Tag: La Liga Spanyol

De Jong Sebut Trofi Liga Champions Lebih Penting Ketimbang LaLiga

0

VivagoalLa Liga – Selama 3,5 tahun berkarier sebagai pesepakbola profesional, Frenkie De Jong belum sekalipun bisa menjuarai Liga Champions. Kini, De Jong bertekad menghapus catatan buruknya itu dengan klub barunya, Barcelona.

De Jong memulai karier sepakbolanya dengan bermain di Eredivisie Belanda bersama Ajax Amsterdam pada tahun 2016 silam. Selama kurun waktu tersebut, De Jong baru bisa mengoleksi dua trofi sebelum memutuskan hengkang ke Barcelona awal musim panas 2019 kemarin.

Baca juga: Raksasa La Liga Tersingkir dari Tim Divisi Tiga

Sayangnya, dari dua gelar juara itu, De Jong belum sekalipun merasakan gelar juara Liga Champions. tiga tahun berkarier di Ajax Amsterdam, De Jong yang baru berusia 22 tahun paling tinggi hanya bisa merasakan bermain di partai semifinal musim 2018/2019 lalu.

De Jong pun menyerukan tekadnya untuk meraih gelar Liga Champions pertamanya di musim debutnya bersama Barcelona. De Jong yang diboyong Barca dengan tebusan sebesar 75 juta euro ini bahkan menyebut titel Liga Champions jadi prioritasnya utamanya.

“Saya pribadi ingin memenangkan semua trofi. Tapi kalau bisa memilih, saya ingin memprioritaskan Liga Champions. Meski saya juga ingin mengangkat trofi LaLiga dan Copa del Rey.” ucap De Jong seperti dilansir dari Omnisport.

“Musim lalu, Barcelona vs Ajax sebenarnya bisa jadi sebuah final yang indah, tapi mudah-mudahan musim ini, saya bisa berada disana.” tuturnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Punya Gelandang Produktif, Real Madrid Jadi Salah Satu Klub Paling Subur

VivagoalLa Liga – Musim ini produktivitas Real Madrid tak perlu diragukan lagi. Gol mereka bukan hanya berasal dari penyerang saja, tapi belasan jaringan hadir dari  deretan gelandang yang dimiliki. 

Dilansir dari Marca, skuat besutan Zinedine Zidane digadang sedang dalam puncak permainannya setelah menjuarai Supercopa de Espana 2020. Dimana penampilan apik mereka tak lepas dari gemilangnya gelandang mereka saat Eden Hazard serta Luka Jovic tampil tidak maksimal.

Contohnya  saat Madrid berhasil menumbangkan Sevilla 2-1 di Santiago Bernabeu akhir pekan kemarin. Dua gol kemenangan Los Merengues diborong oleh Casemiro yang berposisi sebagai gelandang bertahan. 

Baca Juga: Van de Beek Bantah Dirinya Akan ke Klub Raksasa Spanyol

Hingga pekan ke-20 LaLiga Spanyol,  16 gol yang disumbangkan para gelandang Madrid. Capaian ini sama dengan yang mereka torehkan di musim 2017/18, dimana terjadi peningkatan dibanding jumlah gol para gelandang mereka di musim lalu.

Luka Modric jadi gelandang yang paling subur dengan koleksi lima gol. Sementara Casemiro dan Toni Kroos menyusul di urutan kedua dengan masing-masing mencetak empat gol. Bahkan Federico Valverde yang musim ini baru mendapat jatah bermain reguler sudah melesakkan dua gol.

Angka ini sebetulnya masih bisa bertambah. Dimana James Rodriguez baru menorehkan sebiji gol dan masih mungkin untuk bertambah.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Seolah Tak Puas di Laga Debut, Setien Berharap Akan Hal Ini

VivagoalLa Liga – Laga Barcelona kontra Granada dalam lanjutan pekan ke-20 LaLiga Spanyol, Senin (20/1/2020) di Camp Nou, jadi pertandingan perdana Quique Setien. Pelatih berusia 61 tahun itu pun sukses memberi kemenangan, meski hanya dengan skor tipis 1-0.

Sepanjang pertandingan, Barcelona tampil begitu dominan. Penguasaan bola tuan rumah mencapai 83% berbanding 17 persen milik Granada. Selain itu, Barcelona juga tercatat mampu melepaskan 18 tembakan.

Usai pertandingan, Setien nampak  tak puas dengan jalannya pertandingan. Selain faktor cuaca, skuatnya memang terlihat kesulitan di laga tersebut.

“Saya pikir kami sudah memainkan pertandingan yang bagus. Mungkin kami hanya sedikit kurang meyakinkan di babak pertama. Granada bertahan dengan sangat baik dan itu sangat tidak mudah.

“Lebih jauh lagi, hari ini jelas bukan hari yang menyenangkan, dengan angin, lapangan jadi kering dan membuat aliran bola kurang begitu bagus,” jelas Setien.

Baca Juga: Setien Utamakan Gaya Permainan Ketimbang Hasil Akhir

Lebih lanjut, kemenangan ini bisa jadi modal berharga buat Blaugrana. Dia berharap seiring berjalannya waktu, Lionel Messi dkk bisa lebih cair.

“Saya kira kami sudah cukup baik di laga perdana ini, kami sedikit demi sedikit akan makin cair dan membaik di depan gawang,” kata Setien.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Hasil Lengkap La Liga Spanyol Jornada ke-20: Pekan Buruk Untuk Atletico

VivagoalLa LigaPekan ke-20 La Liga Spanyol telah usai digelar selama akhir pekan kemarin. Hasilnya, persaingan Barcelona dan Real Madrid terus meruncing, sementara hasil minor malah diraih Atletico Madrid

El Real berhasil meredam perlawanan Sevilla 2-1 di Santiago Bernabeu, Sabtu (18/1/2020) berkat dua gol Casemiro yang hanya bisa dibalas sebiji gol oleh Sevilla melalui Luuk de Jong. Kemenangan ini sendiri diperdebatkan setelah VAR menganulir gol pertama Luuk de Jong di babak pertama.

Baca Juga: Quique Setien Berhutang Pada Lionel Messi

Di sisi lain, kejutan justru didapat Atletico Madrid di pekan ke-20 La Liga akhir pekan kemarin. Bertandang ke Stadion Ipurua Municipal, markas Eibar, Minggu (19/1/2020) dinihari WIB, skuat besutan Diego Simeone dipaksa pulang dengan skor 0-2 oleh Los Armeros.

Sementara itu, Barcelona yang melakoni debut bersama pelatih anyar mereka, Quique Setien berhasil meraih kemenangan tipis 1-0. Menjamu Granada di Camp Nou, Senin (20/1/2020) dinihari WIB, Los Cules sukses mengunci tiga poin berkat gol tunggal sang kapten, Lionel Messi di menit ke-76.

Pada beberapa laga lainnya, Getafe, Alaves, Real Mallorca, Espanyol dan Real Betis turut meraih angka penuh di jornada ke-20 akhir pekan lalu. Sedangkan hasil imbang harus dirasakan empat tim, yakni Osasuna, Real Valladolid, Athletic Bilbao dan Celta Vigo.

Berikut hasil lengkap Pekan ke-20 LaLiga Spanyol 2019/20:

Leganes          0 vs 3 Getafe
Levante           0 vs 1 Deportivo Alaves
Real Madrid    2 vs 1 Sevilla
Osasuna          0 vs 0 Real Valladolid
Eibar                 2 vs 0 Atletico Madrid
Real Mallorca 4 vs 1 Valencia
Real Betis        3 vs 0 Real Sociedad
Villareal            1 vs 2 Espanyol
Athletic Bilbao 1 vs 1 Celta Vigo
Barcelona         1 vs 0 Granada

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Setien Utamakan Gaya Permainan Ketimbang Hasil Akhir

VivagoalLa LigaKeputusan Barcelona menunjuk Quique Setien memunculkan banyak perdebatan. Pasalnya, dalam karier kepelatihannya, Setien belum sekalipun menangani tim top Eropa. Jelang laga debutnya, tekanan pun membuncah.

Akan menghadapi Granda di Camp Nou, Senin (20/1/2020) dinihari WIB sebagai laga debut, Setien enggan terpengaruh dengan tekanan di luar lapangan. Menurutnya, gaya bermain akan jadi faktor penting di laga nanti ketimbang hasil akhir bagi Barcelona.

“Tentu saja saya lebih suka meraih kemenangan. Saya ingin menang. Tapi jika tim saya menang dengan gaya bermain buruk, maka saya tidak akan pulang dengan kebahagiaan.

Baca Juga: Barcelona Ingin Tukar Rakitic dengan Bintang Muda Juventus

“Saya tidak akan memberi tahu para pemain bahwa hasil lebih berharga dibanding cara bermain. Kita semua tahu bahwa jika kita bermain baik, kita punya peluang yang lebih besar tuk menang. Dan saya akan selalu berusaha membuat tim saya bermain dengan baik,” tegas Setien seperti dilansir dari Marca, Minggu (19/1/2020).

Jelang laga, Barcelona dipastikan tak akan kesulitan mencuri poin penuh.  Pasalnya selain unggul kualitas pemain, mereka juga unggul secara head to head. 

 Total, Blaugrana sudah mengantongi enam kemenangan kandang terakhirnya melawan Granada di semua kompetisi. Ditambah lagi Barcelona selalu bisa menang dalam 15 dari 16 pertandingan kandang terakhirnya di ajang Liga Spanyol.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Meski Jaya di La Liga, Hal Ini Bikin Valverde Lengser

VivagoalLa Liga – Ernesto Valverde diputus kontraknya oleh manajemen Barcelona pada Selasa (14/1) dinihari WIB.  Meski berjaya di liga domestik, tapi Barcelona bak tim semenjana di kompetisi Eropa dan membuat kariernya berakhir tak mengenakan di Camp Nou. 

Di kompetisi dalam negeri, Valverde seolah tanpa lawan. Di musim perdananya dia langsung menyumbang gelar La Liga dan Copa del Rey.

Memasuki musim 2018/2019, ia menambah koleksi trofi Barcelona dengan memenangi Piala Super Spanyol. Valverde juga mampu mempertahankan gelar juara Liga Spanyol di akhir musim. 

Di musim ketiganya sebagai juru taktik Barcelona, Valverde mampu membawa Luis Suarez Cs memuncaki klasemen LaLiga dengan 40 poin dari 19 laga yang sudah dimainkan. Walau demikian, kegagalan di Liga Champions membuat manajemen memilih untuk mengakhiri kontraknya. 

Pasalnya, dari dua kesempatan yang dia jalani, Valverde selalu gagal. Di musim perdananya membesut Los Cules, Valverde hanya bisa membawa Barca melaju hingga babak perempatfinal sebelum dilibas AS Roma.

Valverde kembali gagal membawa Blaugrana melaju lebih jauh di Liga Champions 2018/2019 setelah tersingkir di babak semifinal usai dikalahkan Liverpool dengan agregat 4-3. Parahnya, dua kali kegagalan tersebut terjadi dengan dicomeback oleh lawan-lawanya.

Puncaknya, kegagalan Barcelona di Supercopa de Espanna saat takluk 3-2 dari Atletico Madrid. Hal itu memantik kritik akan dirinya agar segera lengser, sebelum akhirnya manajemen benar-benar mengambil keputusan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Resmi! Barcelona Pecat Ernesto Valverde

VivagoalLa Liga – Pengabdian Ernesto Valverde sebagai pelatih kepala Barcelona berakhir sia-sia. Sang juru taktik dipecat setelah dua setengah tahun mengabdi.

Hal itu diungkap langsung laman resmi klub. Dalam pernyataan tersebut kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerjasama.

Baca Juga: Berita Soal Pengganti Valverde

“Barcelona dengan Ernesto Valverde sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Dia tidak lagi jadi pelatih tim utama. Terima kasih untuk semuanya, yang terbaik untukmu,” tulis pernyataan resmi klub.

Masa depan Valverde memang terus dispekulasikan setelah Barcelona tersingkir di Semifinal Supercopa de Espanna. Secara mengejutkan mereka gagal masuk final usai takluk dari Atletico Madrid dengan skor 3-2.

Usai keklahan tersebut mada depan Valverde terus disepkulasikan. Dia dianggap gagal membesut Messi dkk dan membuat manajemen Barca mengambil langkah tegas.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Performa Pique Menurun, Barcelona Ancam Rekrut Bek Baru

VivagoalLa Liga – Sorotan mengarah kepada lini belakang Barcelona setelah mereka disingkirkan Atletico Madrid 2-3 di partai semifinal Piala Super Spanyol, Jumat (10/1/2020) di King Abdullah Sports City, Arab Saudi. Kegagalan ini membuat skuat besutan Ernesto Valverde gagal mewujudkan ambisinya tuk meraih trofi perdana musim ini.

Selain itu, lini pertahanan Blaugrana juga sangat rapuh. Total, sembilan gol yang bersarang ke gawang Marc-Andre Ter Stegen dan Neto dari enam laga yang sudah dilakoni di semua kompetisi.

Pique dituding gagal menunjukkan performa yang bagus seperti musim-musim sebelumnya. Kesibukan mengurusi bisnis perusahaan EO yang dirintisnya, yaitu Kosmos jadi kambing hitam.

Pique dinilai bemain buruk saat bertahan dengan kemampuan recovering ball Pique mencapai membukukan 4.45. Di musim sebelumnya, Pique rata-rata mampu melakukan 6 recovering per 90 menit.

Tak hanya itu, kurangnya intensitas Pique membuat Barcelona kebobolan dari Deportivo Alaves (4-1), Espanyol (2-2), dan Atletico Madrid (2-3). Pergerakan eks bek Manchester United itu juga tidak tampak meyakinkan, dengan hanya membuat rata-rata tekel 7.63 per pertandingan.

Baca Juga: Kekalahan Atas Atletico Buat Posisi Valverde Masih Aman?

Kondisi ini pun dikabarkan oleh AS membuat kubu Barcelona geram bukan kepalang. Kabarnya Blaugrana telah memperingatkan Pique agar membatasi kegiatannya di luar lapangan yang tidak berkaitan dengan komitmen untuk klub dan segera meningkatkan performanya di laga-laga selanjutnya.

Sebab jika tidak, Barca mengancam akan merekrut seorang bek baru pada bursa paruh musim Januari ini dengan bek Fiorentina, Nikola Milenkovic sebagai target utamanya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Masa Depan Vidal Bersama Barcelona Tergantung Situasi Valverde

VivagoalLa Liga – Nasib Arturo Vidal bersama Barcelona masih belum jelas. Pasalnya si pemain begitu ngebet ingin angkat kaki dari Camp Nou dengan Inter Milan sebagai destinasi selanjutnya.

Di musim keduanya ini, Vidal sudah tampil dalam 20 pertandingan Barcelona dengan sumbangan 6 gol dan satu assist di semua ajang kompetisi. Namun demikian dia lebih banyak bermain sebagai pemain pengganti setelah Valverde lebih memilih Frenkie De Jong.

CEO Inter, Giuseppe Marotta pun kemudian berusaha menjawab spekulasi soal masa depan gelandang asal Chile tersebut. Menurutnya, alasan belum diputuskannya masa depan Vidal saat ini karena manajemen Barcelona masih menunggu penilaian akhir Ernesto Valverde sebagai pelatih.

“Saya pikir soal transfer Vidal ke Inter itu tergantung pelatih. Dia adalah pemain yang menarik minat Inter. Saat ini Valverde beresiko dipecat Barcelona. Jadi situasinya tergantung pada itu.

“Jika pelatih kami merasa dia layak untuk skuat, kami pun tidak ragu untuk memberinya kontrak. Kami jelas punya alasan yang kuat untuk menyimpan uang agar bisa dialokasikan ke pemain yang tepat,” ujar Marotta seperti dilansir dari Goal International.

Baca Juga: Barcelona Sudah Lobi Xavi Hernandez Jadi Suksesor Valverde

Satu hal yang pasti menurut Marotta, nasib Vidal sepenuhnya ada dibawah kendali Valverde. Karena meskipun kerap jadi pemain pengganti, namun Vidal sejatinya adalah pemain penting Barcelona.

Pada musim 2018/2019 kemarin, Valverde memainkan Vidal sebanyak 53 laga dengan torehan tiga gol dan tujuh assist. Vidal dinilai sebagai gelandang dengan kemampuan yang lengkap. Di saat Valverde ingin Barca bermain dengan pressing tinggi atau bermain ‘kotor’, maka Vidal adalah solusi nyata.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Cetak Gol Olimpiade, Kroos Ramai Dibincangkan

VivagoalLa LigaReal Madrid sukses mengandaskan Valencia 3-1 dalam semifinal Supercopa de Espana, Kamis (9/1/2020) dinihari WIB di King Abdullah Sports City Stadium, Arab Saudi. Dalam laga tersebut Tony Kross menorehkan catatan khusus. 

Tiga gol Real Madrid dicetak oleh Toni Kroos dan Isco di babak pertama, dan Luka Modric di paruh kedua laga. Sementara Valencia hanya bisa membalas sebiji gol melalui sepakan penalti Dani Parejo menjelang akhir pertandingan.

Namun bukan hasil laga yang mendadak ramai diperbincangkan melainkan gol pembuka Toni Kroos yang terjadi di menit ke-15. Pemain internasional Jerman itu melakukan tendangan sudut dari sisi kiri dan langsung sukses merobek gawang Valencia.

Dalam istilah sepakbola, apa yang dilakukan Kroos dikenal sebagai gol Olimpiade. Yakni mencetak gol langsung dari tendangan sudut.

Gol itu disebut Olimpiade lantaran pertama kali terjadi  pada tahun 1924. Tepatnya saat pertandingan persahabatan antara Argentina melawan Uruguay.

Baca Juga:  Tiga Tim Papan Atas Eropa Berebut Juan Miranda

Dikutip dari laman resmi FIFA, Uruguay yang merupakan juara Olimpiade 1924 takluk 1-2 dari Argentina. Gol penentu kemenangan Albiceleste dicetak oleh Casareo Onzari dari tendangan sudut.

Dengan golnya tersebut, Kroos memperpanjang catatan bintang top sebelumnya yang menorehkan gol Olimpiade. Tercatat sebelumnya ada Zico, Diego Maradona, David Beckham, Ronaldinho, Roberto Carlos dan Sukru Gelesin yang dikenal dengan gol olimpiadenya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS