Tag: FIFA 19 FUT

Raja Pugu Catatkan diri Sebagai Peringkat 15 Dunia Weekend League!

VivagoalIGL – Salah satu player dari tim Raja Esport, Raja Pugu berhasil mencatatkan namanya di ajang international Weekend League (WL). Pada WL yang digelar Minggu lalu, Pugu sukses menjadi Big 15 Weekend League. Prestasi ini tentunya cukup membanggakan untuk dirinya pribadi maupun Raja Esport selaku tim yang mengontraknya.

Perjalanan Raja Pugu sendiri masih ke jajaran elit tersebut boleh dibilang tak mudah. Ia harus melalui 30 Minggu guna berada di posisi top 15 Dunia tersebut. ‘Boleh dibilang saya berjuang untuk mendapatkan posisi itu sejak FIFA 19 dirilis ke pasaran. Banyak perjuangan, waktu dan tenaga yang dikeluarkan untuk mencapai posisi tersebut,” ungkap Raja Pugu.

Karena sukses menempatkan diri di posisi 15 WL, ia pun berhak menerima ganjaran mewah seperti satu Ultimate Premier League TOTS Pack, 4 Jumbo Rare Player Pack, 150.000 FUT Coin dan 2.000 qualification point.

Bahkan catatannya di ajang WL boleh dibilang cukup mentereng. Ia menjadi satu diantara sekian player Indonesia yang mampu membukukan rasio kemenangan 30-0 di ajang WL. Tak hanya sekali, Raja Pugu berhasil mengulangi catatan manis itu sebanyak dua kali.

Di samping sukses menorehkan tinta emas di kancah Internasional, Pugu juga memiliki catatan apik di ASEAN. Ia berhasil meraih prestasi untuk tingkat prestasi berskala ASEAN maupun Nasional. “Saya sempat menjadi juata 1 FIFA FUT di Malaysia. Untuk turnamen Indonesia sendiri tak terhitung berapa kali,” tambahnya.

Selain sisi taktikal yang mumpuni, kesuksesan Raja Pugu sendiri tak lepas dari mewahnya tim yang dimainkan. Raja Esport memfasilitasi Pugu untuk menggunakan Naga FC, tim yang diklaim sebagai tim dengan value terbesar se-Indonesia. Sekedar catatan, jika FUT Poin Naga FC dikonversi ke kurs Rupiah, harganya berada di kisaran Rp 300 Juta!

Prestasi tersebut pun nampak tak disia-siakannya. di ajang  FIFA 19 FUT yang digagas Indonesia Gaming League (IGL), Raja Pugu sudah memastikan diri berlaga di Big League dan saat ini tengah bersaing di Big West guna memastikan diri lolos ke fase 16 besar. Kans Raja Pugu untuk lolos ke babak berikutnya terbuka lebar karena ia tengah berada di papan atas klasemen sementara Big West.

Di FIFA 19 FUT IGL, vivagoal.com memprediksi Raja Pugu bisa menjadi kandidat kuat juara. Dengan skuat yang berstatus “sultan,” akan sangat mengecewakan jika Raja Pugu tak berada di posisi paling prestis pada ajang FIFA 19 FUT. Menakar dari strategi bermain serta pack player yang digunakannya, Vivagoal.com sendiri berani memprediksi Raja Pugu minimal akan berada di fase semi-final.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Minggu Ketiga Big League FIFA 19 FUT: Antara Perbaikan Moral Letupan Kecil

VivagoalIGL Minggu ketiga Big League FIFA 19 FUT resmi berakhir pada Jumat (24/5) kemarin. 24 top player yang berpartisipasi dalam Big League coba mendulang poin maksimal atas lawan-lawannya sebelum jeda libur lebaran tiba.

Indonesia Gaming League (IGL) memang memberikan jeda libur lebaran selama dua Minggu. Artinya dalam dua pekan ke depan, tak akan ada perubahan di papan klasemen. Rentang waktu tersebut sejatinya bisa dimanfaatkan top player guna membenahi strategi dan mencari pack player terbaik guna memperkuat skuatnya

Pada Minggu ketiga, beberapa player yang gagal mendulang poin maksimal coba buktikan diri. PG Barracx Icanbutski misalnya. Player yang pada Minggu sebelumnya gagal mendulang poin ini berhasil mengemas poin penuh pasca menang atas Jeux Andika dengan skor 3-1 dan 2-0.

Hal serupa juga terjadi pada Quarantine Immanuel. Dikalahkan RRQEggsy pada minggu sebelumnya, Immanuel berhasil comeback dengan menumbangkan MV Rama dengan skor 5-1 dan 5-2. Di tempat lain, Quarantine Egi berhasil memantapkan diri di papan atas setelah menyudahi perlawanan Ebot evin dengan skor 6-2 dan 4-2.

Bergeser ke Big West, XCN Dedic menutup jeda Idul Fitri dengan hasil sempurna pasca mempecundangi Andersen Tjong dengan skor telak 6-0 dan 9-1. Kejutan juga terjadi pada Derby Bali yang mempertemukan Bagoes Aditra dan Bagoes Nyoman. Nyoman yang di atas kertas lebih diunggulkan harus menerima kenyataan takluk dari Aditra dengan skor 2-0 dan 3-0. Sementara Apri Hantoro pun masih membawa performa ciamiknya. Pada Minggu ketiga, Apri sukses mencuri empat poin atas Ardy Diptayana dengan skor 2-1 dan 2-2.

Di luar match di atas, tersemat tiga match yang digelar secara livestream di kanal Youtube Indonesia Gaming League. Raja Puguh sukses mengembalikan moral pasca tak mampu memenik poin penuh Minggu lalu. Pada Minggu ketiga, player yang merengkuh posisi 15 besar dunia pada ajang Weekend League ini berhasil menyelesaikan perlawanan RS Yoga dengan skor 2-0 dan 6-1.

Sementara rekan satu timnya, Raja Huginn tetap berada di jalur kemenangan usai mengandaskan RRQEggsy dengan skor 3-1 dan 2-1. Pada laga pamungkas, SFI Kenny berhasil memetik penuh dari penghuni papan atas, FB Ghea dengan skor 3-0 dan 2-1.

Selain itu, guna memeriahkan gelaran perdananya, IGL juga memberikan giveaway melalui sesi pertanyaan kepada audiens yang hadir livestream di kanal Youtube mereka. Giveaway tersebut berupa Jersey dan Bola Sepak Original yang diimpor langsung dari Eropa.

Berikut adalah Klasemen Sementara Minggu ketiga Big League FIFA 19 FUT:

Big East

Big West

Sekedar informasi, Big League FIFA 19 FUT akan menyambut libur lebaran. Selama dua Minggu ke depan, tak ada pertandingan antar top player dan tabel klasemen tak akan berubah. Minggu keempat akan digelar pada Jumat (14/6) mendatang,

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Persiapan Curi Poin Jelang Libur Lebaran di Minggu Ketiga Big League IGL

VivagoalIGL – Minggu ketiga Big League FIFA 19 FUT akan digelar Jumat (24/5) besok. Ini adalah kesempatan para top player mendulang poin sebelum libur lebaran tiba. Indonesia Gaming League (IGL) sendiri selaku penyelenggara memang memberikan rehat sejenak untuk para top player di ajang Big League.

“Minggu ketiga ini merupakan Minggu terakhir pertandingan. Setelah ini kita akan libur lebaran selama dua Minggu. Dengan libur ini, top Player bisa memiliki persiapan lebih matang terhadap skuat. Nantinya, Minggu keempat Big League baru akan digelar kembali pada 14 Juni mendatang,” ungkap Ketua Umum IGL Frans Silalahi.

Pada Minggu ini, 9 pertandingan dari dua Big League bakal dilangsungkan secara serentak mulai pukul 20:30 WIB. Semetara tiga pertandingan lainnya bakal digelar live stream di kanal YouTube Indonesia Gaming League (IGL) di waktu yang bersamaan.

 

Di Big West, Andersen Tjoeng diprediksi bakal kembali gagal mendulang poin penuh. Pasalnya, ia akan berhadapan dengan XCN Dedic yang belakangan tengah on fire. Di tempat lain, Big West juga akan hadirkan Derby Sukabumi melalui match antara Arlan Paranti menghadapi Rakel Ramadan, yang sebelumnya berhasil menahan imbang skuat Sultan.

Selain Derby Sukabumi, Derby Bali juga bakal tersaji di Big West. Bagoes Nyoman bakal beradi taktik menghadapi Bagoes Aditra. Keduanya diprediksi bakal menampilkan match yang ketat.

Sementara pada Big East, PG Barracx Icanbutski diprediksi bakal tamil all out kala menghadapi Jeux Andika. Ican jelas membutuhkan poin penuh guna mengatrol posisinya di papan klasemen. Sementara Andika sendiri tak akan begitu saja memberikan kemenangan. Ia juga harus mendulang poin guna memberikan motivasi lebih di ajang Big League ini.

Pada laga lainnya, Freak Brian bakal menjajal kekuatan wakil Surabaya, Jor-El Rudi Julio. Brian jelas membutuhkan poin penuh guna memperbaiki reputasinya yang tengah terperosok ke papan bawah. Sementara itu, Rudi akan tampil maksimal guna mengamankan posisinya di tabel klasemen.

Di samping laga di atas, tersemat pula tiga laga streaming yang bakal digelar di kanal Youtube IGL. antara SFI Kenny kontra FB Ghea. RRQEggsy akan beradu taktik dengan Raja Huginn dan Raja Pugu bakal menjamu RS Yoga.

Match yang paling dinanti dari livestream kali ini sudah barang tentu Raja Pugu kontra RS Yoga. Seperti diketahui, Pugu gagal memaksimalkan poin pada Minggu kedua. Ia hanya mampu mendulang 4 poin dari maksimal 6 poin yang tersedia. Tentunya laga melawan Yoga disebut akan menjadi pelipur lara untuk Raja Pugu. Namun di lain pihak, RS Yoga juga nampak tak akan menyerah begitu saja. Perwakilan Medan ini juga membutuhkan poin guna bersaing di papan atas klasemen.

Laga kedua akan mempertemukan SFI Kenny kontra FB Ghea. Di atas kertas, kedua player ini memiliki kekuatan yang cukup berimbang. Namun semua bisa terjadi dalam permainan. Minggu kemarin, SFI Kenny berhasil mengamankan 3 poin dari maksimal 6. Sementara itu FB Ghea berhasil membungkus dua kemenangan atas lawannya Minggu kemarin. Kemenangan tentu akan membuat Ghea bersaing memperebutkan puncak klasemen dengan RRQEggsy.

Sementara di laga lainnya, duel panas bakal tersaji antara RRQEggsy kontra Raja Huggin. Pada Minggu lalu, kedua tim berhasil merengkuh poin penuh atas lawan-lawannya. Di Minggu ini, keduanya akan berduel guna buktikan diri menjadi yang terbaik. Siapa yang akan mengunci kemenangan pada laga ini? Menarik untuk ditunggu.

Selain menyelenggarakan pertandingan antar player, IGL juga memberikan Giveaway melalui sesi pertanyaan kepada audiens yang hadir livestream di kanal Youtube mereka. Giveaway tersebut berupa Jersey dan Bola Sepak Original. Audiens yang ingin memenangkan hadiah dari IGL terlebih dahulu harus melakukan subscribe akun YouTube Indonesia Gaming League , memberikan kelengkapan data diri serta jawaban lengkap dan akun istagram aktif.

Lantas, mampukah top player dari dua Big League memaksimalkan kesempatan mereka di dua laga berikutnya guna mendulang poin penuh? Dan, bagaimana prediksi kalian terhadap laga di Minggu ketiga Big League FIFA 19 FUT?

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

 

Minggu Kedua Big League FIFA 19 FUT: Skuat Sultan Berhasil Ditahan Imbang!

VivagoalIGL Jumat (17/5) malam menandakan berakhirnya Minggu kedua Big League FIFA 19 FUT. Gelaran game konsol PS4 bergenre sepak bola terbesar se-Indonesia ini resmi berakhir. 24 player yang bertarung dalam dua liga, yakni Big West dan Big East kembali bertarung guna mengunci kemenangan sekaligus memperlebar jarak atas lawan-lawannya di masing-masing liga.

Seluruh pertandingan yang digelar di kedua Big League menggunakan sistem home-away dengan skema poin. Artinya, setiap player bakal memainkan dua match dan berkesempatan mengamankan poin maksimal yakni 6 poin.

Tak hanya itu, IGL selaku penyelenggara akan mengganjar setiap kemenangan yang berhasil diraih player di Big League dengan uang tunai sebesar Rp 350.000. Jadi, semakin sering player memenangkan match di Big League, semakin besar juga uang tunai yang bias dibawa pulang.

 

Pada Minggu kedua,beberapa laga seakan menjadi modal penting bagi player untuk menaikan moralnya. Apri Hantoro dari Big West misalnya. Setelah tumbang di dua laga awal pada pekan pertama, Apri langsung tancap gas dengan membungkus dua kemenganan atas Andersen Tjong.

Pun demikian dengan No One Windi. Sebelumnya player Jakarta ini hanya berhasil merengkuh dua kali hasil imbang di Minggu pertama. Pada Minggu ini, Windi sukses memetik poin penuh atas Aditra Gusnar.

Bergeser ke Big East, SFI Kenny kurang meraih hasil maksimal atas Ebot Kevin di game Minggu kedua. Di laga pertama, Kenny memang berhasil menang dengan skor 3-1. Namun Kevin membalas kekalahannya dengan comeback 1-2 di leg kedua.

Sementara itu, laga antara FB Ghea melawan MV Rama juga berlangsung ketat. Ghea yang berada di papan atas klasemen harus tunduk di leg pertama dengan skor 1-3. Namun, ia berhsil bangkit dan memukul baling MV Rama dengans skor 3-0

Di Minggu kedua, 9 match dari dua Big League digelar secara online. Sementara tiga laga lainnya antara Raja Rozak dan PG Barracx Icanbutski, RRQEggsy dan Immanuel serta, Rakel dan Raja Pugu disiarkan secara streaming di kanal Youtube Indonesia Gaming League.

Pada match live stearm tersebut, kejutan besar terjadi. Skuat berstatus sultan yang dimainkan Raja Pugu tak tampil sesuai harapan. Meski berhasil memenangkan laga pada Leg pertama dengan skot 6-2, Pugu berhasil diimbangi oleh Rakel Ramadan dari Sukabumi dengan skor 1-1. Hasil ini sendiri menandakan jika siapapun memiliki kans yang sama untuk memberikan kejutan di Big League FIFA 19 FUT.

Di lainnya yakni RRQEggsy berhasil merengkuh poin penuh. Dalam dua laga yang dimainkan Eggsy berhasil menyudahi perlawanan Quarantine Immanuel masing-masing dengan skor 1-0 dan 3-0.

Pada pertandingan lain, Raja Huginn berhasil memetik hasil maksimal kala berjibaku dengan PG Barracx Icanbutski. Huginn sukses merengkub 6 poin berkat kemenangan 2-0 dan 2-1

Selain itu, guna memeriahkan gelaran perdananya, IGL juga memberikan giveaway melalui sesi pertanyaan kepada audiens yang hadir livestream di kanal Youtube mereka. Giveaway tersebut berupa Jersey dan Bola Sepak Original. Untuk Minggu kedua, Pemenang Giveaway Minggu kedua adalah Fido Moniaga dari Bekasi. Ia berhak mendapatkan Jersey sekaligus Bola Original

Berikut adalah Klasemen Sementara Minggu kedua Big League FIFA 19 FUT:

Big East

Big West

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Preview Big League FIFA 19 FUT Minggu Kedua: Kesempatan Curi Poin Kian Terbuka

VivagoalIGL Minggu Kedua Big League FIFA 19 FUT akan digelar serentak pada Jumat (17/5) malam. 9 pertandingan dari dua Big League bakal digelar serentak secara mulai pukul 20:30 WIB. Semetara tiga pertandingan lainnya bakal digelar secara live stream di kanal YouTube Indonesia Gaming League (IGL) di waktu yang bersamaan.

Di Minggu kedua ini, dari Big East FB Ghea bakal menjajal perlawanan dari MV Rama. Rama sendiri membutuhkan poin penuh guna naik ke posisi lebih nyaman di Big East. SFI Kenny juga bakal melakoni laga di Minggu kedua kontra Ebot Kevin. Kevin nampaknya bakal kembali mendapatkan rintangan di akhir pekan ini.

Sementara di Big West, dua player terbawah yakni Apri dan Andersen, yang kalah telah di Minggu perdana bakal saling berduel guna merengkuh poin penuh pertamanya. Selain itu, XCN Dedy djadwalkan bertading melawan Arlan Paranti di Minggu kedua ini. Duel dua player ini diprediksi bakal berlangsung ketat. Pasalnya baik Dedy maupun Arlan berhasil mendulang poin sempurna di laga perdana mereka.

 

Untuk live stream, tiga match antar player bakal disajikan kepada audiens melalui kanal Youtube. RRQEggsy bakal meladeni taktik dari Quarantine Immanuel, Raja Rozak kontra PG Barracx Icanbutski dan calon kuat juara FIFA 19 FUT IGL, Raja Pugu akan beradu taktik dengan Rakel Ramadan.

RRQEggsy nampaknya akan menjalani laga yang ketat kontra Quarantine Immanuel. Pasalnya di Minggu pertama, Immanuel sukses mendulang satu kemenangan plus satu hasil imbang. Kedua player ini terpaut dua poin dan Eggsy pun untuk sementara masih menduduki posisi pertama di Big East dengan 6 poin.

Duel kedua antara Raja Rozak dan PG Barracx Icanbutski diprediksi akan menjadi laga yang amat taktis. Keduanya memang tengah bersaing di papan klasemen sementara. Raja Rozak berhasl mengoleksi 6 poin dari dua laga awal. Sementara itu, Icanbutski baru mengoleksi satu poin hasil dari dua laga yang telah dimainkan. Kemenangan tentu akan mengamankan posisi Raja Rozak di papan klasemen. Sementara Icanbutski pun membutuhkan poin penuh guna membuka lebar peluang bersaing di papan atas.

Laga terakhir antara Raja Pugu kontra Rakel Ramadan pun akan menjadi sebuah ajang pembuktian. Mampukah Raja Pugu mengoleksi clean sheet perdananya di ajang Big League setelah di laga sebelumnya kemasukan tiga gol. Rakel Ramadan pun akan datang dengan perlawanan sengit karena ia baru mengumpulkan satu poin dari dua laga di Minggu pertama.

Selain menyelenggarakan pertandingan antar player, IGL juga memberikan Giveaway melalui sesi pertanyaan kepada audiens yang hadir livestream di kanal Youtube mereka. Giveaway tersebut berupa Jersey dan Bola Sepak Original. Audiens yang ingin memenangkan hadiah dari IGL terlebih dahulu harus melakukan subscribe akun YouTube Indonesia Gaming League , memberikan kelengkapan data diri serta jawaban lengkap dan akun istagram aktif.

Lantas, mampukah player dari dua Big League memaksimalkan kesempatan mereka di dua laga berikutnya guna mendulang poin penuh? Dan, bagaimana prediksi kalian terhadap laga di Minggu kedua Big League FIFA 19 FUT?

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

 

Banjir Gol Tercipta di Minggu Pertama Big League FIFA 19 FUT

Vivagoal – IGL –  Minggu pertama Big League FIFA 19 FUT yang diselenggarakan oleh Indonesia Gaming League, organized by 1011 Event resmi berakhir pada Jumat (10/5/19). 24 player dari dua liga, yakni Big West dan Big East bertarung guna mengamankan kemenagan perdananya.

Pada Minggu pertama, berbagai skor mencolok hadir. Di Big West, Nyoman Tri berhasil megalahkan Andersen dengan skor 7-2 dan 8-0. Masih di liga yang sama, Dedy Tami berhasil mengandaskan perlawanan Apri Hantoro dengan skor 3-1 dan 4-0. Sementara tim dengan skuat “sultan” Raja Pugu sukses menyelesaikan Minggu pertamanya setelah menyudahi perlawanan DMC Andri dengan skor masing-masing 4-1 dan 3-2. Untuk sementara, Nyoman Tri berhasil memuncaki tabel klasemen sementara.

Beralih ke Big East, yang notabene merupakan grup Neraka, Raja Rozak mengalahkan Rudi Julio dengan skor 3-0 dan 2-1.  Unggulan juara FIFA 19 FUT IGL lainnya, SFI Kenny pun berhasil menuai hasil positif. Ia berhasil mengalahkan Freak Brian dengan skor 3-0 dan 2-1. Unggulan lainnya, RRQEggsy sukses men-double MV Rama dengan skor 3-0 dan 3-1. Untuk sementara, RRQEggsy memuncaki klasemen sementara memuncaki klasemen Big East.

 

Sekedar catatan, 10 match yang digelar baik di Big West maupun Big East pada Minggu pertama dipertandingkan secara online mulai pukul 20:30 WIB, sementara dua pertadingan lainnya yakni match antara Freak Brian melawan SFI Kenny serta DMC Andri kontra Raja Pugu disiarkan secara streaming di kanal Youtube Indonesia Gaming League.

Di laga tersebut, SFI Kenny Berhasil membekuk Freak Brian masing-masing dengan skor 3-0 dan 2-1. Sementara unggulan juara Raja Pugu berhasil men-double DMC Andri dengan skor 4-1 dan 3-2.  Dalam laga tersebut, SFI Kenny merasa ia terlalu banyak membuang peluang emas. “Seharusnya banyak gol bisa tercipta andai tak banyak peluang yang terbuang tadi. Kedepannya, saya akan coba memaksimalkan setiap kesempatan yang ada,” ujarnya.

Di lain pihak, Raja Pugu, yang juga meraih kemenangan mengaku akan melakukan evaluasi terhadap timnya. Skuat Naga FC yang memiliki value sekitar Rp 300 juta berhasil dibobol tiga kali dalam dua laga. “Pertahanan saya yang kuat mampu ditembus tiga kali. Yang jelas, saya akan banyak berlatih lagi kedepannya,” ujar Pugu.

Seluruh pertandingan yang digelar di kedua Big League menggunakan system home-away dengan skema poin. Artinya, setiap player bakal memainkan dua match dan berkesempatan mengamankan poin maksimal yakni 6 poin. Tak hanya itu, IGL selaku penyelenggara akan mengganjar setiap kemenangan yang berhasil diraih player di Big League dengan uang tunai sebesar Rp 350.000. Jadi, semakin sering player memenangkan match di Big League, semakin besar juga uang tunai yang bias dibawa pulang.

“Di fase Big League, kami menyiapkan total hadiah sebesar Rp 84,7 Juta untuk 24 player yang berpartisipasi. Semakin banyak mereka menang, semakin besar pula uang tunai yang bisa diraih,” ungkap Ketua Umum IGL, Frans Silalahi.

Selain itu, guna memeriahkan gelaran perdananya, IGL juga memberikan give away melalui sesi pertanyaan kepada audiens yang hadir livestream di kanal Youtube mereka. Giveaway tersebut berupa Jersey dan Bola FIFA Original. Untuk pemenang yang beruntung, mereka bisa melakukan request terhadap jersey yang mereka menangkan.

Berikut adalah Klasemen Sementara Big League FIFA 19 FUT:

Big West

Big East

 

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Juara FIFA 19 FUT IGL Menjadi Target Utama Windy Hendo

VivagoalIGL Windy Hendro berhasil masuk ke ajang Big League FIFA 19 FUT. Event yang diselenggarakan Indonesia Gaming League (IGL) ini memang kerap menghadirkan kejutan. Windy, yang notabene tak terlalu diperhitungkan justru berhasil mengalahkan lawan-lawan yang lebih diunggulkan dibandigkan dirinya.

Lolos ke liga sudah barang tentu menimbulkan ekspektasi tambahan bagi Windy. Sosok asal Pontianak ini langsung menargetkan diri guna menjadi juara. Kebetulan pula, Windy bergabung di Big West, yang mana Big West banyak di isi oleh berbagai underdog lainnya. Sudah barang tentu, peluang Windy untuk lolos ke 16 besar masih terbuka.

“Sebelum Big League, saya sudah mempersiapkan diri membangun tim, memaksimalkan potensi skuat dan menguji tim dengan memperbanyak lawan tanding melawan player lainnya. Untuk turnamen IGL sendiri, saya menargetkan diri untuk menjadi juara. Karena persiapan saya lumayan matang. Selain itu, event ini juga cukup penting untuk saya pribadi,” ujar Windy.

 

Di luar persiapan, Windy juga memiiliki skuat yang lumayan mumpuni untuk bertempur di liga. Beberapa nama kejutan hadir di skuatnya. Wonderkid Lyon, Houssem Aouar diplot menjadi juru gedor. Nama mainsterm seperti Neymar dan Mbappe pun hadir di sisi kiri dan kanan. Sementara nama Arturo Vidal bertugas untuk menjaga teritori lini kedua.

Tak berhenti sampi disitu, Windy pun menyisipkan dua icon player dalam wujud Ronaldinho dan Emilio Butragueño. Keduanya siap hadir guna menjadi pembeda di lini kedua. “Hadirnya Icon player di skuat menurut saya lumayan penting. Mereka biasanya punya overall di atas rata-rata, skill individunya pun mumpuni. Selain itu, kehadiran mereka juga mampu membangun link serta chemistry tim,” tambahnya.

Windy, yang memiliki tim dengan value 4.500.000 coin (Rp 6.7 Juta) ini mengku tak akan melakukan rotasi pada skuatnya di Liga. Ia sudah cukup yakin dengan komposisi yang ada. “Di liga, saya tak akan merombak skuat. Namun untuk strategi, pasti akan fleksibel mengikuti gameplay lawan,” pungkas Windy.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Kevin Naufal Bawa Ekspektasi Tinggi di FIFA 19 FUT IGL

VivagoalIGLSalah satu kontestan yang mencuri perhatian di ajang FIFA 19 FUT yang digelar IGL adalah lolosnya Kevin Naufal ke ajang Big League. Ia berhasil membuktikan diri dengan mengalahkan lawan-lawan yang terbilang tangguh di ajang online qualifier. Player asal Depok ini siap memberikan letupan lainnya di ajang Big League.

Pada fase drawing yang diadakan di High Ground Jakarta beberapa waktu lalu, Kevin menempati grup neraka bernama Big East. Meski demikian, ia tak akan gentar begitu saja. Modal mengalahkan player dengan predikat “sultan” di fase kualifikasi menjadi bukti nyata betapa ia harus mendapatkan kredit lebih.

“Saya sudah ikut sejak Minggu pertama. Selalu kala. Di Minggu ketujuh kualifikasi ini akhirnya bisa lolos dan melaju ke Big League. Rasanya cukup exited bisa lolos ke liga dan mengalahkan pemain pro dari berbagai daerah,” ujar Kevin.

 

Selain itu, ia juga merupakan player yang  cukup mumpuni. Di ajang Weekend League, ia berhasil mengemas 23 kemenangan dan 7 kali kalah. Selaun itu, di turnamen berskala regioal, pemuda berusia 17 tahun ini berhasil ini berhasil menjadi juara pertama di Zeus Tournament.

Bicara tentang skuat yang dimiliki, Kevin memiliki beberapa nama yang menurutnya mampu menjadi penentu di skuatnya. “Cristiano Ronaldo dan Ibrahimovic bisa jadi pembeda di lini depan. Selain itu beberapa icon player juga memiliki efek yang cukup baik bagi skuat saya,” tambahnya. Menurut Kevin, sosok Icon player sendiri berguna untuk memberikan link pada pemain yang berada di liga non mainsterm. “Di skuat saya, ada Hirving Lozano dari Eredivisie, kehadiran Icon player jelas membantu peran Lozano, sekaligus memberikan tambahan variasi permainan juga,” paparnya.

Di ajang FIFA 19 FUT besutan IGL ini, Kevin memiliki target besar. Bersama skuatnya, ia menargetkan untuk menjadi juara. Tentunya, menjadi juara akan terasa begitu prematur untuk dibicarakan. Yang jelas, Kevin bersama skuatnya harus melaju terlebih dahulu ke babak 16 besar dan melewati cengkraman maut dari player Big East lainnya. Mampukah Kevin melakukannya?

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Hasrat Besar Apri Hantoro Di Big League FIFA 19 FUT

VivagoalIGLApri Hantoro berhasil lolos ke fase Big League. Ia mewakili Sleman untuk membuktikan diri menjadi yang terbaik. Di Big League sendiri, Apri akan menghuni Big West. Disana ia akan bersaing dengan 7 player lainnya guna kukuhkan diri menjadi yang terbaik.

Lolosnya fans PSS Sleman ini ke Big League bukannya tanpa hambatan. Di fase online qualifier, ia berhasil mengalahkan berbagai lawan tangguh. Kini, ia coba membuktikan hal serupa di Big West. Apri sendiri bukannya tanpa persiapan, dalam beberapa waktu belakangan, jelang bergulirnya Big League, ia sudah melakukan serangkaian uji tanding guna mengasah kemampuan skuatnya.

“Di Big League nanti tentunya saya punya target pribadi. Menjadi juara sudah tentu menjadi target utama. Oleh karena itu, saya sudah mempersiapkan diri serta mental untuk bertanding. Pastinya, lawan yang akan dihadapi di fase liga akan lebih berat dari sebelumnya,” ungkapnya.

Sekedar catatan, Apri sendiri merupakan salah satu player yang lumayan punya prestasi. Di kancah Regional, ia berhasii menjuarai FIFA 18 GG Intersport Jogjakarta. Sementara di kancah Internasional, ia berhasil membukukan 22 kemenangan dan 8 kali kalah di ajang Weekend League. Catatan manis tersebut nampaknya coba dipertahankannya di Big League.

Di Big League, ia mengaku sudah cukup puas dengan komposisi skuatnya. Nama-nama macam Timo Werner, Geoffrey Kondogbia hingga Michael Owen akan tetap mengisi starting elevennya. Terkhusus nama terakhir, yang juga merupakan Icon player, peranannya akan cukup krusial karena ia memiliki skil individu yang mumpuni. Di samping itu, Icon player sendiri mampu menciptakan chemistry tim menjadi lebih padu. Selain itu, sosok Owen sendiri siap menjadi pembeda apabila Werner tengah kehilangan tajinya di depan gawang lawan.

Nama Apri sendiri layak diperhitungkan sebagai kuda hitam di Big West. Potensinya untuk membuat kejutan nampak terbuka lebar. Keberadaannya yang off the radar sedikit banyak akan membantunya tampil lepas sepanjang bergulirnya liga. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin target juara yang dicanangkan tak akan hilang dari genggaman.

“Selain menjuarai FIFA 19 FUT IGL, saya juga berharap bisa menjadi wakil Indonesia di kompetisi berskala Internasional. Untuk mewujudkan hal itu. Tentunya rajin berlatih dan menganalisa tim menjadi hal yang wajib untuk dilakukan,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Juara Menjadi Target Brian Hadianto di FIFA 19 FUT IGL

VivagoalIGLBrian Hadianto, player asal Jakarta langsung menargetkan juara tatkala pengundian Big League FIFA 19 FUT rampung dilakukan. Brian, yang juga player dari Freak Esports ini menempati Big East kala pengundian dilakukan di High Grounds Jakarta beberapa waktu lalu.

Jika memandang target yang dicanangkan Brian merupakan sesuatu yang berlebihan, hal tersebut tak bisa diamini begitu saja. Di skala Nasional, nama Brian memang belum terlalu harum. Namun untuk skala Internasional, Brian berhasil menjuarai ESL Asia Online Weekly Tournament beberapa waktu lalu. Jadi, menargetkan diri menjadi juara di kompetisi besutan IGL tentunya merupakan hal yang sah-sah saja.

“Saya sudah mempersiapkan diri menjelang Big League. Berbagai uji tanding pun sudah dilakukan guna mengetahui kedalaman skuat. Namun di Big League, saya tak akan melakukan rotasi terhadap skuat,” ujarnya kepada vivagoal.com

Dalam skuatnya, Brian banyak mengandalkan beberapa nama semisal Mbappe, Mane dan Hamsik guna memberikan perbedaan di lini depan. Sementara sisi tengah dan belakang disesaki nama-nama seperti Alex Telles, David Luiz, hingga Joao Cancelo.

Tak ketinggalan pula, Brian pun menyisipkan beberapa Icon player macam Raul Gonzalez, Dennis Bergkamp, Roy Keane hingga Sol Campbell guna memberikan wise dan chemstry kepada tim secara keseluruhan. “Kehadiran icon player di dalam tim dapat memberikan perbedaan yang cukup signifikan. Overall mereka yang tinggi juga akan sangat membantu tim guna memecah kebuntuan,” ungkap Brian.

Menyiasati FUT yang sarat dengan skema pay to win, Brian punya solusi sendiri ia kerap melakukan trade game guna mengumpulkan coin yang nantinya bisa ditukarkan dengan pack player. Ia pun mengungkapkan pada tim vivagoal.com bahwa ia belum pernah mengeluarkan uang untuk membeli player sejak pertama keli terjun ke game FIFA FUT.

Di tahun 2019 ini, Brian juga menargetkan akan mencoba tampil di Global Series. Untuk itu, ia akan coba melakukan persiapan maksimal sejak saat ini. Perubahan gaya bermain serta menerapkan strategi cadangan jelas menjadi agenda yang sudah barang tentu tak bisa dihindari.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS