eropa.

Selain itu, Messi juga jadi pemain paling banyak terlibat dalam sebuah proses terjadinya gol dalam satu kompetisi liga, dibandingkan 5 liga top Eropa. Dengan 41 gol yang dibuatnya untuk Barcelona, Messi juga sukses mengkreasikan assist buat 13 gol lainnya.

Tak hanya itu, Messi berhasil menciptakan rekor baru di Piala Dunia 2018 kemarin meski minim gol. Dengan 2 asist nya, Messi tercatat jadi pemain yang bisa membuat setidaknya 1 asist di empat gelaran Piala Dunia secara beruntun (2006, 2010, 2014, 2018).

Valverde sendiri menganggap tidak perlu ada lagi yang musti diperdebatkan soal status Messi pemain terbaik di dunia. Eks pelatih Athletic Bilbao itu menilai semua orang begitu menikmati penampilan yang ditunjukkan dan disuguhkan penyerang 31 tahun itu.

“Semua orang mengaku sangat menikmati aksi-aksi Messi, apalagi kita semua hidup di era yang tidak mungkin ada Messi-messi berikutnya.” tutupnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Jorge Mendes: Ronaldo yang Terbaik, Tak Butuh Ballon d’Or

0

Vivagoal Berita Bola – Ballon d’Or 2018 kini bukan lagi milik Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi saja. Jorge Mendes, agen Ronaldo mengatakan pemain asal Portugal itu sudah tidak butuh pengakuan lagi sebagai yang terbaik di dunia.

“Sudah cukup dengan lima gelar. Ronaldo sudah membuktikan jika dirinya lah yang terbaik di dunia saat ini,” ujar Mendes dikutip dari Mirror.

Luka Modric berhasil mengalahkan Ronaldo di malam penganugerahan Ballon d’Or edisi 2018 yang digelar di Paris, Selasa (3/1/2018) waktu setempat. Ronaldo hanya menempati posisi kedua karena hanya di vote oleh 180 jurnalis.

Secara langsung hasil ini membuat Ronaldo gagal menambah koleksi bola emas miliknya. Sebelumnya, bomber berusia 33 tahun itu sudah mempunyai 5 trofi Ballon d’Or edisi 2008, 2013, 2014, 2016, dan 2017.

Saat disinggung mengenai kegagalan penyerang Juventus itu meraih Ballon d’Or keenamnya, Mendes yang bertindak sebagai agen sang pemain melontarkan pembelaan. Baginya, Ronaldo lah yang terbaik, ia sudah membuktikan dengan bermain baik di Inggris, Spanyol dan Italia.

“Dia bermain di daratan Inggris, Spanyol, dan sekarang di Italia, dimanapun, Ronaldo sudah jadi yang terbaik di dunia.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di vivagoal.com

Ramos Juga Berharap Bisa Dapat Ballon d’Or

0

Vivagoal Berita Bola – Kapten sekaligus bek Real Madrid, Sergio Ramos turut memberi selamat atas keberhasilan Luka Modric merebut Ballon d’ Or 2018. Melalui akun instagram storiesnya, Ramos pun penasaran kapan dirinya bisa meraih bola emas itu.

Modric datang ke Valdebabes, kamp latihan tim Real Madrid dengan membawa trofi Ballon d’Or. Sontak kedatangannya membuat semua rekan-rekannya termasuk Ramos yang berlomba-lomba ingin melakukan sesi foto bersama.

Setelah melakukan aksi selfie dengan bola emas Modric, Ramos kemudian mengunggah foto tersebut di akun sosial media Instagram pribadinya. Di unggahannya itu, Ramos menuliskan keinginannya agar bisa juga mendapatkan Ballon d’Or di masa mendatang.

“Trofi Ballon d’Or, kapan kau datang kepadaku?,” tulis Ramos sambil mencium bola emas itu.

Dalam daftar ke-30 nama pemain untuk Ballon d’Or 2018, Ramos menduduki peringkat ke 19 bersama penyerang Liverpool, Roberto Firmino dan gelandang Barcelona, Ivan Rakitic.

Modric sendiri jadi pemain dengan nilai tertinggi yakni 753 angka. Di urutan kedua ada Cristiano Ronaldo dengan skor 478 dan Antoine Griezmann di posisi tiga setelah hanya mengumpulkan skor 414.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di vivagoal.com

Usai Gagal Raih Ballon d’Or, Allegri Yakin Ronaldo Kan Bangkit

VivagoalBerita Bola – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan keyakinannya akan kebangkitan Ronaldo usai gagal bersaing dalam gelaran penghargaan Ballon d’Or. CR7 kalah dari Modric di peringkat pertama.

“Ini tentu buruk, Ronaldo pantas mendapatkannya saat masih bersama Real,” ujar Allegri dalam acara penghargaan Gazzetta Sports.

Berakhir sudah dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam ajang penghargaan pemain terbaik dunia bertajuk Ballon d’Or. Luca Modric muncul ke permukaan usai tampil gemilang musim lalu dengan membawa Real Madrid juara Liga Champions dan membantu timnas Kroasia melaju hingga babak final Piala Dunia 2018.

Dalam proses penghitungan suara sendiri Modric berhasil mengalahkan Cristiano Ronaldo di peringkat dua dan Antoine Griezmann di peringkat tiga. Sedang nama Messi hanya berada di posisi kelima.

Keberhasilan Modric itu sendiri menjadi catatan unik di mana ia menjadi pemain kedua setelah Kaka yang meraih gelar tersebut usai didominasi oleh Ronaldo dan Messi. Tercatat Kaka meraih gelar tersebut pada 2007.

Tentu sebuah kekecewaan bagi kedua pemain terutama Ronaldo. Allegri menyebut jika pemainnya tersebut sudah tampil maksimal bersama Madrid musim lalu dan juga bersama Portugal di Piala Dunia kemarin.

“CR7 adalah contoh untuk semua pesepakbola. Bahkan dengan semua sukses yang diraih dan di usia 33 ia masih fokus pada hal-hal detail. Bakat saja tidak dapat diandalkan untuknya hingga level saat ini,” kata Allegri.

Meski demikian Allegri yang baru saja dinobatkan sebagai pelatih terbaik Serie A musim 2017/18 tersebut yakin Ronaldo akan segera bangkit. Menurutnya sang pemain memiliki tipikal sebagai seorang dengan semangat juang tinggi sebagai penguat bakat yang dimiliki.

“Modric memenangkannya dan akan menjadi motivasi untuk Ronaldo. Ronaldo pasti akan lebih baik dengan memenangkan Ballon d’Or keenam dengan Juventus tahun depan,” tutur Allegri.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di vivagoal.com

 

Atletico Penyebab Griezmann Gagal Juara Ballon D’Or

0

VivagoalBerita Bola – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone ikut memberi selamat buat Luka Modric atas keberhasilanya merebut Ballon d’Or 2018. Tapi menurut Simeone, harusnya Antoine Griezmann yang meraih penghargaan bola emas itu.

“Saya pribadi memberi selamat kepada Modric. Ia memang punya musim yang bagus, tapi menurut saya, harusnya yang terbaik adalah Griezmann atau Varane.” tandasnya.

Modric pada akhirnya diumumkan jadi pemenang penghargaan paling prestisius buat para pemain sepakbola dunia, Selasa (3/12/2018) dini hari kemarin. Gelandang Real Madrid itu mematahkan duopoli Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam 10 tahun terakhir.

Nama Antoine Griezmann sendiri berada di posisi ketiga setelah Cristiano Ronaldo, sementara Lionel Messi ada di urutan kelima.

Menurut Simeone, mungkin karena reputasi Atletico Madrid yang tidak sebesar El Real jadi alasan buat pemain asuhannya itu tidak juara. Karena baginya, Griezmann lebih layak meraih Ballon d’Or 2018 karena prestasinya selama satu tahun kalender kemarin lebih mentereng dibandingkan Modric.

“Mungkin karena bermain tuk Atletico membuat segalanya jadi sulit, sementara kami disini sudah berusaha bekerja keras, meningkatkan kinerja agar lebih bisa bersaing untuk meraih gelar-gelar penting,” kata Simeone.

Meski dianggap pantas untuk mendapatkan gelar bergengsi tersebut. Namun Griezmann sendiri bangga dengan prestasi yang telah ia capai sebelumnya.

“Wajar jika Griezmann mengatakan ia sudah senang dengan semua yang ia dapatkan selama satu tahun terakhir dan dia sekarang berlabel juara dunia. Sungguh sulit untuk mempercayai semua ini,” sindir Simeone.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di vivagoal.com

 

Ada Kesalahan di Penghitungan Suara Ballon d’Or 2018

0

VivagoalBerita Bola – Hegemoni dua mega bintang sepakbola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sudah resmi dipatahkan, Selasa (5/12/2018) dini hari kemarin. Adalah Luka Modric yang berhasil merusak duopoli itu setelah merebut Ballon d’Or 2018.

Sebelumnya, gelandang timnas Kroasia dan Real Madrid itu juga sudah meraih Pemain Terbaik 2018 versi FIFA, dan merebut Golden Ball di turnamen Piala Dunia 2018 silam.

Messi dan Ronaldo sendiri berada di posisi lima dan kedua dalam urutan daftar pemenang Ballon d’Or 2018. Adapun yang berhak memberi vote dalam penghargaan bola emas ini adalah para kapten timnas negara masing-masing, pelatih tim nasional dan jurnalis terpilih.

Banyak pihak yang mengklaim, setiap tahunnya pasti ada kesalahan dalam perhitungan suara pemenang Ballon d’Or. Dan di edisi 2018 ini, kesalahan itu kembali terjadi. Adalah Lasana Liburd, seorang jurnalis asal negara Trinidad Tobago yang mengungkapkan kesalahan itu.

Ia menuding, panitia Ballon d’Or 2018 melakukan kesalahan dalam pencatatan perhitungan urutan pemain yang dipilihnya. Jika berdasarkan slip suara resmi panitia Ballon d’Or, Liburd tercatat memberi vote dengan urutan Antoine Griezmann, Moh Salah, Ronaldo, dan Modric, kemudian Messi di urutan kelima.

Namun, Liburd mengaku dia tidak memberi suara sesuai urutan yang dibacakan oleh panitia penghargaan prestisius itu. Liburd yang bekerja di media Wired868.com lantas menuliskan urutan pilihannya di akun Twitter pribadinya dan menuding suaranya sudah dihitung dengan cara tidak benar.

 

 

“Saya ingin melakukan koreksi terhadap panitia pemilihan Pemain terbaik tahun ini. Seharusnya mereka menghitung suara saya dalam urutan yang benar: Messi, Modric, Ronaldo, Salah, Griezmann. Saya sudah bertahun-tahun melakukan vote untuk penghargaan bergengsi ini, tapi tidak tahu apa yang salah, dan saya memiliki bukti catatan suara saya.” tulisnya di akun twitter @lasanaliburd.

Selalu update berita bola terkini seputar Ballon d’Or hanya di vivagoal.com

Tak Masuk Tiga Besar Ballon d’Or, Bagi Messi Trofi Tim Lebih Penting

0

VivagoalBerita Bola – Terlempar dari tiga besar Ballon d’Or 2018 tak lantas membuat Lionel Messi berkecil hati. Superstar Barcelona itu memastikan dirinya ingin memberikan prestasi bagi tim bukan untuk indivdu.

“Dalam sepakbola, meraih gelar bersama tim jadi lebih membanggakan ketimbang gelar individual,” ujar Messi dilansir Onda Cero.

Sepanjang karier sepak bolanya tidak ada yang meragukan kualitas seorang Lionel Messi. Di level individu, sederet penghargaan bergengsi sudah direbutnya. Termasuk lima trofi Ballon d’Or sudah berada dalam genggamannya.

Tak hanya itu, deretan rekor yang bertahan puluhan tahun silam ia mampu pecahkan, salah satu diantaranya sebagai pemain tersubur di El Clasico. Messi berhasil melampaui torehan gol milik Francisco Gento, yang bermain di Madrid tahun 1953 hingga 1971.

Pemain berusia 31 tahun itu juga kini merajai daftar pencetak hattrick terbanyak di ajang Liga Champions dengan delapan trigol. Mengalahkan pesaing utamanya Cristiano Ronaldo yang baru mencatatkan tujuh trigol.

“Memang sangat penting buat saya agar terus lebih baik di level individu, tapi itu untuk kepentingan kolektif. Anda harus bisa sukses bersama tim,” tegas Messi.

Di level klub, La Pulga juga telah meraih semua trofi mayor bersama klubnya, Barcelona. 4 gelar juara Liga Champions, 9 trofi La Liga contoh sedikit dari banyaknya gelar yang sudah dikoleksinya. Jika masih ada yang kurang dalam karier seorang Messi, itu hanya di level internasional bersama timnas Argentina.

“Di Barcelona saya selalu termotivasi untuk jadi yang terbaik, bukan setiap musim, tapi di setiap pertandingan,” ujar  La Pulga.

Maka dari itu, Messi mengaku ia sudah tidak terlalu berobsesi dengan gelar individual. Ia menganggap gelar kolektif lebih penting sekarang. Karena Messi ingin seluruh pemain dalam skuat Barcelona bahagia karena bisa meraih trofi juara.

“Saat Anda sudah bisa melihat bagian mana yang terpenting dalam sepakbola, itu lah saatnya anda bermain sebagai tim, berjuang bersama untuk bisa memberi nilai buat klub dan tim itu sendiri,” Messi menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di vivagoal.com

 

Griezmann Bingung Cara Menangkan Ballon d’Or

0

VivagoalBerita Bola – Penyerang asal Prancis, Antoine Griezmann mengaku bingung apa lagi yang harus ia lakukan untuk bisa memenangkan Ballon d’Or. Sebab, ia sudah memenangi Liga Europa dan merebut piala Dunia 2018.

Sebelumnya, gelandang El Real, Luka Modric sudah diumumkan sebagai pemenang Ballon d’Or edisi 2018 yang dilangsungkan di Grand Palais, Paris, Senin (3/12/2018) waktu setempat.

Sementara Griezmann, meski berhasil membawa klubnya Atletico Madrid sebagai juara Liga Europa musim lalu, kemudian mengantarkan negaranya Prancis sebagai juara Piala Dunia 2018, hanya berhasil menduduki peringkat ketiga dibawah Cristiano Ronaldo.

Meski mengaku senang bisa naik di podium Ballon d’Or 2018, tapi Griezmann masih belum paham alasan dirinya tidak diberi penghargaan prestisius di level individual tersebut.

“Ya, ini jadi kebanggaan tersendiri bisa berdiri di panggung Ballon d’Or, terlebih sebagai seorang juara dunia.” sindir Griezmann dikutip dari Fourfourtwo.

Lantas ia pun merasa bingung, menurutnya segala prestasi tertinggi telah ia raih. Namun penghargaan tersebut tak kunjung memihak pada Griezmann.

“Di level klub dan timnas, saya mengira semuanya sudah cukup tuk berada di tempat Modric sekarang. Saya sudah memenangkan gelar juara Liga Europa dan Piala Dunia, apa lagi yang musti saya lakukan, saya bingung.” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS