MPL Fantasy

Tag: Olimpic Lyon

Prediksi PSG VS Lyon: Optimisme Tinggi Tim Tamu

0

Vivagoal Ligue 1 – Paris Saint Germain dan Olympique Lyon akan saling serang dalam Big Match  pekan ke-24  Ligue 1 Prancis, Senin (10/2/2020) dinihari WIB. Tampil di depan publik sendiri Les Parisiens dipastikan mengincar tiga poin. 

Dalam dua musim terakhir, Lyon selalu konsisten memberi perlawanan sengit kepada PSG. Namun, saat bertandang ke Parc des Princes, Les Gones kerap mendapat kesulitan besar.

Dari 24 lawatan mereka ke Parc des Prince di semua ajang kompetisi yon hanya tiga kali bisa pulang dengan membawa kemenangan. Dimana mereka dipaksa 15 kali pulang dengan tangan hampa. 

Bahkan dalam empat laga tandang terakhirnya di kandang PSG, Lyon selalu pulang dengan hasil nihil. Gawang mereka bahkan kebobolan sebanyak 13 kali dari empat pertandingan itu. 

Tidak Mudah Buat Lyon

Mengandaskan PSG di kandang sendiri memang tidak mudah. Apalagi skuat besutan Thomas Tuchel belum terkalahkan dalam 22 laga beruntun baik kandang maupun tandang.

Pelatih Lyon, Rudi Garcia menyebut skuatnya tak akan menyerah meski dihantui rekor buruk. Dia optimis akan meraih hasil positif demi menghentikan tren minor yang tengah dialami Lyon.

“Pertama, kami harus bisa segera memulihkan kondisi setelah gagal menang  melawan Amiens dan Nice. Tidak pernah mudah jika menghadapi PSG.

“Ini laga besar, tapi kami harus optimis bisa menang di hari Minggu. Kami butuh penampilan yang sempurna jika ingin mewujudkan itu.” ucap Rudi Garcia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Rudi Garcia Jadi Pelatih Paling Buruk di Liga Champions, Kok Bisa?

Vivagoal Liga Champions – Olympique Lyon telan pil pahit usai dikalahkan Zenit St Petersburg di lanjutan Liga Champions 2019/20. Selain gagal memastikan tiket 16 besar, kekalahan itu mengantar  Rudi Garcia sebagai juru taktik terburuk sepanjang sejarah Liga Champions. 

Gelar sebagai pelatih terburuk bukan subjektif seorang pandit atau analis saja. Tapi gelar itu dirilis oleh UEFA yang menyebut Garcia sebagai pelatih dengan statistik jeblok di kompetisi paling bergengsi di Eropa itu.

Sejak 1992, Garcia telah bertanggung jawab dalam 27 laga bersama tiga klub yang berbeda, yakni Lille, AS Roma dan Lyon.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Dari jumlah sebanyak itu, berdasarkan catatan UEFA, Rudi Garcia hanya bisa mengantongi lima kemenangan dengan delapan hasil imbang dan 14 sisanya berakhir dengan kekalahan.

Artinya, rataan poin per game yang dicatat Garcia sangatlah kecil. Dia hanya mencatatkan  0.85 poin.

Rataan poin tersebut menurut UEFA merupakan yang paling rendah buat seorang pelatih di klub manapun yang sudah melakoni setidaknya 20 laga di kompetisi Liga Champions.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Musim Depan, Lyon Indikasikan Akan Rekrut Bomber Muda Celtic

Vivagoal Ligue 1 – Raksasa Ligue 1 Prancis, Olympique Lyon dikabarkan tertarik merekrut bomber Celtic, Odsonne Edouard.

Menurut kabar yang beredar, Lyon sudah memasukkan nama penyerang muda Prancis itu ke dalam daftar belanja mereka musim panas tahun depan.

Odsonne Edouard adalah produk akademi Paris Saint-Germain. Ia sempat diprmosikan ke tim senior PSG pada usia 18 tahun. Namun ia langsung dipinjamkan ke Toulouse. Semusim kemudian, ia kembali dipinjamkan PSG ke Celtic selama dua musim.

Baca Juga: Arsenal Resmi Daratkan Pemain Penting Celtic

Tampil cukup baik di lini serang klub asal Skotlandia itu dengan membukukan 39 gol plus 17 assist dari 92 penampilan di semua kompetisi, Celtic lantas mempermanenkan Odsonne Edouard dari Les Parisiens pada bursa musim panas kemarin.

Dikutip dari FourFourTwo, Lyon lantas tertarik dengan performa pemain 21 tahun tersebut. Kubu Les Gones pun diberitakan sedang menjajaki kemungkinan untuk memboyong si pemain pada bursa musim panas tahun depan.

Pelatih anyar Lyon, Sylvinho menilai timnya butuh sosok baru di sektor lini serang, dan Odsonne Edouard dinilai sebagai pemain yang versatil alias bisa bermain sebagai penyerang sayap kiri maupun kanan dengan sama bagusnya.

Kans Lyon untuk mendapatkan tanda tangan Odsonne Edouard ini dinilai cukup besar. Pasalnya, Celtic yang mengikat si pemain hingga 2022 mendatang hanya mencantumkan klausul rilis sebesar 10 juta euro alias Rp 155 miliar. Angka yang cukup kecil buat Lyon membawanya pulang ke Prancis.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Sukses Kalahkan Lyon, Inikah Kebangkitan Monaco?

0

VivagoalLigue 1– AS Monaco melanjutkan tren positifnya usai mengalahkan tim papan atas, Olympique Lyon. Dalam lanjutan Ligue 1 Prancis pekan ke-26, Senin (25/2/2019) dini hari, Monaco berhasil menang dua gol tanpa balas.

Bermain di kandang sendiri, tim besutan Leonardo Jardim coba mengambil inisiatif serangan dan langsung mendapat peluang di menit kesembilan. Sayang, usaha penyerang asal Kolombia, Radamel Falcao belum berhasil membuahkan gol.

Setelah beberapa kali mengancam gawang Lyon, usaha Monaco akhirnya berbuah hasil pada menit ke-18. Umpan Fode Ballo-Toure sukses dikonversi jadi gol oleh Gelson Martins dengan tembakan keras yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang Lyon.

Selang sembilan menit kemudian, Monaco berhasil menggandakan keunggulan jadi 2-0 lewat tendangan keras Rony Lopez dari luar kotak pinalti. Defisit dua gol Lyon tak kunjung  menciptakan peluang. Skuat besutan Bruno Genesio terlihat kurang optimal dalam menyerang. Keunggulan Monaco pun terus bertahan hingga pertandingan usai.

Kemenangan ini jadi kemenangan keempat beruntun yang didapat Monaco di ajang Ligue 1. Dengan torehan tersebut, mereka kini berhasil keluar dari zona degradasi dengan torehan poin 22 dan berhak atas posisi ke-17 klasemen.

Sementara itu, Lyon belum beranjak dari posisi ketiga klasemen. Lyon berhasil mengumpulkan 46 poin, selisih 5 angka dari Lille yang ada di peringkat kedua.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Bek Lyon: Mbappe Lebih Sulit Dikawal Ketimbang Messi

VivagoalLigue 1 – Bek Lyon, Marcelo Antonio mengungkapkan pengalamannya saat dirinya harus bertugas mengawal Kylian Mbappe dan Lionel Messi.

Menurutnya, menjaga Mbappe lebih sulit ketimbang meredam permainan penyerang Barcelona itu.

Sebagaimana yang sudah diketahui, sebelum menghadapi Barca, Lyon lebih dulu harus berduel dengan Paris Saint-Germain di ajang Ligue 1 Prancis. Di pertemuan itu, Lyon berhasil menang dengan skor 2-1 atas PSG.

Lyon kemudian menjamu Barcelona di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (20/2/2019), dan laga itu sendiri berakhir dengan skor kacamata.

Di dua laga itu, Marcelo mengaku mengalami sedikit kesulitan karena harus mengawal dua penyerang kelas dunia. Namun, menurutnya, jika Messi sedang tidak dalam permainan terbaiknya, maka mengawal Mbappe jauh lebih sulit ketimbang pemain asal Argentina itu.

“Pemain-pemain yang baru saja saya hadapi ini sudah berada di level yang sangat tinggi dibandingkan pemain manapun.” ujar Marcelo dikutip dari Sport Bible.

“Bermain melawan Mbappe baru-baru ini membuat saya harus banyak bekerja keras. Untungnya Messi tidak terlalu bermain baik di hari Rabu kemarin, jadi dia hanya sedikit merepotkan saya. Tapi, Mbappe, berhadapan langsung dengan dirinya sungguh pekerjaan yang paling menyulitkan.” tambahnya.

Marcelo sendiri tidak ragu jika di masa mendatang, Mbappe akan bisa menyamai prestasi Messi, yakni jadi pemain terbaik dunia. Hanya persoalan waktu, penyerang 20 tahun itu akan mencapai potensi terbaiknya dan mewarisi jejak Lionel Messi.

“Saya kira ada peluang besar bahwa Mbappe akan segera jadi pemain terbaik dunia. Memang masih ada beberapa poin yang harus ia miliki jika ingin menyamai Messi, tapi saya yakin dia bisa berevolusi dengan cepat.” Marcelo menjelaskan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Tanpa Pemain Ini, Pelatih Lyon Optimis Tekuk Barca

VivagoalLiga Champions – Meski tidak diperkuat oleh sang kapten Nabil Fekir, Pelatih Olympique Lyon, Bruno Genesio optimis timnya bisa mengalahkan Barcelona. Dimana kedua tim akan bertemu di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Dini hari besok, Lyon dipastikan tanpa Nabil Fekir karena harus menjalani sanksi akumulasi kartu. Meski begitu, Genesio tidak terlalu mengkhawatirkan absennya Fekir jelang laga melawan sang raksasa Spanyol, Barcelona.

“Kami harus menemukan keseimbangan yang tepat saat melawan Barcelona. Tanpa Nabil sekalipun, kami masih bisa menyaingi Barcelona, meski kami tahu mereka adalah favorit di pertandingan nanti,” ujar Genesio dikutip dari Sports Mole.

Genesio tidak menampik jika dirinya sangat mengandalkan Nabil Fekir dalam beberapa musim terakhir. Dimana sang kapten selalu berhasil menjadi pembeda untuk Lyon.

“Nabil adalah kapten kami, dan dia punya kemampuan teknik yang sangat bagus, mungkin agak sulit buat kami bermain tanpa dirinya. Nabil selalu bisa jadi pembeda buat tim ini, tapi harus bisa mengatasi ketidakhadirannya dalam tim ini saat melawan Barca,” tambah Genesio

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Lawan Lyon, Valverde Minta Hal Ini pada Anak Asuhnya

Vivagoal Liga Champions – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde menilai kegagalan di Liga Champions musim lalu atas AS Roma memberikan pelajaran kepada mereka. Terutama agar tidak lengah saat melawan Olympique Lyon di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (20/2/2019) dini hari besok.

“Pelajaran dari AS Roma musim lalu membuat kami tidak boleh lengah, saya jelas bertanggung jawab, saya adalah pengambil keputusan dalam tim, dan semuanya itu keputusan saya,” tegas Valverde dikutip dari situs resmi UEFA.

Barcelona meraih hasil kurang mengenakkan saat menjamu AS Roma di leg kedua babak perempat-final Liga Champions musim lalu. Saat itu Barca sudah punya keunggulan agregat 4-1 pada leg pertama yang dihelat di Camp Nou.

Namun di leg kedua, Roma mampu membuat Barcelona tidak berkutik. I Giallorossi menghantam Lionel Messi dkk dengan skor 3-0 di Stadion Olimpico, 11 April 2018.

“Saya harap pengalaman itu tidak mempengaruhi kami saat menghadapi Lyon. Kami masih punya target penting, dan kita lihat saja apakah kami bisa melakukannya,” Valverde menambahkan.

Dan kini, Blaugrana akan kembali beraksi di fase knockout Liga Champions dengan lebih dulu bertandang ke markas Lyon. Valverde pun menyebut kegagalan musim lalu menjadi momen untuk mereka memperbaiki diri dan belajar dari kesalahan saat melawan AS Roma.

“Kami harus merencanakannya dengan baik, Lyon akan menekan dan kami tidak boleh lengah. Kami harus waspada,” imbuhnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Lyon Tak Gentar Hadapi Barcelona

Vivagoal Liga Champions – Di atas kertas, Barcelona diunggulkan bisa menang atas Olympique Lyon di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (20/2/2019) dini hari. Tapi, Barcelona perlu ingat, Lyon pernah menaklukan Manchester City di kandangnya.

Babak 16 besar Liga Champions tengah pekan ini akan mempertemukan Barcelona dengan Lyon. Blaugrana akan lebih dahulu bertandang ke markas Lyon, sebelum gantian jadi tuan rumah di leg kedua tiga pekan kemudian.

Secara head to head kedua tim, Barcelona jauh superior atas tim asal Prancis tersebut. Dari enam kali berduel, Blaugrana membukukan empat kemenangan dan dua lainnya berakhir imbang.

Meski begitu, pelatih Lyon, Bruno Genesio memperingatkan raksasa Spanyol itu agar tidak memandang sebelah mata tim besutannya. Genesio merujuk pada performa timnya saat hampir mengalahkan Manchester City di matchday kelima babak penyisihan grup yang digelar di Parc Olympique Lyonnais.

“Kalau melihat nama, mungkin kami memang bukan yang terkuat, tapi Anda lihat bagaimana kami merepotkan Manchester City salah satu tim terbaik dunia,” ujar Genesio dikutip dari situs resmi UEFA.

Meski demikian, Genesio tak menampik jika Barcelona merupakan lawan terberatnya di Liga Champions. Atas hal itu, timnya akan berjuang keras tuk meraih kemenangan.

“Barcelona adalah satu diantara lawan terberat di Liga Champions, kami akan mencoba sebaik-baiknya, karena kami tahu ini akan jadi duel yang rumit,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Mbappe Berharap Barca Tersungkur di Liga Champions

Vivagoal Liga Champions – Kylian Mbappe sudah berhasil membantu Paris Saint-Germain mengalahkan Manchester United di babak 16 besar Liga Champions. Kini, penyerang 20 tahun itu ingin wakil Prancis lainnya, Lyon juga bisa menghancurkan Barcelona.

PSG dan Lyonsendiri kini mewakil Prancis di fase knockout Liga Champions. PSG terebih dahulu bertandang ke Old Trafford, Rabu (13/2/2019) dini hari kemarin. Hasilnya, Les Parisiens berhasil membawa pulang kemenangan.

Selanjutnya, Lyon akan menghadapi salah satu kandidat juara, Barcelona. Memphis Depay dkk akan lebih dulu menjamu El Barca di Parc Olympique Lyonnaise, Rabu (20/2/2019) mendatang.

Terkait laga tersebut, Mbappe ingin agar klubasal Ligue 1 bisa berbicara banyak di ajang Liga Champions musim ini. Lantas Ia menyatakan dukungannya untuk Lyon supaya mampu melibas Barcelona dan mengikuti jejak Les Parisiens meraih kemenangan di leg pertama.

“Saya pribadi mendukung Lyon pekan depan melawan Barcelona. Saya ingin klub yang berasal dari Prancis bisa melaju sejauh mungkin di kompetisi Eropa,” ujar Mbappe dikutip Marca.

Menghadapi Barcelona, jelas bukan perkara mudah buat Lyon. Dari enam pertemuan terakhir kedua tim, Lyon sudah empat kali menelan kekalahan dan hanya dua kali bisa bermain imbang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Preview Lille vs Lyon: Lyon Siap Ancam Tuan Rumah

VivagoalLigue 1 – Ligue 1 Prancis akhir pekan ini akan menampilkan laga sengit dua tim papan atas, antara Olympique Lyon melawan Lille. Duel panas ini tersaji di Stade de Pierre-Mauroy, Sabtu (1/12/2018) malam WIB.

Jelang pertandingan ini, Lille sedang dalam laju buruk selama beberapa pekan terakhir. Tim besutan pelatih Christophe Galtier hanya mampu meraup empat poin dari kemungkinan 15 poin yang bisa diraih.

Di pekan sebelumnya, Les Dogues takluk kala bertandang ke markas tim peringkat ketujuh, Nice. Di laga yang berlangsung di Allianz Riviera tersebut, Lille dipaksa pulang dengan kekalahan 0-2 setelah Wylan Cyprien dan Allan Saint-Maximin mencetak gol kemenangan Nice.

Hasil yang mengecewakan itu, membuat Lille harus turun satu strip di urutan ke-4 klasemen karena baru menorehkan 26 poin hasil dari 14 laga yang sudah dijalani. Tentu ini bukan modal bagus jelang laga melawan Lyon malam ini, di mana tim arahan pelatih Bruno Genesio sedang dalam optimisme tinggi.

Memphis Depay dkk sedang dalam performa mengesankan dalam beberapa laga terakhir yang mereka lakoni. Les Gones bahkan secara perkasa hampir saja mengalahkan raksasa Premier League, Manchester City, di Liga Champions tengah pekan kemarin.

Di ajang Liga Prancis, Lyon bahkan sudah tidak terkalahkan dalam 5 laga terakhirnya dengan meraup 3 kemenangan dan 2 hasil imbang.

[irp}

Les Gones sekarang ini bertengger di peringkat ke-2 dengan perolehan 27 poin hasil dari 8 menang, 3 imbang dan 3 kalah. Kemenangan di laga kali ini mutlak diraih Lyon jika tidak ingin posisinya digusur oleh Lille karena hanya terpaut satu poin saja.

Jika berdasarkan catatan head-to-head kedua tim, Lille masih lebih perkasa dari Lyon di lima pertemuan terakhir. Les Dogues mampu mengantongi 3 kemenangan dan hasil sekali menerima kekalahan dari Lyon.

Tapi di laga Sabtu malam ini, Lyon diyakini akan memperbaiki catatan pertemuannya atas Lille. Meski melakoni laga tandang, Lyon sedang dalam ganas-ganasnya karena belum tersentuh kekalahan dari lima laga terakhir.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS