Tag: Ligue 1 Prancis

Amiens SC dan Toulouse Batal Degradasi, Lyon Meradang!

Vivagoal Ligue 1Pengadilan tinggi di Prancis menganulir keputusan Ligue 1 Prancis yang mendegradasikan Amiens SC dan Toulouse pasca musim 2019/20 dibatalkan. Keputusan ini membuat Lyon meradang karena upaya banding mereka tidak dikabulkan.

Sebagaimana yang diketahui, akibat dari penghentian kompetisi musim ini, Toulouse dan Amiens harus turun ke divisi dua Liga sepakbola Prancis dan akan digantikan oleh Lorient dengan Lens sebagai juara Ligue 2 dan runner-up Ligue 2.

Adapun Nimes yang menduduki posisi ke-18 klasemen dipastikan aman karena tidak ada laga play-off dengan tim peringkat ketiga Ligue 2. Sementara itu, Lyon mengajukan banding karena tidak bisa berpartisipasi di ajang Liga Champions setelah mereka hanya menempati peringkat ke-7 klasemen saat kompetisi diputuskan dibatalkan.

Dari dua kasus yang berbeda diatas, dilansir dari Goal International, pada Selasa (9/6/2020) waktu setempat, hakim pengadilan di Paris mengabulkan tuntutan Amiens SC dan Toulouse namun menolak upaya banding Lyon.

“Tidak ada keraguan pada legalitas keputusan ini, yang menimbang keuntungan dan kerugian dari penghentian kompetisi sesegera mungkin. Hakim dalam proses ringkasan menganggap bahwa dewan direksi LFP tidak dapat secara hukum memutuskan untuk mendegradasikan dua tim terbawah di Ligue 1.

“Oleh karena itu, hakim memerintahkan LFP dalam hubungannya dengan badan-badan yang kompeten dari FFF untuk mengoreksi kembali format Ligue 1 untuk musim 2020/2020 termasuk konsekuensi pada prinsip degradasi sebelum 30 Juni, mengingat akan ada 22 tim dengan Lorient dan Lens promosi dari Ligue 2.


Baca Juga:


“Sementara itu, hasil dari pertimbangan hakim adalah kami tidak menemukan sama sekali pelanggaran hukum atas keputusan Lyon, terkait tidak ada tim yang diuntungkan atau dirugikan dari penghentian kompetisi, karena memang belum ada waktu yang pas untuk kompetisi dimulai lagi,” isi keputusan hakim pengadilan Prancis.

Pihak Lyon sendiri sangat menyesalkan keputusan ini. Pasalnya, mereka sebenarnya masih berpeluang lolos ke zona Liga Champions karena hanya berselisih 9 angka dari Lille yang menempati zona playoff dengan 8 laga sisa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Resmi! PSG Permanenkan Mauro Icardi

Vivagoal Ligue 1 – Jelas sudah masa depan Mauro Icardi bersama  Paris Saint-Germain. Les Parisiens resmi mempermanenkannya hingga 2024 mendatang. 

Dikontrak selama empat tahun, sekaligus menjawab beragam kemungkinan masa depan penyerang asal Argentina tersebut. Sempat dirumorkan tak betah berada di Paris, akhirnya Icardi setuju menambah masa baktinya dan menyudahi status pemain pinjaman.

“Paris Saint-Germain dengan senang hati mengumumkan penandatanganan Mauro Icardi dengan kontrak permanen, menyusul pinjaman striker dari Inter Milan selama musim 2019-20,” tulis pernyataan resmi PSG.

Selama masa pinjamannya, eks kapten Inter Milan itu tampil memukai. Mencatatkan 31 penampilan di musim 2019/20, Icardi mengemeas 20 gol dan empat assist untuk Les Parisien. 

Baca Juga:


Meski tak disebutkan berapa nilai kontrak sang pemain bersama PSG, namun kesepakatan kedua kubu disinyalir lebih murah dari pada perjanjian awal. Dilaporkan Sky Sport, PSG mendapat diskon lumayan besar dari Inter Milan. Padahal saat meminjamnya pada awal musim panas 2019 kemarin, PSG harus menebusnya di angka 80 juta euro.

Akibat pandemi Corona, Inter yang sudah tidak membutuhkan Icardi memberi potongan harga dan hanya meminta PSG membayar sebesar 57 juta euro saja. Rinciannya, 50 juta euro untuk disetorkan ke kas Inter, dan 7 juta euro sisanya sebagai bonus-bonus jika klausul-klausul dalam kontrak terpenuhi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Sepakat dengan PSG, Icardi Tak Akan Pulang ke Inter?

Vivagoal Ligue 1 – Mauro Icardi dikabarkan telah sepakat dipermanenkan di Paris Saint-Germain. Inter Milan lantas akan mendapat dana segar atas kepergian sang pemain.

Icardi harus terlempar dari skuad Inter Milan seiring konflik dengan manajemen klub serta kedatangan Antonio Conte. Puncaknya, sang pemain akhirnya dipinjamkan ke Paris Saint-Germain pada musim panas kemarin dengan banderol €13 juta, dan juga klausul pembelian senilai €70 juta.

Striker asal Argentina itu kemudian tampil apik di Paris. Total Icardi berhasil mencetak 20 gol plus empat assist dalam 31 pertandingan kompetitif untuk PSG.

Performa sang pemain kemudian membuat PSG tertarik untuk mempermanenkan jasanya. Namun raksasa Ligue 1 Prancis tersebut meminta Inter untuk menurunkan klausul rilis Icardi.


Baca Juga:


Dilansir dari Sky Sports Italia, Icardi menyambut baik rencana tersebut. Ia bahkan sudah mencapai kata sepakat, dengan perkembangan signifikan terjadi dalam 24 jam terakhir.

PSG juga berkesepakatan terkait banderol harga yang turun. Dimana kabarnya kedua kesebelasan bersepakat di angka €60 juta.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Gugatan Amiens SC, Toulouse Dan Lyon Ditolak Pengadilan Prancis

Vivagoal – Ligue 1 – Pengadilan di Paris, Prancis pada Sabtu (23/5/2020) waktu setempat menolak gugatan tiga klub asal Ligue 1 terkait keputusan federasi sepakbola Prancis, LFP mengakhiri kompetisi musim 2019/20.

Ketiga klub yang dimaksud adalah Toulouse, Amiens SC dan Olympique Lyon. Sebagaimana yang diketahui, akibat dari penghentian kompetisi musim ini, Toulouse dan Amiens harus turun ke divisi dua Liga sepakbola Prancis sementara Lyon tidak bisa berpartisipasi di ajang Liga Champions karena hanya berada di urutan ke-7 klasemen akhir.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (23/5/2020) waktu setempat, hakim pengadilan di Paris menilai bahwa keputusan dari otoritas Liga Prancis, LFP hanya bisa dianulir oleh dewan negara.

“Secara logis, mempertahankan bahwa keputusan yang diambil dewan direksi liga pada 30 April hanya bisa ditentang di hadapan dewan negara.”

Pihak Lyon sendiri sangat menyesalkan keputusan ini. Presiden Jean-Michael Aulas menyebut otoritas LFP memang tidak berniat untuk melanjutkan kompetisi musim ini. Padahal menurutnya, kompetisi di negara lain sudah bersiap untuk kembali mmenggulirkan pertandingan, termasuk Bundesliga yang sudah berjalan.


Baca Juga:


Pernyataan itu didukung langsung oleh presiden klub Amiens SC, Bernard Joannin. Ia menilai, keputusan LFP ini sangat tidak adil.

“Keputusan itu merupakan hukuman dari liga. Itu sangat tidak adil. Seharusnya, para pemegang keputusan tidak perlu mengumumkan ada degradasi.” sembur Bernard Joannin.

Hubungan Neymar dan PSG Kembali Memanas

0

Vivagoal Ligue 1Konflik antara Neymar Jr dan Paris Saint-Germain kembali memanas. Menit bermain disebut jadi pemantik keributan antar kedua kubu.

Dilansir Marca, hubungan antara Neymar dan klubnya kembali memanas karena kegusaran penyerang asal Brasil itu setelah tidak dimainkan di beberapa laga. Itu terjadi sepanjang bulan Februari ini sebelum mereka melawat ke markas Dortmund, Rabu (19/2).

Dari tujuh pertandingan yang dijalani PSG, Neymar hanya dimainkan sebanyak tiga kali. Sisanya, ia dicoret dari skuat dengan alasan masih dalam proses pemulihan cedera, dimana puncaknya ia sama sekali tidak dimainkan saat PSG menekuk Dijon 6-1 di Piala Prancis.

Baca Juga: De Ligt Berdarah-darah Malah Kena Bully Netizen

Keputusan pelatih PSG, Thomas Tuchel menyisihkan Neymar meski demi alasan pemulihan cedera ternyata tidak membuat Neymar senang. Segala bentuk kekecewaan kabarnya ia tumpahkan di lapangan dan membuat kontroversi dirinya berlanjut.

Eks penyerang Barcelona itu diketahui mendapat kartu merah karena mengasari Yacine Adli saat PSG menang 4-3 atas Bordeaux di lanjutan laga Ligue 1 Prancis akhir pekan kemarin.

Penyerang 27 tahun tersebut diklaim sengaja ingin mendapat kartu merah agar bisa pulang kampung ke Brasil untuk menyaksikan festival Rio Carnival di Rio de Janeiro. Bisa dibilang dalam lima tahun terakhir, Neymar memang selalu memiliki alasan untuk mudik jika Rio Carnival berlangsung.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Thomas Tuchel Pasang Badan Usai Neymar Jr Dihukum Kartu Merah

0

Vivagoal Ligue 1Bintang Paris Saint-Germain, Neymar Jr, mendapatkan kartu merah akibat menekel Yacine Adli saat Les Parisiens menghadapi Bordeaux  di Parc des Princes, Senin (24/2) dini hari WIB. Pelatih PSG, Thomas Tuchel menganggap tindakan itu sebagai hal wajar merujuk pada kerasnya pertandingan. 

Meski bermain di kandang sendiri, PSG harus bersusah payah meraih tiga poin setelah menang dengan skor ketat 4-3. Empat gol PSG di laga itu diciptakan oleh Edinson Cavani, Kylian Mbappe dan brace dari Marquinhos. Bordeaux sendiri membalas melalui Hwang Ui-Jo, Pablo dan Ruben Pablo.

Sengitnya laga dari awal hingga menit terakhir pertandingan membuat PSG harus kehilangan Neymar. Pemain asal Brasil tersebut mendapatkan kartu kuning kedua usai melakukan tekel keras terhadap pemain Bordeaux, Yacine Adli.

Di laga itu, memang Neymar terlihat beberapa kali tak bisa menahan emosinya. Bagaimana tidak, ia kerap mendapatkan ganjaran keras dari para pemain Bordeaux, namun wasit tak kunjung memberi peringatan keras berupa kartu.

Baca Juga:  Ironi Edinson Cavani, Penyerang Tersubur Sepanjang Sejarah PSG

Tuchel pun menilai sikap yang ditunjukkan Neymar saat melakukan tekel kepada Yacine Adli jadi hal yang wajar dilakukan. Menurutnya, itu bentuk reaksi Neymar yang terus menerus dikasari pemain Bordeaux.

“Jika Anda melihat situasi pertandingan secara keseluruhan, Neymar terlihat sangat emosional dan akhirnya memutuskan untuk merespon hal itu.

“Memang hal itu tidak boleh dilakukan, tapi dia adalah manusia biasa. Pemain Bordeaux bahkan tidak mendapat kartu kuning dengan segala tingkahnya ke Neymar,” ucap Thomas Tuchel seperti dilansir dari Sportskeeda.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Punya Statistik Apik, Rennes Patok Harga Selangit Buat Wonderkidnya

0

Vivagoal Ligue 1Penampilan Eduardo Camavinga sejak dipromosikan ke skuat senior Rennes menarik minat klub-klub top Eropa. Selain Real Madrid, ada Manchester United, Liverpool,  Borussia Dortmund serta Barcelona yang berminat merekrutnya.

Meski Camavinga kurang dikenal publik, sejatinya dia menuai banyak sorotan di Ligue 1 Prancis. Pasalnya, baru 17 tahun, Camavinga punya statistik apik. 

Lulusan akademi Rennes itu dianggap punya kemampuan seperti seniornya di timnas Prancis, N’Golo Kante. Camavinga sukses mencatatkan 32 penampilan dengan torehan satu gol dan satu assist sepanjang 2019/20 ini. 

Camavinga dinilai punya ketenangan dan kematangan di usianya yang masih sangat muda. Whoscored mencatat dia punya rata-rata akurasi umpan mencapai 86.4 persen.

Dalam aspek bertahan, Camavinga punya catatan rata-rata 4.4 tekel, 1.5 intersepsi, 1.3 clearance dan 0.3 blok per per laga. Teknik individu Camavinga ini pun dilengkapi dengan kecepatan dan menjadi senjata baru buat Rennes yang menjadikan mereka sukses mengunci posisi ketiga klasemen sementara Liga Prancis. 

Baca Juga: Bukan Juve Atau Inter, Ini Jagoan Klopp Tuk Gelar Scudetto

Performa mentereng Camavinga ini pun sukses mengundang minat berbagai klub raksasa Eropa untuk merekrutnya. Tercatat ada enam klub top Eropa yang tertarik memboyongnya di bursa musim panas 30 Juni mendatang

Rennes sendiri sebenarnya enggan melepas Camavinga karena kontraknya sendiri masih tersisa dua tahun lagi. Tapi Rennes mau saja melepas pemain mudanya tersebut jika ada klub yang berani menawarnya di angka 60 juta euro.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Marseille Sukses Pangkas Jarak Dengan PSG

0

Vivagoal Ligue 1Olympique Marseille berhasil memangkas selisih poin dengan tim peringkat pertama klasemen Ligue 1 Prancis, Paris Saint Germain. Kemenangan 2-1 atas Lille di Stade Pierre Mauroy, Senin (17/2) dinihari WIB jadi modal untuk terus menempel PSG. 

Sepanjang pertandingan, Marseille mendapat perlawanan sengit dari skuad besutan Christopher Galtier. Lille bahkan lebih dulu mendapat peluang pada menit ke-9 untuk mencetak gol.

Saling berbalas serangan, kedua tim tak kunjung bisa mencetak gol. Skor kacamata pun bertahan hingga jeda turun minum.

Di paruh kedua, penyerang Lille, Victor Osimhen akhirnya bisa mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa timnya unggul 1-0. Memanfaatkan passing dari Jonathan Bamba, Victor Osimhen dengan tenang mengelabui Steve Mandanda dan mengirim bola masuk ke gawang.

Baca Juga: Diteror Haaland, Kapten PSG: Kami Tidak Takut!

Tertinggal 0-1, pelatih Marseille lalu menarik keluar Hiroki Sakai dan memasukkan Marley Ake. Enam menit berselang, Marseille akhirnya bisa menyamakan skor jadi 1-1 setelah bek Lille, Reinaldo Mandava melakukan gol bunuh diri.

Marseille akhirnya  mencetak gol pada menit ke-69. Dario Benedetto yang menerima umpan Valere Germain sukses menaklukkan Mike Raignan lewat sebuah sepakan kaki kanan dari jarak dekat. Skor 2-1 pun bertahan hingga laga bubar.

Dengan hasil ini, Marseille berhasil mengoleksi 52 poin dari 25 pertandingan. Mereka kini terpaut 10 angka dari Paris Saint-Germain yang di laga sebelumnya hanya bisa bermain imbang 4-4 kontra Amiens SC.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Delapan Gol Tercipta, PSG Ditahan Imbang Tim Papan Bawah

0

Vivagoal Ligue 1Paris Saint-Germain gagal meraih poin penuh di pekan ke-25 Ligue 1 Prancis. Les Parisiens dipaksa bermain imbang 4-4 oleh Amiens SC, di Stade de la Licorne, Minggu (16/2) dinihari WIB

Amiens SC langsung tampil mengejutkan dengan membobol gawang Keylor Navas saat laga baru berlangsung selama lima  menit. Sehrou Guirassy berhasil membawa Amiens unggul 1-0 usai memanfaatkan umpan terobosan Gael Kakuta.

Keunggulan Amiens kembali bertambah di menit ke-29. Kakuta yang mengkreasikan assist untuk gol pertama, menjebol gawang PSG dengan sepakan kaki kiri.

Sebelas menit kemudian, Amiens semakin menambah derita PSG. Berawal dari sebuah aksi solo run Fousseni Diabate, ia lalu melepaskan tembakan keras yang sempat membentur kaki Thiago Silva sebelum berbelok arah dan masuk ke gawang.

Tertinggal 3-0, PSG coba bangkit. Jelang babak pertama usai, Ander Herrera berhasil memperkecil ketertinggalan usai memanfaatkan umpan sepak pojok Julian Draxler. Skor 3-1 pun menutup paruh pertama pertandingan.

Kebangkitan PSG

Memasuki babak kedua, pelatih PSG melakukan tiga pergantian pemain dengan memasukkan Marco Verratti, Marquinhos dan Juan Bernat. Les Parisiens pun mulai bangkit dengan mengejar ketertinggalan. 

Nianzou Kouassi berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 di menit ke-60 memanfaatkan corner kick Julian Draxler. Lima menit berselang, Kouassi kembali mencetak gol kali ini dengan mengonversi umpan dari Angel Di Maria.

Baca Juga: Shin Tae-Yong Dalam Benak Irfan Bachdim

Saat kedudukan sama kuat, 3-3, PSG akhirnya sukses membalikkan keadaan jadi 4-3 pada menit ke-74. Umpan Verratti kepada Juan Bernat dilanjutkan dengan memberikan crossing mendatang kepada Mauro Icardi yang dengan mudah menyontek bola masuk ke gawang.

Sayang, keunggulan yang sudah didapat dengan susah payah harus buyar sesaat sebelum laga usai. Guirassy secara dramatis mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus menutup laga dengan skor 4-4.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Bantai Dijon, PSG Melaju Mulus ke Semifinal

0

Vivagoal Piala PrancisParis Saint-Germain berhasil menembus semifinal Piala Prancis musim 2019/20 dengan mulus. Bersua Dijon di babak perempatfinal, skuat besutan Thomas Tuchel menang telak 6-1  di Stade Gaston Gerard, Kamis (13/2) dinihari WIB.

Les Parisiens unggul cepat di menit pertama. Wesley Lautoa yang mencoba membuang bola umpan silang Mithcel Bakker malah membuat gawangnya kebobolan.

Tersentak oleh gol cepat tersebut, Dijon langsung bereaksi. Pada menit ke-13, Dijon berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Kesalahan umpan Ander Herrera berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Chouiar dengan melepaskan tembakan keras yang gagal ditepis Keylor Navas.

PSG Bangkit

Kylian Mbappe mengubah keadaan jelang turun minum. Melalakukan penetrasi dari sisi kanan pertahanan lawan, dengan tenang ia mengirim bola masuk ke gawang Runar Alex Runarsson.

Di babak kedua, dominasi PSG kian tak terbendung. Empat gol berhasil mereka ciptakan, masing-masing melalui Thiago Silva pada menit ke-50 usai memanfaatkan bola sepak pojok Pablo Sarabia.

Baca Juga: Inilah Sosok yang Menginspirasi Neymar

Lima menit berselang, giliran Sarabia yang membuat gol memanfaatkan bola muntah hasil sepakan keras Mbappe. Pada lima menit terakhir babak kedua, PSG kembali menambah dua goln.

Tendangan keras kaki kanan Mbappe yang coba dihalau kiper Dijon malah berbelok ke gawang sendiri. Pablo Sarabia akhirnya menutup pesta gol PSG dengan golnya di masa injury time.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com