Tag: FIFA 19 Offline Competition

Amateur Championship Jakarta Sumbangkan Tiga Juara, Siapa Saja?

VivagoalIGL Pada jeda libur lebaran 2019, Big League FIFA 19 FUT, Indonesia Gaming League (IGL) tetap mengadakan kompetisi offline bertajuk Amateur Championship di Balai Kartini Jakarta, 25-26 Mei lalu. Tujuan dari diadakannya turnamen ini tak lain karena IGL ingin menjaring bibit-bibit baru FIFA Player, terhhusus untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Amateur Championship sendiri merupakan turnamen khusus yang digelar IGL untuk mencari talenta baru, terkhusus di game FIFA, “Kami coba menggelar turnamen ini untuk mencari FIFA Player yang belum terdeteksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kebetulan Big League sedang libur jadi kami punya waktu lebih untuk mencari bibit-bibit baru,” ungkap Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus Pengurus Indonesia Gaming League.

Turnamen ini bersifat kick off. Setiap player bebas memilih tim yang mereka sukai untuk dimainkan. Apabila ada dua player yang memilih tim yang sama, maka toss coin akan dilakukan. Di Fase 16 besar, skema permainan akan berubah menjadi home-away guna memperpanjang nafas player ke babak selanjutnya.

Sebanyak 64 Player mendaftarkan diri di turnamen ini. Kebanyakan, player yang mendaftar berasal dari Jakarta dan daerah-daerah penyangga Ibu Kota lainnya. Fadh menambahkan, player yang berasal dari dua Big League tak bisa ambil bagian dalam turnamen ini. “Turnamen ini memang diperuntukan bagi player amatir dan semi Pro. Jadi Top Player yang ada di Big League dipastikan tak akan berpartisipasi di event ini,” tambahnya.

[irp]

Amateur Championship IGL sendiri berhasil menyumbangkan tiga orang pemenang. Mereka yang berhasil menjadi yang terbaik di Balai Kartini untuk urusan adu taktik di game konsol sepakbola terpopuler ini adalah Tutung, Aji Gading dan Adi Bagoes. Ketiganya kebetulan berasal dari Jakarta. Masing-masing dari mereka berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan juara ketiga berhak membawa uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

“Selamat kepada para pemenang. Semoga tetap menjadi pemenang di setiap kompetisi lainnya. Untuk yang kalah, tetap semangat. Masih banyak jalan yang tersedia untuk menjadi yang terbaik,” pungkas Fadh.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Inilah Pemenang FIFA 19 Offline Competition Jogjakarta

VivagoalIGL – Turnamen FIFA 19 Offline Competition masih belum rampung. Di Minggu Ketiga, Jogjakarta resmi bertindak menjadi tuan rumah. Di Kota Pelajar ini, antusiasme FIFA player terlihat cukup baik dalam mengikuti kompetisi yang diprakarsai oleh Indonesia Gaming League (IGL) ini.

Bertempat di Battlefield Playstation, yang terletak di bilangan Kampus UPN, puluhan player sudah memadati lokasi guna beradu taktik dan strategi dengan player lainnya guna mengukuhkan diri menjadi yang terbaik di Jogjakarta. Di turnamen yang berlangsung di 20 Kota yang tersebar di seluruh Indonesia ini, IGL memang mencanangkan mencari bibit-bibit baru yang terbilang off the radar guna kukuhkan diri sebagai jagoan game FIFA di daerahnya masing-masing.

Seperti sebelumnya, format turnamen ini masih bersifat kick off. Di Fase 16 besar, skema permainan akan berubah menjadi home-away guna memperpanjang nafas player ke babak selanjutnya. Sekedar pengingat, setiap player bebas memilih tim yang mereka sukai, apabila ada dua player yang memilih tim yang sama, maka toss coin akan dilakukan. Mereka yang kalah harus menyiapkan opsi tim lain.

Suasana FIFA 19 Offline Competition Jogja

[irp]

Jogja sendiri berhasil menyumbangkan tiga orang pemenang. Mereka yang berhasil menjadi yang terbaik di Kota Pelajar untuk urusan adu taktik di game konsol sepakbola terpopuler ini adalah Ahmad Zulfikar Febriansyah, Kelsa Healthy Hutomo dan Ade Nugraha. Masing-masing berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan juara ketiga berhak membawa uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

“Jogjakarta telah menyelesaikan FIFA 19 Offline Competition dengan baik dan sportif. Saya ucapkan selamat kepada para pemenang. Tetap menjadi pemenang di setiap kompetisi yang dijalankan. Sementara untuk yang kalah, perjuangan masih belum berakhir disini. Masih banyak jalan lain untuk membuktikan diri,” ujar Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus Pengurus Indonesia Gaming League.

Selain Jogjakarta, Terdapat dua Kota lain yang bertindak sebagai tuan rumah yakni Medan dan Sukabumi

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Sengitnya Pencarian Juara FIFA 19 Offline Competition Medan

VivagoalIGL Pencarian bibit-bibit baru FIFA 19 Offline Competition masih terus berlanjut. Medan menjadi Kota terakhir di Minggu ketiga, yang bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara turnamen yang digagas oleh Indonesia Gaming League (IGL) ini.

Bertempat di Gamenations Arena, para player sudah memadati venue sejak siang hari. Teriknya cuaca Kota Medan nampaknya bukan halangan bagi mereka guna membuktikan diri menjadi yang terbaik di ajang game FIFA 19. Mereka yang berstatus sebagai pelajar hingga pegawai swasta cuba unjuk diri guna menjadi juara di Ibukota Sumatera Selatan itu.

Kemenagan nampaknya menjadi sebauh motivasi lebih bagi player yang mendaftarkan diri. Pasalnya, menjadi pemenang di game bergenre sepakbola merupakan sebuah hal yang terbilang cukup prestis. Ada kebanggaan disana. Terlebih game sepakbola FIFA dikenal sebagai game yang hampir mendekati kenyataan dari segi grafis dan taktikal. Tingkat kesulitan memainkan game ini pun menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh player.

[irp]

Selain prestis, pemenang dari kompetisi ini pun akan mendapatkan uang tunai dari IGL selaku penyelenggara. Mereka yang berhasil menjadi juara berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan juara ketiga berhak membawa uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Oleh karena itu, player yang berpartisipasi pastinya akan bersaing ketat guna membawa pulang hadiah yang telah dipersiapkan oleh penyelenggara.

Suasana FIFA 19 Offline Competition Medan

Di antara puluhan peserta yang mendaftar, tersemat tiga nama yang beruntung untuk menjadi juara. Mereka adalah Bagus Haryanto, Valentino Panjaitan dan M. Febriansyah. Ketiganya berhasil menjadi juara sekaligus membanggakan kota Medan di kancah kompetisi perdana yang digagas oleh IGL.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang FIFA 19 Offline Competition Medan. Semoga sportivitas dalam pertandingan yang akan datang tetap terjaga,” ungkap Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus Pengurus Indonesia Gaming League.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

FIFA 19 Offline Competition Sukabumi Sumbangkan Tiga Pemenang

VivagoalIGL Sukabumi menjadi Kota kedua yang bertindak sebagai tuan rumah FIFA 19 Offline Competition. Selain Sukabumi, tersemat pula dua kota lain yang bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara yakni Jogjakarta dan Medan.

Salah satu kota dengan luas wilayah terkecil di Jawa Barat ini seakan tak ingin lepas dari pemantauan Indonesia Gaming League (IGL), selaku penyelenggara. Pasca meloloskan dua wakilnya ke Big League FIFA 19 FUT, Sukabumi turut berpartisipasi sebagai tuan rumah di ajang FIFA 19 Offline Competition guna mencari bibit-bibit baru FIFA player.

Bertempat di Minoz Games, yang terletak di Jl Pemuda, puluhan pro player dari berbagai lokasi memadati venue guna menguji kemampuan bermain game FIFA dengan player lainnya. Berformat kick off, seluruh player bebas memilih tim mana yang mereka sukai untuk unjuk diri. Jika terjadi kesamaan tim, maka toss coin akan dilakukan yang kalah, diharuskan mengganti tim lain.

Keseruan FIFA 19 Offline Competition Sukabumi

[irp]

Keseruan terjadi pada gelaran tersebut, seluruh peserta dari rentang usia dan berbagai status sosial coba unjuk kemampuan untuk menjadi juara. Pasalnya, tiga orang pemenang dalam kompetisi ini berhak membawa pulang uang tunai sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan juara ketiga berhak membawa uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Setelah melalui proses panjang, terpilihlah tiga nama yang berhasil menjadi juara. Mereka adalah Aqshol Muhammad Syah, Bagya Kristianda dan Chello Rizky Wibawa.

Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus Pengurus Indonesia Gaming League, mengaku cukup senang dengan ketatnya kompetisi di Sukabumi. “Sukabumi menjadi salah satu kota dengan persaingan yang cukup ketat. Di Kota ini, telah terjaring bibit-bibit baru FIFA Player. Semoga hal positif ini akan terus terjaga selalu,” ungkapnya.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Bali Hadirkan Juara di FIFA 19 Offline Competition

VivagoalIGLBali tak hanya terkenal dengan Kota yang mengandalkan pariwisata. Pulau Dewata juga memiliki potensi lebih dalam hal game sepakbola. Hal itu tercermin dari antusiasme player yang mendaftar pada gelaran FIFA 19 Offline Competition Bali.

Meski terik panas Matahari menyelimuti venue Bagoes Game Cafe di Bilangan Denpasar, player yang mendaftarkan diri tetap semangat dan sabar menuggu antrian bermain guna unjuk gigi kepada player lainnya. Tak hanya itu, beberapa dari mereka juga ada yang membawa joystick andalan guna hasilka performa terbaik dan meminimalisir untaian kata “stik tidak enak,” di sepanjang pertandingan.

Selain prepare dengan jostick andalannya, para player juga sudah siap sedia dengan strateginya masing-masing. Semua dipersiapkan sebaik mungkin guna tampil maksimal di event FIFA offline perdana di Pulau Dewata. Tak hanya itu, mereka juga perlu menyiapkan tim cadangan apabila lawannya memakai tim yang serupa. Seperti basa, jika kedua pemain memilih tim yang sama, maka toss coin akan dilakukan.

Crowd FIFA 19 Offline Competition Bali

[irp]

Di event ini, tiga juara pun telah ditetapkan. Mereka yang berhasil membawa pulang masing-masing hadiah sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan Rp 500 Ribu. Mereka yang beruntung antara lain Kadek Madyantara, Dwiga Meyza Arnandha dan immanuel Alexander

“Untuk yang belum beruntung, saya harap jangan patah semangat. Masih banyak kesempatan lain untuk unjuk gigi. Selain itu, untuk mereka yang berhasil juara, saya berharap aura kemenangan ini akan terbawa sampai kapanpun dan di event manapun,” ujar Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus pengurus Indonesia Gaming League

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Semarang Sumbang Tiga Juara Pada FIFA 19 Offline Competition

VivagoalIGLGelaran FIFA 19 Competition Minggu Kedua kembali berlanjut. Kali ini, Semarang menjadi tuan rumah penyelenggara. Selain Semarang, ada beberapa kota lain yang bertinfak sebagai penyelenggara yakni Banjarmasi, Jakarta, Bogor, Tangerang, Bali dan Surabaya.

Pelataran Al Games 2, yang terletak tak jauh dari Pasar Ngaliyan sudah dipenuhi oleh player FIFA. Mereka coba unjuk kebolehan di game konsol sepakbola terpopuler ini guna membawa predikat sebagai juara FIFA 19 Offline Competition sekaligus membawa grand prize sebesar Rp 3 Juta yang disediakan oleh Indonesia Gaming League, selaku penyelenggara.

Para player yang mendaftar coba suguhkan permainan terbaik melalui jari jemari di joystik mereka. Tak lupa, kombinasi strategi menyerang dan bertahan yang apik coba ditampilkan guna dapatkan hasil maksimal dalam pertandingan. Tak hanya itu, faktor keberuntungan dari moncernya strategi serta blundernya lawan juga sedikit banyak menjadi bumbu dari hasil akhir pertandingan.

Peserta FIFA 19 Offline Competition Semarang

“Dalam kompetisi, semua player pastinya akan menampilkan permainan terbaiknya guna membuktikan diri sebagai pemenang. Terlebih pemenang di game sepakbola bakal mendapatkan prestis lebih,” tutur Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus pengurus Indonesia Gaming League

Untuk Semarang sendiri, tiga juara sudah terangkum setelah melalui proses panjang. Mereka yang berhasil menjadi juara di Kota Atlas adalah Airlangga Arbi, Alwin Eka Putra dan Yohanes Yudistira Adi Pratama. Masing-masing berhak membawa pulang uang tunai sebesae Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan Rp 500 Ribu.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Hal Ini Membuat Persaingan di FIFA 19 Offline Competition Surabaya Berjalan Ketat

VivagoalIGL –  Surabaya dipilih menjadi Kota terakhir penyelenggaraan FIFA 19 Offline Competition Minggu Kedua. Di Kota Pahlawan ini, berbagai peserta coba unjuk gigi untuk menyemarakan hajatan offline terbesar untuk game sepakbola yang digelar oleh Indonesia Gaming League.

Sekedar catatan, player yang berpartisipasi di Surabaya tak hanya didominasi dari Kota yang identik dengan patung Paus dan Buaya. Beberapa player dari sekitar Surabaya seperti Gresik dan Malang pun coba ambil bagian untuk menyemarakan event ini. bahkan, bedasarkan laporan yang diterima vivagoal.com, beberapa pro player dan mereka yang tergabung dalam tim esport juga coba ambil bagian di FIFA 19 Offline Competition.

Para player pun nampak siap sedia mengikuti gelaran ini. Beberapa dari mereka bahkan membawa joystick pribadi yang siap menjadi senjata menuju medan peperangan di game sepakbola terbesar ini. Tak hanya itu, berbagai strategi jitu pun coba diterapkan guna menumbangkan lawan dalam waktu sesingka-singkatnya.

Peserta FIFA 19 Offline Competition Surabaya

[irp]

“Kita welcome dengan player dari berbagai wilayah di Surabaya untuk turut berpartisipasi. Mereka yang sebelumnya pernah menang di Kota lain pun boleh kembali berpartisipasi karena event ini memang terbuka untuk umum. Menurut saya, persaingan justru akan ketat dan menarik saat payer dari berbagai kota berpartisipasi,” ujar Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus pengurus Indonesia Gaming League.

Setelah melewati berbagai fase panjang, Surabaya berhasil menemukan tiga juara. Mereka yang boleh membawa pulang uang tunai sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan Rp 500 Ribu antara lain Hidro Adrianto, Erlangga Putra dan Azam Fuadi.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Deretan Pemenang FIFA 19 Offline Competition Tangerang

VivagoalIGL Keseruan turnamen FIFA 19 Offline Competition nampaknya belum berakhir. Di Minggu kedua, Tangerang menjadi Kota pertama yang dipercaya sebagai penyelenggara event berformat kick off ini. Di Kota yang berbatasan dengan Jakarta dan Banten ini, antusiasme player yang mendaftar lumayan besar.

Berlokasi di Ruko Royal Living Room di bilangan Gatot Subroto, player yang memadati venue terlihat begitu ramai sejak siang. Keberadaan mereka tak lain karena ingin menjajal kemampuan dalam game FIFA 19 sekaligus membuka peluang guna membawa pulang hadiah total jutaan rupiah yang telah disiapkan oleh Indonesia Gaming League, sekalu penyelenggara.

Seperti sebelumnya, format turnamen ini masih bersifat kick off. Di Fase 16 besar, skema permainan akan berubah menjadi home-away guna memperpanjang nafas player ke babak selanjutnya. Sekedar pengingat, setiap player bebas memilih tim yang mereka sukai, apabila ada dua player yang memilih tim yang sama, maka toss coin akan dilakukan. Mereka yang kalah harus menyiapkan opsi tim lain.

Suasana  FIFA 19 Offline Competition Tangerang

[irp]

Untuk Tangerang sendiri, tiga pemenang sudah ditentukan, mereka yang berhasil menjadi juara adalah Fahmi Husaeni, Alwin Eka Putra dan Shadam Pradana Putra. Masing-masing boleh membawa pulang uang tunai sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan juara ketiga berhak membawa uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang FIFA 19 Offline Competition Tangerang. Semoga sportivitas dalam pertandingan yang akan datang. Untuk yang kalah, kesempatan untuk unjuk kemampuan masih terbuka lebar di hari-hari mendatang,” ungkap Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus Pengurus Indonesia Gaming League.

Selain Tangerang, Kota-Kota yang menjadi penyelenggara FIFA 19 Offline Competition Minggu kedua adalah Banjarmasin, Bogor, Semarang, Jakarta, Bali dan Surabaya.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Ketatnya Perburuan Juara di FIFA 19 Offline Competition Bogor

VivagoalIGL Kota Hujan Bogor menjadi venue ketiga turnamen FIFA 19 Offline Competition. Dari Bogor, tiga jawara turnamen bersifat kick off ini telah terangkum melalui persaingan ketat sejak babak kualiifikasi. Siapa saja yang berhasil menjadi pemenang di Kota yang dikenal juga sebagai Kota seribu angkot ini?

Turnamen yang digelar di bilangan Ciheuleut, tepatnya di Warpat Game disambut antusias oleh player yang mendaftar. Mereka yang merasa kompeten bermain game FIFA sejak siang hari sudah memadati Warpat untuk unjuk kebolehan dalam salah satu game sepakbola yang populer ini. Selain itu, tak ada batasan usia juga membuat kompetisi ini lumayan semarak.

Selain itu, menjadi pemenang di game sepakbola merupakan hal yang lumayan prestis. Terlebih, game yang dimainkan adalah FIFA yang notabene lumayan sulit untuk dimainkan. Tak hanya itu, penerapan strategi dan permainan taktikal yang mendekati real juga membuat game ini lumayan menarik untuk dikompetisikan

Suasana Pertandingan FIFA 19 Offline Competition Bogor

[irp]

Dari sekian peserta yang mendaftar, terselip tiga nama yang berhasil membawa pulang total hadiah sebesar Rp 3 juta. Mereka yang beruntung antara lain Derby Darmawan, Guntur Wicaksono dan Syah Agam Aprilo. Mereka bertiga berhasil membawa pulang uang tunai masing-masing Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan Rp 500 Ribu.

Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus pengurus Indonesia Gaming League, yang notabene merupakan penyelenggra event FIFA 19 Offline Competition mengungkapkan kebahagiaan atas lancarnya FIFA 19 Offline Competition di Bekasi ini. “Kepada para pemenang saya ucapkan selamat. Event berlangsung cukup meriah dan kompetitif. Semoga aura positif ini akan terus terjaga,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Banjarmasin Tetapkan Tiga Juara FIFA 19 Offline Competition

VivagoalIGLBanjarmasin menjadi Kota kedua penyelenggara FIFA 19 Offline Competition Minggu Kedua. Di Kota yang kerap disebut sebagai Kota Seribu Sungai ini, Indonesia Gaming League (IGL), selaku penyelenggara event coba menjaring bibit-bibit baru FIFA Player yang sebelumnya mungkin belum terdeteksi.

Bertempat di Ebot Game & Cafe yang terletak di bilangan Perintis Kemerdekaan, keseruan sudah mulai terasa saat registrasi dibuka. Berbagai player dari latar belakang dan rentang usia yang berbeda coba unjuk kemampuan guna menjadi yang terbaik di FIFA 19 Offline Competition. Selain menjadi yang terbaik, mereka juga berhak membawa pulang uang tunai yang sudah disediakan oleh IGL.

Meski effort peserta terbilang tinggi, player dipastikan tak akan mudah memainkan game bergenre sepakbola ini. Pasalnya di game tersebut, player akan memainkan game sepakbola layaknya permainan aslinya. Skema yang diterapkan pun akan mendekati real. Di samping itu, mereka juga akan berjumpa lawan-lawan yang boleh dibilang “sepuh” dalam permainan ini. jadi bisa dipastikan, pemenang turnamen ini akan sulit untuk terprediksi.

Suasana FIFA 19 Offline Competition Banjarmasin

[irp]

Walaupun terlihat sulit, Banjarmasin tetap akan mengirimkan tiga pemenang. Dari kompetisi yang berjalan sengit tersebut, tiga pemenang telah berhasil ditetapkan. Mereka bertiga berhak Dimas Ferdian, Danel Kaunang dan Lutfi Wardana sukses membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 1,5 Juta, Rp 1 Juta dan juara ketiga berhak membawa uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

“Setelah perjalanan panjang, bibit-bibit di Banjarmasin telah ditemukan. Saya ucapkan selamat kepada pemenang. Semoga bisa menjaga kemenangan ini di turmanen-turnamen berikutnya,” Achmad Fadh, Ketua FIFA Community Indonesia sekaligus Pengurus Indonesia Gaming League.

Selain Banjarmasin, Kota-Kota yang menjadi penyelenggara FIFA 19 Offline Competition Minggu kedua adalah Tangerang, Bogor, Semarang, Jakarta, Bali dan Surabaya.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS