Obrolan Vigo: Pohon Kepelatihan Pep Guardiola

Obrolan Vigo: Pohon Kepelatihan Pep Guardiola

Heri Susanto - Juli 1, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Berita BolaPep Guardiola merupakan sosok yang lumayan piawai memanfaatkan waktu, entah sebagai pemain atau pelatih. Ia meninggalkan banyak legacy dalam karirnya di dunia sepakbola. Entah itu gelar, kemampuan taktikal dan transfer ilmu dari orang yang pernah bersinggungan dengannya.

Menjadi seorang pesepak bola bukanlah pekerjaan jangka panjang. Kebanyakan dari mereka hanya bermain dalam kurun waktu 15 sampai 20 tahun saja. Setelahnya, mereka bisa mencoba profesi lain seperti berbisnis, komentator, menjadi agen pemain, pemilik klub ataupun terjun sebagai pelatih.

Menjadi pelatih sebuah klub atau Timnas bukan perkara gampang. Selain harus memutar otak guna meracik taktik dan strategi, mereka dituntut untuk sanggup memimpin, memotivasi, dan membimbing anak-anak asuhnya. Bagi mereka yang merangkap tugas sebagai manajer tim, seorang pelatih juga harus piawai mengatur alur transfer, menjaga citra klub hingga menentukan siapa yang layak hadir dalam staff kepelatihannya kelak.

Obrolan Vigo: Pohon Kepelatihan Pep Guardiola
Sumber: Goal

Meski terlihat ruwet, banyak pemain sepakbola yang mencari jalan lain untuk menejadi pelatih dalam lanjutkan karirnya di dunia si kulit bundar. Beberapa nama yang kemudian menjadi sukses pun hadir. Italia memiliki Carlo Ancelotti dan Antonio Conte. Inggris masih berjuang mencari nama terbaik sementara Spanyol memiliki Pep Guardiola sebagai nama yang layak dikedepankan.


Baca juga: 


Pep menjadi bukti bahwa eks pemain bola mampu memikul tugas berat sebagai seorang pelatih dan manajer. Pria asal Spanyol tersebut seakan menjadi kiblat untuk pelatih-pelatih muda tentang cara menyajikan permainan menawan dan merubah sepakbola secara keseluruhan. Bahkan muncul idom jika Pep sudah membunuh esensi sepakbola itu sendiri lantaran banyak orang yang mencoba menduplikasi racikannya.

Guardiola memang punya identitas yang terus dipertahankan dimana pun Ia melatih. Taktik bermainnya selalu menekankan pada penguasaan bola yang melibatkan umpan-umpan pendek dengan pergerakan pemain yang cair. Ia juga senantiasa menerapkan garis pertahanan tinggi serta high-press sepanjang laga guna mengeksplorasi ruang-ruang yang tersisa. Dengan bahan tersebut, namanya terpatri manis di lintas kompetisi seperti LaLiga, Bundesliga, Premier League, dan bahkan panggung Eropa.

Kembali dari fakta di atas, tak aneh jika banyak pelatih lain yang berupaya meng-copy-paste gaya permainannya, entah kawan ataupun lawan. Pep juga pernah banyak bersinggungan dengan nama besar di Eropa dan beberapa di antaranya mampu memberikan prestasi bersama tim yang tengah dilatih. Siapa saja mereka? berikut daftarnya.