Tag: Bajul Ijo

Soal Skuat Musim Depan, Pelatih Persebaya Buka Suara

Vivagoal – Liga Indonesia – Persebaya menutup musim dengan duduk di posisi dua klasemen. Publik pun mulai tak sabar soal skuat yang bakal mengarungi musim 2020 nanti.

Pelatih Aji Santoso pun buka suara soal anak asuhnya di musim mendatang. Menurutnya, dia akan mengumumkan siapa saja pemain yang bertahan dan pemain baru pada waktunya nanti.

”Kami mohon Bonek dan seluruh suporter Persebaya bersabar. Kami akan mengumumkan pemain untuk musim 2020 pada waktunya,” kata Aji Santoso dilansir laman resmi klub.

Hal itu dilakukan Aji untuk menghormati kontrak para pemainnya yang baru akan habis pada akhir Desember dan awal Januari nanti.

”Seluruh pemain yang ada di Persebaya kontraknya berakhir 31 Desember atau bahkan akhir Januari 2020. Jadi kami baru bisa mengumumkan siapa saja yang bertahan saat kontrak lama itu berakhir.

“Demikian sebaliknya, siapa-siapa pemain baru Persebaya juga baru bisa diumumkan setelah kontraknya berakhir di klub lama,” tambah Aji.

Meski masih bungkam soal materi pemain musim depan, Aji memastikan satu hal. Persebaya bakal lebih baik dan lebih kuat.

”Kami bertekad meraih hasil yang lebih baik tahun depan, tentu saja, dimulai dengan skuad yang lebih kuat. Kami mohon Bonek bersabar untuk menanti siapa saja pemain Persebaya untuk musim 2020, karena kami harus menghormati kontrak yang sedang berjalan,” tutup Aji.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Alasan Kesehatan Buat Alfred Riedl Batal Tukangi Persebaya

VivagoalLiga Indonesia – Mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl batal menukangi Persebaya Surabaya. Kesepakatan antara keduanya gagal terjadi lantaran kondisi Riedl yang kurang sehat.

Diketahui, Alfred Riedl memang telah sepakat untuk menjadi pelatih kepala tim Bajul Ijo di sisa musim Liga 1 2019. Namun, kontrak tersebut harus tertunda karena pelatih asal Austria tersebut harus menjalani operasi bypass jantung.

Baca juga: Lawan Bali United, Persebaya Diminta Jangan Over Pede

”Saya harus mengabarkan tentang keadaan kesehatan sekarang. Saya telah memeriksakan diri di rumah sakit di Vienna, sekaligus membahas aktivitas saya ke depan. Ternyata, dalam dua pekan saya harus menjalani lagi operasi bypass,” kata Rield dikutip dari laman resmi klub.

”Ini kabar buruk buat saya, juga buat Persebaya. Tapi, kesehatan harus saya utamakan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Riedl juga mengucapkan permohonan maaf atas kejadian ini, terlebih kepada manajemen dan seluruh pendukung Persebaya. Tidak lupa, ia pun juga meminta doa untuk kesembuhan dirinya.

”Saya sangat sedih dan kecewa tidak bisa memberikan kabar lebih baik. Tolong sampaikan permohonan maaf saya kepada manajemen, media, dan seluruh suporter Persebaya. Semoga Anda semua bisa mengerti dan memahami,” tambahnya.

Baca juga: Persebaya Bantai PSIS Empat Gol Tanpa Balas

Atas kejadian tersebut, bangku pelatih Persebaya akan tetap diduduki oleh duet pelatih Wolfgang Pikal-Bejo Sugiantoro. Sejauh ini, torehan kedua pelatih saat menukangi Persebaya cukup positif. Dari empat pertandingan yang mereka sudah jalani, Bajul Ijo sukses meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

David Da Silva Yakin Bakal Segera Padu Dengan Pemain Asing Persebaya

VivagoalLiga Indonesia – David da Silva optimis proses adaptasinya dengan tiga pemain asing Persebaya Surabaya tidak bakal menemui banyak kendala. Ia bahkan sangat yakin mereka bakal bahu membahu meningkatkan performa permainan tim Bajul Ijo di paruh kedua musim Liga 1 2019.Bajul

Da Silva sendiri sudah melakoni latihan perdananya bersama skuat besutan Djadjang Nurdjaman kemarin sore. Menurut penyerang asal Brasil itu, ia sudah memahami sebagian besar pemain Persebaya karena sebelumnya sudah sempat bermain bersama pada Liga 1 2018 kemarin.

Baca juga: Kandaskan Persija, PSM Juara Piala Indonesia

Hanya saja, Da Silva mengaku musti beradaptasi dengan tiga pemain asing Persebaya yang baru direkrut pada awal Liga 1 2019 ini. Sebut saja, Amido Balde, Damian Lizio dan Manuchekhr Dzhalilov. Namun, pemain asal Brasil itu mengatakan bahwa kualitas ketiganya membuat dirinya jadi mudah memahami ketiganya.

“Saya sangat senang bisa sudah bisa ikut latihan. Saya rindu lapangan. Begitu tiba di Surabaya, saya lebih banyak berlatih di Gym, makanya saya perlu adaptasi saat di lapangan.” ujar Da Silva dilansir dari situs resmi klub.

“Amido, Damian dan Manu, dari kali pertama saya melihat mereka mengontrol bola, saya sudah tahu mereka pemain bagus. Bersama mereka, saya yakin bisa beradaptasi cepat dan membantu Persebaya bersaing di papan atas, meraih kemenangan di laga home dan away.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Coach Djanur Ungkap Kelemahan Utama Persebaya Musim Ini

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman mengungkapkan kelemahan yang masih ada dalam tim besutannya. Berdasarkan evaluasinya, Djanur sapaan akrab Djadjang mengatakan bahwa Ruben Sanadi dkk lemah dalam umpan silang dan tembakan.

Oleh karena itu, Djanur lantas memberi porsi latihan tambahan selama satu jam kepada semua pemain tim Bajul Ijo di sesi latihan tim yang digelar di Lapangan Sier, Surabaya, Rabu pagi tadi.

“Soal kemampuan individu, seperti crossing dan shooting kami masih lemah, meski sudah di level profesional, tapi ada 1-2 pemain yang belum mahir betul soal itu. Makanya, hari ini kami fokus mengasah dua kemampuan itu.” ungkap Djanur.

 

Dalam sesi latihan itu, Djanur mewajibkan semua pemainnya berlatih menembak saat dalam posisi open play, terkecuali kiper. Selain itu, Djanur juga mengasah kemampuan anak asuhnya soal memaksimalkan umpan silang menjadi gol.

“Sebetulnya kalau soal taktik, saya pastinya tidak mau terlalu terbuka, tapi garis besarnya saja, kami sedang fokus menambah durasi latihan untuk umpan silang termasuk sundulan dan tembakan melalui umpan crossing.” lanjutnya.

Djanur sendiri mengatakan bahwa porsi latihan memang sengaja dia tambah setelah kabar soal laga perempatfinal Piala Indonesia kontra Madura United ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan karena tidak mendapat izin dari pihak keamanan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Final Piala Presiden Jadi Ajang Pembuktian Penyerang Muda Ini

VivagoalPiala PresidenRicky Kayame, penyerang Arema FC tengah jadi sorotan jelang partai puncak Presiden 2019. Penyerang asal Papua itu berpotensi akan menyulitkan Persebaya Surabaya pada laga final yang digelar dua leg, yakni pada 9 April dan 12 April mendatang.

Ricky yang kontraknya tidak diperpanjang oleh Persebaya di akhir musim Liga 1 2018 kini tampil bersinar bersama Arema FC. Di ajang Piala Presiden 2019 ini, ia sudah empat gol yang dan jadi salah satu pemain tersubur di Arema selain Dedik Setiawan.

Menghadapi mantan timnya itu, Ricky berpeluang membuat Bajul Ijo menyesal karena tak memperpanjang kontraknya. Ricky dilepas oleh pelatih Djadjang Nurjaman karena dianggap kalah bersaing dengan Irfan Jaya dan Osvaldo Haay di posisi penyerang sayap.

“Saya sangat senang bisa bertemu Persebaya di partai final. Selain karena bisa bertemu lagi dengan teman-teman disana, saya juga berkesempatan untuk membuktikan kemampuan yang ada dalam diri saya ke Persebaya,” tegas Ricky.

Ricky sendiri tak menyimpan dendam pribadi ke kubu Persebaya. Namun, bertemu dengan Persebaya di partai final membuatnya terpacu untuk tampil lebih baik bersama Singo Edan.

“Pasti ini akan terasa aneh melawan mantan klub, tapi menyenangkan bisa kembali ke Surabaya untuk bertemu rekan satu tim saya. Ini akan jadi pertandingan spesial buat saya tentunya,” tutur Ricky.

Di sisi lain, Ricky yakin akan mendapat teror tersendiri saat kembali sebagai lawan di Glora Bung Tomo. Apalagi dirinya sekarang memperkuat Arema yang tak lain ialah rival Persebaya.

“Soal tekanan dan persiapan mental menghadapi suporter Persebaya, kita lihat saja nanti,” tegas Ricky.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bungkam Madura United, Ini Kunci Keberhasilan Persebaya

VivagoalPiala Presiden– Persebaya Surabaya berhasil membungkam Madura United di leg pertama semi final Piala Presiden 2019. Bermain dihadapan puluhan ribu Bonek, Bajul Ijo menang tipis melalui tandukan Manuchekhr Jalilov di babak kedua. 

Djajang Nurdjaman, pelatih Persebaya menyebut, keberhasilan timnya dalam laga yang digelar di Gelora Bung Tomo tak lain karena penampilan apik para pemain depan Pesebaya. Djanur mengakui kehadiran pilar asing di lini depan Green Force membuat lini depan timnya lebih hidup.

Djanur menyebut para pemainnya berhasil menunjukan kekompakannya di laga kontra Madura pada Rabu (3/4/2019) sore. Hal itulah yang turut menyulitkan lini pertahanan Laskar Sape Kerab menghalau serangan duet Amaido Balde dan Jalilov.

Pelatih asal Majalengka tersebut sejatinya memplot Balde sebagai penyerang tengah. Namun,  penyerang bertubuh jangkung itu banyak bergerak melebar untuk membuka ruang. Ketika Balde membuka ruang, Jalilov yang diplot di flank kerap merangsek masuk dan membuka peluang.

Hasilnya, taktik Djanur itu berhasil membuahkan hasil. Bermula dari tusukan Balde di sisi kanan pertahanan Madura, lantas ia mengirimkan umpan pada Zalilof yang telah menunggu di depan gawang M Ridhuan tanpa kawalan.

“Ketika dia bergerak ke sayap, ia selalu diikuti pemain belakang lawan. Sehingga Jalilov leluasa cetak gol tanpa kawalan,” tutur Djanur.

Lebih lanjut, Djanur mengapresiasi kekompakan duet Balde dan Zalilof. Menurutnya keduanya bisa saling melengkapi, dimana Balde punya kekuatan dan kecepatan serta Zalilof punya naluri mencetak gol yang baik.

“Meski berposisi sebagai gelandang sayap tapi naluri gol Zalilof cukup tinggi dan hingga saat ini sudah cetak lima gol. Begitu juga dengan Balde, dimana dia menunjukan progress. Dia bertenaga dan rajin karena mau bergerak ke sayap. Dari posisi itu, dia sudah dua kali cetak assist,” jelas Djanur dilansir laman resmi PSSI.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Jelang Derby Suramadu, Bajul Ijo Diuntungkan Bonek dan Sejarah

VivagoalPiala PresidenMadura United tak hanya menghadapi Persebaya Surabaya pada leg pertama semi final Piala Presiden 2019. Puluhan ribu Bonek diprediksi akan memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo menjadi ancaman tersendiri bagi Laskar Sape Kerab.

Panitia penyelenggara sendiri sudah mengumumkan sebanyak 50 ribu tiket buah habis sejak hari Minggu kemarin. Otomatis, laga nanti malam akan membuat Madura United berada dalam tekanan besar karena teror dari Bonek.

Laga derby Jawa Timur itu sendiri akan dilangsungkan pada Rabu (3/4/2019) malam nanti. Bermain di kandang sendiri, Bajul Ijo, bertekad meraih hasil maksimal dan tak ingin membuang kesempatan.

Persebaya sendiri diunggulkan bisa melanjutkan tren tidak terkalahkan dari Madura United. Mengingat Green Force  punya rekor bagus jika berjumpa Laskar Sape Kerab. Dari tiga pertemuan terakhir kedua tim di semua kompetisi, Persebaya berhasil menang dua kali dan seri sekali.

Namun, pelatih Persebaya, Djadjang Nurjaman menyadari level permainan calon lawannya kali ini sudah berbeda dari sebelumnya. Dimana Madura United kini banyak dihuni oleh para pemain bintang.

“Madura United banyak diperkuat oleh pemain bertalenta dengan reputasi mentereng. Semua orang bilang, dari belakang sampai depan, Madura United sangat bagus. Mereka mungkin Los Galacticos-nya Indonesia,” ucap Djanur.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Jelang Perempat Final Piala Presiden, Ini Harapan Persebaya

VivagoalPiala Presiden – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurjaman senang Bajul Ijo bisa melaju hingga perempat final Piala Presiden 2019. Meski demikian Djanur memiliki banyak catatan terkait performa Persebaya.

Menurutnya ia belum bisa menguji coba semua pemain yang tergabung dalam skuatnya musim ini. Beberapa pemain masih harus absen karena dipanggil untuk membela Timnas Indonesia.

Tercatat, Otavio Dutra dan Ruben Sanadi harus absen karena tengah menjalani pemusatan latihan timnas senior. Sementara, Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto masih menjalani latihan bersama timnas U-23 besutan Indra Sjafri.

“Saya pribadi ingin pemain bisa cepat berkumpul, baik yang bergabung di timnas senior, maupun timnas U-23. Saya maunya mereka bisa main di laga perempat final nanti. Akan lebih baik jika kami bisa mengevaluasi secara keseluruhan kelebihan dan kelemahan tim ini jika semua pemain lengkap,” jelas Djanur.

Persebaya sendiri sejatinya sudah mengontrak 24 pemain untuk Liga 1 2019. Namun, dari seluruh punggawa Bajul Ijo itu Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto sama sekali belum pernah ikut dalam pemusatan latihan Persebaya musim ini  karena menjadi bagian penting dari skuat timnas U-22 saat menjuarai AFF Cup U-22 2019 di Kamboja.

“Kalau melihat jadwal, semua pemain yang sekarang gabung di timnas, seharusnya sudah bebas agenda saat kami akan melakoni laga perempat final Piala Presiden nanti,” Djanur menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Presiden hanya di Vivagoal.com

Lawan Persebaya, Persib Wajib Menang

VivagoalPiala Presiden – Persib Bandung menargetkan kemenangan perdana di ajang Piala Presiden 2019 saat menghadapi Persebaya Surabaya, Kamis (7/3/2019) besok di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Kemenangan tersebut menjadi keharusan andai Maung Bandung ingin menjaga asa di Piala Presiden.

“Pastinya kami harus menang saat bertemu Persebaya besok, tetapi anak-anak jangan jadikan beban. Kami punya waktu 90 menit untuk bisa mencetak gol, jadi saya berharap besok kami bisa clean sheet,” tutur Supardi kapten Persib Bandung.

Tiga poin bisa menjaga peluang Persib untuk lolos dari babak penyisihan grup. Karena di laga pembuka, mereka dikalahkan oleh Tira-Persikabo dengan skor 1-2. Supardi Nasir sebagai kapten tim lantas meminta kepada semua rekan setimnya agar segera bangkit.

“Pokoknya jangan sampai kalah lagi, apalagi besok jadi duel yang menentukan untuk langkah kami selanjutnya di Piala Presiden ini. Kalau tim mau lanjut, kami harus menang atas Persebaya,” tegasnya.

Persebaya sendiri kini berstatus sebagai pemuncak klasemen setelah berhasil mengalahkan Perseru Serui dengan skor 3-2. Diikuti oleh Tira-Persikabo di peringkat kedua dengan poin sama. Sementara Persib sebagai tuan rumah harus puas jadi juru kunci tanpa poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Presiden hanya di Vivagoal.com

Sukses Comeback atas Perseru, Ini Kata Asisten Pelatih Persebaya

Vivagoal Piala Presiden– Persebaya Surabaya harus susah payah mengalahkan Perseru Serui di fase penyisihan Grup A Piala Presiden 2019. Meski menang dengan skor 3-2, Bajul Ijo harus tertinggal dua gol terlebih dahulu.

Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro mengaku dirinya kesulitan mengenali kekuatan Perseru bahkan sampai menjelang kick-off. Buta kekuatan Perseru, membuat Persebaya kesulitan mengembangkan permainan.

“Saya tak mengenal karena skuat Perseru banyak berubah dibanding Piala Indonesia kemarin dan Piala Presiden saat ini. Jadi yang kami amati di rekaman video tidak sama dengan komposisi pemain yang sekarang,” kata Bejo.

Sementara bek asal Brasil, Otavio Dutra menilai gol-gol Perseru lahir atas bantuan faktor cuaca. Menurutnya hujan menjadi penyebab dua gol yang bersarang ke gawang Persebaya pada babak pertama.

“Tim kami sudah lama tidak bertanding dengan kondisi hujan, tapi itu risiko dan kami berani main ke depan. Pastinya akan ada evaluasi dari pertandingan ini,” ujar Dutra.

Perseru sendiri membuka keunggulan melalui Nur Akbar pada menit ke-35 dan Delfin Rumbino menambah keunggulan Perseru menjadi 2-0. Di babak kedua, Bajul Ijo yang mulai keluar dari tekanan, sukses comeback dengan cetak tiga gol.

Amidou Balde mencetak brace di menit ke-66 dan ke-82. Sedangkan Manuchekhr Dzhalilov memastikan kemenangan Persebaya lewat golnya pada menit ke-90.

Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Presiden hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS