Tag: Copa America

MU Masih Tega Menjual Sanchez Usai Lihat Performa di Copa America?

VivagoalBerita Bola – The Red Devils julukan Manchester United belum akan mengubah keputusan menjual Alexis Sanchez pada bursa transfer musim panas ini.

Walaupun Sanchez ‘kembali hidup’ bersama timnas Chile, namun Manchester United tetap bersikeras tidak mau mengambil risiko.

Setan Merah dikabarkan tidak akan memberinya kesempatan satu musim lagi. Sanchez tidak akan digunakan kembali oleh The Red Devils

Alexis Sanchez tampil cemerlang bersama Chile di Copa America 2019 sampai saat ini. Eks pemain Arsenal membantu Chile mencapai semifinal lewat dua golnya.

Pemain andalan timnas Chile tersebut tampak seperti pemain yang benar-benar berbeda, seakan-akan terlahir kembali bersama Chile.

Diwartakan dari Express, Alexis Sanchez telah mengalami penderitaan di Old Trafford musim lalu. Striker yang berusia 30 tahun ini hanya bisa mencetak dua gol untuk Setan Merah di semua kompetisi. Dua gol tersebut benar-benar tidak bisa meyakinkan pihak MU.

Alexis Sanchez tampak menikmati sepak bola kembali saat bersama dengan timnas Chile. Sanchez tampak nyaman bermain bersama rekan-rekannya dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk merancang dan mencetak gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar Copa America hanya di Vivagoal.com

Inilah Alasan MU ‘Ngotot’ Tidak Mau Pakai Jasa Sanchez!

VivagoalLiga Inggris – Juara bertahan Copa America, Chile harus puas finis sebagai runner-up Grup C dengan selisih satu poin di belakang timnas Uruguay.

Dalam hal ini, kelolosan timnas Chile tak lepas dari kontribusi penting beberapa pemain andalannya. Yakni Alexis Sanchez dan Eduardo Vargas yang mana mereka berdua telah menyumbang masing-masing dua gol dalam tiga pertandingannya.

Penampilan Sanchez di timnas sangat berbeda saat dia bermain di Manchester United. Banyak fans yang bertanya, mengapa bisa demikian? Apakah ada masalah dengan pihak manajemen The Red Devils?

Baca Juga: Pelatih Chile Bongkar Sanchez Bermain ‘Jelek’ di MU

Dilansir dari Manchester Evening News, pihak manajemen klub tetap bersikeras melepas Sanchez musim panas ini. Namun masalahnya, mencari peminat klub pembeli jauh lebih sulit dari prasangka mereka.

Pihak manajemen memperhitungkan gaji yang diterima Sanchez di MU jadi masalah utama. Saat diboyong dari Arsenal pada Januari 2018 lalu, Alexis Sanchez telah mengantongi 500.000 poundsterling per pekan. Pasti sedikit klub yang mau memenuhi tuntutan gaji tersebut.

Pemain andalan timnas Chile sempat dihubungkan dengan Juventus dan PSG, namun rumor itu mati seketika. Bahkan dikabarkan Sanchez akan pulang kampung. Namun pihak Arsenal pun sampai saat ini tidak pernah benar-benar serius. Bisa dibilang, masa depan Sanchez semakin belum jelas statusnya.

Prediksi Brasil vs Argentina: Albiceleste Waspadai Pemain Ini

VivagoalBerita Bola – Duel klasik akan tersaji di babak semifinal Copa America 2019. Tuan rumah Brasil akan menghadapi unggulan juara lainnya, Argentina, Rabu (3/7) pagi. Siapa yang akan melaju ke partai puncak?

Brasil yang bertindak sebagai tuan rumah turnamen mampu menampilkan permainan yang lebih meyakinkan ketimbang calon lawan. Mereka diunggulkan menang atas tim Tango karena tajam di depan, tim besutan Tite juga sangat solid di belakang.

Brasil yang gawangnya dikawal Allison Becker, dari empat pertandingan yang sudah dilakoni belum sekalipun kebobolan. Kiper Liverpool itu juga punya catatan bagus jika melawan Lionel Messi. Dalam dua musim di ajang Liga Champions, tim yang diperkuat Allison selalu bisa menyingkirkan Messi dengan Barcelona-nya.

Baca Juga: Karena Penyakit Ini, Pemain Brasil Ini Mundur dari Copa Amerika

Namun, Argentina yang lolos dari fase grup dengan susah payah mampu menunjukkan performa yang cukup impresif saat mengalahkan Venezuela 2-0 di babak perempatfinal. Sementara Brasil butuh adu pinalti tuk bisa melewati hadangan Paraguay.

Selain itu, secara head to head, dalam 10 pertemuan terakhir kedua tim, Brasil mampu meraih kemenangan sebanyak 5 kali dan hanya kalah 3 kali dimana dua lainnya berakhir sama kuat.

Di sisi lain, Argentina juga selalu mampu lolos ke final dari lima kesempatan saat mereka mencapai empat besar Copa America. Satu-satunya kegagalan Argentina lolos dari semifinal terjadi pada 32 tahun lalu, tepatnya ketika mereka kalah 0-1 melawan Uruguay.

Walau begitu, berdasarkan statistik, Philippe Coutinho jadi pemain yang paling harus diwaspadai Albiceleste. Gelandang serang Barcelona itu sudah terlibat dalam tiga gol Brasil dan tuk sementara jadi top scorer di tim Selecao.

Selalu update berita bola terbaru seputar Copa Amerika hanya di Vivagoal.com

Karena Penyakit Ini, Pemain Brasil Ini Mundur dari Copa Amerika

VivagoalBerita Bola – Nasib tak mengenakkan tertimpa pada Richarlison. Sayap Timnas Brasil sangat dimungkinkan harus mengakhiri kiprahnya di Copa America 2019 lebih dini.

Pemain yang bermain untuk Everton tersebut harus dipisahkan skuat Timnas Brasil sementara, dikarenakan mengalami penyakit gondok. Karena hal tersebut, Richarlison setidaknya harus diisolasi selama lima hari.

Diwartakan Daily Mail, Tim medis Brasil begitu terkejut dengan fakta ini dan mereka langsung memberikan vaksin kepada seluruh pemain Timnas Brasil, agar penyakit gondok yang dialami Richarlison tak menyebar.

Baca Juga: Targetkan Juara di Copa Amerika, Ini Kata Legenda Soal Peluang Messi

Telah dilakukan beberapa pemeriksaan oleh tim medis Brasil. Sekarang, mereka harus menunggu hasilnya. Bila benar terbukti terserang penyakit gondok, Richarlison bisa saja pulang lebih dulu untuk proses penyembuhan.

Pemain 21 tahun tersebut sebenarnya sudah absen, ketika Brasil mengalahkan Paraguay lewat adu penalti, 4-3 (0-0). Saat itu, pemain andalan Everton posisinya digantikan oleh pemain Brasil lain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Copa America hanya di Vivagoal.com

Ronaldo: Jangan Bandingkan Messi di Barca dan Timnas!

0

Vivagoal Copa America Lionel Messi yang memutuskan kembali memperkuat timnas Argentina di ajang Copa America 2019 kerap mendapat perlakuan yang kurang baik dari suporter tim tango. Kegagalan demi kegagalan yang diraih Argentina membuat publik mempertanyakan kehebatan Messi.

Jika dibandingkan dengan prestasinya bersama Barcelona dalam 12 tahun terakhir,, Messi selalu mampu menggaransi lebih dari 40 gol setiap musimnya. Bahkan pada musim 2012/213, Messi berhasil membukukan 73 gol dari 60 pertandingan di semua ajang kompetisi bersama Blaugrana.

Total sudah 34 trofi yang disumbangkan El Messiah untuk El Barca. Dimana hal  itu sangat kontras dengan pencapaiannya bersama Timnas Argentina. Messi hingga saat ini tak kunjung memberi gelar satupun untuk timnas senior Argentina.

Baca Juga : Duo Uruguay Pimpin Topskor Copa America 2019

Akan tetapi, legenda sepakbola Brasil, Ronaldo da Lima iku memberi pembelaan terhadap Messi. Menurutnya, komparasi penampilan Messi di level klub dan timnas sangat tidak adil.

“Membandingkan Messi saat membela Barca dan timnas sangat tidak adil.. Di Barca dia berlatih setiap hari dengan rekan setimnya, di sana dia hidup tenang, tidak dicemooh dan dia pun bisa mengerahkan kemampuan terbaiknya. Di timnas, hal itu tidak ada.

“Di usianya yang sudah 32 tahun, Messi bisa saja menolak bermain di Copa America untuk pergi liburan musim panas, tapi hal itu tidak dilakukannya karena dia ingin kembali mencoba memenangi trofi untuk Argentina,” Kata Ronaldo.

Selalu update Berita Copa America terbaru hanya di Vivagoal.com

Pelatih Manapun Tak Bisa Selamatkan Argentina

0

Vivagoal Copa America Pelatih legendaris Argentina, Cesar Luis Menotti menganggap timnas negaranya sedang berada dalam masa kelam. Bahkan ia yakin pelatih sekaliber Johan Cruyff dan Pep Guardiola sekalipun takkan bisa membawa Albiceleste bangkit.

“Dengan kondisi Argentina sekarang, saya pikir Cruyff dan Guardiola sekalipun tidak akan mampu berbuat apa-apa,” kata Menotti.

Bagi Menotti yang pernah membawa Argentina sebagai juara Piala Dunia pada tahun 1978, buruknya penampilan tim besutan Lionel Scaloni bukan sepenuhnya kesalahan pelatih atau pemain. Menurutnya, buruknya performa Argentina merupakan buah dari kesalahan federasi sepakbola Argentina (AFA).

Baca Juga : Ini Perbedaan Argentina di Era Messi dan Maradona

“Penunjukkan Scaloni cukup logis, meski tidak memiliki pengalaman cukup banyak, tapi dia punya tekad dan kepribadian yang baik. Jangan salahkan Scaloni maupun pemain, federasi sepakbola memang belum punya tujuan yang jelas saat ini. Federasi hanya melihat sebagiannya saja dan itulah kesalahannya,” ujar Menotti seperti dikutip dari Diario Popular.

Setelah gagal total di ajang Piala Dunia 2018 lalu, Lionel Messi dkk kembali tampil kurang meyakinkan di turnamen Copa America 2019. Meski berhasil lolos ke babak perempatfinal pasca menang atas Qatar 2-0, namun fans Argentina tidak begitu terkesan dengan performa timnas Argentina.

Selalu update berita bola terbaru seputar Copa America  hanya di Vivagoal.com

Prediksi Kolombia Vs Paraguay: Hidup Mati Untuk La Albirroja

0

Vivagoal Berita Bola – Tim Nasional Kolombia sejatinya sudah dipastikan lolos ke babak knock out Copa America 2019. Meski demikian, skuat asuhan Carlos Queiroz itu tetap menargetkan kemenangan di laga pamungkas grup B kontra Paraguay. 

Kolombia sendiri dipastikan tanpa kiper andalan mereka David Ospina. Meski demikian, absennya Ospina tak akan terlalu perpengaruh setelah Los Cafeteros menyapu bersih dua laga awal mereka saat melawan Argentina dan Qatar.

Meski demikian, bintang mereka, James Rodriguez enggan menganggap enteng Paraguay. Selain itu, ia turut mengingatkan rekan setimnya agar tidak jumawa karena sudah dipastikan lolos. Menurutnya, jalan menunggu tangga juara masih panjang.

“Kami berada di jalur yang benar, tetapi kami masih jauh dari mencapai semua yang kami inginkan,” kata James.

Di sisi lain, Paraguay jelang laga nanti berada di bawah tekanan. Terlebih mereka membutuhkan minimal satu angka jika ingin memastikan diri untuk lolos ke babak berikutnya.

“Saya tidak ingin terlihat megah, tetapi saya pikir kami kehilangan dua poin,” kata pelatih mereka, Eduardo Berizzo.

Jelang laga, La Albirroja  dihantui rekor buruk dengan tidak pernah menang dalam sembilan pertandingan Copa America. Jelang laga nanti, Kolombia memang diunggulkan tapi Paraguay nampaknya tak akan menyerah begitu saja.

Selalu update berita bolaterbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Messi Optimis Jalani Partai Hidup Mati

0

Vivagoal Berita Bola – Argentina secara mengejutkan ditahan imbang oleh Paraguay di pertandingan kedua Copa America 2019. Hasilnya, mereka harus menjalani partai hidup mati di laga terakhir babak penyisahan grup kontra Qatar. 

Menanggapi hal itu, kapten Argentina, Lionel Messi mengaku optimis Tim Tango akan lolos ke fase knock out dengan mengkadaskan Qatar. Meski ia sadar peluang lolos Argentina masih bergantung pada hasil pertandingan lain.

“Merujuk pada tim kami, kami yakin akan memenangkan laga melawan Qatar. Dimana kami harus terus meningkatkan performa kami,” kata Messi dilansir Onefootball.

Baca Juga : Ini Perbedaan Argentina di Era Messi dan Maradona 

Argentina sendiri kini harus puas menjadi juru kunci grup B dimana mereka belum sekalipun menang di gelaran Copa America tahun ini. Dipertandingan pertama mereka menyerah dua gol dari Kolombia dan ditahan imbang Paraguay di pertandingan kedua.

Menanggapi hal tersebut, Messi tak habis pikir timnya gagal mendulang poin dari dua laga awal mereka. Meski sempat kewalahan di laga melawan Paraguay kemarin, Messi merasa skuat asuhan Scaloni itu telah berjuang habis-habis.

“Beberapa menit awal kami sejatinya sempat menguasai pertandingan. Tapi kami agak kacau setelah kebobolan. Meski demikian kami coba bangkit di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan,” tutup Messi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Copa America sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Ini Perbedaan Argentina di Era Messi dan Maradona

0

Vivagoal Berita Bola – Lionel Messi yang juga kapten Tim Nasional Argentina terus menuai sorotan. Berhasil mendapatkan beragam penghargaan individu dan membantu Barcelona merajai La Liga, Messi seolah kehilangan magisnya bersama Argentina.

Di gelaran Copa Amerika kali ini, Messi berambisi besar untuk meraih trofi perdananya bersama timnas Argentina. Selain itu, ambisi Messi untuk meraih trofi tak lain adalah untuk membungkam pengkritiknya yang selalu membandingkan dirinya dengan Diego Armando Maradona.

Messi kerap dibandingkan dengan Maradona karena ia bisa menyumbang trofi Piala Dunia 1986 untuk negaranya.  Menanggapi hal itu, pelatih kawakan Fabio Capello mencoba memaparkan perbadaan keduanya.

“Banyak orang banyak membicarakan kedua bintang ini. Tapi, Argentina bersama Maradona lebih kuat dan memiliki kualitas yang lebih baik. Meski Messi pun punya kualitas yang membedakan adalah pemain lain didalam tim. Dimana kini mereka bermasalah di lini tengah dan belakang,” jelas Capello dilansir  Marca.

Senada, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone merasa meski Messi menunjukan performa apik, masalah Albiceleste terletak pada kolektifitas tim. Dimana hal itu membuat mereka tak kunjung menjadi juara.

“Messi memang selalu bisa mencari solusi di setiap keadaan, tapi dia tetap membutuhkan tim.  Pemain lain seharusnya bisa paham potensi mereka kala bermain bersama Messi. Dimana ia membutuhkan dukungan untuk merasa aman dan percaya diri,”tutup Simeone.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Usai Taklukan Messi, Pemain Ini Coba Colek Real Madrid

Vivagoal Berita Bola – Setelah mengalahkan Lionel Messi di Copa America 2019, James Rodriguez dikabarkan mencoba itu mencolek Real Madrid.

Pada pertandingan Copa America itu, Kolombia dapat mengalahkan Argentina berkat strikernya, James Rodriguez.

James mulai mencolek Real Madrid dikarenakan masa depannya yang masih belum jelas. James masih belum mengetahui bahwa dirinya masih dibutuhkan untuk skuad Zinedine Zidane atau tidak.

Ini menjadi dilema oleh pemain yang pernah berseragam Bayern Munchen ini. Pernyataan ini diungkapkan setelah dirinya bisa mengalahkan Messi pada pertandingan awal Copa America.

James Rodriguez juga dikabarkan akan hengkang ke salah satu raksasa Italia, Napoli. Pemain yang memiliki nomor punggung 10 tersebut meyakini bisa bertemu dengan Carlo Ancelotti di Italia.

“Saat ini, saya sudah tidak tahu apa-apa lagi,” ujar James sambil tersenyum saat ditanya Marca apakah dirinya akan kembali ke Estadio Santiago Bernabeu lagi atau tidak.

Usai pernyataan tersebut telah didengar oleh Real Madrid James Rodriguez akhirnya mengalihkan pembicaraan atas kemenangan Timnas Kolombia melawan Argentina.

Selalu update berita bola terbaru seputar Copa America hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS