Raih Dua Kemenangan Beruntun, Solskjaer Sesumbar Bawa MU ke Final Liga Champions

0
850
Man United Resmi Buat Akun TikTok Tuk Menghibur Generasi Muda
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer Tengah Memberikan Instruksi Kepada Para Punggawa Setan Merah Saat Melawan RB Leipzig Pada Lanjutan Matchday Liga Champions 2020/21. Sumber: (REUTERS/PHIL NOBLE)

Vivagoal Liga Champions – Manchester United percaya diri betul usai menyapu bersih dua laga fase grup Liga Champions dengan kemenangan. Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer sesumbar bisa membawa timnya melaju hingga ke partai final.

Manchester United sedianya terundi masuk di grup berat bersama Paris Saint-Germain, RB Leipzig dan Istanbul Basaksehir. Mengingat inkonsistensi MU di ajang Liga Inggris, tak sedikit yang memprediksi Marcus Rashford dkk akan sulit berbicara banyak di ajang Liga Champions musim ini.

Tapi MU sukses menjawab keraguan itu dengan meraup poin sempurna di dua matchday awal Liga Champions. Yang pertama ketika mereka menumpas unggulan utama di grup H, Paris Saint-Germain yang notabene adalah finalis musim kemarin.

Bermain di Parc des Princes, MU berhasil mempermalukan Neymar Cs dengan skor 2-1. Ujian selanjutnya juga sukses dilewati MU dengan sangat mulus. Melawan pemuncak klasemen Bundesliga 2020/2021 sekaligus semifinalis musim lalu, RB Leipzig, MU mengamuk di Old Trafford dengan menundukkan pasukan Julian Nagelsmann dengan skor mencolok 5-0.

Dua hasil ini membuat Ole Gunnar Solskjaer sangat yakin timnya punya kualitas yang cukup untuk bisa melaju sampai ke laga final dan bersaing memperebutkan trofi juara.


Baca Juga:



“Kami ingin menikmatinya dan memanfaatkannya sebaik mungkin, karena kami berusaha memenangkan setiap pertandingan sepakbola yang kami mainkan.” ucap Solskjaer dilansir dari situs resmi MU.

“Kami mempunyai skuad dengan kualitas yang sangat bagus dan saya merasa kami bisa tampil di pertandingan apapun dengan keyakinan kami bisa memenanginya dan saya pikir itu sudah kami tunjukkan. Jadi kenapa tidak kami mengincar final.” tegasnya.

Sebagai informasi, sedari musim 2010/2011 alias sejak satu dekade silam, MU paling banter hanya bisa menjejakkan kami di babak delapan Liga Champions. dan hal itu terjadi pada musim 2018/2019 ketika mereka bisa unggul agregat 3-3 atas PSG di babak 16 besar.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here