Tag: Copa America 2019

Usai Copa America, Messi Mendapat Penghargaan Baru!

Vivagoal La Liga – Pemain andalan Barcelona dan kapten Argentina Lionel Messi telah dianugerahi Balon Educativo de Scholas, penghargaan yang diberikan oleh yayasan Paus Francis ‘Scholas Occurrentes, setelah penampilannya di Copa America.

Yayasan Paus Francis ‘Scholas Occurrentes, yang hadir di 191 negara, memberikan penghargaan kepada para kandidat yang telah menjaga nilai-nilai FutVal (proposal sepak bola Yayasan Scholas) seperti upaya, solidaritas, kejujuran, identitas, ketahanan, rasa hormat, dan kerja tim, di seluruh pertandingan Copa America.

Pemenang dipilih oleh kaum muda dari Scholas World Network, yang mencakup 500.000 institusi dan jaringan pendidikan di negara-negara di seluruh dunia.

Baca Juga: Rivaldo Jagokan Messi Menangi Ballon d’Or

Proses pemungutan suara dimulai pada 1 Juli melalui akun media sosial resmi yayasan dan juga secara langsung di kantor pusat dan klub Program FutVal.

Menurut Sport, Messi terpilih sebagai pemain yang paling pantas menerima Ballon Educativo de Scholas karena sikapnya di Copa America. Pemain 32 tahun ini memperoleh 34,28% suara, diikuti oleh Peru Edison Flores (15,56%) dan Pedro Gallese (11,28%) serta kapten Brasil Dani Alves (10,5%).

Penerima Ballon d’Or lima kali ini akan menerima bola kain yang dibuat oleh anak-anak dari Mozambik dan telah diberkati sebagai pengakuan atas pencapaian ini.

Argentina mengakhiri pertandingan Copa America mereka dengan kenyataan pahit karena harapan mereka untuk memenangkan gelar utama pertama mereka runtuh menyusul kekalahan semifinal dari timnas Brasil.

Messi sangat vokal tentang ketidakpuasannya dengan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL), dengan menuduh organisasi dan wasitnya telah menyiapkan juara untuk tuan rumah, Brasil.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Dani Alves : Messi Tidak Menghormati Kami

Vivagoal Berita BolaKapten Brazil itu mengritik balik rekan mantan timnya saat di Barcelona terkait dengan pernyataan kontroversialnya tentang korupsi di Copa America 2019.

Dani Alves mengkritik komentar dari Lionel Messi yang mengklaim Copa America tahun ini penuh dengan korupsi pasca Argentina harus menyerah dari tangan Brazil di babak semifinal. Messi kembali mengkritik keras CONMEBOL dan pihak penyelenggara setelah laga melawan Chile di perebutan peringkat ketiga. Dalam laga itu juga, Messi harus menerima kartu merah yang dinilai tidak beralasan.

Meski tetap dianggap sebagai teman, tetapi Alves menilai sikap Messi itu tidak bisa diterima. “Seorang teman tidak selalu benar, hanya karena kami berteman. Kamu bisa mengatakan hal itu karena sedang dalam situasi panas. Tapi saya tetap tidak setuju,” ujar Alves dilansir SporTV’s ‘Bem Amigos’.

Menurutnya, komentar Messi justru dapat menciderai dan terlihat tidak menghormati banyak pihak. Ia merasa hal itu terkesan mengerdilkan para pemain dan tim yang sedang mengejar impian menjadi seorang juara.

Baca Juga: Dani Alves Bisa Menjadi Solusi Jangka Pendek untuk Liverpool

“Pertama, menurut saya, Ia tidak menghormati Tim Nasional Brazil. Kedua, Ia tidak menghargai usaha dari para pihak yang telah secara profesional berusaha keras bertarung untuk mimpi mereka,” tegasnya.

Sebelumnya, Messi menilai Brazil sebagai tuan rumah telah di setting sejak awal untuk menjadi juara tahun ini. Ia mengkritik penggunaan VAR dan Official Pertandingan, Roddy Zambrano yang tidak memberikan penalti pada Sergio Aguero karena komentar Messi pasca pertandingan melawan Brazil.

Komentar dari Messi itu telah dibantah oleh CONMEBOL, dan menyebut kritikan Messi tidak dapat diterima. Komentar itu telah banyak menarik perhatian banyak pihak yang salah satunya adalah Pelatih Brazil, Tite. Ia menilai Messi harus menunjukan sedikit rasa hormat.

Penulis: Irman Maulana

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Paqueta Siap Bawa Aura Juara Copa America ke Milan

Vivagoal Serie ALucas Paqueta menjadi bagian dari timnas Brasil yang baru menjuarai Copa America 2019. Ia pun berujar siap membawa aura juara tersebut saat kembali ke Milan.

Brasil sendiri keluar sebagai juara Copa America 2019 setelah mengalahkan Peru 3-1 di final. Tiga gol kemenangan tim Samba sendiri disumbangkan oleh Everton, Gabriel Jesus serta Richarlison. Puasa gelar sejak 2007 silam akhirnya berakhir di Estadio Marcana, Senin (8/7) kemarin.

Paqueta sendiri memang tak terlalu banyak tampil dalam ajang tersebut. Namun demikian ia merasa pengalaman di sana begitu berarti bagi perjalanan karirnya.

“Trofi ini memberi saya begitu banyak pengalaman dan membantu saya tumbuh sebagai seorang pemain,” kata Paqueta di Football Italia. “Saya akan kembali ke Milan dengan kepercayaan diri dan pengetahuan yang lebih lagi, siap untuk membantu tim meraih tujuan mereka.”

Paqueta juga mengatakan kesiapannya untuk membantu tim dengan manajer baru. Nantinya Milan akan dilatih oleh Marco Giampaolo yang mana Paqueta disebut akan berperan besar dalam skema permainan eks pelatih Sampdoria tersebut.

Baca Juga: AC Milan Resmi Daratkan Gelandang Empoli, Rade Krunic

“Saya akan bertemu dengan Giampaolo secara pribadi saat saya kembali dari liburan nanti. Saat ini, saya hanya ingin beristirahat karena saya baru saja menjalani musim yang sangat intens. Setelah itu, saya akan fokus pada Milan,” tegas Paqueta.

“Saya berharap bisa membantu Rossoneri dan juga memberi sedikit bantuan dalam formasinya, yang mana juga bagus untuk saya,” dia menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Marak Isu Match Fixing di Copa America 2019, Legenda Paraguay Angkat Bicara

VivagoalBerita Bola – Lionel Messi kembali mendapat pembelaan terkait Copa America 2019 yang sudah di setting agar tuan rumah Brasil keluar sebagai juaranya.

Kali ini, legenda hidup sepakbola Paraguay, Jose Luis Chilavert yang menuding CONMEBOL melegalkan match fixing.

Sebelumnya, Messi menuding Copa America 2019 sejatinya sudah diatur sedemikian rupa agar Brasil juara, dengan Argentina sendiri hanya bisa finish di urutan ketiga turnamen.

Baca Juga: Kapten Timnas Chile Dukung Messi Soal Kontroversi Copa America 2019

Tak cuma menuding ada settingan sebelum turnamen digelar, namun La Pulga juga dengan tegas mengklaim ada match fixing di turnamen terbesar di Amerika Selatan itu. Pernyataan kapten Barca itu pun lantas ramai menuai pro dan kontra.

Salah satu yang mendukung pernyataan Messi itu adalah Chilavert. Mantan kiper timnas Paraguay yang hobi cetak gol lewat tendangan bebas itu membenarkan klaim Messi soal match fixing di Copa America 2019.

“Tak perlu diragukan lagi, Copa America tahun ini dipersiapkan untuk Brasil keluar sebagai juara.” tegasnya kepada Radio La Red seperti dilansir dari Mundo Deportivo.

Baca Juga: Messi: Copa America Sudah “Diseting” untuk Brazil

Lebih lanjut, Chilavert juga menuding CONMEBOL sebagai asosiasi sepakbola tertinggi di Amerika Selatan terlibat korupsi terkait penggunaan VAR.

“CONMEBOL membunuh sepakbola. pemain perlu bersatu untuk memboikot CONMEBOL.” Chilavert menambahkan.

“VAR melegalkan korupsi yang eksis di sepakbola Amerika Selatan. CONMEBOL mengontrol VAR sebagai bagian dari FIFAgate, dan itu membuat saya tertawa.” imbuhnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Copa America hanya di Vivagoal.com

Catatkan Rekor Dunia, Alisson Siap Bersaing Tuk Ballon d’Or

Vivagoal Berita BolaAlisson Becker baru saja mencatatkan rekor sebagai penjaga gawang pertama yang mampu meraih tiga sarung tangan emas hanya dalam waktu semusim.

Nama Alisson sendiri menjadi salah satu pahlawan kala Brasil berhasil keluar sebagai juara Copa America 2009. Terbaru ia berhasil membawa negaranya mengalahkan Peru di final dengan skor 3-1. Kendati kemasukan satu gol, namun itu merupakan satu-satunya gol yang bersarang ke gawangnya dalam ajang tersebut.

Dikutip dari Fox Sports, dengan catatan tersebut, kiper berusia 26 tahun itu dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik dan berhak mendapat golden glove.

Menariknya itu bukan kali pertama ia mendapatkan penghargaan terbaik musim ini. Sebelumnya ia sudah berhasil meraih dua hal yang sama bersama Liverpool. Satu di Premier League dengan 21 clean sheets serta satu lagi usai membawa Liverpool meraih gelar juara Liga Champions.

Baca Juga: Kapten Timnas Chile Dukung Messi Soal Kontroversi Copa America 2019

Total sang pemain sudah berhasil mencatatkan clean sheets sebanyak 36 kali baik bersama timnas maupun klub. Namanya pun digadang pantas bersaing untuk gelar pemain terbaik dunia atau yang biasa dikenal dengan Ballon d’Or.

Menariknya nama Alisson bisa memutus dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Bisa pula nantinya pemenang merupakan pemain bertahan setelah sebelumnya disebutkan jika Virgil Van Dijk, rekan satu tim Alisson juga berhak mendpatkan kesempatan gelar prestisius tersebut pasca performa apiknya bersama Liverpool.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Dani Alves Resmi Jadi Pesepakbola Tersukses Sepanjang Masa

Vivagoal Berita Bola – Pele selalu disebut-sebut sebagai pesepakbola terbaik yang pernah dilahirkan Brasil. Tapi berbicara trofi juara, Dani Alves-lah yang terbaik.

Trofi terakhir yang didapat Alves adalah Copa America 2019 usai Brasil berhasil menang 3-1 atas Peru di laga final, Senin (8/7/2019) dini hari. Itu adalah trofi Copa America kedua Alves bersama Selecao selain dua piala Konfederasi.

Baca juga: 5 Fakta Transfer Tersukses Sepanjang Masa

Total selama kariernya, Alves sudah mengumpulkan 41 trofi baik bersama klub maupun di level timnas Brasil. Alves pun jauh meninggalkan rekannya di timnas Brasil, Maxwell yang baru mengoleksi 36 trofi sebelum pensiun pada tahun 2017 silam.

Torehan trofi Alves ini bahkan mengalahkan dua superstar sepakbola dunia yang masih eksis hingga saat ini, yakni Lionel Messi dengan 34 trofi dan Cristiano Ronaldo yang baru memiliki 31 trofi.

Mantan rekan setim Dani Alves semasa bermain untuk Barcelona, Andres Iniesta menempati posisi ketiga penyandang gelar terbanyak saat ini dengan 37 trofi. Di posisi kedua ditempati ada eks pemain timnas Mesir, Hossam Hassan dengan koleksi 41 trofi. Legenda Manchester United, Ryan Giggs juga masuk daftar pemain tersukses dengan raihan 35 trofi.

Baca juga: Kesombongan Jadi Alasan PSG Tidak Perpanjang Kontrak Dani Alves

Di sepanjang karier sepakbolanya, Dani Alves telah membela lima klub top Eropa. Dari kesemuanya itu, tidak sekalipun Alves gagal menyumbangkan trofi. Kesuksesan paling besar ia dapatkan ketika berkostum Blaugrana dengan total raihan 23 trofi.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Kapten Timnas Chile Dukung Messi Soal Kontroversi Copa America 2019

Vivagoal Berita Bola – Kapten timnas Chile, Gary Medel mendukung pernyataan Lionel Messi yang menilai turnamen Copa America 2019 penuh dengan konspirasi dan menilai Brasil sudah diatur untuk keluar sebagai juara.

Medel dan Messi merupakan dua pemain yang mendapat kartu merah kontroversial dari wasit Mario Diaz de Vivar dalam perebutan tempat ketiga antara timnas Argentina vs Chile di Stadion Arena Corinthians, Minggu (7/7) dini hari kemarin.

Baca juga: Messi: Copa America Sudah “Diseting” untuk Brazil

Dalam laga tersebut, Medel dan Messi dikartu merah langsung karena bersitegang. Meski tidak ada pelanggaran atau insiden yang serius, namun wasit de Vivar malah langsung menyodorkan kartu merah kepada keduanya.

Seusai pertandingan, Messi menolak menghadiri perayaan peringkat ketiga termasuk menerima pengalungan medali. Dalam wawancara di mixed zone, kapten Barcelona itu menilai dirinya dan Medel hanya perlu di kartu kuning. Dia pun menambahkan bahwa Copa America tahun ini sudah diatur untuk tuan rumah Brasil keluar sebagai juara.

Medel yang mengalami nasib serupa mengaku sepakat dengan pernyataan Messi tersebut. Khususnya soal teori konspirasi yang membuat dirinya harus di kartu merah oleh wasit de Vivar.

“Saya setuju dengan Messi. Saya pikir kami hanya akan dapat kartu kuning karena insiden itu.” ujar Medel dilansir dari Daily Mail.

Baca juga: Pelatih Chile Bongkar Sanchez Bermain ‘Jelek’ di MU

“Ada beberapa dorongan, tapi hanya sebatas itu. Wasit seharusnya bisa menangani hal seperti itu dengan cara yang lebih bijaksana.” Medel menambahkan.

Messi sendiri, dilansir dari AS bisa saja dijatuhi hukuman larangan bermain selama dua tahun oleh CONMEBOL atas tudingannya tersebut. Itu artinya, Messi tidak akan bisa memperkuat Albiceleste di kualifikasi Piala Dunia 2022, juga berpeluang absen pada Copa America 2020 yang digelar di Argentina dan Kolombia.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Messi: Copa America Sudah “Diseting” untuk Brazil

Vivagoal Berita Bola Setelah memastikan Argentina meraih posisi ketiga di Copa America 2019. Bintang sekaligus kapten tim Tango, Lionel Messi mengungkapkan jika Copa America 2019 sudah diatur untuk Brazil.

“Tidak ada keraguan, semuanya diatur untuk Brasil,” kata Messi seperti dilansir Goal International.

Pada laga yang digelar Minggu (7/7) tersebut. Argentina sukses mengandalkan perlawanan Chili dengan skor 2-1 lewat gol Sergio Aguero dan Paulo Dybala. Sementara Chili hanya mampu membalas satu gol lewat Arthuro Vidal.

Di laga tersebut pun Messi mendapatkan kartu merah pada babak kedua. Ia pun harus meninggalkan lapangan. Kartu merah ini merupakan kali kedua yang diterima Messi. Sebelumnya di Tahun 2005 silam, ia pernah menerima hal serupa kala Argentina menjamu Hungaria di partai persahabatan.

Baca Juga: Starting Line Up Final Copa America 2019 Brazil v Peru

Selepas laga, Messi pun menolak untuk mendapatkan medali perunggu yang disediakan untuknya. Hal tersebut merupakan buah dari ketidakpuasan La Pulga atas keputusan wasit.

Brazil pun akan menjamu Peru di final Copa America 2019. Laga tersebut akan diselenggarakan di salah satu Katedral sepak bola dunia, Estadio Maracana pada Senin (8/7) dinihari WIB.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Prediksi Brazil v Peru: Tak Akan Ada Pesta Gol di Partai Final

Vivagoal Berita Bola Brazil akan bertemu Peru pada laga terakhir Copa America 2019. Kedua kesebelasan akan beradu taktik guna membuktikan diri menjadi yang terbaik di turnamen empat tahunan ini. Siapa yang bakal menjadi juara?

Sebelumnya, Brazil sukses meluluhlantahkan Peru di fase grup dengan skor mencolok, 5-0. Saat itu, beberapa pemain seperti Roberto Firmino, Everton, Dani Alves, Willian dan Casemiro. Namun gelandang Brazil yang juga bertindak sebagai pencetak gol pembuka di laga tersebut, Casemiro menyebut hal yang sama tak akan terjadi di partai final.

“Ini final,” kata Casemiro, seperti dikutip AFP. “Rasanya takkan ada pesta gol (lagi).” Ungkap gelandang yang bermain untuk Real Madrid tersebut. Ia pun menyebut laga ini akan berjalan sangat ketat dan akan berbeda dengan apa yang terjadi di fase grup.

“Kami mengharapkannya (pesta gol), tapi kami tahu itu takkan terjadi. Ini akan sulit, karena mereka [Peru] bersiap untuk sebuah final besar.”

Baca Juga: Pemain Gaek Brazil Menjadi Rekrutan Baru Inter?

Sementara untuk Peru, final kali ini merupakan kesempatan untuk merengkuh Copa keduanya. Terakhir kali mereka merengkuh gelar serupa pada tahun 1975 silam. Kesempatan ini akan menjadi pembuktian untuk Negara beribukota Lima ini.

“Mereka ingin menjuarai kompetisi ini dengan cara apa pun yang mereka bisa – lewat penalti, di extra time. Kami juga ingin menang, bermain baik, mencetak gol-gol, dan jadi juara,” pungkas Casemiro.

Laga kedua tim akan berlangsung di salah satu Katedral sepak bola dunia, Stadio Maracana. Brazil dan Peru akan saling berjibaku pada Senin (8/7) WIB. Apakah tuan rumah akan berpesta di rumahnya sendiri atau tim tamu berhasil menendang Brazil di depan publiknya? Well, menarik untuk dinanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Pelatih Brasil Bangga dengan Pemain Ini

VivagoalBerita Bola – Striker andalan timnas Brasil Gabriel Jesus dan Roberto Firmino sama-sama mencetak gol saat mereka mengalahkan rival berat Argentina 2-0 pada laga semi final Copa America 2019.

Gabriel Jesus membuka skor pada menit ke-19 ketika dia menggiring bola dan mendapat umpan silang rendah dari Firmino.

Tak hanya itu, gol Brasil lain didapat oleh pemain Liverpool saat ini, Firmino. Dirinya memastikan kemenangan untuk menyiapkan final melawan Peru atau Chili.

Baca Juga: Inilah Pesan Mengesankan Lionel Messi Usai Kalah dari Brasil!

Namun di tim lain, Sergio Aguero dan Lionel Messi keduanya terpukul atas kekalahan Argentina, yang belum mengalahkan Brasil dalam pertandingan kompetitif utama sejak 2005.

Berdasarkan catatan yang ada, Brasil hanya kalah dua kali dalam 42 pertandingan. Pelatih timnas Brasil, Tite memuji striker Manchester City, Jesus, usai pertandingan.

“Gabriel mengesankan dan bermain secara profesional. Rekan yang bekerja sama dengannya puas. Dikarenakan dia tidak pernah menyerah,” puji Tite.

“Orang-orang mengatakan kepadanya ‘Anda hanya harus menahan rasa sakit dan lari,’ dan itulah yang saya minta dia lakukan,”imbuhnya.

“Dia telah memperbaiki solusinya dan dia harus berkembang karena dia masih muda, namun yang saya herankan, jika saya memintanya menembak 50 kali, dia akan melakukan 51,” lanjutnya.

“Kapasitas kegigihan dan pencariannya akan sesuatu adalah ciri khasnya,” tutup Tite.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS