MPL Fantasy

Tag: PS Tira Persikabo

Usai Kalah, Macan Kemayoran Turun di Zona Degradasi

VivagoalLiga Indonesia – Macan Kemayoran julukan Persija Jakarta pulang dengan tangan kosong. Pasalnya Tim Oranye kalah dengan tim papan atas PS Tira Persikabo dan harus jatuh ke zona degradasi Liga 1.

Pada pertandingan sore tadi, PS Tira Persikabo vs Persija di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, dengan skor 5-3. Laga ini merupakan kekalahan ketiga Persija Jakarta dalam tujuh laga Liga 1 2019.

Pada pertandingan tersebut, Macan Kemayoran telah mengawali pertandingan babak pertama dengan baik. Bahkan Marko Simic telah mencetak gol ke sarang PS Tira Persikabo pada menit keenam.

Baca Juga: Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Klub J1 League Jepang

Namun nahas, PS Tira Persikabo tak tinggal diam. Mereka bisa memberondong gawang Persija dengan lima gol yang dicetak Loris Arnaud, Osas Saha (2 gol), Rifad Marasabessy, dan Ciro Alves. Dan Marko Simic hanya menambah dua gol lagi dalam pertandingan ini hingga membukukan hat-trick.

Karena kekalahan ini, Macan Kemayoran mencatatkan start buruk pada pertandingan Liga 1 Shopee Indonesia. Persija Jakarta pun harus terkapar di posisi ke-16 klasemen dengan perolehan 6 poin.

Pada tujuh pertandingan berturut-turut yang sudah dijalani, mereka membukukan 1 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kekalahan.

Tim juara bertahan itu telah kebobolan 10 gol dalam tujuh pertandingan ini, separuhnya saat melawan Tira Persikabo. Dalam hal ini, ada dua clean sheet yang diperoleh Maman Abdurahman cs, ketika menang atas PSS Sleman dan diimbangi Persela Lamongan.

Penampilan buruk Persija Jakarta akhir-akhir ini sudah memakan korban. Seperti contohnya mantan pelatih timnas Indonesia, Ivan Kolev. Ia dipecat pasca kekalahan dari Bali United.

Ivan Kolev resmi digantikan oleh Julio Banuelos. Untuk pelatih asal Spanyol itudi Persija, ini merupakan kekalahan pertamanya. Perlu diketahui, Macan Kemayoran menorehkan dua kemenangan dan tiga hasil imbang di bawah asuhan Julio di semua ajang kompetisi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Tantang Tira-Persikabo, Persija Dipusingkan Tanpa Sejumlah Pilar Andalan

VivagoalLiga Indonesia – Mengusung misi kemenangan saat menghadapi Tira-Persikabo pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (16/7) besok dipastikan tidak akan berjalan mudah buat Persija Jakarta. Pasalnya, tim asal ibukota tersebut dipusingkan sejumlah pemainnya yang diragukan tampil.

Adapun pemain yang diragukan tampil di laga besok adalah Steven Paulle, Andritany Ardhiyasa, Bruno Matos dan Ramdani Lestaluhu yang kesemuanya sedang masuk dalam ruang perawatan.

Baca juga: Persiapan Mepet Lawan Persija, Coach RD Tetap Ingin Kemenangan

“Sekarang yang masih cedera adalah Steven Paulle, Ramdani, Andritany, dan Bruno Matos. Untuk Matos, dia dilaporkan masih belum fit, dan hingga saat ini kami masih menunggu rekomendasi dari tim medis.” kata Julio Banuelos.

Selain sederet nama diatas yang dipastikan akan absen di laga kontra Tira-Persikabo, Persija Jakarta juga dipastikan tidak akan diperkuat oleh Novri Setiawan yang di laga sebelumnya kontra Persib bandung mendapat kartu merah.

“Soal rotasi tim, sudah pasti kami lakukan karena terlalu banyak pemain yang diragukan tampil. Novri juga tidak bisa main karena kartu merah.” tambah Julio lagi.

“Kami baru akan pastikan komposisi pemain di sesi latihan terakhir tim, kami berharap bisa tetap tampil maksimal dan meraih kemenangan.” tandas Julio.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Persiapan Mepet Lawan Persija, Coach RD Tetap Ingin Kemenangan

VivagoalLiga Indonesia – Tira-Persikabo akan menghadapi Persija Jakarta di laga lanjutan Liga 1 2019. Hanya punya waktu empat hari untuk menyiapkan tim, pelatih Rahmad Darmawan tetap ingin timnya meraih kemenangan.

Tira-Persikabo menjamu tim Macan Kemayoran di laga pekan kesembilan Liga 1 2019, Selasa (16/7) sore di Stadion Pakansari, Bogor. Laskar Padjajaran mengaku waktu persiapan mereka terlalu mepet tuk melakoni laga sarat gengsi ini.

Baca juga: CEO Persija Taksir Ganti Rugi Kerusakan SUGBK Tidak Terlalu Mahal

Terlebih, stamina Abduh Lestaluhu dkk baru saja terkuras abis pasca dipaksa main habis-habisan melawan Madura United di Stadion Pakansari, Jumat (12/7/2019) lalu. Laga itu sendiri berkesudahan sama kuat 2-2.

Di sisi lain, Persija Jakarta punya keunggulan stamina, karena memiliki waktu libur yang lebih panjang yakni tujuh hari setelah sebelumnya mereka menghadapi Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (10/7/2019) lalu.

“Kami lebih banyak program tuk mengembalikan kebugaran fisik pemain pasca laga melawan Madura United. Tapi kami tidak menyerah dengan situasi ini, karena semua tim bisa mengalami hal yang sama.” ujar RD sapaan akrab Rahmad.

“Menurut saya, idealnya sih recovery tiga hari, tapi ndak masalah, kami masih bisa memanage ini dengan benar. Latihan pagi kami turunkan intensitasnya, lebih banyak ke aktivasi.” tambahnya.

Baca juga: Pelatih Bhayangkara dan Tira-Persikabo Khawatir Soal Lampu Di Stadion Madya

“Secara keseluruhan semua pemain siap untuk laga besok, dan saya berharap keberuntungan ada di pihak kami.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bhayangkara Bakal Ladeni Tira-Persikabo di Stadion Madya

VivagoalLiga Indonesia – Bhayangkara FC yang bakal menghadapi Tira-Persikabo di laga lanjutan pekan keenam Liga 1 2019 memutuskan akan menjamu skuat Rahmad Darmawan tersebut di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Bhayangkara FC awalnya ingin melawan Tira-Persikabo di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Kamis (4/7/2019). Tapi karena sehari sebelumnya Persija akan tanding melawan PSS Sleman, sehingga mereka merasa tak mungkin lapangan dalam kondisi bagus jika waktunya yang sangat mepet.

Manajer Bhayangkara FC, Sumardji lantas memutuskan tuk menggeser pertandingan ke Stadion Madya. Sekaligus mempertimbangkan jarak tempuh dari mess pemain Bhayangkara FC.

Baca Juga: Inilah Ungkapan Berkelas Rahmad Darmawan Usai Kandaskan Arema!

“Jadi besok kami akan main di Stadion Madya. Alasan pertama karena Persija main tanggal 3 sehingga kami tidak dapat pakai lapangan. Dan alasan lainnya, daripada kami menunda mending kami mengalah dan cari lapangan lain, pilihannya stadion Madya ini.” ujar Sumardji.

Menurutnya, Stadion Madya punya kualitas dan fasilitas yang cukup bagus. Dengan kapasitas penonton yang cuma sedikit, sangat cocok untuk Bhayangkara yang punya basis suporter tidak terlalu banyak.

“Saya pikir Stadion Madya sudah cukup bagus. Dari tribun, lapangan, rumput semuanya bagus, bagus sekali. Ya boleh dibilang, kapasitas mini sekitar 8.000 penonton sudah pas, kan Bhayangkara sendiri kalau penontonnya selalu di kisaran 2.000 – 3.000 orang.” sambungnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Main Di Kandang, Arema Enggan Pantau Kekuatan Lawan

VivagoalLiga Indonesia – Arema FC bakal menjamu Tira-Persikabo di Stadion Gajayana, Malang dalam laga lanjutan Shopee Liga 1 2019, 29 Juni mendatang. General Manager Arema, Ruddy Widodo mengaku timnya belum pernah memantau kekuatan calon lawannya tersebut.

Arema sendiri memiliki jeda cukup panjang sebelum laga ini karena dua laga sebelumnya, yakni saat melawan Persib Bandung dan PSM Makassar mengalami penundaan.

Baca juga : Lawan PSM, Milo Fokus Pada Pertahanan Arema

Sembari menyiapkan tim, Ruddy Widodo mengatakan bahwa mereka sama sekali buta dengan kekuatan Tira-Persikabo. Menurutnya, timnya sengaja enggan memantau kekuatan lawan karena ingin fokus kepada tim sendiri.

Tira- Persikabo sendiri dalam kepercayaan diri cukup tinggi pasca menahan imbang Persib Bandung, Rabu (18/6) malam. Di laga tersebut, Tira-Persikabo bahkan lebih banyak mengkreasikan peluang ketimbang tim besutan Robert Rene Alberts tersebut.

“Sekarang kami coba merubah cara berpikir, bahwa jika kami memainkan laga kandang, maka kami ingin fokus ke diri sendiri, fokus mempersiapkan tim ketimbang sibuk cari tahu kekuatan lawan.” kata Ruddy.

“Bermain di kandang sendiri harusnya tidak perlu ada rasa takut melawan tim manapun.” tegasnya.

“Melawan Tira-Persikabo, saatnya Arema menunjukkan ciri khas Malang, semua lawan yang datang, pemain tidak perlu terbebani, fokusnya lebih banyak menekan saja.” Ruddy menambahkan.

Baca juga : Pelatih PSM Kaget Timnya Ditahan Tira-Kabo

Sebagai informasi, pada Liga 1 2018 kemarin, Arema memang tidak pernah bisa dikalahkan jika bermain di kandang, namun mereka ditahan imbang sebanyak enam kali. Hal itu seakan jadi pertanda bahwa markas Singo Edan sudah tidak lagi angker buat tim tamu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Pertandingan Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Persib Dipastikan Dalam Kondisi Prima Lawan Tira-Persikabo

VivagoalLiga Indonesia – Jeda libur lebaran ternyata tidak menjadi penghalang bagi Persib Bandung untuk tetap bugar jelang laga kontra Tira-Persikabo akhir pekan ini. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh kapten tim Maung Bandung, Supardi Nasir.

Laga Persib Bandung melawan Tira-Persikabo sejatinya digelar pada akhir Mei kemarin. Namun, karena kondisi perpolitikan nasional yang tidak kondusif membuat pertandingan diundur ke Minggu (16/6/2019) ini.

“Sejauh ini kesiapan kami baik-baik saja, malah makin meningkat. Karena memang saat liburan kemarin semua pemain tetap latihan fisik, dan kebugaran tetap terjaga sampai laga bergulir.” ungkap Supardi dilansir dari situs resmi Persib.

Sejauh ini, Persib baru mengantongi empat angka hasil dari satu kemenangan dan satu imbang. Dengan capaian tersebut, Supardi dkk harus rela berada di posisi kedelapan klasemen sementara. Tetapi jika mereka mampu meraih kemenangan atas Tira-Persikabo akhir pekan ini, maka tim Pangeran Biru bisa merangsek ke empat besar papan klasemen.

“Kami selalu ingin berada di papan atas klasemen, jadi setiap laga kami ingin menang, termasuk saat melawan Tira-Persikabo.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pelatih PSM Kaget Timnya Ditahan Tira-Kabo

VivagoalLiga IndonesiaPSM Makassar hanya bisa bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Tira-Persikabo di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (29/5/2019) malam. Pada lanjutan Shopee Liga 1 itu, PSM gagal membawa pulang tiga poin karena tak bisa mencetak gol.

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menilai penyelesaian akhir menjadi penyebab tim besutannya bermain imbang.  Kalezic mengatakan, sejumlah peluang berhasil diciptakan anak asuhnya selama 90 menit pertandingan, tapi semuanya gagal dikonversi menjadi gol. 

“Beberapa peluang yang kami kreasikan di babak pertama dan kedua, sungguh membuat saya kaget kami gagal meraih kemenangan. Saya tetap beri selamat kepada para pemain karena sudah tampil sangat bagus, tetapi satu hal, kami tidak bagus di finishing,” tandasnya.

Lebih lanjut, Kalezic akan mengevaluasi penampilan Marc Klok dkk.Ia pun berharap di laga-laga selanjutnya PSM akan tampil lebih baik.

“Kedua tim memang menunjukkan sama-sama ingin meraih kemenangan, tapi tentu hasil ini akan kami evaluasi dan kemudian kami perbaiki untuk laga selanjutnya,” demikian katanya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

 

Inilah 3 Gol Sundulan Mematikan Pekan Perdana di Liga 1 2019!

VivagoalLiga Indonesia – Kompetisi sepak bola nasional Liga 1 2019 telah menyelesaikan pekan perdana, Senin (21/05/19) kemarin dan tercatat ada lima gol sundulan maut yang terjadi.

Sembilan pertandingan Liga 1 2019 telah mendapatkan beberapa tim yang mendulang kemenangan ataupun hanya berakhir imbang termasuk menerima kekalahan.

Sejauh ini laga Persela Lamongan vs Madura United yang berakhir 1-5 menjadi skor terbesar di Liga 1 2019. Sementara laga PSM vs Semen Padang berakhir hanya sebiji gol saja.

Total 27 gol tercipta pada pekan perdana Liga 1 2019. Gol-gol yang terjadi dilakukan melalui sepakan ataupun sundulan tajam yang tak bisa dihalau kiper lawan.

Sejauh ini ada lima pemain yang mencetak gol melalui sundulan tajamnya di pekan perdana Liga 1 2019. Lantas siapa saja yang melakukannya?

PS Tira Persikabo Bantai BLFC di Laga Perdana

VivagoalLiga Indonesia – PS Tira Persikabo menunjukan superioritasnya atas tim pendatang baru di Liga Indonesia, Badak Lampung FC (BLFC). Bertindak sebagai tuan rumah, PS Tira Kabo membantai BLFC 3-0 pada Sabtu (18/5/2019) malam.

PS Tira Kabo sukses mengamankan tiga poin di Minggu pertama Shopee Liga 1 setelah membantai BLFC. Kemenangan ini diraih berkat brace yang dicetak Ciro Henrique Alves Ferreira alias Ciro, penyerang PS Tira Kabo.

Ciro mencetak gol masing-masing pada menit ke-60 dan beberapa saat sebelum pertandingan berakhir. Sementara itu, satu gol lainnya dihasilkan oleh Andy Seto pada menit ke-79.

Laga yang berlangsung di Stadion Pakansari itu sejatinya agak membosankan. Kedua tim kesulitan mengembangkan permainan di kedua babak. Namun, PS Tira Kabo berhasil menunjukan kualitasnya dengan memanfaatkan beberapa peluang menjadi gol.

BLFC pun secara kualitas tak terlalu mentereng, mereka kebanyakan diisi oleh beberapa pemain veteran seperti TA Musafri dan bek asal Jepang, Yamashita. Atas hasil ini PS Tira berhak atas posisi tiga klasemen sementara menempel Persib yang sama-sama meraih kemenangan.

Susunan pemain

Tira Persikabo: 1-Angga Saputro; 18-Vava Mario Yagalo; 5-Andi Setyo, 19-Khurshed Beknazarov, 3-Abduh Lestaluhu (Rifad Marasabessy 88′); 77-Ciro Henrique Alves, 13-Manahati Lestusen; 6-Parfait Loius Essengue Eloumou, 8-Rezky Ikhwan (Guntur Triaji 56′), 23-Wawan Febriyanto (Ryan Kurnia 84′); 11-Osas Saha.

Pelatih: Rahmad Darmawan

Badak Lampung FC: 1-Yoewanto Stya Beny; 13-Kurniawan Karman, 14-Miftah Anwar Sani, 5-Kunihiro Yamashita, 19-Syahrul Mustofa (Zainal Haq 58′); 27-Aulia Hidayat (Jefri Kurniawan 46′), 94-Fernando Jose Gomes Junior, 10-Marcus Vinicius Vidal Cunha, 6-Muhammad Fahri; 20-Melcior Leideker Majefat (Akbar Tanjung 75′), 29-Talaohu Abdul Mushafry

Pelatih: Jan Saragih

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Krisis Bek Sayap, Sriwijaya FC Pinjam Mahdi Albaar dari Tira-Persikabo

VivagoalLiga Indonesia Sriwijaya FC masih terus bergeliat mencari pemain baru untuk melengkapi komposisi skuatnya jelang bergulirnya Liga 2 2019. Baru-baru ini, manajemen Laskar Wong Kito berhasil medatangkan bek Tira-Persikabo, Mahdi Fahri Albaar dengan status pinjaman.

Mahdi sendiri merupakan pemain kedua yang direkrut Sriwijaya FC dari Tira-Persikabo. Sebelumnya ada Ryan Wiradinata yang diproyeksikan akan mengisi pos gelandang serang.

“Mahdi Fahri Albaar sudah berhasil kami datangkan dengan status pinjaman dari Tira-Persikabol. Dia merupakan sosok pemain yang memang dibutuhkan klub musim ini untuk mengisi posisi bek sayap. Untuk sektor ini, kami hanya memiliki Akbar Zakaria.” ungkap Kashartadi, pelatih Sriwijaya.

 

“Untuk kualitas, Mahdi sudah tidak perlu diragukan. Dia sangat menjanjikan karena punya pengalaman panjang bermain di Liga 1. Selain itu, dia juga merupakan eks pemain timnas U-19 dibawah asuhan coach Indra Sjafri,” terangnya.

“Dengan keberadaan Mahdi dan Akbar, kini Sriwijaya punya dua bek saya yang kuat dan energik. Tentu ini akan bagus karena mereka bisa melakukan overlap untuk menambah daya dobrak lini serang.” imbuh Kashartadi.

Selain Mahdi, Sriwijaya sudah sukses mendaratkan mantan gelandang Martapura FC, Erwin Gutawa. Pengalaman dan fleksibilitas yang dimiliki Erwin dirasa cukup menjanjikan untuk SFC yang menargetkan bisa promosi ke Liga 1 musim depan.

“Erwin bisa bermain di beberapa posisi. Selain gelandang bertahan, dia juga sangat baik jika dimainkan sebagai bek tengah.” ucap Kashartadi.

 

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS