MPL Fantasy

Tag: FIFA 19

Prediksi Minggu Kesembilan IGL: Top Player Berburu Tempat untuk Lolos ke Fase Selanjutnya

VivagoalIGL Tak terasa BIG League FIFA 19 FUT yang diprakarsai Indonesia Gaming League sudah memasuki Minggu kesembilan. Artinya ada tiga Minggu tersisa bagi para top player untuk mendulang maskimal 18 poin guna memastikan diri ke babak selanjutnya.
Jika dilihat secara kasat mata, sudah ada 8 top player yang sudah memastikan diri untuk lolos ke fase selanjutnya. Namun meski begitu, nama-nama player yang bercokol di peringkat 1-4 masing-masing Big League masih akan bertukar seiring berjalannya waktu. Kini, tersisa 8 slot yang siap diperebutkan oleh 16 player lain.
Minggu kesembilan Big League akan digelar dalam dua hari ke depan tepatnya pada Jumat (19/7). 16 top player dari masing-masing Big League harus bermain semaksimal mungkin guna mengamankan tempat untuk melaju ke fase selanjutnya. Mereka yang berada di peringkat 11 dan 12 di masing-masing Liga memiliki kans paling kecil untuk lolos. Sementara mereka yang berada di peringkat 7-10 masih harus saling berjibaku guna mengamankan posisi hingga Minggu kesebelas.
Di Minggu kesembilan Big Eest, Jeux Andika akan beradu taktik melawan Freak Brian. Kedua player ini hanya berselisih satu tingkat. Andika berada di peringkat 9 sementara Brian berada satu tingkat di bawahnya. Pertandingan keduanya diprediksi akan berlangsung ketat karena siapapun yang menang akan melesat ke posisi yang lebih nyaman dari posisi mereka di Minggu ini.
Pada pertandingan selanjutnya, RRQ Eggsy akan menjamu Jor-El Rudi. Meski sudah memastikan diri lolos, Eggsy nampaknya masih akan mengincar kemenangan guna memperbaiki moral pasca sebelumnya kalah dari Quarantine Egi. Namun di sisi lain, Jor-El Rudi pun membutuhkan kemenangan guna beranjak di posisi ketujuh untuk meringankan langkah ke babak selanjutnya.
Quarantine Egi akan menjamu MV Rama. Di atas kertas, Egi memang diunggulkan untuk membungkus dua kemenangan atas wakil Madiun tersebut. Namun, Rama juga tak akan membiarkan wakil Sukabumi tersebut memang mudah atas dirinya. Pasalnya, ia juga masih ingin mengamankan kans untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.
DI Big West, Arlan Paranti akan menjamu EJS Apri. Apri jelas membutuhkan kemenangan untuk memastikan diri lolos ke fase berikutnya. Saat ini, wakil asal Sleman berada di peringkat ketujuh. Sementara sang lawan, Arlan sudah menempati posisi keempat dan telah memastikan diri untuk lolos ke fase selanjutnya.
Selain itu, tersemat pula laga penentuan antara Bagoes Aditra kontra Rakel Ramadan. Kedua player ini juga menempati posisi yang tak jauh berbeda. Rakel berada di peringkat 8 sementara Aditra bertengger satu strip dibawahnya. Pertukaran posisi antar kedua player sangat mungkin terjadi mengingat tipisnya perbedaan poin antar keduanya.
Bergeser ke laga lain, Bagoes Nyoman akan menjamu No One Windi. Nyoman bisa sedikit tenang karena sudah bertengger di posisi keenam. Sementara Windi masih berada di peringkat 11. Windi pun masih berambisi untuk memperbaiki peringkat di Big West. Sementara Nyoman pun berharap hal yang sama pada laga ini.
Selain beberapa laga di atas, tersemat pula tiga laga tambahan yang akan digelar secara livestream di kanal Youtube Indonesia Gaming League. Raja Huginn akan bertanding melawan Ebot Kevin. QuarantIne Immanuel akan beradu taktik dengan SFI Kenny serta XCN Dedic bakal berjibaku dengn DMC Andri.
Pada laga pertama, Raja Huginn diprediksi bakal dengan mudah mengatasi Ebot Kevin yang saat ini berada di peringkat 12. Huginn tentu bernafsu untuk mengamankan posisi di peringkat pertama Big East. Sementara sang lawan sudah dipastikan tak akan bisa lolos ke fase selanjutnya. Meski begitu, bukan tak mungkin Ebot Kevin akan memberikan sedikit letupan pada laga ini.
Di laga lain SFI Kenny akan menjamu Quarantine Immanuel. Diprediksi laga penghuni papan atas Big East ini akan berjalan ketat. Kenny sedang dalam tren bagus pun demikian dengan lawannya, Quarantine Immanuel. Vivagoal memprediksi siapapun yang memenangkan laga ini akan mendapatkan skor yang tak terlalu mencolok.
Sementara itu di laga pamungkas, XCN Dedic akan menjajal kemampuan DMC Andri. Kedua player memang tengah berada di posisi kedua dan ketiga. Namun torehan poin kedua player terasa cukup jauh. Ada gap sebanyak 11 poin antara Dedic dan Andri. Dedic tentu masih menjaga asa menempel ketat Raja Pugu di puncak klasemen Big West. Sementara Andri pun ingin tetap berada di comfort zone sekaligus menjahui kejaran Arlan Paranti yang berada satu strip di bawahnya.
Selain menyelenggarakan pertandingan antar player di dua Big League, IGL juga memberikan Giveaway melalui sesi pertanyaan kepada netizen yang hadir livestream di kanal Youtube mereka.
Giveaway tersebut berupa Jersey dan Bola Sepak Original. Netizen yang ingin memenangkan hadiah dari IGL terlebih dahulu harus melakukan subscribe akun YouTube Indonesia Gaming League , memberikan kelengkapan data diri serta jawaban lengkap dan melampirkan akun istagram aktif.
Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Inilah Pemenang FIFA 19 Offline Competition Jogjakarta

VivagoalIGL – Turnamen FIFA 19 Offline Competition masih belum rampung. Di Minggu Ketiga, Jogjakarta resmi bertindak menjadi tuan rumah. Di Kota Pelajar ini, antusiasme FIFA player terlihat cukup baik dalam mengikuti kompetisi yang diprakarsai oleh Indonesia Gaming League (IGL) ini.

Bertempat di Battlefield Playstation, yang terletak di bilangan Kampus UPN, puluhan player sudah memadati lokasi guna beradu taktik dan strategi dengan player lainnya guna mengukuhkan diri menjadi yang terbaik di Jogjakarta. Di turnamen yang berlangsung di 20 Kota yang tersebar di seluruh Indonesia ini, IGL memang mencanangkan mencari bibit-bibit baru yang terbilang off the radar guna kukuhkan diri sebagai jagoan game FIFA di daerahnya masing-masing.

Seperti sebelumnya, format turnamen ini masih bersifat kick off. Di Fase 16 besar, skema permainan akan berubah menjadi home-away guna memperpanjang nafas player ke babak selanjutnya. Sekedar pengingat, setiap player bebas memilih tim yang mereka sukai, apabila ada dua player yang memilih tim yang sama, maka toss coin akan dilakukan. Mereka yang kalah harus menyiapkan opsi tim lain.

Suasana FIFA 19 Offline Competition Jogja

Jogja sendiri berhasil menyumbangkan tiga orang pemenang. Mereka yang berhasil menjadi yang terbaik di Kota Pelajar untuk urusan adu taktik di game konsol sepakbola terpopuler ini adalah Ahmad Zulfikar Febriansyah, Kelsa Healthy Hutomo dan Ade Nugraha. Masing-masing berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan juara ketiga berhak membawa uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

“Jogjakarta telah menyelesaikan FIFA 19 Offline Competition dengan baik dan sportif. Saya ucapkan selamat kepada para pemenang. Tetap menjadi pemenang di setiap kompetisi yang dijalankan. Sementara untuk yang kalah, perjuangan masih belum berakhir disini. Masih banyak jalan lain untuk membuktikan diri,” ujar Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus Pengurus Indonesia Gaming League.

Selain Jogjakarta, Terdapat dua Kota lain yang bertindak sebagai tuan rumah yakni Medan dan Sukabumi

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Sengitnya Pencarian Juara FIFA 19 Offline Competition Medan

VivagoalIGL Pencarian bibit-bibit baru FIFA 19 Offline Competition masih terus berlanjut. Medan menjadi Kota terakhir di Minggu ketiga, yang bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara turnamen yang digagas oleh Indonesia Gaming League (IGL) ini.

Bertempat di Gamenations Arena, para player sudah memadati venue sejak siang hari. Teriknya cuaca Kota Medan nampaknya bukan halangan bagi mereka guna membuktikan diri menjadi yang terbaik di ajang game FIFA 19. Mereka yang berstatus sebagai pelajar hingga pegawai swasta cuba unjuk diri guna menjadi juara di Ibukota Sumatera Selatan itu.

Kemenagan nampaknya menjadi sebauh motivasi lebih bagi player yang mendaftarkan diri. Pasalnya, menjadi pemenang di game bergenre sepakbola merupakan sebuah hal yang terbilang cukup prestis. Ada kebanggaan disana. Terlebih game sepakbola FIFA dikenal sebagai game yang hampir mendekati kenyataan dari segi grafis dan taktikal. Tingkat kesulitan memainkan game ini pun menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh player.

Selain prestis, pemenang dari kompetisi ini pun akan mendapatkan uang tunai dari IGL selaku penyelenggara. Mereka yang berhasil menjadi juara berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan juara ketiga berhak membawa uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Oleh karena itu, player yang berpartisipasi pastinya akan bersaing ketat guna membawa pulang hadiah yang telah dipersiapkan oleh penyelenggara.

Suasana FIFA 19 Offline Competition Medan

Di antara puluhan peserta yang mendaftar, tersemat tiga nama yang beruntung untuk menjadi juara. Mereka adalah Bagus Haryanto, Valentino Panjaitan dan M. Febriansyah. Ketiganya berhasil menjadi juara sekaligus membanggakan kota Medan di kancah kompetisi perdana yang digagas oleh IGL.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang FIFA 19 Offline Competition Medan. Semoga sportivitas dalam pertandingan yang akan datang tetap terjaga,” ungkap Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus Pengurus Indonesia Gaming League.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Drawing Big League FIFA 19 FUT: Neraka di Big East, Underdog di Big West

VivagoalIGLPasca selesainya Online Qualifier, Indonesia Gaming League menggelar drawing Big League pada Kamis, (2/5) kemarin di High Grounds, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Proses drawing sendiri dilakukan oleh Frans Silalahi selaku Ketua Umum IGL dan Sensen, yang bertindak sebagai Head of Creative IGL.

Beberapa player yang lolos ke Big League pun hadir guna menyaksikan pengundian yang dilakukan secara langsung oleh penyelenggara. Player yang berada di luar kota pun bisa menyaksikan jalannya drawing melalui live stream di akun instagram Indonesia Gaming League. Tak lupa pula, beberapa rekan media juga hadir guna menyaksikan, sekaligus memberitakan milestones perdana IGL di game FIFA ini

“Kami coba melakukan drawing secara live guna menghindari anggapan Big League merupakan drawing yang main mata. Oleh karena itu, proses drawing kami buka untuk siapa saja yang ingin menyaksikan. Selain itu, kami juga menayangkannya live via instagram,” ungkap Frans kepada vivagoal.com

 

Perlahan namun pasti, hasil undian player dan di grup mana mereka ditempatkan rampung sudah. Beberapa nama besar terpaksa harus menempati grup neraka yakni, Big East. Sementara mereka yang berstatus underdog pada turnamen FIFA 19 FUT hadir di Big West. Komposisi di dua grup ini, menurut Frans, cukup menarik.

“Kans untuk player yang bermain di Big East di atas kertas memang cukup berat. Namun, saya yakin dengan 11 match yang akan dimainkan secara home-away, dan ada 8 player dari masing-masing liga yang akan lolos ke fase 16 besar, rasanya kemungkinan player untuk unjuk kemampuan dan lolos akan terbuka lebar,” tambah Frans.

Sekedar catatan, Big League sendiri akan digelar pada 10 Mei 2019 selama 11 Minggu. Proses pertandingan sendiri dapat disaksikan melalui live stream di Youtube Indonesia Gaming League. Terkait sistem poin, IGL akan mengikuti format liga pada umumnya. Kemenangan akan diganjar dengan 3 poin, seri 1 poin dan mereka yang kalah tak akan mendapatkan poin. Selain itu, tersemat pula hadiah uang tunai sebesar Rp 350.000 untuk mereka yang berhasil memenangkan pertandingan. Sedangkan untuk player yang menuai hasil imbang dan kalah tak akan mendapatkan apapun.

“Untuk fase Big League, kami menyiapkan total hadiah sebesar Rp 84,7 Juta untuk 24 player yang berpartisipasi. Sementara mereka yang gugur di 16 besar akan membawa pulang Rp 2.5 Juta. Peraih posisi empat sampai delapan akan memperoleh Rp 5 Juta. Untuk juara ketiga, kedua hingga pertama akan menadapatkan hadiah uang yang berbeda yakni Rp 10 Juta, Rp 25 Juta dan Rp 50 Juta plus trophy,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, secara nilai ekonomi, hadiah yang diberikan IGL kepada player yang berpartisipasi tergolong besar. Bahkan, dibandingkan dengan kompetisi sejenis, hanya IGL yang mampu memberikan berbagai privilege menarik kepada FIFA player.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Rangkaian Gol Indah di Penutup Online Qualifier FIFA 19 FUT

VivagoalIGLMinggu Kedelapan Online Qualifier FIFA 19 FUT resmi berakhir pada Minggu (28/4) kemarin. Meski demikian, aura kompetisi masih cukup terasa berkat kehadiran parade gol indah yang diciptakan player di Minggu terakhir kualifikasi tersebut.

Tak terasa, Online Qualifier FIFA 19 FUT yang digagas oleh Indonesia Gaming League (IGL) resmi berakhir. 24 player dari berbagai daerah yang tersebar di seluruh penjuru Negeri sudah memastikan diri hadir di Big League. Selepas ini, Drawing menuju Big League akan dilangsungkan pada 2 Mei 2019 di Hig Grounds, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Meski demikian, aura online qualifier masih tetap terasa berkat kehadiran gol-gol indah yang dilesatkan oleh player.

Di Minggu Kedelapan, lebih dari 400 player coba berpartisipasi untuk memperebutkan tiga slot di Minggu terakhir. Teratat tiga player asal Jakarta resmi mengisi slot yang tersisa. Meski banyak peserta yang berguguran, tersemat lima player yang berhasil membawa pulang hadiah hiburan berupa uang tunai sebesar Rp 250.000 untuk setiap gol terbaik yang mereka berhasil kreasikan.

 

Sekedar catatan, tak sembarang gol bisa dikatakan sebagai gol terbaik. Kemampuan teknikal yang mumpuni, positioning pack player yang baik serta bagaimana cara gol tersebut dilesatkan menjadi aspek dari IGL untuk menentukan siapa yang berhak meraih predikat sebagai pencetak gol terbaik. Walaupun di kualifikasi kemarin banyak player yang mengirimkan gol mereka, nyatanya, hanya ada 5 gol yang berhak menerima predikat sebagai Best Gol Week 8 Online Qualifier FIFA 19 FUT.

Nama-nama seperti Raka Aswanda (Leon Bailey), Monhan (Patrick Kluivert), Immanuel Fernando (Zlatan ibrahimovic), Vabyo (Felipe Andreson) dan Andre Luhut (Kylian Mbappe) pun terpilih menjadi player yang berhasil melesatkan gol terbaik ke gawang lawan-lawannya.

Dengan berakhirnya online qualifier, 24 player yang berhasil masuk ke Big League akan menempati dua grup liga yakni Big East dan Big West, yang mana masing-masing liga terdiri dari 12 player.

Terkait sistem poin, IGL akan mengikuti format liga pada umumnya. Kemenangan akan diganjar dengan 3 poin, seri 1 poin dan mereka yang kalah tak akan mendapatkan poin. Selain itu, tersemat pula hadiah uang tunai sebesar Rp 350.000 untuk mereka yang berhasil memenangkan pertandingan. Kedua Big League tersebut nantinya akan digelar pada 11 Mei selama 11 Minggu dan dapat disaksikan melalui live stream di Youtube Indonesia Gaming League.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

FIFA 19 Offline Competition Sukabumi Sumbangkan Tiga Pemenang

VivagoalIGL Sukabumi menjadi Kota kedua yang bertindak sebagai tuan rumah FIFA 19 Offline Competition. Selain Sukabumi, tersemat pula dua kota lain yang bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara yakni Jogjakarta dan Medan.

Salah satu kota dengan luas wilayah terkecil di Jawa Barat ini seakan tak ingin lepas dari pemantauan Indonesia Gaming League (IGL), selaku penyelenggara. Pasca meloloskan dua wakilnya ke Big League FIFA 19 FUT, Sukabumi turut berpartisipasi sebagai tuan rumah di ajang FIFA 19 Offline Competition guna mencari bibit-bibit baru FIFA player.

Bertempat di Minoz Games, yang terletak di Jl Pemuda, puluhan pro player dari berbagai lokasi memadati venue guna menguji kemampuan bermain game FIFA dengan player lainnya. Berformat kick off, seluruh player bebas memilih tim mana yang mereka sukai untuk unjuk diri. Jika terjadi kesamaan tim, maka toss coin akan dilakukan yang kalah, diharuskan mengganti tim lain.

Keseruan FIFA 19 Offline Competition Sukabumi

Keseruan terjadi pada gelaran tersebut, seluruh peserta dari rentang usia dan berbagai status sosial coba unjuk kemampuan untuk menjadi juara. Pasalnya, tiga orang pemenang dalam kompetisi ini berhak membawa pulang uang tunai sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan juara ketiga berhak membawa uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Setelah melalui proses panjang, terpilihlah tiga nama yang berhasil menjadi juara. Mereka adalah Aqshol Muhammad Syah, Bagya Kristianda dan Chello Rizky Wibawa.

Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus Pengurus Indonesia Gaming League, mengaku cukup senang dengan ketatnya kompetisi di Sukabumi. “Sukabumi menjadi salah satu kota dengan persaingan yang cukup ketat. Di Kota ini, telah terjaring bibit-bibit baru FIFA Player. Semoga hal positif ini akan terus terjaga selalu,” ungkapnya.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Kejutan Terakhir di FIFA 19 FUT Online Qualifier Minggu Kedelapan

VivagoalIGL – Online Qualifier Minggu Kedelapan FIFA 19 FUT resmi berakhir pada Minggu (28/4). Dengan ini, proses pencarian 24 slot untuk top player yang bermain di Big League telah rampung digelar.

Di Minggu terakhir online qualifier, tercatat lebih dari 350 player berpartisipasi untuk memperebutkan tiga slot tersisa yang disiapkan oleh Indonesia Gaming League (IGL), selaku penyelenggara FIFA 19 FUT. Meski animo dan atusiasme player terbilang tinggi, namum IGL memastikan tak akan ada slot yang dilebihkan untuk player yang ingin berpartisipasi.

Sejauh laporan yang diterima vivagoal.com, total peserta yang sudah mendaftarkan diri di seluruh tahap online qualifier sudah mencapai lebih dari 1500an peserta. Angka ini memang sedikit jauh dari ekspektasi awal yakni 2000 peserta. Namun Stephen Clinton, selaku ketua IGL mengaku puas dengan apa yang didapat ia dan timnya.

 

“Secara overall kami cukup puas dengan banyaknya pendaftar yang mengikuti event perdana ini. Beberapa agenda bertaraf Internasional sedikit banyak mengganggu jadwal yang telah kami tetapkan. Setelah ini, kami akan adakan evaluasi kecil guna menjadi lebih baik lagi kedepannya,” ujar Clinton kepada tim vivagoal.com

Target besar pun telah dicanangkan setelah ini. IGL kabarnya akan menggelar turnamen game sepakbola berskala lebih besar lagi. Disinggung kapan akan digelar dan bagaimana formatnya, Clinton masih enggan buka suara. “Biar nanti saja (diumumkannya) yang jelas akan ada surprise dari IGL,” tambahnya.

Pada Online Qualifier Minggu Kedelapan, beberapa nama besar dari tim esport pada akhirnya gagal berpartisipasi. Mereka yang terbilang off the radar justru berhasil memastikan diri ke Big League. Besar kecilnua coin fut dan premiumnya pack player  nampaknya tak terlalu berpengaruh. Karena ketangkasan bermain dan kemahiran meracik taktik menjadi kunci untuk para player bisa lolos ke fase liga.

“Aura kompetisi jelas cukup terasa disini. FIFA 19 FUT menurut saya merupakan kompetisi yang cukup adil karena semua bisa menang. Mereka yang hebat dalam pertandingan kick off belum tentu mampu bersaing di kompetisi ini, pun sebaliknya. Jadi saya rasa, qualifier ini merupakan ajang paling kompeten untuk player membuktikan diri,” pungkas Clinton.

Di Minggu Kedelapan ini, beberapa nama seperti Anding Wong (EVOS), Angga (The Prime), dan Tarigan (Capcorn), Davi (NARA), dan Chanks (XCN) dipastikan tak akan berkompetisi di Big League karena gagal bersaing di online qualifier sepanjang delapan Minggu belakangan.

Lantas, Siapa yang berhasil lolos di Minggu terakhir online qualifier? Kejutan apa yang terjadi?

Inilah Pemenang Indonesia Qualifier Road To Madrid

VivagoalIGL – Pencarian player dari Indonesia guna dikirim ke Madrid berlangsung ketat. Hampir 50 player yang berpartisipasi coba tunjukan kemampuan terbaik mereka guna memperebutkan satu tiket menuju babak kualifikasi 32 besar pada gelaran FIFA ES Football Championship di Malaysia yang akan digelar pekan.

Bertempat di High Grounds Jakarta, Indonesia Gaming League (IGL) selaku penyelenggara menggelar Indonesia Qualifier Road To Madrid pada Jumat (19/4) kemarin. Event yang berjalan dengan sistem grup dan home away di fase 16 besar ini suguhkan persaingan ketat dari para player. Mereka yang tergabung di tim esport maupun yang datang secara individual coba unjuk kemampuan menjadi yang terbaik dalam gelaran tersebut. Tak ada batasan usia pada kompetisi yang digelar oleh IGL. bahkan, player yang sudah memastikan diri di Big League pada gelaran FIFA 19 FUT pun boleh berpartisipasi. Hasilnya, beberapa player yang telah memastikan slot di Big League turut meramaikan qualifier ini.

Sejak sore hari, High Ground sudah disesaki player yang hendak menjajal kemampuannya di game sepakboal terpopuler ini. Di antara mereka ada yang membawa joystick pribadi guna meminimalisir terjadinya “stick yang tak enak” sebagai biang kekalahan.  Dalam game FIFA tersebut, peserta bebas menentukan tim yang diinginkannya. Jika kedua peserta menggunakan tim yang sama, maka toss coin harus dilakukan. Yang kalah pastinya harus memilih opsi tim lain untuk bertading.

 

“Semua player bebas memakai tim manapun, strategi apapun yang mereka sukai. Kami tak membatasi kreativitas mereka. Tujuan dari pembebasan tersebut tak lain karena kami ingin mereka mengeluarkan penampilan terbaiknya di qualifier ini,” ujar Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus pengurus IGL.

Suasana Pertandingan Indonesia Qualifier Road To Madrid

Pada qualifier yang berlangsung hingga larut malam tersebut, tersemat dua player yang berhasil menjadi melaju ke babak final. Mereka adalah Raja Hugin dan Chanks XCN. Keduanya bermain ketat hingga babak perpanjangan waktu. Namun Hugin berhasil merubah keadaan dengan menceploskan bola di menit ke 115. Gol tersebut pun menjadi tiket bagi Hugin untuk mengikuti kualifikasi ES Football Championship di Malaysia. Jika berhasil menang di babak kualifikasi tersebut, Hugin secara otomatis akan mewakili Indonesia dan melaju ke turnamen berskala Internasional di Madrid, Spanyol.

“Qualifiers kemarin merupakan kompetisi yang cukup ketat. Semua orang ingin menang tapi hanya satu slot saja yang tersedia untuk mewakili Indonesia pads qualifier di Malaysia Saya sangat bangga bisa jadi perwakilan pada turnamen tersebut,” ujar Hugin.

Bicara soal target di Malaysia, Hugin mengaku ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia. “Secara pribadi sih saya ingin bisa juara. Karena ada kebanggaan jika saya bisa membawa nama Indonesia di ajang Internasional,” pungkasnya

Sekedar catatan, ES Football Championship yang digelar di Madrid akan menampilkan peserta dari berbagai belahan dunia. Mereka yang nantinya menjadi juara akan mendapatkan uang tunai sebesar $ 10.000. Mampukah Hugin mengharunkan nama Indonesia ke kompetisi berskala Internasional tersebut? menarik untuk ditunggu.

Indonesia Gaming League Gelar Indonesia Qualifier Road to Madrid

VivagoalIGL – Indonesia Gaming League (IGL) akan menggelar turnamen Indonesia Qualifier Road to Madrid. Gelaran yang akan berlangsung pada Jumat, 19 April 2019 mendatang akan dilaksanakan secara Offline di High Grounds, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara mulai pukul 15:30 WIB.

Dalam kualifikasi ini, tersedia 128 slot peserta untuk diperebutkan oleh seluruh FIFA Player di seluruh Indonesia. Proses pendaftaran sendiri akan dibuka mulai 14-19 April mendatang. Tersedia juga tempat registrasi di High Grounds apabila quota masih belum terpenuhi seluruhnya.

Turnamen ini terasa begitu spesial karena juara pertama pada event ini akan dikirim ke Malaysia guna mengikuti babak kualifikasi 32 besar Esports (ES) Football Championship, powered by Gamesbond, di Negeri Jiran pada 26-27 April mendatang. Untuk diketahui, peserta yang mengikuti kualifikasi di Malaysia ini merupakan kumpulan player terbaik di Asia Tenggara. Nantinya, seluruh akomodasi juara pertama selama di Malaysia sepenuhnya akan ditanggung penuh oleh Indonesia Gaming League selaku pihak penyelenggara.

 

ES Football Championsip merupakan tournament FIFA 19 berskala Internasional. Nantinya pemenang qualifier di Malaysia ini akan diakomodasi untuk mengikuti pertandingan FIFA 19 di Madrid, Spanyol dan memperebutkan hadiah sebesar USD 10.000.

“Turnamen kali ini digelar untuk memacu semangat FIFA Player baik dari tim esports maupun individual guna bersaing di kancah internasional. Saya berharap player yang mendaftar dapat bersaing secara sehat dan mampu mewakili Indonesia di kancah internasional,” ujar Ahmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus pengurus IGL dalam keterangannya kepada vivagoal.com.

Terkait registrasi Indonesia Qualifier Road to Madrid, player diharuskan membayar uang registrasi sebesar Rp 50 Ribu kepada panitia penyelenggara. Nantinya, sebelum melakukan pertandingan, pendaftar akan mendapatkan ricebowl dan soft drink guna mengisi perut sebelum beradu taktik dengan yang lainnya. Dalam gelaran ini, juara kedua dan ketiga akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 750 Ribu dan Rp 500 Ribu.

Sekedar catatan, gelaran kali ini akan menggunakan sistem home and away. Jika aggregate masih tetap sama, pertandingan akan dilanjutkan ke fase golden goal. Apabila hasil imbang masih terjadi, penentuan pemenang akan dilakukan melalui drama adu pinalti.  “Kesempatan player bertanding terbuka sebanyak dua kali. Jadi untuk mereka yang kalah, masih ada kesempatan selanjutnya. Saya berharap mereka bisa memaksimalkan strategi dan bermain dengan baik nantinya,” tambah Fadh.

Ia juga berharap event ini, dan tentu saja FIFA 19 FUT, akan menjadi blueprint untuk menyongsong event yang lebih besar di tahun 2020 mendatang. Indonesia Gaming League, selaku penyelenggara berencana akan melakukan link ke PSSI guna bekerjasama mendapatkan lisensi dari EA Sports, selaku kreator utama game FIFA.

“Target kami di IGL tak lain ingin melakukan event yang lebih besar lagi. Kami akan menjajaki kerjasama dengan PSSI dan membuka pembicaraan kepada EA Sports. PSSI sendri kabarnya akan menyeriusi esport sebagai perpanjangan tangannya di ranah olahraga elektronik. Bahkan EA sendiri yang saya tahu kabarnya memang melirik pasar Asia Tenggara karena pertumbuhan playernya cukup banyak. Kesempatan ini jelas terbuka lebar. Semoga saja target kami bisa terealisasi tahun depan,” pungkas Fadh

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Indonesia Gaming League Gelar Turnamen FIFA 19 Offline Competition di 15 Kota

VivagoalIGL – Meski terbilang sukses menyelenggarakan FIFA 19 FUT Online PS4, Indonesia Gaming League (IGL) masih belum puas. Baru-baru ini, mereka coba melebarkan sayap guna menyaring bibit-bibt baru di kancah menggelar roadshow ke 15 kota guna menyelanggarakan kompetisi FIFA 19 secara offline.

Terkait event tersebut, Stephen Clinton, wakil ketua IGL mengungkapkan jika event ini merupakan ajang yang tepat untuk para player unjuk kemampuan beradu strategi dalam konsol PS4. “Secara kultur, game FIFA di Indonesia memang sudah banyak peminatnya. Nah, adanya turnamen ini kita coba memfasilitasi para player untuk berani tampil dan berkompetisi dengan player lainnya. Saya pribadi berharap kompetisi ini akan berjalan sehat kedepannya,” ujar Clinton.

Untuk Kota-kota yang akan disinggahi, Clinton menyebut 15 titik menjadi fokus utama ia beserta tim dalam menggarap turnamen ini. Adapun kota yang akan disinggahi adalah Bogor,Bali, Semarang, Banjarmasin, Malang, Manado, Palembang, Surabaya, Gresik, Jakarta Selatan, Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Untuk kick off sendiri, rencananya akan digelar pada 7 April hingga tiga Minggu mendatang.

Adapun beberapa titik yang menjadi penyelenggara antara lain:

Guna menyemarakan turnamen sendiri, IGL sudah menyiapkan hadiah total sebesar Rp 3 Juta untuk setiap kota. Sekedar catatan, gelaran kali ini akan menggunakan sistem gugur. Namun pada fase 8 besar, format akan berganti menjadi home-away dengan skema golden goal guna melebarkan peluang player yang tampil untuk lolos ke babak berikutnya.

“Untuk target, kami menyiapkan 128 slot untuk setiap kota. Kami berharap kuota akan terpenuhi mengingat tingginya atensi player akan game ini. Kami juga akan coba memaksimalkan event ini dengan melakukan promo-promo ke berbagai platform digital,” ujar Clinton.

 

Salam Olahraga

 

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS