Tag: La Liga Spanyol

Prediksi Barcelona vs Leganes: Aroma Pesta Gol Lagi?

VivagoalLa Liga – Barcelona akan menjamu Leganes di Camp Nou pada lanjutan jornada ke-29 LaLiga Spanyol, Rabu (17/6/2020) dinihari WIB. Jika melihat catatan fantastis Barca atas Leganes, tim tuan rumah diprediksi bakal bisa kembali meraih kemenangan besar.

Dari enam pertemuan terakhir kedua tim di ajang LaLiga, Barcelona hanya sekali menelan kekalahan dari Leganes. Sementara lima sisanya disapu bersih dengan kemenangan. Barca juga bisa melesakkan 17 gol dan hanya kemasukan sebanyak 5 gol.

Kans tim Catalan menang pun semakin terbuka lebar jika menilik performa Leganes musim ini. Hingga pekan ke-28, Los Pepineros masih menempati posisi kedua dari dasar klasemen dengan koleksi 23 poin hasil dari 5 menang, 8 imbang dan 15 laga lainnya berakhir kalah.

Sementara itu, Barcelona mendapat hasil yang bertolak belakang. Lionel Messi dan kolega hanya sekali tersentuh kekalahan dalam tujuh laga laga terakhirnya di semua kompetisi. Rinciannya, 5 menang, sekali imbang dan sekali kalah.

Rekor pelatih Leganes, Javier Aguirre kala bersua Barcelona juga terbilang sangat buruk. Dari 29 duel sebelumnya, pelatih asal Meksiko itu hanya bisa dua kali membawa tim asuhannya menang atas Lionel Messi Cs.


Baca Juga:


Oleh karenanya, Barcelona diyakini bakal bisa melanjutkan pesta golnya setelah di pekan sebelumnya menggulung Real Mallorca 4-0 di Iberostar Stadium akhir pekan kemarin. Namun berbicara prediksi pemain, untuk sektor depan diyakini akan terjadi persaingan sengit antara Antoine Griezmann dan Martin Braithwaite.

Pasalnya, di laga terakhir, kondisi Luis Suarez sudah on fire dan menciptakan satu assist untuk gol Messi. Bukan tidak mungkin, bomber asal Uruguay tersebut bakal dipasang sebagai starter bersama Messi dan tinggal menyisakan satu tempat di pos lini serang.

“LaLiga selalu penting, karena itu menandai kesuksesan selama satu musim penuh. Dan rasanya, pekerjaan sudah berakhir ketika kami bisa memenangkannya.” tegas Messi seperti dilansir dari situs resmi Barcelona.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Lawan Real Betis, Sevilla Posisikan Diri Sebagai Tim Underdog

VivagoalLa Liga – Sevilla akan menghadapi tantangan Real Betis di laga perdana jornada ke-28 LaLiga Spanyol, Jumat (12/6/2020) dinihari WIB. Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui memilih merendah bahwa dalam El Gran Derbi, timnya tidak bakal menjadi unggulan.

Duel Sevilla vs Real Betis yang bertajuk Derby Andalusia akan lebih dulu jadi sajian pembuka LaLiga Spanyol akhir pekan ini setelah tiga bulan lamanya kompetisi diliburkan akibat pandemi virus Corona.

Di ajang LaLiga musim ini, Sevilla menempati posisi ketiga klasemen dengan hanya menelan kekalahan sebanyak enam kali dan meraup 13 kemenangan dari 27 laga yang sudah dijalani.

Dalam lima laga terakhirnya di seluruh ajang sebelum kompetisi ditangguhkan 13 Maret lalu, Sevilla belum sekalipun tersentuh kekalahan dengan meraih 2 kemenangan dan tiga laga lainnya berakhir imbang.

Di sisi lain, Real Betis hanya bisa sekali meraih kemenangan dalam lima laga terakhirnya di ajang Liga, namun satu-satunya kemenangan yang mereka raih tersebut didapat dari laga melawan Real Madrid.

Tapi dari kesemua catatan impresif tersebut, tak membuat Julen Lopetegui jemawa. Menatap laga kontra Betis dini hari nanti, Lopetegui memilih untuk jadi tim underdog meski mereka akan bermain di markas sendiri, yakni Ramon Sanchez Pizjuan.


Baca Juga:


“Real Betis adalah tim yang cukup hebat. Mereka memiliki sosok pelatih yang tak kalah hebatnya. Kedua tim menurut saya punya peluang yang sama untuk meraih kemenangan nanti.” ucap Lopetegui seperti dilansir dari situs resmi Sevilla.

“Real Betis adalah tim yang komplit, dengan kemampuan pemain di atas rata-rata. Mereka senang bermain dalam tempo yang tinggi dan sejauh ini mereka sudah berkembang sebagai tim.” Lopetegui menambahkan.

“Kami harus benar-benar mempersiapkan diri untuk siap bermain dalam situasi tanpa penonton di sisa pertandingan musim ini. Kami harus melakukan sesuatu yang berbeda, karena ini menarik, dan akhirnya kami ingin meraih poin penuh di setiap laga.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Berikut Fakta Kekuatan Pertahanan Sevilla vs Real Betis

VivagoalLa Liga – Duel Sevilla vs Real Betis digelar pada Jumat (12/6/2020) dinihari WIB di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan. Laga bertajuk El Gran Derbi ini menjadi pembuka restart LaLiga Spanyol 2019/2020. Berikut adalah data dan fakta pertemuan kedua tim akhir-akhir ini.

Sebagai tuan rumah, Sevilla memiliki bekal cukup bagus jelang duel ini, yakni berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan torehan 13 kemenangan, 8 imbang dan hanya 6 kali kalah dari 27 laga yang telah dimainkan.

Khusus soal pertahanan, gawang skuad besutan Julen Lopetegui ini sudah terkoyak sebanyak 29 kali. Jika diperinci, Sevilla sudah kebobolan sebanyak 26 gol dari dalam daerah kotak penalti, dan tiga lainnya datang dari area luar kotak 16 pas.

Secara keseluruhan, lini belakang Sevilla sudah melakukan total 432 tekel dengan jumlah keberhasilan mencapai 265 kali. Sementara itu, barisan bek mereka tercatat hanya melakukan tiga kesalahan yang menyebabkan lawan menembak, dan menciptakan dua blunder yang berbuah gol lawan.

Kiper Sevilla, Tomas Vaclik tercatat sudah melakukan 52 kali penyelamatan sepanjang musim ini. Namun tantangan untuk Tomas kali ini adalah tidak kebobolan di kandang sekaligus mempertajam rekornya yang telah 5 kali membuat cleansheet.

Untuk tim tamu, Real Betis. Skuad besutan Joan Francesc Ferrer Sicilia ini datang dengan kondisi lini belakang mereka yang sudah kebobolan sebanyak 43 gol. Jika diperinci, pertahanan mereka sudah tertembus 40 gol dari dalam kotak penalti dan dirobek lawan sebanyak 3 kali dari luar area kotak terlarang.


Baca Juga:



Catatan ini sekaligus membuat mereka harus berada di posisi ke-12 klasemen dengan catatan menang 8 kali, imbang 9 kali dan sudah kalah 10 kali.

Menghadapi barisan penyerang tuan rumah yang sudah memasukkan 39 gol dari 27 laga, Real Betis akan mengandalkan lini belakang mereka yang sepanjang musim ini sudah menciptakan 349 tekel dengan keberhasilan sebesar 214 kali. Tapi mereka juga patut mengurangi kesalahan karena sudah dua kali membuat blunder dan menghasilkan gol.

Di sisi penjaga gawang, Joel Robles tercatat sudah mengukir 75 saves hingga pekan ke-27. Dengan bekal empat clean sheet, layak ditunggu apakah ketangguhan kiper 29 tahun ini bakal membantu Betis memenangkan El Gran Derbi atau tidak.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Griezmann Makin Pede Barcelona Bakal Juara Liga, Kok Bisa?

VivagoalLa Liga – Luis Suarez sudah bisa merumput lagi pasca mengalami cedera lutut horor di awal tahun ini. Antoine Griezmann pun sangat senang El Pistolero bisa kembali memperkuat skuad.

Suarez belum pernah merumput lagi sejak Barcelona dikalahkan Atletico Madrid 2-3 di ajang semifinal Piala Super Spanyol pada Januari 2020 lalu. Suarez mengalami cedera lutut dan mengharuskannya naik meja operasi yang membuatnya divonis bakal menepi dalam waktu yang lama.

Penyerang asal Uruguay itu bahkan sudah divonis bakal mengakhiri musim 2019/2020 lebih awal karena cederanya tersebut. Namun, Suarez mendapat berkah akibat penangguhan kompetisi yang memakan waktu tiga bulan lamanya karena pandemi virus Corona.

Suarez pun berangsur-angsur membaik dan sudah berlatih penuh bersama skuad El Barca jelang bergulirnya kembali LaLiga 12 Juni besok. Penyerang berusia 33 tahun itu pun diprediksi akan langsung diturunkan saat Barcelona bertandang ke markas Real Mallorca, Minggu (14/6/2020) dinihari WIB.

Griezmann pun menyambut baik kehadiran Luis Suarez di lini depan Blaugrana. Menurutnya, keberadaan El Pistolero bersama Lionel Messi bakal memudahkan Barca mencapai target juara di akhir musim.

“Luis adalah penyerang nomor 9 kami. Dia pencetak gol ulung dan selalu bisa membuat perbedaan dalam pertandingan besar bersama Lionel Messi.” ucap Griezmann seperti dilansir dari situs resmi Barca.


Baca Juga:



“Kami sempat kehilangan dia dalam beberapa laga terakhir, dan kami sangat senang, pemain seperti dia sudah bisa kembali dan akan membantu kami sejak awal untuk meraih target juara di akhir musim.” tegasnya.

Sebagai informasi, Luis Suarez sudah membuat 11 gol dan 7 assist dalam 17 penampilannya bersama Barca di ajang LaLiga Spanyol. Ia merupakan pencetak gol terbanyak ketiga di Liga setelah Lionel Messi yang sudah membuat 19 gol dan Karim Benzema dengan 13 gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Penonton Virtual Siap Ramaikan Laga Kandang Barcelona

VivagoalLa LigaBarcelona punya cara unik untuk  membuat para pemain merasakan kehadiran fans setianya saat berlaga di Camp Nou. Jika kompetisi digulirkan lagi, fans virtual akan hadir unuk menyemarakkan pertandingan.

Salah satu sponsor Barcelona, Cupra jadi dalang dibalik ide unik ini. Dengan menggagas kampanye ‘Lets Win This Match Together’, nantinya para fans bisa mengirim fotonya dan akan diperlihatkan di papan iklan yang ada di pinggir lapangan.

“Foto-foto mereka bisa dikirim melalui situs web resmi CUPRA dan akan ditampilkan selama pertandingan, mengingatkan para pemain bahwa ada penggemar di belakang mereka. Sekaligus membantu para suporter merasa lebih dekat dengan klub dan stadionnya,” isi pernyataan resmi Barcelona.

Kiper utama Blaugrana, Marc-Andre Ter Stegen pun mendukung ide ini. Menurutnya, kehadiran suporter di Camp Nou sangat penting, sekalipun lewat layar.


Baca Juga: 


“Kami selalu merasa istimwa saat bermain di Camp Nou, dimana para dukungan para penggemar sangat penting. Inisiatif menghadirkan suporter virtual di stadion luar biasa, karena memungkinkan kami tetap bisa merasakan kehadiran mereka,” ucap Ter Stegen.

Kompetisi LaLiga Spanyol sendiri diwacanakan akan bergulir lagi pada 12 Juni mendatang dengan status tertutup untuk penonton.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Presiden La Liga Sindir Ligue 1 Prancis Yang Disetop

Vivagoal La Liga – Disetopnya Ligue 1 Prancis musim 2019/2020 tak hanya menuai banyak komentar dari publik sepakbola dunia. Tapi, presiden La Liga, Javier Tebas sampai merasa perlu untuk bicara terkait pemberhentian kompetisi sepakbola tertinggi di Prancis tersebut.

Keputusan disetopnya Ligue 1 sebenarnya belum benar-benar resmi. Tapi pemerintah setempat sudah mengeluarkan larangan menggelar pertandingan sepakbola sampai bulan September mendatang.

Pemerintah Prancis mengikuti Belanda yang lebih dulu menyetop Eredivisie Belanda musim 2019/2020 tanpa menunjuk siapa yang layak jadi juaranya. Andai ini benar terjadi, maka Ligue 1 Prancis jadi liga top pertama dari lima liga top Eropa yang sudah memutuskan untuk melanjutkan kompetisi.

Presiden La Liga, Javier Tebas sendiri tak habis pikir kenapa Prancis harus menyetop Liga secara prematur. Karena menurutnya, menghentikan sepakbola sama saja memancing ikan dalam badai.

“Saya tidak paham kenapa ada ancaman dalam memainkan sepakbola jika digelar dalam kondisi tertutup (tanpa penonton). Dengan tindakan pencegahan, sama saja anda sedang berada di kapal pemancing saat ombak sedang tinggi.” ucap Tebas seperti dilansir dari Goal International.

“Jika sektor ekonomi penting seperti sepakbola sudah tidak bisa dimulai lagi, itu artinya bodoh. Karena di beberapa negara lain, tim-tim bahkan sudah diizinkan berlatih. Itu seharusnya menjadi contoh.” semburnya.


Baca Juga:


Tebas meyakini bahwa sepakbola saat ini menjadi salah satu barometer penting dalam perputaran ekonomi sebuah negara termasuk Spanyol. Itulah kenapa dirinya belum terpikir untuk menyetop La Liga ditengah pandemi virus Corona.

“Di Spanyol, Sepakbola adalah aspek penting perputaran ekonomi dan harus kami aktifkan kembali seperti semula. Kami di Laliga terus fokus untuk melanjutkan kompetisi dengan sikap yang bertanggung jawab terhadap protokol kesehatan.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Mengenang Tito Vilanova, Pelatih Barcelona dengan Persentase Kemenangan Tertinggi

VivagoalLa LigaTidak terasa tepat sudah enam tahun Tito Vilanova meninggalkan Barcelona untuk selama-lamanya. Vilanova meninggal dunia karena menderita kanker kelenjar Parotis.

Karier Vilanova sebenarnya terlihat begitu cerah kala membesut Barcelona. Ditunjuk sebagai pengganti Pep Guardiola, Vilanova yang berstatus sebagai asisten pelatih dari sang maestro ball possesion tersebut selama empat musim, langsung bisa menunjukkan kualitasnya.

Performanya di Liga Champions pada musim debutnya sebagai pelatih memang belum memuaskan, tapi di kancah LaLiga Spanyol, Blaugrana dibawanya menjadi raja. Bersama Vilanova, Barcelona sukses keluar sebagai juara dengan meraup 100 poin, jumlah angka yang Guardiola sendiri tak pernah bisa mencapainya.

Sedihnya,  Vilanova  harus berobat ditengah kesibukannya  karena penyakit kanker yang dideritanya. Ia tercatat beberapa kali harus absen dalam pertandingan Blaugrana dan menyerahkan tugas kepelatihannya ke sang asisten, Jordi Roura.


Baca Juga:


Tak ingin terus menyusahkan Barcelona, Vilanova akhirnya memutuskan mundur pada 19 Juli 2013 usai membawa Barcelona juara Liga demi bisa fokus menjalani pengobatan.

Namun sayang, setelah setahun berselang, Villanova menghembuskan napas terakhirnya pada 25 April 2014 silam. Ia  sempat membuat kaget banyak pihak karena tidak menyangka ia bakal secepat itu pergi untuk selama-selamanya.

Sebagai informasi, dari lima pelatih yang sudah membesut Barcelona tanpa menghitung Quique Setien yang baru menjabat sebagai juru taktik tim pada 11 Januari lalu, Tito Villanova menjadi pelatih dengan persentase kemenangan tertinggi yakni sebesar 92.1%.

Ia sukses mengalahkan Pep Guardiola yang berada di urutan kedua dengan persentase kemenangan mencapai 76,3%, diikuti oleh Luis Enrique dengan 75,6%, disusul oleh Gerardo Martino yang punya 71% kemenangan dan terakhir Ernesto Valverde dengan 69,5% kemenangan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Ronaldo Beda Level dengan Messi

VivagoalLa LigaDavid Beckham meyakini Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berada di level yang berbeda dengan pesepakbola lain. Tapi, jika berbicara siapa yang lebih hebat, Beckham tanpa ragu menunjuk Messi.

Sejak Cristiano Ronaldo pindah ke Real Madrid pada tahun 2009 silam, rivalitas keduanya mulai memudar.

Selama lebih dari satu dekade terakhir, Messi dan Ronaldo saling pamer produktivitas dalam hal mencetak gol dan memecahkan rekor demi rekor.

Keduanya pun sukses menciptakan rekor gol yang tinggi yang sulit disamai pemain manapun hingga saat ini.

Bagaimana tidak, selama Ronaldo membela Madrid, dan Messi di Barcelona, mereka tak pernah kurang mencetak 50 gol di tiap musimnya. Mereka pun sukses berebut Ballon d’Or sejak 2008 dengan Messi enam bola emas dan Ronaldo lima.


Baca Juga: 


Meski musim ini keduanya terpisah liga, bukan berarti perbandingan keduanya lantas berhenti.

Terbaru, legenda Manchester United, David Beckham mengungkapkan pendapat pribadinya soal siapa yang terbaik antara Messi dan Ronaldo.

“Dia (Messi) sendirian ada di kelasnya sebagai seorang pemain, mustahil ada pemain lain seperti dia. Seperti Cristiano, dia bukan levelnya, Messi pemain di atas pemain-pemain lain.” ucap Beckham seperti dilansir dari Mirror.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Legenda Argentina Dukung Transfer Lautaro Martinez ke Barcelona

Vivagoal Serie ALegenda sepakbola Argentina, Mario Kempes ikut angkat bicara soal rumor transfer Lautaro Martinez ke Barcelona. Menurutnya Lautaro perlu mengambil kesempatan berharga ini demi menaikan level permainnya.

Lautaro memang tampil meyakinkan musim ini. Bersama Nerazzurri, Lautaro mampu menorehkan 16 gol dari 30 penampilan di semua ajang kompetisi.

Penampilannya berbanding lurus dengan ketertarikan sejumlah klub papan atas Eropa akan dirinya. Real Madrid, Barcelona, Juventus disebut tengah menyiapkan tawaran menggiurkan buat Inter agar bersedia melepas penyerang mudanya itu.

Barcelona sendiri diklaim berada di garis terdepan untuk bisa segera membawa Lautaro keluar dari Italia karena faktor keberadaan Lionel Messi. Menurut adik dari agen Lautaro, Sergio Zarate, kliennya tersebut punya mimpi bisa bermain bareng dengan seniornya di timnas Argentina, Lionel Messi pada masa mendatang.

Kempes sendiri mendukung niat Lautaro untuk bisa segera berseragam Blaugrana. Menurutnya, kesempatan hanya sekali datang, dan Barcelona punya level yang berbeda dengan Inter Milan.

“Keretanya cuma satu kali lewat, dan kalaupun di Inter, Lautaro sudah punya tim yang hebat, Barcelona sama sekali berbeda, level mereka ada di atas Inter.


Baca Juga:


“Dalam dua musim terakhir, dia sudah menunjukkan bahwa dirinya adalah pemain nomor 9 yang hebat. Itu diperlihatkannya bersama Inter dan timnas Argentina.

“Tapi alangkah bagusnya jika ia bisa bermain bareng Messi. Bertahan di Inter memang bagus buat dirinya, ia bisa mendapat pengalaman. Tapi karirnya jauh lebih bagus jika ia mau ke Barcelona,” ucap Kempes seperti dilansir dari Tuttomercato.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Saat Kembali, Akankah Sanchez Bersinar di MU?

Vivagoal Liga InggrisAlexis Sanchez seolah kehilangan sentuhan terbaiknya saat bersama Manchester United hingga harus dipinjamkan ke Inter Milan. Menjelang akhir masa pinjaman di Giuseppe Meazza, ada pihak menganggap Sanchez akan kembali bersinar saat kembali ke Old Trafford. 

Analis sepak bola Sky Sports, James Cooper, Alexis Sanchez bisa kembali ke performa terbaiknya pada kesempatan keduanya di MU. Selain karena bakat dan kemampuan, situasi yang dibangun Ole Gunnar Solskjaer memudahkan Sanchez kembali ke permainannya. 

“Sangat lucu bagaimana Ole Gunnar Solskjaer dikritik karena mengatakan Alexis Sanchez akan kembali ke Manchester United musim panas ini.

“Solskjaer kini menganggap suasana jauh lebih baik. Solskjaer memberikan banyak ide-ide baru untuk klub. Ini adalah lingkungan yang bakal memudahkan Alexis Sanchez untuk kembali.


Baca Juga:


“Dengan bakat dan pengalaman yang dimilikinya, dia bisa menjadi sosok penting bagi pemain muda United. Dia juga tidak akan menjadi pusat perhatian layaknya Marcus Rashford dan Bruno Fernandes,” ucap James Cooper di Sky Sports.

Sanchez sendiri masih memiliki kontrak bersama Manchester United hingga 2022 mendatang. Melepasnya tentu akan sulit mengingat gajinya yang terlampau tinggi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS